GATRANEWS

Minta Sumbangan Ala THR Memaksa, Adukan ke Polisi
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Menjelang Hari Raya Idul Fitri sering terjadi permintaan sumbangan dengan modus...
Polisi Kantongi Identitas Pelajar Penusuk Kemal
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Sektor Palmerah, Komisaris Polisi Sukatma mengatakan bahwa...
Pelaku Penusukan Kemal Diduga Pelajar
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian masih memburu pelaku penusukan terhadap Karisma Kemal, 19...
Usai Dibacok, Motor Kemal Raib Dibawa Sekelompok Pemuda
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Aksi nekat sekelompok pemuda ini memang tak patut ditiru. Sekelompok pemuda...
KNPI: Usut Pemukukan Mahasiswa Maluku
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Tengah mengecam...
LPSK Siap Lindungi Saksi Pilpres di Sampang
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap melindungi saksi Pilpres...
Dituduh Gelapkan BBM, Buruh Lepas Mengadu ke Komnas HAM dan Mabes Polri‏
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Seorang buruh lepas dituduh menggelapkan bahan operasional berupa solar oleh...
Polisi Selingkuh Divonis 11 Hari Penjara
Friday, 18 July 2014

Negara, GATRAnews - Oknum Polisi dari Polres Jembrana, Bali, Aiptu WS (51), yang terbukti selingkuh...
Polda Metro Pastikan 22 Juli Aman dari Aksi Anarkis
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya memastikan jalannya penghitungan suara hasil...
Polsek Taman Sari Ciduk Dua Penjual VCD Porno di Pasar Glodok
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Lagi, pedagang VCD porno yang biasa menjual dagangannya di kawasan Glodok,...
Kasus JIS, Istri Ferdinand Tjong: Saya Yakin Suaminya Tidak Bersalah
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Istri dari Ferdinand Tjong (FT), salah satu staf pengajar Jakarta International...
JIS Minta Dua Gurunya Tidak Ditahan
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Polda Metro Jaya secara resmi telah menahan dua staf pengajar Jakarta...
Tukang Sayur Tega Siram Air Keras ke Sesama Pedagang
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Polisi akhirnya meringkus pelaku pembunuhan dengan cara menyiramkan air keras...
Polisi Fokus Rampungkan Berkas Tersangka Penganiayaan di SMAN 3
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Polisi Resor Jakarta Selatan terus merampungkan berkas perkara penganiayaan...
Jelang Lebaran Pemilik Toko Emas Waspadai Perampokan
Monday, 14 July 2014

Kediri, GATRAnews – Tingkat kriminalitas menjelang lebaran biasa meningkat, terutama perampokan...
Mubarok: Ada Bom Duit di Kongres Demokrat
Monday, 14 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ahmad Mubarok mengungkapkan bahwa dugaannya bahwa Kongres Partai Demokrat pada...
Oknum Polisi Main Tembak Warga Usai Cekcok
Sunday, 13 July 2014

Semarang, GATRAnews - Warga Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kabupaten Grobogan bernama Kamiyadi...
Tidak Ada Telepon Ancaman di Lembaga Survei Pro Prabowo
Friday, 11 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto...
Kepala TK JIS Mangkir Dari Panggilan Penyidik
Friday, 11 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Subdit Remaja Anak dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda...
Polda Metro Tetapkan Dua Guru JIS Sebagai Tersangka
Thursday, 10 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan dua oknum guru di Jakarta International...

Polisi Lacak Bom Pekalongan yang dikirim ke Papua

Jakarta, GATRAnews- Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya terus mendalami pihak pengirim dan penerima paket yang diduga bom yang ditemukan di kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (25/1), hari ini. "Masih kita dalami ya pihak pengirim dan penerima paket tersebut," jelasnya di Mabes Polri. 

 

Ia mengatakan paket tersebut dikirim oleh seseorang dari Pekalongan Jawa Tengah dengan tujuan Merauke, Papua. Paket tersebut masuk ke kantor Pos Besar Pasar Baru  kemudian ke kargo bandara. "Paket tersebut juga lolos X Ray. Didalamnya ada paku dan kabel," singkatnya. 

 

Suhardi menjelaskan penemuan paket tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Gegana yang sampai dilokasi kejadian kemudian mengamankan paket dan diledakkan. 

 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa polisi menyayangkan kenapa benda berbahaya seperti itu bisa lolos baik dari pengawasan petugas pos maupun bandara, bahkan paket itu juga sempat lolos dari pantauan sinar X. Beruntung, paket kiriman berisi diduga bom tersebut tidak sampai terbang ke tempat tujuan yang rencananya dikirim menggunakan pesawat penumpang. "Ini sempat didisposal atau diledakkan. Yang jelas ada kabel dan paku, dan itu diduga bom," tandasnya. (WFz

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?