GATRANEWS

Ungkap Penipuan Sindikat WN RRT, Polda Metro Dapat Apresiasi
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya mendapat ucapan terima kasih dari Kepolisian...
Acha Septriasa: Polisi Kurang Tegas Tangani Kasus Pembajakan
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Artis cantik Acha Septriasa mengatakan, kasus-kasus pembajakan baik di industri...
Jelang Puasa, Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya jelang bulan puasa...
Wagub DKI: Supir Tidak Bisa Bawa Mobil Cepat, Kita ganti
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat membenarkan kinerja PNS Ibu...
Pemerintah Siap Ambil Alih Blok Mahakam dan Freeport‏
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akan mengambilalih sepenuhnya pengelolaan Blok Mahakam (Kalimantan...
Ditanya Soal Pemalakan, JIExpo: Mereka Akan Diciduk
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Perhelatan pameran Jakarta Fair ke-48 akan digelar selama 38 hari, mulai dari...
Terkendala Lahan, DKI Masih Yakin MRT Tepat Waktu
Sunday, 24 May 2015

Jakarta, GATRAnews -  Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meninjau pembangunan moda...
MPR Siapkan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Model Lemhanas.
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Setelah melakukan berbagai metode sosialisasi Empat Plar, Majelis...
Hidayat Nur Wahid: Ini Bukan Wayangan Biasa
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pagelaran wayang kulit dengan lakon Wiratha Parwa berlangsung di lapangan...
MPR: Jadikan Pancasila Sebagai Pranata Hukum
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hingga kini Pancasila hanya menjadi simbol. Pancasila belum diaplikasikan...
Terganggu MRT, Rute Jakarta 10K Berubah
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ajang lomba lari Jakarta International 10 kilometer (10K) kembali digelar...
Surat Wasiat Mahasiswa UI Akseyna Dibuat Oleh Dua Orang
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Kasus kematian mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori (18) yang...
Kuasa Hukum BW: Polri Harus Pertimbangkan Putusan Peradi
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Bambang Widjojanto (BW), Ainul Yaqin, mengatakan, meski putusan...
Jimly Apresiasi Polri Jika Hentikan Kasus BW
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Tim Konsultatif Independen (Tim 9) Jimly Asshiddiqie mengapresiasi...
Jimly:  Tak Langgar Etik, BW Tak Langgar Hukum
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie...
Anak Korban Penelantaran Akan Dipertemukan Dengan Orang Tuanya
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Subdirektorat Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Polda Metro Jaya terus...
BW Desak Polri Hentikan Penyidikan Kasusnya
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non aktif, Bambang Widjojanto (BW),...
SMAN 5 ANGKASA JAYAPURA TARGETKAN MASUK GRAND FINAL LCC EMPAT PILAR
Wednesday, 20 May 2015

GATRAnews - Pagi menjelang siang  tanggal 6 Mei 2015 tim pembekalan persiapan lomba Cerdas Cermat...
Hindari Tugu Proklamasi Besok!!!
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Sejumlah elemen mahasiswa bakal melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (20/5) besok...
Polda Metro Belum Tetapkan Tersangka Terkait Penelantaran Anak
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Polda Metro Jaya hingga kini masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan kejiwaan...

Polisi Lacak Bom Pekalongan yang dikirim ke Papua

Jakarta, GATRAnews- Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya terus mendalami pihak pengirim dan penerima paket yang diduga bom yang ditemukan di kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (25/1), hari ini. "Masih kita dalami ya pihak pengirim dan penerima paket tersebut," jelasnya di Mabes Polri. 

 

Ia mengatakan paket tersebut dikirim oleh seseorang dari Pekalongan Jawa Tengah dengan tujuan Merauke, Papua. Paket tersebut masuk ke kantor Pos Besar Pasar Baru  kemudian ke kargo bandara. "Paket tersebut juga lolos X Ray. Didalamnya ada paku dan kabel," singkatnya. 

 

Suhardi menjelaskan penemuan paket tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Gegana yang sampai dilokasi kejadian kemudian mengamankan paket dan diledakkan. 

 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa polisi menyayangkan kenapa benda berbahaya seperti itu bisa lolos baik dari pengawasan petugas pos maupun bandara, bahkan paket itu juga sempat lolos dari pantauan sinar X. Beruntung, paket kiriman berisi diduga bom tersebut tidak sampai terbang ke tempat tujuan yang rencananya dikirim menggunakan pesawat penumpang. "Ini sempat didisposal atau diledakkan. Yang jelas ada kabel dan paku, dan itu diduga bom," tandasnya. (WFz

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?