GATRANEWS

Usai Cekik Sri Wahyuni, JAH Kabur ke Bali
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Polda Metro Jaya berhasil menangkap JAH, pelaku pembunuhan terhadap Sri...
Polisi Ciduk Pelaku Pembunuhan Sri Wahyuni
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Pelaku pembunuhan terhadap Sri Wahyuni, 42 tahun, yang ditemukan membusuk...
Antasari Tak Kapok untuk Gugat Kembali Polri
Wednesday, 19 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Antasari Azhar pantang menyerah. Dia tak kapok menggugat Polri, meski hakim...
Hakim Tolak Gugatan Antasari Terhadap Kapolri
Wednesday, 19 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak seluruh gugatan Antasari Azhar...
Konyol, Saat Mencuri Pelaku Malah Terkunci Dalam Toko
Tuesday, 18 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Pelaku pencurian bernama DS, 33 tahun tak berkutik saat petugas Polsek Pasar...
Timbun BBM 32.000 Liter, S Diciduk Polisi
Tuesday, 18 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Mabes Polri kembali mengungkap kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kali...
Ahok Dilantik, Belum Ada Ormas Yang Berunjuk Rasa?
Tuesday, 18 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Pelantikan Plt. Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama rencananya dilakukan...
Kemenkum HAM Siapkan Permen Majelis Kehormatan Notaris
Tuesday, 18 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) tengah merancang...
IPW: Polisi Pukul Wartawan Bentuk “Brutalisme”
Friday, 14 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan tindakan polisi yang memukul wartawan...
Dua Belas Ribu Personel Amankan Pelantikan Ahok
Friday, 14 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Polda Metro Jaya mengerahkan 12 ribu personel anggotanya guna mengantisipasi...
Jurnalis Gelsr Aksi Tolak Kekerasan Di Makasar
Friday, 14 November 2014

Jakarta, GATRAnews- Poros Wartawan Jakarta (PWJ) bersama para jurnalis menggelar aksi unjuk rasa di...
Mengaku Petugas PLN Komplotan Bandit Beraksi di Rumah Kosong
Tuesday, 11 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya...
Polri Minta Hakim Tolak Gugatan Antasari
Tuesday, 11 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri dan Kapolda Metero Jaya selaku termohon satu dan dua meminta majelis...
Peras Dengan Modus 'Pukul Adik' Kembali Terjadi
Monday, 10 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Polsek Cengkareng mengamankan CG (38) dan S (26), dua pria yang...
Polisi Pelajari Alasan Penangguhan Penahanan @Triomacan2000
Monday, 10 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto...
Polres Jakarta selatan Selidiki Majikan Siksa PRT
Friday, 07 November 2014

Jakarta,  GATRAnews - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki kasus dugaan majikan...
Polisi Didesak Usut Pengeroyok Wartawan di TangCity Mall
Friday, 07 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Wartawan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Forwaka) mengecam aksi...
Resahkan Pengguna Jalan, 52 PMKS Diamankan Polisi
Wednesday, 05 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Polres Jakarta Barat mengamankan kurang lebih 52 Penyandang Masalah...
Sopir Truk Dianiaya Hingga Tewas
Tuesday, 04 November 2014

Bekasi, GATRAnews - Kepolisian Resor Kota Bekasi memburu pelaku penganiayaan yang mengakibatkan...
Polisi Buru Pemasok Informasi "triomacan2000"
Tuesday, 04 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Polda Metro Jaya memburu pemasok informasi berisi fitnah yang diduga...

Polisi Lacak Bom Pekalongan yang dikirim ke Papua

Jakarta, GATRAnews- Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya terus mendalami pihak pengirim dan penerima paket yang diduga bom yang ditemukan di kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (25/1), hari ini. "Masih kita dalami ya pihak pengirim dan penerima paket tersebut," jelasnya di Mabes Polri. 

 

Ia mengatakan paket tersebut dikirim oleh seseorang dari Pekalongan Jawa Tengah dengan tujuan Merauke, Papua. Paket tersebut masuk ke kantor Pos Besar Pasar Baru  kemudian ke kargo bandara. "Paket tersebut juga lolos X Ray. Didalamnya ada paku dan kabel," singkatnya. 

 

Suhardi menjelaskan penemuan paket tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Gegana yang sampai dilokasi kejadian kemudian mengamankan paket dan diledakkan. 

 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa polisi menyayangkan kenapa benda berbahaya seperti itu bisa lolos baik dari pengawasan petugas pos maupun bandara, bahkan paket itu juga sempat lolos dari pantauan sinar X. Beruntung, paket kiriman berisi diduga bom tersebut tidak sampai terbang ke tempat tujuan yang rencananya dikirim menggunakan pesawat penumpang. "Ini sempat didisposal atau diledakkan. Yang jelas ada kabel dan paku, dan itu diduga bom," tandasnya. (WFz

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?