GATRANEWS

Pengusaha Baju di Jambi Nekat Gantung Diri di Pohon
Tuesday, 28 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian belum bisa memastikan motif seorang pria yang melakukan gantung...
Polda Metro Buru Operator Website Prostitusi Online
Tuesday, 28 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Polda Metro Jaya masih memburu operator website semprotku.com yang mempromosikan...
DPRD Digeledah, Ahok: Itu Urusan Polisi
Monday, 27 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menggeledah ruang...
Kadin Papua: Sejumlah Komoditas Unggulan Layak Diekspor‏
Monday, 27 April 2015

Jayapura, GATRAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua melirik sejumlah komoditas lokal...
Sebanyak 18.307 Personil Polri Amankan ''Mayday''
Monday, 27 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menurunkan...
Marak Prostitusi, Ahok Panggil Pengelola Kalibata City
Monday, 27 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memanggil pengelola, Ketua RT dan RW...
Anggota Polda Papua Ini Menipu Sesama Polisi Lewat Investasi Bodong
Friday, 24 April 2015

Jayapura, GATRAnews - Kepolisian Daerah Papua berhasil menangkap Briptu Erick, salah satu...
Tahun Ini Pemerintah Akan Bubarkan Petral‏!
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengisyaratkan bahwa...
Sister City Jakarta-Pyongyang Warisan Foke
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pyongyang, Korea Utara akan menjalin kerjasama dan persahabatan dengan Jakarta...
Ahok Hadiahkan Orang Utan ke Kim Jong Un
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menghadiahkan sepasang Orang Utan...
Kasus Mangkrak, Kompolnas Pantau Kinerja Penyidik PMJ
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyambangi markas Kepolisian Daerah...
Tegakkan Kawasan Dilarang Merokok, Ahok Minta Bantu Kepolisian
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews – Penegakkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 tentang Kawasan Dilarang...
Anak Pengusaha Thalib Abbas Pernah Diculik dan Dirantai
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Komplotan pelaku penculikan terhadap pengusaha Thalib Abbas rupanya pernah...
Susi: Oce Saksi Penting Perbudakan Benjina
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Saksi kunci perbudakan anak buah kapal (ABK) asing di Benjina, Kepulauan Aru,...
Disebut Lecehkan TNI-Polri, Ahok: Kok Melecehkan?
Monday, 20 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberdayagunakan kekuatan...
Tidak Ada Tanda Kekerasan Penyebab Tewasnya Penjual Batu Akik
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian hingga kini belum bisa memastikan penyebab kematian tiga orang...
Ini Kamar Kos Tata Chubby Menerima Pelanggan & Tewas
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews- Polisi menggelar pra rekonstruksi pembunuhan Dedeuh Alfisahrin alias Empie...
Mengadu Nasib Jual Batu Akik Satu Keluarga Tewas Dalam Mobil
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian tiga orang yang...
Kadin Perkuat UKM Potensial di Papua
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kementerian Perdagangan...
Kejagung Tunggu Putusan Kasasi Fredy Budiman
Tuesday, 14 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Gembong narkoba yang sudah divonis mati, Fredy Budiman, kembali mengendalikan...

Polisi Lacak Bom Pekalongan yang dikirim ke Papua

Jakarta, GATRAnews- Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya terus mendalami pihak pengirim dan penerima paket yang diduga bom yang ditemukan di kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (25/1), hari ini. "Masih kita dalami ya pihak pengirim dan penerima paket tersebut," jelasnya di Mabes Polri. 

 

Ia mengatakan paket tersebut dikirim oleh seseorang dari Pekalongan Jawa Tengah dengan tujuan Merauke, Papua. Paket tersebut masuk ke kantor Pos Besar Pasar Baru  kemudian ke kargo bandara. "Paket tersebut juga lolos X Ray. Didalamnya ada paku dan kabel," singkatnya. 

 

Suhardi menjelaskan penemuan paket tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Gegana yang sampai dilokasi kejadian kemudian mengamankan paket dan diledakkan. 

 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa polisi menyayangkan kenapa benda berbahaya seperti itu bisa lolos baik dari pengawasan petugas pos maupun bandara, bahkan paket itu juga sempat lolos dari pantauan sinar X. Beruntung, paket kiriman berisi diduga bom tersebut tidak sampai terbang ke tempat tujuan yang rencananya dikirim menggunakan pesawat penumpang. "Ini sempat didisposal atau diledakkan. Yang jelas ada kabel dan paku, dan itu diduga bom," tandasnya. (WFz

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?