GATRANEWS

Kapolda Metro: Tembak Mati Perampok Membahayakan
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya)...
Kelompok Lampung Spesialis Curanmor di Jabodetabek
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelaku pencurian kendaraan bermotor di Jabodetabek kembali menggila. Pelaku...
KPK Periksa Komjen BG, Jumat
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Komjen Pol Budi Gunawan...
KPK Telisik Larangan Anggota Polri Jadi Saksi BG
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW)...
KPK Gunakan Kekuatan Lain Jemput Paksa Anggota Polri
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meminta izin kepada Presiden Joko...
Antisipasi Kejahatan, Jakarta Perlu Sniper?
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama menyatakan telah melakukan kerjasama...
Jakarta Kota Paling Tidak Aman? Ini Kata Polisi
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Economist Intelligence Unit (EIU) melakukan suervei soal Indeks Kota Teraman di...
Polres Bekasi Tembak Mati Tiga Pencuri Motor
Thursday, 29 January 2015

Bekasi, GATRAnews - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, terpaksa...
Anggota Polri Kembali Mangkir dari Panggilan KPK
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Meski Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti memerintahkan anggota Polri untuk...
Kuasa Hukum BW Laporkan Kejanggalan Penangkapan ke Ombudsman
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum Bambang Widjojanto (BW) melaporkan dugaan kejanggalan...
340 Perwira Polres Jakarta Barat Lakukan Tes Urine
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Ratusan perwira di jajaran Polres Metro Jakarta Barat melakukan tes urine di...
Ali Sebut Tersangka Outlander Maut 'Nyebalin'
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Tersangka tabrakan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan,...
Rapat Hingga Dini Hari, Komisi VII DPR Kasih Banyak PR ke Menteri ESDM
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Rapat kerja Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan Kementerian Energi...
Polres Jakarta Barat Amankan 360 Preman
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Polres Metro Jakarta Barat mengamankan ratusan preman saat menggelar Operasi...
Tes Psikologi, Polisi: Christopher Kurang Pengendalian Diri
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Pengemudi Mitsubishi Outlander, Christopher Daniel Syarif dinyatakan negatif...
Gara-gara Tangkap Bambang Widjojanto, Polri Diduga Lakukan Pelanggaran HAM
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mendatangi...
Freeport Langgar MoU, Pemerintah Siapkan Status Default‏
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyangkal...
Kuasa Hukum BG Bantah Kliennya Tentukan Cawapres
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Fredrich Yunadi, kuasa hukum Komjen Pol Budi Gunawan (BG), membantah kliennya...
Adik Kandung Penyanyi Hetty Koes Endang Terjerat Narkotika
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang menangkap Luzi Nadya Koes Endang,...
Begal Motor Marak, Polda Metro Bentuk Tim Khusus
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Aksi begal motor belakangan ini mulai marak terjadi. Terakhir, Ahad (25/1) dini...

Polisi Lacak Bom Pekalongan yang dikirim ke Papua

Jakarta, GATRAnews- Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya terus mendalami pihak pengirim dan penerima paket yang diduga bom yang ditemukan di kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (25/1), hari ini. "Masih kita dalami ya pihak pengirim dan penerima paket tersebut," jelasnya di Mabes Polri. 

 

Ia mengatakan paket tersebut dikirim oleh seseorang dari Pekalongan Jawa Tengah dengan tujuan Merauke, Papua. Paket tersebut masuk ke kantor Pos Besar Pasar Baru  kemudian ke kargo bandara. "Paket tersebut juga lolos X Ray. Didalamnya ada paku dan kabel," singkatnya. 

 

Suhardi menjelaskan penemuan paket tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Gegana yang sampai dilokasi kejadian kemudian mengamankan paket dan diledakkan. 

 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa polisi menyayangkan kenapa benda berbahaya seperti itu bisa lolos baik dari pengawasan petugas pos maupun bandara, bahkan paket itu juga sempat lolos dari pantauan sinar X. Beruntung, paket kiriman berisi diduga bom tersebut tidak sampai terbang ke tempat tujuan yang rencananya dikirim menggunakan pesawat penumpang. "Ini sempat didisposal atau diledakkan. Yang jelas ada kabel dan paku, dan itu diduga bom," tandasnya. (WFz

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?