GATRANEWS

Polisi Ungkap Sindikat Peredaran Uang Palsu
Tuesday, 22 April 2014

Tasikmalaya, GATRAnews - Polisi Resor Kota Tasikmalaya berhasil mengungkap sindikat peredaran uang...
Ibu Rumah Tangga Selundupkan Satu Kilogram Sabu
Tuesday, 22 April 2014

Nunukan, GATRAnews – Kepala Polisi Resor Nunukan, Kalimantan Utara AKBP Robert Silindur...
Hasil Laboratorium Terduga Pelaku Asusila Negatif
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pihak penyidik Polda Metro Jaya menyatakan hasil laboratorium dua orang HC dan...
Polda Maluku Amankan 19 Pohon Ganja di Hotel
Sunday, 20 April 2014

Ambon, GATRAnews - Direktorat Narkoba Polda Maluku mengamankan sedikitnya 19 batang pohon ganja...
Kades Aniaya Warga Ternyata Terlibat Narkoba
Sunday, 20 April 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Seorang Kepala Desa di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, yang...
Situasi Buol Pasca-Serangan Masih Mencekam
Sunday, 20 April 2014

Palu, GATRAnews - Situasi Buol, Sulawesi Tengah, hingga Minggu siang (20/4) masih mencekam, akibat...
Bahan Peledak Ditemukan di Gereja Balikpapan
Sunday, 20 April 2014

Balikpapan, GATRAnews - Seorang penjaga keamanan menemukan bahan peledak di Gereja Injili Nusantara...
Di Klungkung Bali, Satu Polsek Bakal Ada Dua Polwan
Saturday, 19 April 2014

Semarapura, GATRAnews - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Klungkung, Ajun Komisaris Besar Polisi Ni...
Mayat Itu Ternyata Penjaga Rumah Walkot Pekanbaru
Friday, 18 April 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Temuan sesosok mayat di rumah pribadi Wali Kota Pekanbaru, Riau, Firdaus MT...
Tamu Hotel Tak Bayar Laporkan ke Polisi
Thursday, 17 April 2014

Denpasar, GATRAnews - Petugas satpam Hotel LV8 di Canggu, Kabupaten Badung, Bali, melaporkan empat...
Dua WN Malaysia Ditangkap Bawa Satu Kilogram Sabu
Thursday, 17 April 2014

Nunukan, GATRAnews - Dua warga negara Malaysia yang diketahui membawa sekitar satu kilogram narkoba...
Orangtua Korban Kekerasan Seksual Anak Bakal Gugat JIS
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Orang tua korban kekerasan seksual TPW berencana menggugat pihak pengelola...
Kemungkinan Motif Dendam Pembunuhan di Soreang
Thursday, 17 April 2014

Bandung, GATRAnews - Penyidik kepolisian mencurigai kasus pembunuhan kakak beradik dan pembantunya...
Polisi Selidiki Pemilik 300 Batang Kayu Gelam
Wednesday, 16 April 2014

Muntok, GATRAnews- Polisi Resor Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung masih melakukan...
PT ISS Masih Pekerjakan Terduga Pelaku Pelecehan
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pihak polisi mengatakan PT ISS Indonesia masih mempekerjakan dua orang terduga...
Keterlibatan WN Malaysia Terkait Peredaran Narkoba
Wednesday, 16 April 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Kepolisian Daerah Riau mendalami keterlibatan CKS dan YKC, keduanya Warga...
Setelah Pelecehan, JIS Pasang CCTV Dekat Toilet
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengelola Jakarta Internasional School (JIS) Jakarta kini memasang kamera...
Polisi Periksa Psikologis Tersangka Kekerasan Seksual
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa kejiwaan atau psikologis dan...
Polisi Identifikasi Dua Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Polda Metro Jaya akan mengidentifikasi dua orang terduga pelaku...
Perampok Tembak Pemilik Sepeda Motor Hingga Tewas
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pelaku pencurian kendaraan bermotor menembak seorang warga pemilik sepeda...

Polisi Lacak Bom Pekalongan yang dikirim ke Papua

Jakarta, GATRAnews- Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya terus mendalami pihak pengirim dan penerima paket yang diduga bom yang ditemukan di kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (25/1), hari ini. "Masih kita dalami ya pihak pengirim dan penerima paket tersebut," jelasnya di Mabes Polri. 

 

Ia mengatakan paket tersebut dikirim oleh seseorang dari Pekalongan Jawa Tengah dengan tujuan Merauke, Papua. Paket tersebut masuk ke kantor Pos Besar Pasar Baru  kemudian ke kargo bandara. "Paket tersebut juga lolos X Ray. Didalamnya ada paku dan kabel," singkatnya. 

 

Suhardi menjelaskan penemuan paket tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Gegana yang sampai dilokasi kejadian kemudian mengamankan paket dan diledakkan. 

 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa polisi menyayangkan kenapa benda berbahaya seperti itu bisa lolos baik dari pengawasan petugas pos maupun bandara, bahkan paket itu juga sempat lolos dari pantauan sinar X. Beruntung, paket kiriman berisi diduga bom tersebut tidak sampai terbang ke tempat tujuan yang rencananya dikirim menggunakan pesawat penumpang. "Ini sempat didisposal atau diledakkan. Yang jelas ada kabel dan paku, dan itu diduga bom," tandasnya. (WFz

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?