GATRANEWS

Soal Djoker, Indonesia-Papua Nugini Harus Segera Ratifikasi Ekstradisi
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto mengatakan, pemerintah Indonesia dan Papua...
SDA Resmi Dilaporkan ke Polisi
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan(PPP) kubu Emron Pangkapi,...
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Atut
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Dessy Anita Andriyanthy,...
Polisi Sita Mobil Pembawa Kabur Tahanan Pondok Gede
Tuesday, 16 September 2014

Bekasi, GATRAnews - Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, menyita satu unit kendaraan jenis Honda Jazz...
Pesta Ganja Mahasiswa Diciduk Polisi
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Polsek Metro Pasar Minggu menangkap seorang pemuda yang masih berstatus...
Polisi Kembali Periksa Nahkoda KM Paus
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan...
PT PIP Keluarkan Milyaran Rupiah untuk Pejabat Kementrian PDT
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Teddy Renyut, Direktur PT Papua Indah Perkasa (PIP), dalam kesaksiannya...
Teddy Renyut: Kementerian PDT Tolak Proposal Jika Tak Pakai 'Pelicin'
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pembangunan Tertinggal (PDT) kerap menolak proposal jika tidak...
Nyolong Motor, Pelaku Tewas Dihakimi Warga
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Pelaku pencurian kendaraan bermotor akhirnya meregang nyawa karena dihakimi...
Duel Dengan Pelaku Curanmor, Warga Cilincing di Door
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Jalan Rara Sriamur, Desa...
Bupati Numfor Biak Minta Rp 100 Juta untuk Berperkara di MK
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Seorang saksi mengatakan bahwa terdakwa Yesaya Sombuk, Bupati non aktif...
Saksi Sebut Pejabat Kementerian PDT Bocorkan Dana Tanggul Numfor
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Teddy Renyut, Direktur PT Papua Indah Perkasa yang bersaksi dalam kasus...
34 Anggota Polres Jakbar Positif Gunakan Narkotika
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Sebanyak 34 anggota polisi dari Polres Metro Jakarta Barat positif menggunakan...
Polri Belum Tahu Tujuan AKBP Idha ke Malaysia
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Polri belum bisa mengungkap motif perwira dari Polda Kalbar AKBP Idha, dan...
Penerbitan SP3 Kasus KPUBC Diduga Ada Intervensi
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Dugaan kasus penyalahgunaan wewenang yang menyeret nama Kepala Pelayanan Utama...
IPW Desak Polisi Geledah Rumah AKBP Idha
Wednesday, 10 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mendesak agar Polri...
Meledaknya KM Paus, Polisi Periksa Kepala Pelabuhan Kali Adem
Monday, 08 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa 9 orang saksi terkait meledaknya kapal...
Kompolnas Desak Polda Metro Selesaikan Penyalahgunaan Wewenang KPUBC
Friday, 05 September 2014

Jakarta,GATRAnews-Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Edi Hasibuan mendesak Polda...
Tujuh Hari Lagi Status 2 Anggota Polri Jelas
Friday, 05 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Selama 7 hari ke depan Polis Diraja Malaysia akan menentukan status hukum dua...
Polisi Malaysia Belum Temukan Bukti Kasus 2 Anggota Polri
Friday, 05 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Polisi Diraja Malaysia belum menemukan bukti keterlibatan dua anggota Polri,...

Polisi Lacak Bom Pekalongan yang dikirim ke Papua

Jakarta, GATRAnews- Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya terus mendalami pihak pengirim dan penerima paket yang diduga bom yang ditemukan di kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (25/1), hari ini. "Masih kita dalami ya pihak pengirim dan penerima paket tersebut," jelasnya di Mabes Polri. 

 

Ia mengatakan paket tersebut dikirim oleh seseorang dari Pekalongan Jawa Tengah dengan tujuan Merauke, Papua. Paket tersebut masuk ke kantor Pos Besar Pasar Baru  kemudian ke kargo bandara. "Paket tersebut juga lolos X Ray. Didalamnya ada paku dan kabel," singkatnya. 

 

Suhardi menjelaskan penemuan paket tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Gegana yang sampai dilokasi kejadian kemudian mengamankan paket dan diledakkan. 

 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa polisi menyayangkan kenapa benda berbahaya seperti itu bisa lolos baik dari pengawasan petugas pos maupun bandara, bahkan paket itu juga sempat lolos dari pantauan sinar X. Beruntung, paket kiriman berisi diduga bom tersebut tidak sampai terbang ke tempat tujuan yang rencananya dikirim menggunakan pesawat penumpang. "Ini sempat didisposal atau diledakkan. Yang jelas ada kabel dan paku, dan itu diduga bom," tandasnya. (WFz

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?