GATRANEWS

Polri Periksa Isi Wawancara Adrianus-MetroTV
Tuesday, 26 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri akan memeriksa isi wawancara anggota Komisi...
Densus 88 Grebek Ruko di Serang
Tuesday, 26 August 2014

Serang, GATRAnews - Aparat Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri menggerebek sebuah rumah...
Polda Jabar Buru Oknum Polisi Mencuri Uang
Saturday, 23 August 2014

Bandung, GATRAnews - Kepolisian Daerah Jabar memburu seorang oknum Polisi Resor Cimahi yang...
IPW: Periksa Kelengkapan Izin Mobil Paramiliter Pendukung Prabow-Hatta!
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Polri harus segera memeriksa harus dan menindak pemilik 3 truk paramiliter...
IPW: Sikap Polisi Terhadap Pendukung Prabowo Sudah Tepat
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai, langkah...
Mabes Polri Gerebek Pusat Judi Online Batam
Thursday, 21 August 2014

Batam, GATRAnews - Tim Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kepulauan Riau menggerebek tempat perjudian...
Ricuh di Depan Indosat, Pendemo dan Polisi Terluka
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terlibat bentrok dengan...
Mengaku Pihak Bank, Dua WN Nigeria Tipu Nasabah Ratusan Juta
Wednesday, 20 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Dua orang Warga Negara (WN) Nigeria, Mallo Gombo alias Peter Nwan Kwo dan...
Kapolri: Penembakan Kapolsek Ambawi Tindakan Terorisme
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penembakan terhadap Kepala Kepolisian Sektor Ambalawi, Bima NTB, AKP Abdul...
Pengusaha Oli Bekas Ilegal Keruk Keuntungan Rp.300 Juta/Bulan
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Lima perusahan yang disinyalir mengelola penampungan limbah Bahan Berbahaya dan...
Polresta Pekanbaru Tangkap Pembantu Bunuh Bayi
Monday, 18 August 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil menangkap Yulia...
Gandeng Polisi Amankan Pajak, Pemerintah Targetkan Rp 1.072,38 Triliun‏
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menggandeng pihak Kepolisian...
Bacakan Keputusan Sengketa Pilpres, Gedung MK di 'Sterilisasi'
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan keputusan gugatan hasil pemilihan...
Polda Metro Terjunkan 700 Personel Kawal Pawai Budaya Kreatif
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Direktorat Pengamanan Obyek Vital (PamObvit) Negara, Polda Metro Jaya...
Polda Papua Tangkap 2 Wartawan Prancis Yang Diduga Mata-mata
Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Daerah (Polda) Papua menangkan dua orang Warga Negara Prancis,...
Empat Mahasiswa Unas Masuk DPO Polisi
Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Empat oknum mahasiswa dari kampus Universitas Nasional (Unas) masuk dalam Daftar...
Tim Prabowo Hatta Siapkan Langkah Hukum Terkait Pengrusakan Rumah Novela‏
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Hashim...
Gerindra: Rumah Saksi Novela Dirusak Massa‏
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Hashim...
BEM UI Desak Polisi Tuntaskan Kasus Sitok Srengenge
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Puluhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) melakukan unjuk rasa di depan...
Kapolri Bantah Polisi Intimidasi Warga di Papua
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Polisi Sutarman membantah tudingan yang menyebut bahwa Polri...

Polisi Lacak Bom Pekalongan yang dikirim ke Papua

Jakarta, GATRAnews- Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya terus mendalami pihak pengirim dan penerima paket yang diduga bom yang ditemukan di kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (25/1), hari ini. "Masih kita dalami ya pihak pengirim dan penerima paket tersebut," jelasnya di Mabes Polri. 

 

Ia mengatakan paket tersebut dikirim oleh seseorang dari Pekalongan Jawa Tengah dengan tujuan Merauke, Papua. Paket tersebut masuk ke kantor Pos Besar Pasar Baru  kemudian ke kargo bandara. "Paket tersebut juga lolos X Ray. Didalamnya ada paku dan kabel," singkatnya. 

 

Suhardi menjelaskan penemuan paket tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Gegana yang sampai dilokasi kejadian kemudian mengamankan paket dan diledakkan. 

 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa polisi menyayangkan kenapa benda berbahaya seperti itu bisa lolos baik dari pengawasan petugas pos maupun bandara, bahkan paket itu juga sempat lolos dari pantauan sinar X. Beruntung, paket kiriman berisi diduga bom tersebut tidak sampai terbang ke tempat tujuan yang rencananya dikirim menggunakan pesawat penumpang. "Ini sempat didisposal atau diledakkan. Yang jelas ada kabel dan paku, dan itu diduga bom," tandasnya. (WFz

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?