GATRANEWS

Kondisi Briptu Jefry Mulai Membaik
Friday, 06 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Kondisi kesehatan Briptu Jefry, anggota Subdit Kejahatan dan Kekerasan...
Baku Tembak Dengan Polisi, Satu Bandit Tewas
Monday, 26 May 2014

Jakarta, GATRAnews-Pelaku pencurian tewas didor petugas kepolisian dalam baku tembak yang terjadi...
Polri Tetapkan Masa Berkabung Tiga Hari
Wednesday, 11 September 2013

    Jakarta, GATRAnews - Korps Bhayangkara menetapkan masa berkabung selama tiga hari terkait...
Serangan Brimob ke Markas Sabhara Kesalahpahaman
Thursday, 25 July 2013

Semarang, GATRAnews - Kepala Polda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Dwi Priyatno mengatakan...
Aksi Kekerasan Kembali Terjadi di Yogya
Saturday, 06 April 2013

Yogyakarta, GATRAnews - Aksi kekerasan oleh preman kembali terjadi di Yogyakarta. Sekelompok orang...
TNI Merazia Anggotanya
Wednesday, 16 January 2013

Jakarta, GATRAnews - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan...
Pelaku Penembakan Wartawan TVRI Tewas Tertembak
Wednesday, 21 November 2012

Jakarta, GATRAnews - Rudi Husada alias AR alias RD 23 tahun, tersangka pembunuhan terhadap ...
Daud Kei Tertembak Saat Memainkan Senjata
Tuesday, 31 July 2012

Jakarta - Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Daud Kei, seorang tokoh pemuda Kei, mengalami luka...
Anggota TNI AL Dikeroyok Hingga Tewas
Tuesday, 17 April 2012

Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya menelusuri kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang anggota...
Polisi Ringkus Penusuk Anggota TNI-AL
Tuesday, 17 April 2012

Jakarta - Aparat gabungan Polres Metro Jakarta Utara dan Jakarta Pusat meringkus seorang mahasiswa...
Anggota TNI Yang Tertembak Akan Dimintai Keterangan
Monday, 16 April 2012

Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya masih menunggu pulihnya dua anggota TNI yang tertembak, sebelum...
Polisi Tertembak Temannya Sendiri
Monday, 16 January 2012

Bangkalan - Brigadir Khoirul, anggota Polres Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tertembak temannya...

Anggota TNI Tewas Tertembak Oknum Polisi


Palembang, GATRAnews - Pratu Her, 23 tahun, anggota TNI AD Armed 76/15 Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, tewas tertembus peluru yang diduga dilakukan Brigadir Pol WJ, anggota Polres Ogan Komering Ulu, Minggu (27/1).

Informasi dari pihak kepolisian setempat menyebutkan kejadian tersebut berawal saat oknum WJ, 29 tahun, dari Satuan Lantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) sedang berjaga di Pos Polantas Simpang Empat Sukajadi, kebetulan korban Her dengan mengendarai sepeda motor melintas diduga meneriaki dengan kalimat ejekan kepada Brigpol WJ.

Mungkin karena tersinggung, WJ bersama temannya sesama anggota mengejar korban, dan sampai di tempat kejadian perkara jembatan layang Simpang Empat Sukajadi korban dapat dikejar dan terjadi perang mulut. Pada saat itulah terdengar suara letusan sehingga korban Her mengalami luka tembak.

Korban langsung dilarikan ke RS Antonio Baturaja pukul 01.00 WIB. Akan tetapi, karena luka yang dideritanya parah, nyawa korban tidak bisa ditolong, selanjutnya jenazah Pratu Her langsung dibawa ke RSMH Palembang pada pukul 03.00 WIB untuk diotopsi.

Kapolres OKU, AKBP Azis Saputra, sampai berita ini diturunkan, belum berhasil dikonfirmasi Antara, untuk dimintai keterangan seputar peristiwa itu, karena yang bersangkutan sedang menemani Dandim OKU ke Markas Yon Armed 76/15 Tarik Martapura, untuk menenangkan teman korban yang kabarnya akan melakukan pembalasan.

Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Arm. H. Jauhari Agus Siraji menyatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan atas kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kronologis tersebut bermula saat anggota usai menghadiri pesta perkawinan rekannya Pratu Joko di Baturaja, OKU.

Usai pesta pernikahan rekannya, Pratu Her hendak pulang menuju Martapura. Di perjalanan, anggota tersebut dihadang empat anggota polisi, dan terjadi kesalahpahaman.

Entah apa yang terjadi, oknum polisi melakukan penembakan di punggung dan penusukan di leher korban.

"Yang kita sayangkan, kenapa oknum polisi cepat mengambil tindakan dengan melakukan penembakan," ucapnya.

Meski demikian, menurut Jauhari, Kodam II/Sriwijaya bersama pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

"Saat ini, jenazah korban sendiri sudah diberangkatkan ke tanah kelahirannya Padang, Sumatera Barat, dengan menggunakan pesawat terbang," katanya.

Pada kesempatan itu, dia mengimbau satuan Armed dan Kodim agar tetap menjaga suasana kondusif.

"Jangan ada tindakan di luar aturan, biarkan proses ini berjalan secara hukum," katanya.Sementara itu, Komandan Kompi (Danki) Chairul Cahyadi menyampaikan bahwa korban bertugas sebagai Mudi Palma di Armed 76/15 Martapura, sudah tiga tahun. (TMA)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?