GATRANEWS

Anggota Komisi B DPRD DKI Dituding Terlibat Korupsi PD Dharma Jaya
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Aktivis anti korupsi dari Barisan Insan Muda (BIMA) mendesak penyidik...
Garuda Indonesia dan Pelindo III Lakukan Kerja Sama
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)...
Pengamat: Pengajuan Hak Angket DPRD Terlalu Terburu-Buru
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Lingkar Madani untukIndonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai langkah...
Ahok Sambangi KPK Laporkan APBD
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akhirnya melaporkan DPRD DKI...
Lelyana: BW Bukan Mantan Wakil Ketua KPK
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Tim Advokasi Antikriminalisasi, Lelyana Santosa, menegaskan bahwa...
Kemendag: Potensi Ekspor Feysen Muslim Sangat Besar
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan,...
Filipina Hentikan Penyelidikan Safeguard Produk Baja Indonesia
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnewsPemerintah Filipina secara resmi telah mengeluarkan notifikasi penghentian...
Ini Jawaban Kabareskrim Atas Temuan Maladministrasi ORI
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri (Kabareskrim), Komisaris Jenderal...
Jawab Temuan Ombusdman, Polri Redam Opini Negatif
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Ronny Frangky Sompie menegaskan bahwa pihaknya...
KMS Desak Div Propam Polri Periksa Kabareskrim
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Koalisi...
Mabes Polri Siapkan Jawaban Surat dari Ombudsman
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Mabes Polri telah menyiapkan surat balasan terkait temuan maladmanistrasi dalam...
Komisaris BJA Soal Pemborgolan oleh KPK
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisaris PT Bukit Jonggol Asri (BJA) Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng...
Kuasa Hukum: Maladministrasi Kuatkan Kriminalisasi BW
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Terjadinya maladministrasi yang dilakukan penyidik Bareskrim Mabes Polri dalam...
Kuasa Hukum BW: Rekomendasi Ombudsman Perkuat Indikasi Rekayasa
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Tim Kuasa Hukum tersangka Bambang Widjojanto (BW), Asfinawati, menilai...
Kapolri Diberi Tenggat 60 Hari Lakukan Rekomendasi atas Kasus BW
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ombudsman Republik Indonesia memberikan tenggat waktu 60 hari kepada Kapolri...
Ombudsman Minta Polri Beri Sanksi Terhadap Tim Penangkap BW
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ombudsman Republik Indonesia merekomendasikan Polri agar memeriksa dan...
Penyidik Tak Tunjukkan Kartu Identitas Saat Menangkap BW
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri, yang dipimpinan Kombes Pol Viktor E...
Polri Terbitkan SPDP, 2 Hari Setelah Tersangkakan BW
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ombudsman Republik Indonesia menyatakan bahwa penyidik Bareskrim Mabes Polri...
Ombudsman: Polri Tak Hati-Hati Saat Menangkap BW
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ombudsman Republik Indonesia menyatakan bahwa Badan Reserse Kriminal...
Ombudsman Salahkan Polri karena Anak Buah BG Tangkap BW
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Budi Santoso, Komisioner Ombudsman bidang Penyelesaian dan Pengaduan di...

Maharani Bantah Bersetubuh dengan Fathanah

Jakarta, GATRAnews - Maharani Suciyono membantah telah melakukan persetubuhan dengan Ahmad Fathanah, sebelum ditangkap aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Hotel Le Meredien, Jakarta. Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan itu mengatakan hal tersebut pada konferensi pers di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa malam (5/2).

Menurutnya, ia hanya bertemu Fathanah selama sekitar satu jam, di kafe hotel tersebut untuk makan malam. "Saya nggak lama bersama dengan dia. Saya hanya satu jam saja bertemu dengan AF (Ahmad Fathanah, Red.)," akunya.

Rani, begitu gadis 19 tahun itu biasa disapa, menuturkan, dirinya bersedia bertemu Fathanah agar tidak dicap seorang yang sombong. "Karena saya berfikir positif, agar tidak berpikir sombong. Masa orang mau kenalan aja nggak boleh?" dalihnya.

Rani baru memberikan keterangan persnya Selasa malam, setelah Senin malam kemarin urung menyampaikannya, karena ia keburu jatuh pingsan.

Seperti diberitakan, Maharani tertangkap tangan oleh KPK bersama Ahmad Fathanah, yang diduga menjadi perantara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, untuk menerima uang suap sebesar Rp 1 milyar. Atas dasar itu, KPK telah menahan Luthfi di Rutan KPK cabang Guntur, Jakarta. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?