GATRANEWS

MK Harus Berani Batalkan Hasil Pilpres Jika Inkonstitusional
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - M Taufik Budiman mengatakan, Mahkamah Konstitusi (MK) harus berani membatalkan...
Gandeng Polisi Amankan Pajak, Pemerintah Targetkan Rp 1.072,38 Triliun‏
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menggandeng pihak Kepolisian...
LPSK Bahas Kerja Sama Perlindungan Saksi dan Korban di ASEAN
Tuesday, 12 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Sesuai rencana, mulai hari ini hingga Kamis lusa Lembaga Perlindungan Saksi...
Deputi IV Buka Konferensi Iptek Olahraga ASEAN di Bali
Monday, 11 August 2014

  Bali, GATRAnews – Hari Jumat (8/8) malam, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Djoko Pekik...
Asisten Ba`asyir: ABB Tak Berbaiat pada ISIS
Tuesday, 05 August 2014

Cilacap, GATRAnews - Hasyim Abdullah, asisten pribadi ustad Abu Bakar Baasyir (ABB), menyatakan...
KPK: Mafia TKI Bandara Soekarno-Hatta Raup Rp 325 Milyar per Tahun
Sunday, 27 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensinyalir, oknum Badan Nasional...
Polisi Tangkap 56 Warga Asing Pelaku Penipuan
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse dan Kriminal Polri...
Bupati Karawang Ditangkap Usai Safari Ramadan
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencokok Bupati Karawang Ade Swara...
Hakim: Instruksi Andi Bengkakkan Anggaran Hambalang
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, di Jakarta, Jumat (18/7),...
Polda Metro Kerahkan 3.421 Personel Amankan Real Count di KPU
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Ribuan personel gabungan akan mengawal jalannya penghitungan suara pemilihan...
Kapolda: Situasi Ibukota Aman dan Kondusif Saat Pilpres
Wednesday, 09 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Kapolda), Inspektur Jenderal Dwi Priyatno...
Jokowi-JK Bertekad Seret Mafia Migas
Monday, 07 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) siap mengusut mafia minyak dan...
Nazaruddin Minta Rp 20 M Dikembalikan, Nama Bu Pur Cikeas Kembali Mencuat
Monday, 07 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Clara Mauren, mantan Manajer PT Anugerah Nusantara menyebut  Muhammad...
KPK Minta Prabowo-Hatta Laporkan Mafia Migas yang Diungkapkan di Debat
Wednesday, 02 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pasangan capres-cawapres Prabowo...
Tangkap Terduga Teroris, Densus 88 Temukan Buku Jihad
Tuesday, 24 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88) menangkap terduga teroris, Akbar...
Kematian Afriadi, Polisi Periksa Guru dan Rekan Korban
Tuesday, 24 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Polisi terus mengusut meninggalnya siswa SMA Negeri 3 Setiabudi, Jakarta,...
Gara-Gara Handphone, Preman Tewas di Tangan Pengamen
Monday, 23 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Nasib sial menimpa Afriansyah, 29 tahun. Preman yang biasa nongkrong di kawasan...
Megawati Laporkan Media Terkait Pembicaraan Dengan Jaksa Agung
Monday, 23 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Pembicaraan antara Megawati dan Jaksa Agung, Basrief Arief agar tidak menyeret ...
Gila, Pelaku Sebar Foto Jorok dan Video Porno Anak-Anak di Bawah Umur
Tuesday, 17 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya...
Yusril: Pasal 6 UUD 45 Picu Keramaian Pilpres
Wednesday, 11 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menilai, Pasal 6 ayat 3 dan 4 UUD...

Maharani Bantah Bersetubuh dengan Fathanah

Jakarta, GATRAnews - Maharani Suciyono membantah telah melakukan persetubuhan dengan Ahmad Fathanah, sebelum ditangkap aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Hotel Le Meredien, Jakarta. Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan itu mengatakan hal tersebut pada konferensi pers di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa malam (5/2).

Menurutnya, ia hanya bertemu Fathanah selama sekitar satu jam, di kafe hotel tersebut untuk makan malam. "Saya nggak lama bersama dengan dia. Saya hanya satu jam saja bertemu dengan AF (Ahmad Fathanah, Red.)," akunya.

Rani, begitu gadis 19 tahun itu biasa disapa, menuturkan, dirinya bersedia bertemu Fathanah agar tidak dicap seorang yang sombong. "Karena saya berfikir positif, agar tidak berpikir sombong. Masa orang mau kenalan aja nggak boleh?" dalihnya.

Rani baru memberikan keterangan persnya Selasa malam, setelah Senin malam kemarin urung menyampaikannya, karena ia keburu jatuh pingsan.

Seperti diberitakan, Maharani tertangkap tangan oleh KPK bersama Ahmad Fathanah, yang diduga menjadi perantara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, untuk menerima uang suap sebesar Rp 1 milyar. Atas dasar itu, KPK telah menahan Luthfi di Rutan KPK cabang Guntur, Jakarta. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?