GATRANEWS

Pemerintah Siapkan Lahan 350.00 Ha untuk 10 Pabrik Gula Baru
Wednesday, 28 January 2015

Ngawi, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menuturkan telah meminta Menteri Perdagangan...
Kuasa Hukum BW Laporkan Kejanggalan Penangkapan ke Ombudsman
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum Bambang Widjojanto (BW) melaporkan dugaan kejanggalan...
Polda Metro Bantah '86' Kasus Christopher
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi...
Dari Lima Item Pemeriksaan, Christopher Negatif LSI
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka tabrakan maut di...
Tarik Dana WNI di Luar Negeri, Dirjen Pajak Siapkan ''Tax Amnesty''
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan siap menerapkan tax amnesty...
Komnas HAM Juga Selidiki Dugaan Kriminalisasi 3 Pimpinan KPK
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membentuk tim penyelidikan...
Komnas HAM Akan Panggil Wakapolri dan Kabareskrim
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membentuk tim yang akan...
Gara-gara Tangkap Bambang Widjojanto, Polri Diduga Lakukan Pelanggaran HAM
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mendatangi...
Johan: Banyak Yang Ngaku-ngaku KPK
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai siapa pun yang ingin...
Hasil Tes Urine, Luzi Koes Endang Positif Methamphetamine
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Satuan Reserse narkoba Polres Metro Tangerang menangkap Luzi Nadya Koes Endang,...
Resahkan Masyarakat, Enam PSK Diamankan Polisi
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Beberapa Pekerja Seks Komersial (PSK) ditangkap petugas Polsek Tamansari,...
Pakar: Penangkapan BW Kental Upaya Pembunuhan Karakter
Sunday, 25 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Yesmil Anwar, Pakar Hukum dari Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung,...
PSHK Desak Jokowi Tegas Hentikan Serangan Balik Terhadap KPK
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) meminta Presiden Joko Widodo...
KontraS: Penangkapan BW Tak Sah
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban (KontraS) Haris Azhar menilai...
Johan: Penangkapan BW Tak Perhatikan Etika
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengatakan,...
Menteri Susi Ingin Sumber Daya Kelautan Bisa Lebih Kompetitif
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menginginkan sumber daya di...
Mantan Wakapolri Nilai Penetapan BW Janggal
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi (Purn)...
Bank Dunia: Harga Minyak Anjlok Mengulang Periode 1985-86
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Dunia menyatakan penurunan harga minyak seperti yang terjadi pada 2015...
Buruh Nilai Rezim Jokowi Tak Pro Berantas Korupsi
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) menilai penangkapan Wakil Ketua...
MAKI: Penangkapan dan Pentersangkaan BW Tak Sah
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai...

Maharani Bantah Bersetubuh dengan Fathanah

Jakarta, GATRAnews - Maharani Suciyono membantah telah melakukan persetubuhan dengan Ahmad Fathanah, sebelum ditangkap aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Hotel Le Meredien, Jakarta. Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan itu mengatakan hal tersebut pada konferensi pers di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa malam (5/2).

Menurutnya, ia hanya bertemu Fathanah selama sekitar satu jam, di kafe hotel tersebut untuk makan malam. "Saya nggak lama bersama dengan dia. Saya hanya satu jam saja bertemu dengan AF (Ahmad Fathanah, Red.)," akunya.

Rani, begitu gadis 19 tahun itu biasa disapa, menuturkan, dirinya bersedia bertemu Fathanah agar tidak dicap seorang yang sombong. "Karena saya berfikir positif, agar tidak berpikir sombong. Masa orang mau kenalan aja nggak boleh?" dalihnya.

Rani baru memberikan keterangan persnya Selasa malam, setelah Senin malam kemarin urung menyampaikannya, karena ia keburu jatuh pingsan.

Seperti diberitakan, Maharani tertangkap tangan oleh KPK bersama Ahmad Fathanah, yang diduga menjadi perantara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, untuk menerima uang suap sebesar Rp 1 milyar. Atas dasar itu, KPK telah menahan Luthfi di Rutan KPK cabang Guntur, Jakarta. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?