GATRANEWS

Saut P. Hutagalong: Pasokan Ikan Tahun Ini Lebih Baik
Sunday, 05 July 2015

Purwakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP),...
BKPM dan KemenPUPera Sinergi Perbaiki Indikator Kemudahan Berusaha
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan...
Ketua MPR Hadiri Peluncuran Buku Syafii Maarif
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Bersama dengan tokoh dan cendekiawan, Ketua MPR Zulkifli Hasan menerima...
Pendaftaran Merek Lokal Tumbuh 6-7% Per Tahun
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM menyebutkan...
Ahok Ancam Stop TKD Jika Tidak Terbuka Soal Data
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan portal open data melalui...
Ahok: Ada Mafia Air di Jakarta
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mencopot Dirut PDAM Jaya Sri Widjayanto...
Bonus Demografi Perlu Dukungan Politik Anggaran
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Plt Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk, BKKBN, Lalu Makripuddin,...
Kemenhub Peringati Maskpai Tentang Kepemilikan Pesawat‏
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai regulator transportasi,...
Kemenhub Bujuk Uni Eropa Beri Izin Penerbangan Maskapai Indonesia‏
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Komite Keselamatan Uni Eropa atau EU Commissioner for Transport baru saja...
ILRI Minta Negara Hadir Selesaikan Konflik Tanah
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Land Reform Instituten (ILRI) meminta negara, dalam hal ini Badan...
Direktur Gratifikasi KPK Nyalon Capim
Sunday, 28 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono...
Menteri Saleh Minta Perusahaan Cegah Rembesan Gula Milik Sendiri
Sunday, 28 June 2015

Lampung, GATRAnews - Industri gula rafinasi di Indonesia jadi penopang industri makanan dan minuman...
Kemenperin Cegah Gula Rafinasi Merembes ke Pasar Umum
Sunday, 28 June 2015

Lampung, GATRAnews - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memantau ketat produksi gula rafinasi...
Pala Indonesia Dipulangkan dari Uni Eropa
Saturday, 27 June 2015

Manado, GATRAnews – Wajah Sherlly Dendeng tampak muram ketika menceritakan buah pala (nutmeg)...
Ini Alasan M Yusuf Tak Mau Daftar Capim KPK
Saturday, 27 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transkasi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf...
PPATK: PN Jakpus Tetapkan 375 Aset Individu Terkait Terorisme
Saturday, 27 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) berhasil membekukan...
Indonesia Lakukan Terobosan Hingga Keluar dari Daftar Hitam
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemeritah Indonesia melakukan berbagai terobosan, berupa kerja sama antara...
Indonesia Keluar dari Daftar Hitam Negara Pencucian Uang
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia berhasil kelur dari keseluruhan review International Cooperation...
Johan Tak Takut Dikriminalisasi Jika Jadi Pimpinan KPK
Tuesday, 23 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Johan Budi SP, yang telah mendaftar sebagai calon pimpinan Komisi...
Johan Daftar Capim Demi Kembalikan Marwah KPK
Tuesday, 23 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Johan Budi Sapto Prabowo mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Komisi...

Maharani Bantah Bersetubuh dengan Fathanah

Jakarta, GATRAnews - Maharani Suciyono membantah telah melakukan persetubuhan dengan Ahmad Fathanah, sebelum ditangkap aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Hotel Le Meredien, Jakarta. Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan itu mengatakan hal tersebut pada konferensi pers di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa malam (5/2).

Menurutnya, ia hanya bertemu Fathanah selama sekitar satu jam, di kafe hotel tersebut untuk makan malam. "Saya nggak lama bersama dengan dia. Saya hanya satu jam saja bertemu dengan AF (Ahmad Fathanah, Red.)," akunya.

Rani, begitu gadis 19 tahun itu biasa disapa, menuturkan, dirinya bersedia bertemu Fathanah agar tidak dicap seorang yang sombong. "Karena saya berfikir positif, agar tidak berpikir sombong. Masa orang mau kenalan aja nggak boleh?" dalihnya.

Rani baru memberikan keterangan persnya Selasa malam, setelah Senin malam kemarin urung menyampaikannya, karena ia keburu jatuh pingsan.

Seperti diberitakan, Maharani tertangkap tangan oleh KPK bersama Ahmad Fathanah, yang diduga menjadi perantara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, untuk menerima uang suap sebesar Rp 1 milyar. Atas dasar itu, KPK telah menahan Luthfi di Rutan KPK cabang Guntur, Jakarta. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?