GATRANEWS

Hakim Vonis Musisi Fariz RM Delapan Bulan Penjara
Wednesday, 06 May 2015

Jakarta, GATRAnews -  Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memvonis musisi Fariz...
Ombudsman Tunggu Sikap Polri Soal Rekomendasi Kasus BW
Wednesday, 06 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ombudsman Republik Indonesia masih menunggu pernyataan resmi dari Polri,...
Ombudsman Laporkan Polri ke DPR dan Presiden Terkait Kasus BW
Wednesday, 06 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ombudsman akan melaporkan pihak Polri ke DPR hingga Presiden Joko Widodo...
Ombudsman Verifikasi Dugaan Maladministrasi Penangkapan Novel
Wednesday, 06 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ombudsman Republik Indonesia akan memverifikasi dugaan maladministrasi yang...
Novel Baswedan Akan Laporkan Bareskrim Polri ke Ombudsman
Wednesday, 06 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan melaporkan...
Beranikah Kabareskrim Periksa Jokowi Terkait UPS?
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Bareskrim Mabes Polri dipastikan memeriksa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja...
Polri Lapor KPK Jika Akan Periksa Novel Baswedan
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Polri akan menginformasikan kepada jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan...
Izin Investasi Benjina Resources Dicabut‏
Sunday, 03 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencabut izin prinsip investasi PT...
Aboe Bakar: Penangkapan Novel Atas Permintaan Kejagung
Saturday, 02 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy mengatakan, penangkapan penyidik...
Pemerintah Tingkatkan Ekspor Produk IKM ke Seychelles‏
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian berencana meningkatkan ekspor...
PSHK: Penangkapan dan Penahanan Novel, Kriminalisasi!
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Peneliti dari Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Miko Susanto Ginting...
Johan Bantah Isu Pegawai KPK Akan Long March ke Mabes Polri
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Plt Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP membantah isu...
Ade: Penangkapan Novel Pembangkangan Terhadap Jokowi
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan menegaskan,...
Ini Alasan Polri Periksa Novel di Mako Brimob, Depok
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Bareskrim Mabes Polri membawa Novel Baswedan ke Mako Brimob, Depok, untuk...
Novel Diperiksa Tanpa Didampingi Kuasa Hukum
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri tetap memeriksa Novel Baswedan, meski penyidik...
Sebelum Penangkapan, Novel Tinggal di Empat Rumah Mewah
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Penyidik Bareskrim Mabes Polri menangkap Novel Baswedan, Jumat (1/5) dini hari...
Dua Kali Mangkir, Novel Ditangkap Bareskrim Polri
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Penyidik Bareskrim Polri menangkap Novel Baswedan, Jumat (1/5) dini hari tadi...
Lima Pimpinan KPK Jadi Jaminan bagi Penangguhan Penahanan Novel
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menjadi...
Novel Baswedan Ditangkap Satu Jam Lebih Awal dari Rencana
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Muji Kartika Rahayu, kuasa hukum penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Kuas Hukum Sebut Alex Tumbal Konflik Ahok Vs DPRD
Thursday, 30 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Bareskrim Polri batal melakukan pemeriksaan terhadap Alex Usman, Kamis...
Error
  • There was a problem loading image Johan2-KPK%20(2)-Adi.jpg

Maharani Bantah Bersetubuh dengan Fathanah

Jakarta, GATRAnews - Maharani Suciyono membantah telah melakukan persetubuhan dengan Ahmad Fathanah, sebelum ditangkap aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Hotel Le Meredien, Jakarta. Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan itu mengatakan hal tersebut pada konferensi pers di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa malam (5/2).

Menurutnya, ia hanya bertemu Fathanah selama sekitar satu jam, di kafe hotel tersebut untuk makan malam. "Saya nggak lama bersama dengan dia. Saya hanya satu jam saja bertemu dengan AF (Ahmad Fathanah, Red.)," akunya.

Rani, begitu gadis 19 tahun itu biasa disapa, menuturkan, dirinya bersedia bertemu Fathanah agar tidak dicap seorang yang sombong. "Karena saya berfikir positif, agar tidak berpikir sombong. Masa orang mau kenalan aja nggak boleh?" dalihnya.

Rani baru memberikan keterangan persnya Selasa malam, setelah Senin malam kemarin urung menyampaikannya, karena ia keburu jatuh pingsan.

Seperti diberitakan, Maharani tertangkap tangan oleh KPK bersama Ahmad Fathanah, yang diduga menjadi perantara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, untuk menerima uang suap sebesar Rp 1 milyar. Atas dasar itu, KPK telah menahan Luthfi di Rutan KPK cabang Guntur, Jakarta. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?