GATRANEWS

MAKI Sarankan KPK Buat 3 Kriteria Calon Menteri
Saturday, 18 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menyarankan Komisi Pemberantasan...
Berantas Narkotika, Kampus Lain Harus Berani Lakukan Operasi
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bagian Humas BNN Pusat, Komisaris Besar Polisi Sumirat angkat bicara...
Ahmad Yani: Busyro Bisa Saja Dipilih Kembali
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan anggota Komisi III DPR RI Ahmad Yani mengatakan, Komisi III DPR RI bisa...
Duka dan Doa untuk Syafrizal
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Innalillahi wa inna illahi roji'un, telah berpulang ke Rahmatulloh dengan...
Kakek Bawa 25 Kilogram Ganja Ditangkap Polisi
Thursday, 09 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Reserse dan kriminal Polsek Metro Cipayung bersama Satuan Narkoba Polres...
KPK Usut Keterlibatan Petinggi SKK Migas
Tuesday, 07 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengembangkan kasus korupsi...
Kejagung Minta Interpol Kembali Tetapkan Rafat Buronan
Saturday, 04 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung telah melayangkan surat kepada Interpol agar kembali...
Andhi Sesalkan Buronan Bank Century Dibiarkan Bebas oleh Interpol
Saturday, 04 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Andhi Nirwanto, Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana, Tersangka, dan Asset...
Asisten Denny: KPK Apresiasi Kemenkum HAM Ungkap Kasus Suap
Monday, 29 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mengklaim bahwa Komisi...
Imparsial dan Sembilan Pemohon Gugat UU Pilkada
Monday, 29 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Imparsial dan sembilan pemohon lainnya mendaftarkan permohonan pengujian Pasal...
Kasus Notaris: Wamen Denny Klarifikasi Gratifikasi yang Membelit 2 Anak Buahnya
Monday, 29 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Denny Indrayana, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkum HAM)...
Selain Kasus Pencabulan, Kuasa Hukum Tak Tahu Kenapa Annas Digaruk KPK
Thursday, 25 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Gubernur Annas Maamun, Eva Nora,  dalam kasus dugaan...
KPK Didesak Usut Pengadaan CRA Pipeline Sulteng
Thursday, 25 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera mengusut lelang proyek...
KPK Periksa 2 Saksi Korupsi Bupati Tapteng
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah menjadikan Bupati Raja Bonaran Situmeang sebagai tersangka, Komisi...
Uang Korupsi Century Digunakan untuk Beli Klub Bola di Inggris?
Saturday, 20 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Andi Nirwanto, Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana, Tersangka, dan Asset...
Pemulangan Koruptor Century Tak Bisa Dipastikan
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Andi Nirwanto, Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana, Tersangka, dan Asset...
SDA Resmi Dilaporkan ke Polisi
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan(PPP) kubu Emron Pangkapi,...
Saksi : ATM Bank DKI Beroperasi Sesuai Fungsi
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kasus dugaan korupsi pengadaan 100 Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan pengadaan...
Perangi Mafia di Kementrian ESDM, Mahasiswi Luncurkan Situs beranimelawanmafia.com‏
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Posisi Kementrian ESDM menjadi pos penting yang mendapat perhatian khusus dari...
Saksi Akui Ada Manipulasi di Proyek IT Perpus UI
Thursday, 11 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Donanta Dhanerwara, Direktur Umum dan Fasilitas Universitas Indonesia (UI),...

Maharani Bantah Bersetubuh dengan Fathanah

Jakarta, GATRAnews - Maharani Suciyono membantah telah melakukan persetubuhan dengan Ahmad Fathanah, sebelum ditangkap aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Hotel Le Meredien, Jakarta. Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan itu mengatakan hal tersebut pada konferensi pers di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa malam (5/2).

Menurutnya, ia hanya bertemu Fathanah selama sekitar satu jam, di kafe hotel tersebut untuk makan malam. "Saya nggak lama bersama dengan dia. Saya hanya satu jam saja bertemu dengan AF (Ahmad Fathanah, Red.)," akunya.

Rani, begitu gadis 19 tahun itu biasa disapa, menuturkan, dirinya bersedia bertemu Fathanah agar tidak dicap seorang yang sombong. "Karena saya berfikir positif, agar tidak berpikir sombong. Masa orang mau kenalan aja nggak boleh?" dalihnya.

Rani baru memberikan keterangan persnya Selasa malam, setelah Senin malam kemarin urung menyampaikannya, karena ia keburu jatuh pingsan.

Seperti diberitakan, Maharani tertangkap tangan oleh KPK bersama Ahmad Fathanah, yang diduga menjadi perantara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, untuk menerima uang suap sebesar Rp 1 milyar. Atas dasar itu, KPK telah menahan Luthfi di Rutan KPK cabang Guntur, Jakarta. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?