GATRANEWS

KPK Belum Tahan Hassan Widjaja karena Alasan Kemanusiaan
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menahan tersangka Hassan Widjaja,...
Prof Mashuri: Pemerintah Harus Dukung Bulog Lebih Besar Lagi
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah harus memberikan dukungan lebih besar kepada Badan Urusan Logistik...
Kasus Tersangka Suap Innospec Masuk Penuntutan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, berkas perkara Direktur PT...
KPK Tahan Dua Pejabat PT Bursa Berjangka
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua pejabat PT Bursa Berjangka...
Mentan Janjikan 40% Lahan Food Estate untuk Petani Plasma
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjamin bahwa pembangunan Food Estate di...
Ditiup Angin Kencang, Pelapis Dinding DPR Roboh
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelapis dinding gedung Sekretariat Jenderal DPR RI roboh ditiup angin. Meski...
Semen Gresik Targetkan Market Share 77% di Malang dan Pasuruan
Thursday, 23 April 2015

Malang, GATRAnews - PT Semen Gresik salah satu anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk terus...
KPK Tak Jawab Keberatan Sutan, Anggota Komisi VII Tak Jadi Tersangka
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GARTRAnews - Jaksa penuntut umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mau...
Polisi Panggil EO Penyelenggara Kontes Bikini Anak SMA
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian akan memanggil Event Organizer (EO) Divine Production sebagai...
Jaksa KPK Punya Bukti Sutan Terima Duit dan Alphard
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim jaksa penuntut umum dari Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) menepis dalih...
BW Tertawa Saat Ditanya Soal Pelantikan BG
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bambang Widjojanto...
DPRD Berikan 11 Penilaian Merah Untuk Ahok
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama dianggap gagal melakukan pembangunan selama tahun 2014...
PP Properti Targetkan Penjualan Rp 16,5 Trilyun
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT PP Properti menargetkan penjualan sebesar Rp16,5 trilyun untuk proyek...
Gerindra Ingatkan Ahok Hati-hati Soal Toko Minuman Beralkohol
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta meminta Basuki Tjahaja Purnama berhati-hati...
Lagi, Narapidana WN Nigeria Kendalikan Sabu Dalam LP
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Salah seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) wilayah...
Rusun Tematik Nelayan Muara Angke Dilengkapi Kanal
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera membangun rumah susun tematik nelayan...
Hakim Vonis Mantan Wakorlantas Polri 5 Tahun Penjara
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memvonis mantan Wakil...
Tegakkan Kawasan Dilarang Merokok, Ahok Minta Bantu Kepolisian
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews – Penegakkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 tentang Kawasan Dilarang...
Ada Oknum di Balik Kos Prostitusi Tebet
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Puluhan rumah kos di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, akan ditertibkan oleh...
Ketua MPR Lantik 2 Anggota Hasil PAW
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan memimpin prosesi sumpah jabatan anggota MPR hasil...

Mantan Oknum TNI Jual Senjata Api Curian

Jakarta, GATRAnews - TMT, 25 tahun, pelaku yang digelandang petugas Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akibat kepemilikan dan menyimpan senjata api ilegal jenis V2 lengkap dengan magazine merupakan anggota TNI yang dipecat dari kesatuannya. Hal ini diungkapkan oleh Kasubdit Jatanras AKBP Helmy Santika di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/2). "Pelaku merupakan oknum TNI berpangkat Kopral yang dipecat karena memiliki istri dua," jelasnya kepada wartawan.

 

Tak hanya itu, Helmy mengatakan, pelaku juga kemudian beralih menjadi residivis yang baru keluar dari LP Makasar pada November 2012. "TMP ini belum lama keluar dari penjara. Memang dia  berniat cari senjata buat merampok dan saat ini sudah di tahan dan diproses lebih lanjut," ujarnya.

 

TMP dibekuk petugas pada tanggal 7 Januari 2013 pukul 18.00 WIB di Jl. Mawar III Rt 007/05 Kelurahan Rempoa, Kecamatan Pasanggrahan Jakarta Selatan setelah memperoleh informasi bahwa ia akan melakaukan transaksi jual beli senjata. Petugas melakukan penyamaran dengan berpura-pura sebagai pembeli dan pelaku tak berkutik saat diringkus. Senjata tersebut dibandrol pelaku dengan harga Rp 25 juta dan didapat dari seorang anggota di SPN Batua, Sulawesi Selatan dengan cara dikroyok.

 

Menggunakan kapal laut Gunung Dempo, pada 7 Januari 2013 pelaku tiba di Jakarta. Senjata tersebut dibungkus sedemikian rupa menggunakan kertas koran dan karton menyerupai bungkusan ikan agar lolos dari pemeriksaan di pelabuhan. Rencanaya, senpi tersebut dijual untuk para pelaku kejahata. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?