GATRANEWS

Sierad Produce Targetkan Penjualan Rp 3 Trilyun
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen pakan ternak dan makanan olahan dari ayam, PT Sierad Produce Tbk,...
Mantan Kadis Kebersihan ‘Dilempar’ Ahok ke Kepulauan Seribu
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Perombakan birokrasi atau pejabat struktural kembali dilakukan Pemerinta...
Adriansyah Akui Terima Suap SGD 50 Ribu untuk Peserta Kongres PDIP
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan...
Kuasa Hukum Lulung Bantah Kliennya Jadi Tersangka UPS
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung,...
Semen Gresik Ingin Pertahankan Pasar di Jabar
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Entitas usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Semen Gresik, menyatakan...
Federal Reserve Tak Jadi Naikan Suku Bunga
Thursday, 30 July 2015

Washington, GATRANews - Federal Reserve AS, Rabu, mempertahankan suku bunga acuannya, federal...
WIKA Siap Garap Double Double Track Manggarai-Jatinegara
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan konstruksi milik negara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah...
Bukit Asam Catat Pendapatan Rp 6,51 Trilyun di Semester I 2015
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bukit Asam (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan pendapatan usaha periode...
Kasus Suap 'Dwelling Time' Sebabkan Sistem Satu Pintu Tidak Berjalan
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan,...
Semester I 2015, BSD Catat Marketing Sales Rp 3,5 Trilyun
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengembang properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) hingga enam bulan pertama...
Ace Hardware Tutup Gerai di Tebet Green
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Ace Hardware Tbk menutup gerainya di Tebet Green, Jakarta Selatan, setelah...
Aliansi Mahasiswa: Hendardji Minim Pengalaman Berantas Korupsi
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Ratusan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Penyelamat Komisi...
Masih Libur Lebaran, Tersangka Kasus Kondensat Batal Diperiksa
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Penyidik Badan Reserse dan Kriminal Polri batal memeriksa mantan Kepala BP Migas...
Kecewa dengan IKAPI, Ahok Gandeng Gramedia
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kecewa terhadap Jakarta Book & Education Fair 2015, Pemerintah Provinsi...
Dahlan Minta Kejaksaan ''Prudent'' Tetapkan Tersangka Seperti KPK
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) yang menjadi tersangka kasus korupsi,...
DKI Beri Uang Saku Bagi Personel TNI/Polri
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana memberi honor atau uang...
Indonesia Dinilai Tidak Bisa Lagi Andalkan Ekspor Komoditas
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Pusat Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Lucky...
Penyelenggara Jakarta Book & Education Fair Zalimi Pemegang KJP
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman menyebut 489 ribu siswa...
Kekecewaan dan Kemarahan Ahok kepada Jakarta Book & Education Fair
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama kecewa dan marah dengan pelaksanaan...
Pansel Bahas Cara Cegah Capim KPK Lakukan Lobi Politik
Monday, 27 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Kourpsi (Pansel Capim KPK)...

Mantan Oknum TNI Jual Senjata Api Curian

Jakarta, GATRAnews - TMT, 25 tahun, pelaku yang digelandang petugas Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akibat kepemilikan dan menyimpan senjata api ilegal jenis V2 lengkap dengan magazine merupakan anggota TNI yang dipecat dari kesatuannya. Hal ini diungkapkan oleh Kasubdit Jatanras AKBP Helmy Santika di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/2). "Pelaku merupakan oknum TNI berpangkat Kopral yang dipecat karena memiliki istri dua," jelasnya kepada wartawan.

 

Tak hanya itu, Helmy mengatakan, pelaku juga kemudian beralih menjadi residivis yang baru keluar dari LP Makasar pada November 2012. "TMP ini belum lama keluar dari penjara. Memang dia  berniat cari senjata buat merampok dan saat ini sudah di tahan dan diproses lebih lanjut," ujarnya.

 

TMP dibekuk petugas pada tanggal 7 Januari 2013 pukul 18.00 WIB di Jl. Mawar III Rt 007/05 Kelurahan Rempoa, Kecamatan Pasanggrahan Jakarta Selatan setelah memperoleh informasi bahwa ia akan melakaukan transaksi jual beli senjata. Petugas melakukan penyamaran dengan berpura-pura sebagai pembeli dan pelaku tak berkutik saat diringkus. Senjata tersebut dibandrol pelaku dengan harga Rp 25 juta dan didapat dari seorang anggota di SPN Batua, Sulawesi Selatan dengan cara dikroyok.

 

Menggunakan kapal laut Gunung Dempo, pada 7 Januari 2013 pelaku tiba di Jakarta. Senjata tersebut dibungkus sedemikian rupa menggunakan kertas koran dan karton menyerupai bungkusan ikan agar lolos dari pemeriksaan di pelabuhan. Rencanaya, senpi tersebut dijual untuk para pelaku kejahata. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?