GATRANEWS

Minyak Melonjak ke US$ 66,54 per Barel
Friday, 22 May 2015

New York, GATRANews - Harga minyak global melonjak pada Jumat pagi (22/5), karena penurunan...
MNC Land Genjot Penjualan
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan properti PT MNC Land Tbk menyatakan akan memperbesar porsi...
KPK: Pansel Tak Boleh Terafiliasi Partai Politik
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Plt Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP tidak...
Bareskrim Periksa Dirut BCA Terkait Korupsi Paspor Elektronik
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Bareskrim Polri memeriksa Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk,...
Kepastian Hukum Picu Investor Datang
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sumber daya alam berlimpah merupakan pemberian yang maha kuasa pada negeri...
Dukung Ide Mensos, Ahok Penasaran Siapa Pelanggan AA
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wacana memasang foto pelaku prostitusi di media sosial dari Menteri Sosial...
BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 6% Tahun Depan‏
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Bank Indonesia, Agus Dermawan Winarto Martowardojo menyatakan...
Ahok Ancam Pecat Pejabat Terindikasi Konsumsi Narkoba
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan memecat...
Food Station Tjipinang Jamin Bebas Beras Plastik
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Food Station Tjipinang Jaya memastikan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta...
BKPM Dorong Investasi Maritim dan Pariwisata di Indonesia Timur‏
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI) meliputi 13 provinsi yang ada di wilayah...
Pedagang Kaki Lima Gandeng Pasar Tohaga dan Sayaga Wisata Hadapi MEA 2015
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) bekerjasama dengan PD Pasar Tohaga dan PT...
28 Saksi Dimintai Keterangan Terkait Korupsi Kondensat
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Bareskrim Polri memeriksa saksi-saksi dalam kasus dugaan pencucian uang...
Rumah Kekasih Brigadir Wahyudi di Police Line untuk Rekonstruksi
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian akan merekonstruksi kasus tewasnya Brigadir Wahyudi di rumah...
Polres Jakarta Pusat Evaluasi Pemegang Senpi Anggotanya
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Brigadir Wahyu tewas seketika saat timah panas menembus pelipis sebelah kanannya...
Kemenperin Dorong Pengembangan Produk IKM Sumatera dan Kalimantan
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian menggelar pameran Produk Unggulan Sumatera dan...
Djarot Izinkan Pedagang Batu Akik Jualan di Halaman Wali Kota
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat mempersilakan pedagang batu akik...
Kawal Aksi Mahasiswa, Polisi Pastikan Tanpa Senpi
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mengawal jalanya aksi unjuk rasa sejumlah...
HMI pun Bisa Berpartisipasi dalam Mengawal Integritas Penyelenggara Pemilu
Tuesday, 19 May 2015

  Surabaya, GATRAnews – Pelaksanaan Pemilukada serentak akan dilaksanakan pada akhir tahun ini....
Kejagung Usut ''Rekening Gendut'' Kepala Daerah
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung memastikan, pengusutan kasus rekening gendut atau rekening...
Ahok Akan Bangun Sirkuit Seharga 2 Trilyun
Monday, 18 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan pertemuan dengan pemilik...

Mantan Oknum TNI Jual Senjata Api Curian

Jakarta, GATRAnews - TMT, 25 tahun, pelaku yang digelandang petugas Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akibat kepemilikan dan menyimpan senjata api ilegal jenis V2 lengkap dengan magazine merupakan anggota TNI yang dipecat dari kesatuannya. Hal ini diungkapkan oleh Kasubdit Jatanras AKBP Helmy Santika di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/2). "Pelaku merupakan oknum TNI berpangkat Kopral yang dipecat karena memiliki istri dua," jelasnya kepada wartawan.

 

Tak hanya itu, Helmy mengatakan, pelaku juga kemudian beralih menjadi residivis yang baru keluar dari LP Makasar pada November 2012. "TMP ini belum lama keluar dari penjara. Memang dia  berniat cari senjata buat merampok dan saat ini sudah di tahan dan diproses lebih lanjut," ujarnya.

 

TMP dibekuk petugas pada tanggal 7 Januari 2013 pukul 18.00 WIB di Jl. Mawar III Rt 007/05 Kelurahan Rempoa, Kecamatan Pasanggrahan Jakarta Selatan setelah memperoleh informasi bahwa ia akan melakaukan transaksi jual beli senjata. Petugas melakukan penyamaran dengan berpura-pura sebagai pembeli dan pelaku tak berkutik saat diringkus. Senjata tersebut dibandrol pelaku dengan harga Rp 25 juta dan didapat dari seorang anggota di SPN Batua, Sulawesi Selatan dengan cara dikroyok.

 

Menggunakan kapal laut Gunung Dempo, pada 7 Januari 2013 pelaku tiba di Jakarta. Senjata tersebut dibungkus sedemikian rupa menggunakan kertas koran dan karton menyerupai bungkusan ikan agar lolos dari pemeriksaan di pelabuhan. Rencanaya, senpi tersebut dijual untuk para pelaku kejahata. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?