GATRANEWS

Semester Pertama Serapan APBD DKI Buruk
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama mengakui serapan APBD 2015...
Ahok: Oknum DPRD Itu Gobloknya Minta Ampun
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta berencana memanggil Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait...
Polisi Sita US$ 42.000 Dari Kantor Dirjen Perdagangan Luar Negeri
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRANews - Penyidik Polda Metro Jaya melacak aset Direktur Jenderal Perdagangan Luar...
Lulung Panggil Ahok Minta Penjelasan Korupsi UPS
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lulung Lunggana berencana memanggil...
Ketakutan Dicopot Ahok, Serapan Anggaran Masih Rendah
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI tahun anggaran...
Pakar: Penyidik Harus Terbitkan Dulu Sprindik
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum hukum pidana dari Universitas Airlangga Surabaya, Made Widyana,...
PN Jaksel Gelar Sidang Praperadilan OC Kaligis, 10 Agustus
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang perdana praperadilan...
Dahlan Hadirkan 3 Ahli Pidana di Sidang Praperadilan
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan mengajukan tiga ahli...
Usai Diperiksa Bareskrim, Ahok Diserbu Warga di Balai Kota
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Usai Bareskrim Polri memeriksa kurang lebih enam jam, Basuki Tjahaja Purnama...
Ahok: Lulung Sebaiknya Jadi Kabareskrim
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menanggapi dingin pernyataan Wakil...
Tersangka Kasus BKSP Praperadilankan Kejaksaan Agung
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Tersangka kasus Badan Kerja Sama Pembangunan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang,...
Kasus Payment Gateway, Denny Indrayana Kembali Diperiksa
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Mabes Polri kembali melakukan pemeriksaan terhadap Denny Indrayana, Rabu (29/7)...
Diperiksa Bareskrim, Ahok Berharap Kasus UPS Cepat Selesai
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memenuhi panggilan penyidik Bareskrim...
Lulung: Ahok Patut Jadi Tersangka Korupsi UPS
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil DPRD DKI Jakarta Abraham 'Lulung' Lunggana menilai Basuki Tjahaja...
Ahok Santai Hadapi Pemeriksaan di Bareskrim Polri
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendatangi Direktorat Tinda Pidana...
KPK Tetapkan Gatot Tersangka, Kejagung Terus Selidiki Bansos Sumut
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung terus menyelidiki kasus korupsi bantuan sosial (bansos), dana...
KPK: OC Kaligis Rugi Sendiri Jika Tak Mau Jalani Pemeriksaan
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mempermasalahkan sikap Otto Cornelis...
Kejagung Dalami Peran Dahlan di Pengadaan Mobil Listrik
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) masih mendalami peran mantan...
Ace Hardware Tutup Gerai di Tebet Green
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Ace Hardware Tbk menutup gerainya di Tebet Green, Jakarta Selatan, setelah...
Kejagung Tahan Dasep Ahmadi, Tersangka Kasus Mobil Listrik
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menjebloskan Direktur Utama PT Sarimas...

Kejagung Tangkap Mantan Karyawan BNI Tolitoli

Jakarta, GATRAnews - Tim Satuan Tugas (Satgas) Kejaksaan Agung berhasil meringkus mantan karyawan Bank Negara Indonesia 1946 (BNI) Tolitoli, Yulius Dama, sebagai tersangka kasus korupsi kredit perbankan di bank tersebut, yang merugikan negara Rp 1,7 miliar.

"Tim Satgas Kejagung berhasil mengamankan DPO asal Kejati Sulawesi Tengah Kejari Tolitoli, Yulius Dama," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Rabu (13/2).

Menurutnya, mantan pimpinan BNI Cabang Tolitoli itu, ditangkap di kediamanya di Perum Modernland, Cluster Navarra 5 No 6, Cipondoh, Tangerang, Banten. "Ditangkap 12 Februari 2013, pukul 18.10 WIB," pungkasnya.

Kasus ini terkait penyaluran kredit yang tak sesuai standar operasional prosedur (SOP) sekira Rp 14 miliar, di Bank BNI Tolitoli.

Hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebutkan, kerugian negara atas perbuatan Yulius sebesar Rp 1,7 milyar. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?