GATRANEWS

KPK Belum Terima Informasi Resmi Ketidakhadiran BG
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Meski kuasa hukum tersangka Komjen Pol Budi Gunawan (BG) menyatakan kliennya...
KPK Akan Jerat Yang Halang-halangi Panggilan Penyidik
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menerapkan Pasal 21, 22, dan 24 UU...
Anak SDA Mangkir dari Panggilan KPK
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi I DPR Kartika Yudhisti tidak menghadiri panggilan penyidik...
Kejagung Tangkap Tersangka Korupsi Foto Udara
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil manangkap Direktur Utama PT...
Kuasa Hukum BW Laporkan Kejanggalan Penangkapan ke Ombudsman
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum Bambang Widjojanto (BW) melaporkan dugaan kejanggalan...
KPK Panggil Kartika Sebagai Saksi Kasus SDA
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa saksi-saksi untuk...
Wakil Jaksa Agung Raih Doktor Hukum di Unpad
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum...
Forum Dekan Desak Diakhirinya Polemik KPK-Polri
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Akademisi yang tergabung dalam Forum Dekan Bersama Kemitraan Partnership...
Komnas HAM Juga Selidiki Dugaan Kriminalisasi 3 Pimpinan KPK
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membentuk tim penyelidikan...
Komnas HAM Akan Panggil Wakapolri dan Kabareskrim
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membentuk tim yang akan...
Gara-gara Tangkap Bambang Widjojanto, Polri Diduga Lakukan Pelanggaran HAM
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mendatangi...
Hasil Tes Urine, Luzi Koes Endang Positif Methamphetamine
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Satuan Reserse narkoba Polres Metro Tangerang menangkap Luzi Nadya Koes Endang,...
BW Dikriminalisasi Setelah Tersangkakan Seseorang
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) menegaskan bahwa penetapannya sebagai...
Pemerintah Minta Freeport Lebih Berkontribusi bagi Masyarakat Papua
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan bahwa PT...
BKPM: Kisruh KPK-Polri Tak Ganggu Investasi
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani memastikan...
Pakar: Penangkapan BW Kental Upaya Pembunuhan Karakter
Sunday, 25 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Yesmil Anwar, Pakar Hukum dari Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung,...
PSHK Desak Jokowi Tegas Hentikan Serangan Balik Terhadap KPK
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) meminta Presiden Joko Widodo...
KontraS: Penangkapan BW Tak Sah
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban (KontraS) Haris Azhar menilai...
Adnan Dipolisikan, KPK Terancam ''Lumpuh''
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terancam "lumpuh" jika semua komisionernya...
Tokoh Masyarakat Minta Perkara BW Di-SP3-kan
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Tokoh masyarakat meminta proses hukum terhadap Wakil Ketua Komisi...

Kejagung Tangkap Mantan Karyawan BNI Tolitoli

Jakarta, GATRAnews - Tim Satuan Tugas (Satgas) Kejaksaan Agung berhasil meringkus mantan karyawan Bank Negara Indonesia 1946 (BNI) Tolitoli, Yulius Dama, sebagai tersangka kasus korupsi kredit perbankan di bank tersebut, yang merugikan negara Rp 1,7 miliar.

"Tim Satgas Kejagung berhasil mengamankan DPO asal Kejati Sulawesi Tengah Kejari Tolitoli, Yulius Dama," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Rabu (13/2).

Menurutnya, mantan pimpinan BNI Cabang Tolitoli itu, ditangkap di kediamanya di Perum Modernland, Cluster Navarra 5 No 6, Cipondoh, Tangerang, Banten. "Ditangkap 12 Februari 2013, pukul 18.10 WIB," pungkasnya.

Kasus ini terkait penyaluran kredit yang tak sesuai standar operasional prosedur (SOP) sekira Rp 14 miliar, di Bank BNI Tolitoli.

Hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebutkan, kerugian negara atas perbuatan Yulius sebesar Rp 1,7 milyar. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?