GATRANEWS

DKI Tidak Memberikan Bantuan Hukum Tersangka Korupsi UPS
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan memberikan bantuan...
PGN Kembangkan Jaringan Gas di Batam
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan terus mengembangkan jaringan distribusi...
SDA: KPK Tak Berhak Sidik Korupsi Haji
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) menilai Komisi Pemberantasan...
BKD Tunggu Surat Pengunduran Diri Pejabat Tersangka Korupsi UPS
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menunggu surat pengunduran diri dua...
SDA Nilai KPK ''Sadis'' Umumkan Status Tersangkanya
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum tersangka Suryadharma Ali (SDA) menilai Komisi Pemberantasan...
Korupsi UPS, Djarot: Bagus Ada Kemajuan
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Dua pejabat di DKI Jakarta ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan...
Banyak Pejabat Tersangkut Korupsi, BKI Bakal Gelar Lelang Jabatan
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Seleksi dan promosi terbuka atau lelang jabatan kembali akan digelar oleh...
Terdakwa: Suap Fuad Amin Sepengetahuan Direksi MKS
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Human Resource Development (HRD) PT Media Karya Sentosa (MKS),...
Serang Pribadi Ahok, Menteri Pemberdayaan Perempuan Dipolisikan
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA), Yohana Susana...
Korupsi UPS, Alex Usman dan Zaenal Ditetapkan Sebagai Tersangka
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Dugaan kasus korupsi proyek pengadaan alat Uninterruptible Power Supply (UPS)...
KPK Panggil Sesditjen Achmad Said
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Direktorat...
Kejagung: Tak Masalah JK Dukung Indar PK Korupsi Indosat
Sunday, 29 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung mengaku tidak mempermasalahkan dukungan Wakil Presiden Jusuf...
Edi Darnadi Usulkan Presiden Jabat Ketua KPK
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Purnawirawan Edi Darnadi mengusulkan...
Korupsi Payment Gateaway, Denny Bantah Ada Kerugian Negara
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana membantah ada kerugian...
KPK Takkan Kebut Penyidikan Demi Batalkan Praperadilan SDA
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan mempercepat penyidikan perkara...
PN Jaksel: Praperadilan Sutan Otomatis Gugur
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Made Sutrisna, memastikan bahwa...
Kuasa Hukum SDA: Upaya KPK Bakal Sia-Sia
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum tersangka Suryadharma Ali (SDA), Andreas Nahot Silitonga, menilai,...
KPK Periksa Dua Karyawan BCA, Saksi Kasus Nazaruddin
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua karyawan Bank Central Asia...
Airin Jalani Pemeriksaan Kasus Korupsi Puskesmas
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa Wali Kota Tangerang Selatan...
Kejagung Tahan Tersangka TransJakarta Cheng Chong Kyeon
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjebloskan tersangka Cheng Chong...

Kejagung Tangkap Mantan Karyawan BNI Tolitoli

Jakarta, GATRAnews - Tim Satuan Tugas (Satgas) Kejaksaan Agung berhasil meringkus mantan karyawan Bank Negara Indonesia 1946 (BNI) Tolitoli, Yulius Dama, sebagai tersangka kasus korupsi kredit perbankan di bank tersebut, yang merugikan negara Rp 1,7 miliar.

"Tim Satgas Kejagung berhasil mengamankan DPO asal Kejati Sulawesi Tengah Kejari Tolitoli, Yulius Dama," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Rabu (13/2).

Menurutnya, mantan pimpinan BNI Cabang Tolitoli itu, ditangkap di kediamanya di Perum Modernland, Cluster Navarra 5 No 6, Cipondoh, Tangerang, Banten. "Ditangkap 12 Februari 2013, pukul 18.10 WIB," pungkasnya.

Kasus ini terkait penyaluran kredit yang tak sesuai standar operasional prosedur (SOP) sekira Rp 14 miliar, di Bank BNI Tolitoli.

Hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebutkan, kerugian negara atas perbuatan Yulius sebesar Rp 1,7 milyar. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?