GATRANEWS

Jenguk Andi Mallatrangeng Keluarga Kenakan Baju Putih
Monday, 28 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Keluarga Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng kompak...
Pengamat: Koruptor Tak Layak Dapat Remisi Tiap Lebaran
Sunday, 27 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat dari Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gajah Mada (UGM)...
KPK dan Polri Tangkap 18 Pemeras TKI, Satu Anggota TNI
Saturday, 26 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri menangkap 18 orang yang...
Kejagung: Harus Izin Presiden Saja Hambat Usut Korupsi
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto menilai, Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan...
Kejagung Kaji UU MD3 Demi Putusankan Judicial Review
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung tengah mengkaji Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3)...
Lho...Peradi Minta Presiden Jokowi Bubarkan KPK‏!
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradi), Otto Hasibuan berharap akan ada...
Selidiki SKL BLBI, KPK Bakal Panggil Megawati?
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah pengemplang Bantuan Likuiditas Bantuan Bank Indonesia (BLBI), tak...
Anas: Gara-Gara Ruhut "Poltak", Jokowi Menang
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum kembali bertemu dengan Ruhut "Poltak" Sitompul, mantan...
Kuasa Hukum: Jaksa Harusnya Tuntut Bebas Hendra Office Boy
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ahmad Taufik, kuasa hukum Hendra Saputra menilai tuntutan 2 tahun 6 bulan dan...
Buat Makan Saja Sulit, Apalagi Bayar Uang Pengganti Rp 19 Juta
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tak hanya menuntut...
Mantan Bupati Temanggung Dihukum Tujuh Tahun Penjara
Wednesday, 23 July 2014

Semarang,  GATRAnews - Mantan Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo dijatuhi hukuman tujuh tahun...
Mantan Sekjen Kemlu Dipenjara 2,5 Tahun
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi mengganjar terdakwa Sudjadnan...
Sidang Kasus Korupsi Bank DKI Digelar Pekan Depan
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi segera menyidangkan kasus korupsi pengadaan...
Operator Suap Akil Mochtar Ditahan KPK
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Muhtar Ependi, tersangka yang...
Polisi Tangkap 56 Warga Asing Pelaku Penipuan
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse dan Kriminal Polri...
KPK Cekal Tiga Orang Swasta
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jendral (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia...
KPK Berani Seret Presiden Sebagai Tersangka
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menegaskan bahwa KPK,...
KPK Siap Usut Kasus Lain Bupati Karawang
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami ada tidaknya keterlibatan...
Testimoni KPK Atas Penangkapan Bupati Karawang dan Istrinya
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempunyai kesan tersendiri dengan...
KPK Segel Beberapa Tempat di Karawang
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah tempat di...

Kejagung Tangkap Mantan Karyawan BNI Tolitoli

Jakarta, GATRAnews - Tim Satuan Tugas (Satgas) Kejaksaan Agung berhasil meringkus mantan karyawan Bank Negara Indonesia 1946 (BNI) Tolitoli, Yulius Dama, sebagai tersangka kasus korupsi kredit perbankan di bank tersebut, yang merugikan negara Rp 1,7 miliar.

"Tim Satgas Kejagung berhasil mengamankan DPO asal Kejati Sulawesi Tengah Kejari Tolitoli, Yulius Dama," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Rabu (13/2).

Menurutnya, mantan pimpinan BNI Cabang Tolitoli itu, ditangkap di kediamanya di Perum Modernland, Cluster Navarra 5 No 6, Cipondoh, Tangerang, Banten. "Ditangkap 12 Februari 2013, pukul 18.10 WIB," pungkasnya.

Kasus ini terkait penyaluran kredit yang tak sesuai standar operasional prosedur (SOP) sekira Rp 14 miliar, di Bank BNI Tolitoli.

Hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebutkan, kerugian negara atas perbuatan Yulius sebesar Rp 1,7 milyar. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?