GATRANEWS

Kejagung Sosialisasikan TP4 pada 130 Aparat Intelijen
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Menjelang pembentukan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan...
Buwas 'Gaduh', Kapolri: Biar Masyarakat yang Menilai
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Kabar pencopotan Komisaris Jenderal Budi Waseso (Buwas) sebagai Kepala Badan...
Mantan Direktur PD Dharma Jaya Tersangka Koruptor
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Direktur...
Bareskrim 'Kebut' Dugaan Korupsi 10 Unit Mobile Crane di Pelindo II
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) Mabes Polri terus...
Kejagung Harus Tepis Intervensi NasDem Soal Victoria Securitas
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Penanganan kasus Victoria Securitas oleh Kejaksaan Agung di era Presiden Joko...
SP JICT Dukung Polri Usut Korupsi di Pelindo II
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) mendukung...
Kejagung Diminta Sita Seluruh Perampokan Aset BPPN
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Koordinator lapangan Aliansi Pemuda Penyelamat Aset Negara, Martin Darlian...
Megawati Disebut Terlibat Dalam Kasus BPPN
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Pemuda Restorasi Anti Korupsi Jakarta (PERAK)‎ melakukan aksi unjuk rasa...
Ahok Optimis Kasus UPS Tetap Berjalan Tanpa Buwas
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) optimis kasus korupsi UPS, printer dan scanner...
Kasus Korupsi Bupati Empat Lawang Masuk Penuntutan
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dan...
KPK Periksa Adik Nazaruddin Terkait Korupsi Alkes Unud
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil adik kandung Muhammad Nazaruddin,...
Politikus PDIP: Pencopotan Buwas Intevensi Penegakan Hukum
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kabar tentang rencana penggantian Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim)...
Kejagung Belum Terima SPDP Tersangka Capim KPK
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan...
Kantor Kejagung Digeruduk Hari Ini, Ada Apa?
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Massa dari Pemuda Restorasi Anti Korupsi (PERAK) akan menggeruduk Kantor...
Hendardji: Jadi Pimpinan KPK Mungkin Bukan Jalan Terbaik
Wednesday, 02 September 2015

Jakata, GATRAnews - Mantan Komandan Pusat Polisi Militer, Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji,...
Elite Politik Harus Diperiksa Dalam Kasus Victoria Securities
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Koordinator Aliansi Pemuda Penyelamat Aset Negara Martin Darlian mengatakan,...
Bank Jatim Dorong Masyarakat dan Karyawannya Beli ORI
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) akan mendorong...
Mabes Polri Geledah Kantor Pertamina Foundation
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta,GATRAnews-Petugas Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri menggeledah kantor Pertamina...
Komisi IX: Menteri Rini Jangan Sembarangan Pakai Dana Pensiun Karyawan BUMN
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjelaskan bahwa...
KPK Diminta Perkuat Koordinasi dengan Lembaga Penegak Hukum Lain
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuntoro Mangkusubroto, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan...

Kejagung Tangkap Mantan Karyawan BNI Tolitoli

Jakarta, GATRAnews - Tim Satuan Tugas (Satgas) Kejaksaan Agung berhasil meringkus mantan karyawan Bank Negara Indonesia 1946 (BNI) Tolitoli, Yulius Dama, sebagai tersangka kasus korupsi kredit perbankan di bank tersebut, yang merugikan negara Rp 1,7 miliar.

"Tim Satgas Kejagung berhasil mengamankan DPO asal Kejati Sulawesi Tengah Kejari Tolitoli, Yulius Dama," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Rabu (13/2).

Menurutnya, mantan pimpinan BNI Cabang Tolitoli itu, ditangkap di kediamanya di Perum Modernland, Cluster Navarra 5 No 6, Cipondoh, Tangerang, Banten. "Ditangkap 12 Februari 2013, pukul 18.10 WIB," pungkasnya.

Kasus ini terkait penyaluran kredit yang tak sesuai standar operasional prosedur (SOP) sekira Rp 14 miliar, di Bank BNI Tolitoli.

Hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebutkan, kerugian negara atas perbuatan Yulius sebesar Rp 1,7 milyar. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?