GATRANEWS

Sukses dengan Bermodalkan Gaji Karyawan
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Siapa bilang menjadi karyawan tidak bisa sukses? Meskipun gaji Anda sebulan...
Rekonstruksi Kasus Hutan Bogor, dari Menara Sudirman Hingga KPK
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah saksi kasus korupsi berupa suap tukar guling kawasan hutan di Bogor,...
Mantan Sekjen ESDM ''Resmi'' Kenakan Rompi Oranye KPK
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah menjalani pemeriksaan sekitar 11 jam di kantor Komisi Pemberantasan...
Machfud Didakwa Rugikan Negara Rp 464 M
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa...
MAKI Praperadilankan Jaksa Agung
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) mempraperadilankan Jaksa Agung atas...
Pejabat Dishub DKI Diperiksa Terkait Kapal Penyeberangan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa saksi-saksi kasus korupsi...
Kejagung Kumpulkan Jaksa Terbaik untuk Satgasus
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan mengumpulkan jaksa-jaksa terbaiknya yang pernah bertugas...
Putra Syarief Hasan Divonis Enam Tahun Penjara
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menvonis Riefan Avrian,...
KPK Sita Dokumen dari Bekas Kantor Menhut Zulkifli Hasan
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen kasus korupsi alih...
Kejagung Tahan Petinggi PT Sanur Marindo Shipyard
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Tersangka kasus korupsi pengadaan kapal angkutan penyeberangan Kepulauan...
KPK Belum Akan Usut Boediono Dkk
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum akan mengusut dugaan keterlibatan...
KPK Dalami Peran Zulkifli Hasan
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami dugaan keterlibatan Zulkifli...
Terdakwa Kasus Lampu Hama Dihukum 2,5 Tahun Penjara
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengganjar terdakwa...
JAM Pidsus: Yang Ditarik, Jaksa yang Pernah di KPK
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan ingin menarik jaksa yang bertugas di Komisi...
Belum Bisa Disimpulkan, Penarikan Jaksa Upaya Lemahkan KPK
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa menilai rencana Kejaksaan Agung...
KPK: Penarikan Jaksa Ganggu Ritme Pemberantasan Korupsi
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meminta Kejaksaan Agung...
Kejagung Ingin Tarik Jaksanya dari KPK Tahun Depan
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Prasetyo berkeinginan agar jaksa-jaksa yang bertugas di Komisi...
Annas Tolak Disuap Pakai Dolar AS
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum menyebutkan bahwa Gubernur Riau non-aktif Annas Maamun...
Gulat Medali Emas Didakwa Suap Annas 166,100 Dolar AS
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa...
ICW Akan Laporkan Indikasi Korupsi pada Kurikulum 2013
Monday, 15 December 2014

Bandarlampung, GATRAnews - Indonesian Corruption Watch (ICW) menyatakan akan melaporkan indikasi...

Kejagung Tangkap Mantan Karyawan BNI Tolitoli

Jakarta, GATRAnews - Tim Satuan Tugas (Satgas) Kejaksaan Agung berhasil meringkus mantan karyawan Bank Negara Indonesia 1946 (BNI) Tolitoli, Yulius Dama, sebagai tersangka kasus korupsi kredit perbankan di bank tersebut, yang merugikan negara Rp 1,7 miliar.

"Tim Satgas Kejagung berhasil mengamankan DPO asal Kejati Sulawesi Tengah Kejari Tolitoli, Yulius Dama," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Rabu (13/2).

Menurutnya, mantan pimpinan BNI Cabang Tolitoli itu, ditangkap di kediamanya di Perum Modernland, Cluster Navarra 5 No 6, Cipondoh, Tangerang, Banten. "Ditangkap 12 Februari 2013, pukul 18.10 WIB," pungkasnya.

Kasus ini terkait penyaluran kredit yang tak sesuai standar operasional prosedur (SOP) sekira Rp 14 miliar, di Bank BNI Tolitoli.

Hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebutkan, kerugian negara atas perbuatan Yulius sebesar Rp 1,7 milyar. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?