Gatranews - Kuasa Hukum: Ahmad Fathanah Suka "Berkata Kotor" kepada Elda

Kuasa Hukum: Ahmad Fathanah Suka "Berkata Kotor" kepada Elda

Jakarta, GATRAnews - Direktur PT Radina Niaga Mulia, Elda Deviane Adiningrat mengaku, Ahmad Fathanan (AF), tersangka kasus suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan), dan kini berada dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kerap berkata "kotor" kepadanya.

"Yang dimaksud berkata kotor, itu dia (AF) sering minta uang bensin, uang pulsa, kan dia juga pernah dipenjara," ungkap John Pieter, kuasa hukum Elda, di gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/2).

\John membenarkan bahwa kliennya mengakui ada rapat yang dihadiri mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, Mentan Suswono, dan pemilik PT Indoguna Elizabeth Liman di Medan, Januari lalu. Namun, Elda tidak masuk dalam rapat tersebut.

"Dia tidak ikut masuk. Yang mengatur itu bukan Elda, dia tidak punya kapasitas ke situ. Pertamuan Pak Luthfi kan hanya melalui  AF. Mungkin Pak lutfi bukan mengantar, dia diminta menemani ibu Elizabeth yang ingin ketemu Pak Menteri. Di Medan, Pak Menteri dapat info dari Pekanbaru," bebernya.

Menurut John, kedatangan kliennya di Medan itu, atas permintaan Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman. Pertemuan antara keduanya di sana hanya sebatas pertemuan masalah pekerjaan dan sama-sama perihatin dengan kenaikan harga daging sapi yang terus meroket.

"Dia sebagai pembibitan, memang kenal baik dengan Elizabeth yang sama-sama wanita pengusaha yang terpanggil berdasarkan cerita masalah kelangkaan daging sapi, seperti daging sapi naik," pungkasnya.(IS){jcomments on}

Share this article

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.