Nama Syahrini Disebut-sebut di Sidang Perkara Suap Pajak

Jakarta, GATRAnews - Nama artis Fatimah Syahrini Jaelani tiba-tiba muncul dalam sidang kasus suap pengurusan pajak  PT EK Prima Ekspor Indonesia yang membelit Country Director-nya Ramapanicker Rajamohanan Nair (Mohan).

 

Nama artis pencetus "maju mundur cantik" ini mengemuka setelah jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan berkas penyidikan pada sidang terdakwa Mohan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (20/3).

Salah seorang jaksa penuntut umum KPK memperlihatkan nota dinas Nomor ND 136 TA/PJ.051/2016 yang sifatnya sangat segera tentang pemberitahuan informasi tertulis mengenai jumlah pajak yang tidak atau kurang dibayar atau yang tidak seharusnya dibayarkan.

"Ini di tas saudara. Bisa jelaskan terkait apa? Ada nodis [nota dinas]. Di sini atas pemeriksaan bukti permulaan Syahrini?" kata Asri Irawan, Jaksa Penuntut Umum KPK kepada Handang Soekrano yang dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Mohan.

Handang yang merupakan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak ini membenarkan bahwa Syahrini adalah artis. "Ini Sayhrini yang artis," ucapnya.

Berkas yang memuat nama artis Syahrini itu ditemukan penyidik KPK saat menggeledah rumah Handang. Belum diketahui pasti apakah Syahrini memiliki masalah pajak. Namun jaksa KPK memastikan akan mendalaminya. "Iya nanti akan didalami di kasus Handang," katanya.


Reporter: Iwan Sutiawan

Editor: Tian Arief

Share this article