GATRANEWS

Petinggi Kemetan Mendekam 20 Hari di Tahanan
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hadi SP, Kepala Sub Direktorat Budidaya pada Direktorat Tanaman Rempah dan...
Kejati DKI Bantah Dandani Office Boy Hendra Agar Mirip Direktur
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksan Tinggi DKI Jakarta menepis kesaksian Hendra Saputra di Pengadilan...
Lima Tersangka Korupsi Lampu Hama Segera Disidangkan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksan Tinggi DKI Jakarta melimpahkan berkas lima...
Jaksa Kasasi Putusan PT atas Office Boy Hendra Saputra
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum yang menangani perkara terdakwa Hendra Saputra, office boy...
Kejari Jakbar Tetapkan Kakanwil BPN Jabar Tersangka Korupsi
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) menetapkan Kepala...
KPK Periksa Pejabat BNI Terkait Saham Garuda Nazaruddin
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus pelaksaanaan proyek...
Kuasa Hukum Bupati Karawang Benarkan KPK Sita Aset Kliennya
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Haryo B Wibowo, kuasa hukum Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya,...
KPK Geledah Tiga Tempat Terkait Korupsi e-KTP
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga lokasi untuk mencari alat...
Bupati Karawang Pasrah KPK Sita Beberapa Aset
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Kerawang Ade Swara mengaku, pasrah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Bupati Karawang Ingin KPK Jerat Anak Usaha Agung Podomoro
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Karawang Ade Swara berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Penangkapan Pelapor 200 Kasus ke KPK Berbau Kriminalisasi
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penangkapan Madun Hariyadi, Ketua Umum LSM Gerakan Penyelamat Harta Negara...
Tim Terpadu Beri Andil Besar Buru Koruptor dan Asetnya
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Meski tak mempunyai kewenangan pro yustisia, namun keberadaan Tim Terpadu...
Bagaimana Pemulangan Koruptor Djoker di Era Jokowi?
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hingga pemerintahan berganti dari Susilo Bambang Yudhoyono -Boediono ke Joko...
KPK Geledah Travel Al Amin Milik Petinggi Partai Demokrat
Saturday, 25 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor travel haji ternama PT...
AMPI: Jangan Pilih Menteri Bermasalah
Friday, 24 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia...
Kejagung Siap Hadapi Gugatan Terkait Setya Novanto Cs di Cassie Bank Bali
Friday, 24 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung siap menghadapi gugatan yang dilayangkan sejumlah pengacara...
Kejagung Intensifkan Proses Hukum Alexiat
Friday, 24 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Plt Jaksa Agung Andhi Nirwanto menegaskan, proses hukum tersangka Alexiat...
Jokowi Baiknya Pilih Jaksa Agung dari Luar Kejaksaan
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa memilih jaksa agung dari internal Kejaksaan...
Salah Ketik Tak Batalkan Dakwaan Riefan
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan tindak Pidana Korupsi Jakarta berpendapat bahwa...
Beda Jumlah Kerugian Tak Gugurkan Dakwaan Riefan
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Perbedan jumlah kerugian negara akibat kasus korupsi videotron di Kementerian...

Satu Rumah Rusli Zainal Diduga Hadiah Kontraktor

Pekanbaru, GATRAnews - Seorang anggota penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai, satu unit rumah pribadi milik Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, yang berlokasi di Jalan Utama, Pekanbaru, merupakan hadiah dari kontraktor yang menggarap proyek Stadion Utama.

"Kami sudah menggeledah rumah tersebut dan hasilnya cukup mencurigakan," kata Ketua Tim Penyidik KPK, Kristian, di Pekanbaru, Rabu pagi (27/2).

Penyidik KPK tidak menapik adanya kecurigaan rumah pribadi tersebut merupakan hadiah yang diberikan pihak rekanan pengerja proyek Stadion Utama PON Riau. "Tidak menutup kemungkinan, dan kecurigaan ke arah sana tentu ada," kata penyidik.

Berdasarkan pemantauan Antara, rumah pribadi Rusli Zainal yang berlokasi di Jalan Utama, Pekanbaru tersebut tampak megah, dengan arsitektur khas Melayu yang dihiasi ukiran batik di bagian dinding luar dan bingkai plafonnya.

Rumah itu juga memiliki halaman cukup luas yang dikelilingi pagar yang tingginya sekitar 2 meter.

Menurut informasi para tetangganya, rumah yang pembangunannya baru 90 persen itu belum pernah dihuni Rusli maupun keluarganya.

"Rumah ini kami tahu milik gubernur. Paling mewah di daerah ini," kata Jusman, seorang warga yang tinggal tak jauh dari rumah mewah itu.

Juru Bicara KPK Johan Budi sebelumnya menyatakan, KPK bakal menyita rumah-rumah Gubernur Riau HM Rusli Zainal jika terbukti atau diduga merupakan aset hasil dari kejahatan tindak pidana korupsi.

"Namun saat ini kami masih mendata aset dan kekayaan tersangka RZ dan tentunya akan dilakukan penyitaan kalau itu diduga hasil kejahatan korupsi," katanya.

Dia menjelaskan, penelusuran aset kekayaan Rusli Zainal, tersangka kasus dugaan korupsi kehutanan dan korupsi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII 2012, dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga terkait, khususnya dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?