GATRANEWS

Setelah Alex Usman, Bareskrim Polri Sasar Anggota DPRD DKI
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Kasus korupsi dalam pengadaan alat Uninterruptible Power Supply (UPS)...
Besok, Bareskrim Polri Kembali Periksa Denny Indrayana
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri kembali...
Korupsi Payment Gateaway; Penyidik Geledah Ruangan di Kemenkum HAM
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri melakukan...
KPK Berhak Usut Kasus Korupsi SDA
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mematahkan dalil tersangka Suryadharma Ali...
Kronologi Korupsi SDA Versi KPK
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan menteri agama Suryadharma...
KPK: Putusan Praperadilan BG Bukan Yurispudensi
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Chatarina M Girsang menegaskan bahwa Suryadharma Ali tidak bisa menjadikan...
KPK: Klaim Soal Kasus Politis ''Lagu Lama''
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai, tidak ada kaitannya antara...
SDA: KPK Tak Punya Alat Bukti Permulaan
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Suryadharma Ali (SDA) menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
DKI Tidak Memberikan Bantuan Hukum Tersangka Korupsi UPS
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan memberikan bantuan...
PGN Kembangkan Jaringan Gas di Batam
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan terus mengembangkan jaringan distribusi...
SDA: KPK Tak Berhak Sidik Korupsi Haji
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) menilai Komisi Pemberantasan...
BKD Tunggu Surat Pengunduran Diri Pejabat Tersangka Korupsi UPS
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menunggu surat pengunduran diri dua...
SDA Nilai KPK ''Sadis''
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum tersangka Suryadharma Ali (SDA) menilai, Komisi Pemberantasan...
Korupsi UPS, Djarot: Bagus Ada Kemajuan
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Dua pejabat di DKI Jakarta ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan...
Banyak Pejabat Tersangkut Korupsi, BKI Bakal Gelar Lelang Jabatan
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Seleksi dan promosi terbuka atau lelang jabatan kembali akan digelar oleh...
Terdakwa: Suap Fuad Amin Sepengetahuan Direksi MKS
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Human Resource Development (HRD) PT Media Karya Sentosa (MKS),...
Serang Pribadi Ahok, Menteri Pemberdayaan Perempuan Dipolisikan
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA), Yohana Susana...
Korupsi UPS, Alex Usman dan Zaenal Ditetapkan Sebagai Tersangka
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Dugaan kasus korupsi proyek pengadaan alat Uninterruptible Power Supply (UPS)...
KPK Panggil Sesditjen Achmad Said
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Direktorat...
Kejagung: Tak Masalah JK Dukung Indar PK Korupsi Indosat
Sunday, 29 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung mengaku tidak mempermasalahkan dukungan Wakil Presiden Jusuf...

Satu Rumah Rusli Zainal Diduga Hadiah Kontraktor

Pekanbaru, GATRAnews - Seorang anggota penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai, satu unit rumah pribadi milik Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, yang berlokasi di Jalan Utama, Pekanbaru, merupakan hadiah dari kontraktor yang menggarap proyek Stadion Utama.

"Kami sudah menggeledah rumah tersebut dan hasilnya cukup mencurigakan," kata Ketua Tim Penyidik KPK, Kristian, di Pekanbaru, Rabu pagi (27/2).

Penyidik KPK tidak menapik adanya kecurigaan rumah pribadi tersebut merupakan hadiah yang diberikan pihak rekanan pengerja proyek Stadion Utama PON Riau. "Tidak menutup kemungkinan, dan kecurigaan ke arah sana tentu ada," kata penyidik.

Berdasarkan pemantauan Antara, rumah pribadi Rusli Zainal yang berlokasi di Jalan Utama, Pekanbaru tersebut tampak megah, dengan arsitektur khas Melayu yang dihiasi ukiran batik di bagian dinding luar dan bingkai plafonnya.

Rumah itu juga memiliki halaman cukup luas yang dikelilingi pagar yang tingginya sekitar 2 meter.

Menurut informasi para tetangganya, rumah yang pembangunannya baru 90 persen itu belum pernah dihuni Rusli maupun keluarganya.

"Rumah ini kami tahu milik gubernur. Paling mewah di daerah ini," kata Jusman, seorang warga yang tinggal tak jauh dari rumah mewah itu.

Juru Bicara KPK Johan Budi sebelumnya menyatakan, KPK bakal menyita rumah-rumah Gubernur Riau HM Rusli Zainal jika terbukti atau diduga merupakan aset hasil dari kejahatan tindak pidana korupsi.

"Namun saat ini kami masih mendata aset dan kekayaan tersangka RZ dan tentunya akan dilakukan penyitaan kalau itu diduga hasil kejahatan korupsi," katanya.

Dia menjelaskan, penelusuran aset kekayaan Rusli Zainal, tersangka kasus dugaan korupsi kehutanan dan korupsi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII 2012, dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga terkait, khususnya dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?