GATRANEWS

Penyidik Kejangung Sita Mobil Mewah dari Rumah PNS KY
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung menyita satu mobil mewah, Moris (Mini...
Pengacara: Atut Bakal Ungkap Pemberian "Mahar" Rp 1,2 M ke Rano Karno
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - TB Sukatma, kuasa hukum Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, mengatakan bahwa...
Arief Taufiqurahman Sebut Soal ''Dana Pengamanan'' Rp 2 M untuk KPK
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - M Arief Taufiqurahman, mantan Manajer Pemasaran PT Adhi Karya, dalam...
Kejagung Tahan Seorang Tersangka Korupsi Kementan
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung menahan Zaenal Fahmi, setelah dilakukan...
Ratu Atut Segera Disidang
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Ratu Atut Chosiyah (RAC) dalam waktu dekat ini segera dihadapkan ke meja hijau...
Rudi Rubiandini Akui Terima Dolar
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Rudi Rubiandini, mantan Kepala SKK Migas yang dituntut 10 tahun penjara untuk...
KPK Ungkit Anas Urbaningrum Waktu di KPU
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya mengungkit Anas Urbaningrum sejak...
Uang Rp 10 M untuk Urus Pilkada Jatim, Belum Disetujui
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Zainuddin Amali, dalam kesaksiannya mengatakan bahwa jumlah uang suap untuk...
LPS Lebih Senang Century Ditutup
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Jika mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono yang kini menjabat sebagai...
Mantan Wali Kota Tegal Jadi Tersangka Tukar Guling Tanah
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ikmal Jaya, mantan Wali Kota...
Zaenuddin Mengaku Dimintai Rp 10 M oleh Akil
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Zaenuddin Amali, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, dalam kesaksiannya,...
Zaenuddin Amali Bantah Serahkan Rp 10 M ke Akil untuk Urus Jatim
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Zaenuddin Amali, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, dalam kesaksiannya,...
Emir Moeis Sesalkan Tak Dihadirkannya Saksi Perusahaan Asing
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Izedrik Emir Moeis, yang divonis 3 tahun penjara untuk kasus suap, menyoal...
Setya Novanto dan Idrus Marham Batal Bersaksi di Perkara Akil
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Setya Novanto, Bendahara Umum Partai Golkar, dan Idrus Marham, Sekretaris...
Saksi: Choel Mallarangeng ''Titipkan'' PT Global
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Saul Paulus David Nelwan alias Paul Nelwan hakhirnya mengakui bahwa Andi...
Emir Moeis Divonis 3 Tahun Penjara
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis 3 tahun...
Hati-Hati Biro Umroh Bodong
Sunday, 13 April 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Kepolisian Sektor Tenayan Raya, Polresta Pekanbaru, Riau, berhasil...
KPK Geledah Rumah Karyawan PT Dutasari Citralaras
Friday, 11 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Suripto,...
Mantan Kadishub DKI Belum Jadi Tersangka Kasus TransJakarta
Friday, 11 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan...
Kades Arogan Babak Belur Dihajar Massa
Friday, 11 April 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Seorang kepala desa babak belur dihajar massa yang marah akibat ulah...

Satu Rumah Rusli Zainal Diduga Hadiah Kontraktor

Pekanbaru, GATRAnews - Seorang anggota penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai, satu unit rumah pribadi milik Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, yang berlokasi di Jalan Utama, Pekanbaru, merupakan hadiah dari kontraktor yang menggarap proyek Stadion Utama.

"Kami sudah menggeledah rumah tersebut dan hasilnya cukup mencurigakan," kata Ketua Tim Penyidik KPK, Kristian, di Pekanbaru, Rabu pagi (27/2).

Penyidik KPK tidak menapik adanya kecurigaan rumah pribadi tersebut merupakan hadiah yang diberikan pihak rekanan pengerja proyek Stadion Utama PON Riau. "Tidak menutup kemungkinan, dan kecurigaan ke arah sana tentu ada," kata penyidik.

Berdasarkan pemantauan Antara, rumah pribadi Rusli Zainal yang berlokasi di Jalan Utama, Pekanbaru tersebut tampak megah, dengan arsitektur khas Melayu yang dihiasi ukiran batik di bagian dinding luar dan bingkai plafonnya.

Rumah itu juga memiliki halaman cukup luas yang dikelilingi pagar yang tingginya sekitar 2 meter.

Menurut informasi para tetangganya, rumah yang pembangunannya baru 90 persen itu belum pernah dihuni Rusli maupun keluarganya.

"Rumah ini kami tahu milik gubernur. Paling mewah di daerah ini," kata Jusman, seorang warga yang tinggal tak jauh dari rumah mewah itu.

Juru Bicara KPK Johan Budi sebelumnya menyatakan, KPK bakal menyita rumah-rumah Gubernur Riau HM Rusli Zainal jika terbukti atau diduga merupakan aset hasil dari kejahatan tindak pidana korupsi.

"Namun saat ini kami masih mendata aset dan kekayaan tersangka RZ dan tentunya akan dilakukan penyitaan kalau itu diduga hasil kejahatan korupsi," katanya.

Dia menjelaskan, penelusuran aset kekayaan Rusli Zainal, tersangka kasus dugaan korupsi kehutanan dan korupsi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII 2012, dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga terkait, khususnya dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?