GATRANEWS

Angkasa Pura Dukung Pemberantasan Premanisme di Bandara
Sunday, 27 July 2014

Jakarta, GATRAnews - PT Angkasa Pura (AP) II mendukung pemberantasan premanisme di bandar udara...
Mabes TNI Segera Periksa Oknum TNI yang Ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta
Saturday, 26 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Seorang oknum TNI ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat sidak di...
KPK dan Polri Tangkap 18 Pemeras TKI, Satu Anggota TNI
Saturday, 26 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri menangkap 18 orang yang...
Polisi Imbau Masyarakat Tidak Berpawai Malam Takbiran
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat untuk tidak...
Jokowi-JK Desak Polri Tangkap Big Boss Obor Rakyat
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Calon presiden dan wapres terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK)...
Jokowi Siap Penuhi Panggilan Polri Usai Lebaran
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak memenuhi panggilan penyidik Polri, yang...
Kebangkitan Indonesia Baru Laporkan Prabowo ke Bareskirm
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim Hukum Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) melaporkan pasangan capres nomor...
Yusril: Pilpres Gagal Bahayakan Negara RI
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Jika pilpres 2014 sampai gagal, maka akan membahayakan negara Republik...
Usai KPU, Polri Segera Jaga Ketat MK
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Aparat Polri akan disiagakan di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK),...
Polri Selidiki Keterlibatan Jurnalis AS di Kasus Pilpres
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri sedang mencari alat bukti permulaan untuk...
Kubu Prabowo Serahkan Foto Pertemuan Allan Nairn-Boni ke Polisi
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Andre Rosiade, Anggota Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, melengkapi bukti...
Dituduh Gelapkan BBM, Buruh Lepas Mengadu ke Komnas HAM dan Mabes Polri‏
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Seorang buruh lepas dituduh menggelapkan bahan operasional berupa solar oleh...
Polri Tangkap 56 WNA Pelaku Telephone Fraud
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GARTRAnews - Bareskrim Polri menjaring 56 Warga Negara Asing dari berbagai tempat di...
KPK Berani Seret Presiden Sebagai Tersangka
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menegaskan bahwa KPK,...
KPK Siap Usut Kasus Lain Bupati Karawang
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami ada tidaknya keterlibatan...
Testimoni KPK Atas Penangkapan Bupati Karawang dan Istrinya
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempunyai kesan tersendiri dengan...
Pengungkapan Kasus Korupsi Bupati Karawang Berkat Laporan Seseorang
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Penangkapan Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya, Nurlatifah, yang merupakan...
Andi Malarangeng Akhirnya Divonis 4 Tahun Penjara
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Menpora Andi Mallarangeng akhirnya divonis hukuman 4 tahun penjara,...
Hakim Nilai Andi Sebabkan Gedung P3SON Hambalang Total Loss
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Haswandi,...
Polisi: Di Tempat Meledaknya Pipa PGN, Ada Kabel PLN dan Telkom
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyebab kebakaran pipa milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di jalur lambat...

Rugikan Negara Triliunan Rupiah, 26 Perusahaan Diperiksa Mabes Polri

Jakarta, GATRAnews - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya segera melakukan pemeriksaan kepada 26 perusahan yang diduga terindikasi melakukan pelanggaran operasional sehingga merugikan negara mencapai puluhan miliar Rupiah. 

 

Pemeriksaan tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 2011. "Kita sudah terima, jadi penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri,sedang meneliti. Ada 26 perusahan ya," ujarnya kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (1/3). 

 

Boy menjelaskan, perusahan-perusahan yang diperiksa tersebut, mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan, kehutanan dan perkebunan. Dari pemeriksaan, tegasnya, baru bisa disimpulkan apakah terjadi pelanggaran dalam bidang hukum pidana, bidang perpajakan atau bidang lainnya. 

 

"Tentu nanti ada kesimpulan terkait pelanggaran hukum pidana, bidang perpajakan dan sebagainya. Ini terus didalami, sedang berjalan dan akan terus berjalan," paparnya. Perusahaan-perusahaan yang diperiksa diduga menggunakan lahan tanpa izin, tumpang tindih izin lahan, dan pelanggaran lainnya. HLP yang diperoleh BPK kemudian diserahkan kepada Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutarman, pada 26 Februari 2013. 

 

Dugaan pelanggaran tersebut tidak hanya dilakukan oleh perusahan swasta, satu diantara 26 perusahan tersebut dilakukan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara berinisial AT. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?