GATRANEWS

Calon Walikota Depok Kritik Penggusuran Sekolah Masjid Terminal
Saturday, 05 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Calon Wali Kota Depok Dimas Oky Nugroho menyayangkan penggusuran sekolah...
Menaker Hanif: Job Fair Mempercepat Penyerapan Pengangguran
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri  secara resmi membuka acara Pameran...
Kejagung Koordinasi dengan PPATK Soal Rekening ''Gendut''
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) masih berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan Analisis...
Harga Minyak Indonesia Turun US$ 9 per Barel
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, berdasarkan hasil perhitungan Formula...
Kapolri Bantah Pergantian Buwas Intervensi Istana
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Kapolri Jenderal Badrodin Haiti membantah dimutasinya Kepala Badan Reserse dan...
Ini 'Pekerjaan Rumah' Kabareskrim Baru
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Teka-teki pencopotan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komisaris...
Dikunjungi Presiden Mesir, Jokowi Bicarakan Hubungan Dagang dan Investasi
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo akan menerima Presiden Mesir Abdel Fatah Al-Sisi di...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, JK Instruksikan Percepat Pembangunan Infrastruktur
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Presiden Jusuf Kalla menginstruksikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum...
Mahasiswa Desak Kejagung Tuntaskan Cassie BPPN
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Desakan publik terhadap penyelesaian kasus Badan Penyehatan Perbankan Nasional...
Menaker Hanif: Jangan Kaitkan Isu Pekerja Asing dengan Persoalan PHK
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta agar isu mengenai Tenaga Kerja...
Moratorium Sektor Perikanan Harus Ciptakan Kepastian Hukum
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis menilai, moratorium izin penangkapan...
Menaker-Mendag Sepakat Cegah PHK dan Buka Kesempatan Kerja
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengadakan pertemuan tertutup dengan...
F-PDIP Dukung Polri Usut Korupsi di Pelindo II
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi PDI Perjuangan mendukung Bareskrim Mabes Polri mengusut tuntas kasus...
Jaksa Agung Dukung Pernyataan Menkopolhukam Soal "Tidak Gaduh"
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo menyatakan setuju dengan pernyataan Menteri...
Garuda Indonesia Gandeng Tourism Australia untuk Promosi
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Maskapai penerbangan BUMN PT Garuda Indonesia Tbk menggandeng Tourism...
Saham Bank Masih Bisa Naik Hingga Akhir Tahun
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Research Analyst Reliance Securities, Jasa Adhi Mulya, mengatakan, saham...
Mabes Polri Periksa Dokumen Tanah PT Adyaesta
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Mabes Polri terus mengusut kasus dugaan pemalsuan dan penggelapan tanah...
Pakar: Argumentasi Kejagung Soal Cessie BPPN Irasional
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Pakar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI) Margarito menilai pernyataan...
Sudah Ada Tersangka Kasus Pelindo II, Siapa?
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso...
Buwas Belum Pastikan Periksa RJ Lino
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) Mabes Polri terus...

Rugikan Negara Triliunan Rupiah, 26 Perusahaan Diperiksa Mabes Polri

Jakarta, GATRAnews - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya segera melakukan pemeriksaan kepada 26 perusahan yang diduga terindikasi melakukan pelanggaran operasional sehingga merugikan negara mencapai puluhan miliar Rupiah. 

 

Pemeriksaan tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 2011. "Kita sudah terima, jadi penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri,sedang meneliti. Ada 26 perusahan ya," ujarnya kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (1/3). 

 

Boy menjelaskan, perusahan-perusahan yang diperiksa tersebut, mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan, kehutanan dan perkebunan. Dari pemeriksaan, tegasnya, baru bisa disimpulkan apakah terjadi pelanggaran dalam bidang hukum pidana, bidang perpajakan atau bidang lainnya. 

 

"Tentu nanti ada kesimpulan terkait pelanggaran hukum pidana, bidang perpajakan dan sebagainya. Ini terus didalami, sedang berjalan dan akan terus berjalan," paparnya. Perusahaan-perusahaan yang diperiksa diduga menggunakan lahan tanpa izin, tumpang tindih izin lahan, dan pelanggaran lainnya. HLP yang diperoleh BPK kemudian diserahkan kepada Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutarman, pada 26 Februari 2013. 

 

Dugaan pelanggaran tersebut tidak hanya dilakukan oleh perusahan swasta, satu diantara 26 perusahan tersebut dilakukan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara berinisial AT. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?