GATRANEWS

Korporasi pun Bisa Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mulai membidik korporasi sebagai...
KPK Takkan Awasi Langsung Munas Golkar
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) takkan mengawasi langsung jalannya...
KPK Takkan Sembunyikan Penyidikan BCA Demi Jaga Saham
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan menyembunyikan...
Kejagung Gagal Periksa Pejabat PT Pos Indonesia
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung gagal memeriksa BdS, pejabat PT Pos...
Kejagung Tetap Teruskan Kasus Bioremediasi
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan terus mengusut semua pihak lain yang terlibat dalam kasus...
FITRA: Kejagung Harusnya Tahan 3 Tersangka Penjualan Tanah PT ISN
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mengatakan, penyidik...
Kejagung Cekal Tiga Tersangka Penjualan Tanah PT ISN
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung mencekal tiga tersangka kasus korupsi...
Penuhi Syarat, Kejaksaan Langsung Eksekusi Terpidana Mati
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan, selaku eksekutor, Kejaksaan akan langsung...
Mau Menekan Premi Asuransi Mobil Anda? Coba 6 Cara Berikut!
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews – Masyarakat Indonesia masih minim perhatian akan adanya asuransi. Walau...
Masyarakat Melayu Kecam Pertikaian TNI-Brimob di Batam
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Melayu yang tergabung dalam Laskar Melayu Bersatu Provinsi...
Baku Tembak TNI-Polri Bukti Rendahnya Kewibawaan Pimpinan
Thursday, 20 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Politisi Partai Golkar, Tantowi Yahya menilai baku tembak antara anggota Yonif...
TNI-Polri Bentrok Lagi! Komnas HAM: Ada Masalah Yang Harus Diselesaikan
Thursday, 20 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Bentrokan antara oknum TNI-Polri di Batam kembali pecah malam tadi. Komnas...
8 Strategi Berinvestasi
Thursday, 20 November 2014

Jakarta, GATRAnews – Setiap orang yang berinvestasi pasti mengharapkan keuntungan. Bukan hanya...
MPI Laporkan Keganjikan di PTPN VIII dan III ke KPK
Thursday, 20 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Perkebunan Indonesia (MPI) melaporkan dugaan adanya korupsi di...
Penyidik Ajukan 9 Pertanyaan Seputar Udar pada Bella Shofie
Thursday, 20 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik mengajukan sembilan pertanyaan kepada Bella Shofie, selebritas yang...
Juniver: Jika Tak Cukup Bukti, Hentikan Kasus BISM
Wednesday, 19 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Juniver Girsang, kuasa hukum dua direksi PT Bina Insan Sukses Mandiri (BISM),...
Antasari Tak Kapok untuk Gugat Kembali Polri
Wednesday, 19 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Antasari Azhar pantang menyerah. Dia tak kapok menggugat Polri, meski hakim...
Merasa Tak Digubris Polisi, Antasari Akan Lapor Jokowi
Wednesday, 19 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Antasari Azhar menyatakan akan melapor ke Presiden Joko Widodo (Jokowi),...
Timbun BBM 32.000 Liter, S Diciduk Polisi
Tuesday, 18 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Mabes Polri kembali mengungkap kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kali...
Penimbunan BBM Paling Banyak Terjadi di Pulau Jawa
Tuesday, 18 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Kasubdit V Tindak Pidana Tertentu Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Agus...

Rugikan Negara Triliunan Rupiah, 26 Perusahaan Diperiksa Mabes Polri

Jakarta, GATRAnews - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya segera melakukan pemeriksaan kepada 26 perusahan yang diduga terindikasi melakukan pelanggaran operasional sehingga merugikan negara mencapai puluhan miliar Rupiah. 

 

Pemeriksaan tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 2011. "Kita sudah terima, jadi penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri,sedang meneliti. Ada 26 perusahan ya," ujarnya kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (1/3). 

 

Boy menjelaskan, perusahan-perusahan yang diperiksa tersebut, mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan, kehutanan dan perkebunan. Dari pemeriksaan, tegasnya, baru bisa disimpulkan apakah terjadi pelanggaran dalam bidang hukum pidana, bidang perpajakan atau bidang lainnya. 

 

"Tentu nanti ada kesimpulan terkait pelanggaran hukum pidana, bidang perpajakan dan sebagainya. Ini terus didalami, sedang berjalan dan akan terus berjalan," paparnya. Perusahaan-perusahaan yang diperiksa diduga menggunakan lahan tanpa izin, tumpang tindih izin lahan, dan pelanggaran lainnya. HLP yang diperoleh BPK kemudian diserahkan kepada Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutarman, pada 26 Februari 2013. 

 

Dugaan pelanggaran tersebut tidak hanya dilakukan oleh perusahan swasta, satu diantara 26 perusahan tersebut dilakukan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara berinisial AT. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?