GATRANEWS

Komnas HAM Juga Selidiki Dugaan Kriminalisasi 3 Pimpinan KPK
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membentuk tim penyelidikan...
Lima Kontrak Gas Ditandatangani, Penerimaan Negara Bertambah US$ 617 Juta‏
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak lima perjanjian jual beli gas (PJBG) ditandatangani untuk memenuhi...
Larangan Illegal Fishing Bukan Hanya pada Nelayan Asing
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan ketegasannya...
Komnas HAM Akan Panggil Wakapolri dan Kabareskrim
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membentuk tim yang akan...
Mentan Amran Minta Impor Apel Amerika Ditutup Dulu‏!
Tuesday, 27 January 2015

Sukoharjo, GATRAnews - Demi melindungi masyarakat, Menteri Pertanian Amran Sulaiman memerintahkan...
Kuasa Hukum BG Bantah Kliennya Tentukan Cawapres
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Fredrich Yunadi, kuasa hukum tersangka Komjen Pol Budi Gunawan (BG) membantah...
Johan: Banyak Yang Ngaku-ngaku KPK
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai siapa pun yang ingin...
Johan: Jangan Minta KPK Menyerang Balik
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menegakkan hukum atas dasar serangan...
Kejagung Siapkan 6 Jaksa Senior untuk Perkara BW
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung menyiapkan enam jaksa senior untuk menangani perkara tersangka...
KPK Berikan Pendampingan Hukum Kepada BW
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memberikan pendampingan hukum terhadap...
Ini Alasan Pimpinan KPK Menolak Pengunduran Diri BW
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Semua jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kompak menolak...
Lima Pabrik Gula Kapasitas 270.000 Ton Dibangun di Sultra‏
Monday, 26 January 2015

Kendari, GATRAnews - Sebanyak lima investor akan membangun masing-masing satu pabrik gula di...
KPK vs Polri Memanas, Jokowi Kembali Datangi Balai Kota
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Saat polemik KPK vs Polri memuncak, Presiden Joko Widodo kembali ke Balai Kota...
BW Dikriminalisasi Setelah Tersangkakan Seseorang
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) menegaskan bahwa penetapannya sebagai...
Sebut 'Rakyat Tidak Jelas,' Menko Polhukam Dipolisikan
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Beberapa pengacara mempolisikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan...
Hasyim: Sekarang Sudah Menjurus pada Penghancuran KPK
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Hasyim Muzadi menilai, apa...
BW: Seorang Pemimpin Harus Berani Ambil Risiko
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menegaskan...
BKPM: Kisruh KPK-Polri Tak Ganggu Investasi
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani memastikan...
BW Bakal Laporkan Balik Sugianto
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) akan...
Jokowi Didesak Periksa Men-ESDM Soal Perpanjangan Izin Freeport
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Mining and Energi Studies (IMES) mendesak Presiden Joko Widodo...
Error
  • There was a problem loading image Johan2-KPK%20(2)-Adi.jpg

Rugikan Negara Triliunan Rupiah, 26 Perusahaan Diperiksa Mabes Polri

Jakarta, GATRAnews - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya segera melakukan pemeriksaan kepada 26 perusahan yang diduga terindikasi melakukan pelanggaran operasional sehingga merugikan negara mencapai puluhan miliar Rupiah. 

 

Pemeriksaan tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 2011. "Kita sudah terima, jadi penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri,sedang meneliti. Ada 26 perusahan ya," ujarnya kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (1/3). 

 

Boy menjelaskan, perusahan-perusahan yang diperiksa tersebut, mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan, kehutanan dan perkebunan. Dari pemeriksaan, tegasnya, baru bisa disimpulkan apakah terjadi pelanggaran dalam bidang hukum pidana, bidang perpajakan atau bidang lainnya. 

 

"Tentu nanti ada kesimpulan terkait pelanggaran hukum pidana, bidang perpajakan dan sebagainya. Ini terus didalami, sedang berjalan dan akan terus berjalan," paparnya. Perusahaan-perusahaan yang diperiksa diduga menggunakan lahan tanpa izin, tumpang tindih izin lahan, dan pelanggaran lainnya. HLP yang diperoleh BPK kemudian diserahkan kepada Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutarman, pada 26 Februari 2013. 

 

Dugaan pelanggaran tersebut tidak hanya dilakukan oleh perusahan swasta, satu diantara 26 perusahan tersebut dilakukan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara berinisial AT. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?