GATRANEWS

Karyawan Lion Air Batam Diduga Curi Barang Penumpang
Friday, 19 December 2014

Batam, GATRAnews - Delapan karyawan Lion Group Batam diduga mencuri barang penumpang Lion Air JT...
Kejagung Akui Mantan Pejabatnya Miliki ''Rekening Gendut''
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung tak menampik jika salah seorang kepala daerah yang diduga...
Kejagung Tak Tangani Rekening Gendut Mantan Gubernur DKI
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus R Widyo Pramono mengatakan, Kejaksaan Agung...
Kejagung Siapkan 20 Jaksa untuk KPK
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan mengirim 20 jaksa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
JAM Pidsus Akan Cek Kasus Setya Novanto Dkk
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung berjanji akan mengecek putusan peninjauan kembali (PK)...
Sukses dengan Bermodalkan Gaji Karyawan
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Siapa bilang menjadi karyawan tidak bisa sukses? Meskipun gaji Anda sebulan...
Mantan Sekjen ESDM ''Resmi'' Kenakan Rompi Oranye KPK
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah menjalani pemeriksaan sekitar 11 jam di kantor Komisi Pemberantasan...
Transaksi Rekening Delapan Kepala Daerah Sangat Menarik
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, ke-8 kepala daerah yang terdiri bupati dan...
Kejagung Tak Lihat Asal Partai 8 Kepala Daerah Berrekening Gendut
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung memastikan akan mengusut ke-8 kepala daerah yang terdiri dari...
Machfud Didakwa Rugikan Negara Rp 464 M
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa...
MAKI Praperadilankan Jaksa Agung
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) mempraperadilankan Jaksa Agung atas...
MAKI: Segera Ajukan Setya Novanto ke Pengadilan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung harus segera bersikap atas dugaan keterlibatan Setya Novanto,...
Penjemputan Paksa Yance Dinilai Arogan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakkir, menilai...
Kejagung Kumpulkan Jaksa Terbaik untuk Satgasus
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan mengumpulkan jaksa-jaksa terbaiknya yang pernah bertugas...
PT BKB Minta Tutut Bayar Rp 510 M
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - PT Berkah Karya Bersama (BKB) meminta Siti Hadiyanti Rukmana (Tutut) membayar...
Mau Berlibur Dengan Mobil Pribadi? Simak Dulu Tipsnya!
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Demi tujuan penghematan, liburan akhir tahun coba disiasati dengan...
Kejagung Pastikan Tarik Empat Jaksa dari KPK
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung memastikan akan menarik empat jaksanya dari Komisi...
KPK Belum Akan Usut Boediono Dkk
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum akan mengusut dugaan keterlibatan...
Bahan Bakar Alternatif Untuk Kendaraan Anda
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Industri otomotif terus berkembang di seluruh dunia, tak terkecuali di...
KPK: Penarikan Jaksa Ganggu Ritme Pemberantasan Korupsi
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meminta Kejaksaan Agung...

Wakapsek Terduga Cabul Sudah Mengundurkan Diri

Jakarta, GATRAnews - Wakil Kepala Sekolah (Wakapsek) berinisial T yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap MA, siswi didiknya yang duduk di kelas XII sebuah SMU di Bilangan, Jakarta Timur Selasa (5/3) kemarin menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

 

Dalam pertanyaan, T dihujani puluhan pertanyaan terkait kasus yang menderanya. "Jam 12 malam selesainya. Diperiksa penyidik dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Ada Sekitar 20-an pertanyaan yang ditanya,"ujar kuasa hukum T,  Sahbudin Bailangu saat dihubungi wartawan, Rabu (6/3).

 

Namun, Sahbudin enggan menjelaskan lebih dalam pemeriksaan seputar identitas T dan juga permasalahan yang dituduhkan. T, tegasnya, seperti yang tertuang dalam BAP membantah melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.Pihak kuasa hukum T menyerahkan tiga buah dokumen dan tidak mengajukan saksi dalam pembelaan tersebut.

 

Keterangan dari T ini yang digunakan kuasa hukumnya untuk membantah semua tuduhan. "Dokumen yang diserahkan berjumlah tiga berkas dan tidak mengajukan saksi. Karena ya memang kalau pak T tidak merasa bersalah untuk apa juga membela mati-matian. Kita bicara sesuai fakta saja," tegasnya.  

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, atas kasus yang menimpa kliennya tersebut, T sudah mengundurkan diri dari sekolahnya. "SK nya Jokowi itu kan bilang T dipecat, tapi SK yang dikeluarkan Kepsek menyatakan bahwa T mengundurkan diri. SK dari Kepsek itu keluar sebelum pernyataan dari Jokowi," ujarnya. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?