GATRANEWS

Polda Metro Siaga di Sejumlah Sentra Ekonomi
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya menyiagakan pasukannya di sejumlah sentra-sentra...
Testimoni KPK Atas Penangkapan Bupati Karawang dan Istrinya
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempunyai kesan tersendiri dengan...
Polisi Selingkuh Divonis 11 Hari Penjara
Friday, 18 July 2014

Negara, GATRAnews - Oknum Polisi dari Polres Jembrana, Bali, Aiptu WS (51), yang terbukti selingkuh...
KPK Tetapkan ''Kaki Tangan'' Akil Tersangka Korupsi
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Muhtar Ependi sebagai tersangka....
Polda Metro Kerahkan 3.421 Personel Amankan Real Count di KPU
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Ribuan personel gabungan akan mengawal jalannya penghitungan suara pemilihan...
Kejagung Segera Tahan Mantan Dirut Bank DKI
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung segera menahan Winny Erwindia, mantan Direktur Utama Bank DKI...
KPK Juga Tangkap Bupati Karawang?
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah pada pukul 00.00 WIB petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Politisi PPP Ngaku Ajukan Permohonan Berhaji
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten, Muhammad Margiono, selain...
Hidup Sebatang Kara, Seorang Ibu Nekat Jajakan Ganja di Angkot
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Seorang ibu rumah tangga yang hidup sebatang kara bernama Sugiarti, 46 tahun,...
Pembagian BB di Kongres Demokrat Ricuh
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Relawan pemenangan calon ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berebut...
KMJ: Penistaan Jakarta Post Tak Bisa Dimaafkan
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Korps Mubaligh Jakarta (KMJ) membenarkan bahwa pihak harian berbahasa Inggris...
Diduga Nistakan Islam, The Jakarta Post Dipolisikan
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Korps Mubaligh Jakarta (KMJ) melaporkan media nasional berbahasa Inggris, The...
Ignatius: Nazar Memintanya Urus Sertifikat Hambalang
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi II DPR RI periode 2004-2009 dan 2009-2014, Ignatius Mulyono,...
Nazar Meminta Ignatius Urus Sertifikat Hambalang
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi II DPR RI periode 2004-2009 dan 2009-2014, Ignatius Mulyono,...
Jelang Lebaran Pemilik Toko Emas Waspadai Perampokan
Monday, 14 July 2014

Kediri, GATRAnews – Tingkat kriminalitas menjelang lebaran biasa meningkat, terutama perampokan...
Penetapan Tersangka Dua Guru JIS Sudah Melalui Prosedur
Monday, 14 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan bahwa...
Mubarok Sampaikan Curhatan Anas Soal Ulah Nazaruddin
Monday, 14 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengaku pernah mendengar...
Oknum Polisi Main Tembak Warga Usai Cekcok
Sunday, 13 July 2014

Semarang, GATRAnews - Warga Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kabupaten Grobogan bernama Kamiyadi...
KPK Segera Tersangkakan Sejumlah Korporasi
Saturday, 12 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menetapkan sejumlah perusahaan atau...
Kangen Anak di Kampung, Rasman Nekat Menggondol Motor Tetangga
Friday, 11 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Akal sehat memang sudah tak berfungsi lagi ketika kepepet tak punya uang. Hal...

Wakapsek Terduga Cabul Sudah Mengundurkan Diri

Jakarta, GATRAnews - Wakil Kepala Sekolah (Wakapsek) berinisial T yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap MA, siswi didiknya yang duduk di kelas XII sebuah SMU di Bilangan, Jakarta Timur Selasa (5/3) kemarin menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

 

Dalam pertanyaan, T dihujani puluhan pertanyaan terkait kasus yang menderanya. "Jam 12 malam selesainya. Diperiksa penyidik dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Ada Sekitar 20-an pertanyaan yang ditanya,"ujar kuasa hukum T,  Sahbudin Bailangu saat dihubungi wartawan, Rabu (6/3).

 

Namun, Sahbudin enggan menjelaskan lebih dalam pemeriksaan seputar identitas T dan juga permasalahan yang dituduhkan. T, tegasnya, seperti yang tertuang dalam BAP membantah melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.Pihak kuasa hukum T menyerahkan tiga buah dokumen dan tidak mengajukan saksi dalam pembelaan tersebut.

 

Keterangan dari T ini yang digunakan kuasa hukumnya untuk membantah semua tuduhan. "Dokumen yang diserahkan berjumlah tiga berkas dan tidak mengajukan saksi. Karena ya memang kalau pak T tidak merasa bersalah untuk apa juga membela mati-matian. Kita bicara sesuai fakta saja," tegasnya.  

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, atas kasus yang menimpa kliennya tersebut, T sudah mengundurkan diri dari sekolahnya. "SK nya Jokowi itu kan bilang T dipecat, tapi SK yang dikeluarkan Kepsek menyatakan bahwa T mengundurkan diri. SK dari Kepsek itu keluar sebelum pernyataan dari Jokowi," ujarnya. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?