GATRANEWS

Misteri Status Hukum Putra Menkop dan UKM
Saturday, 19 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Meski nama Riefan Avrian sudah tercantum dalam dakwaan terhadap Hendra...
Mayat Itu Ternyata Penjaga Rumah Walkot Pekanbaru
Friday, 18 April 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Temuan sesosok mayat di rumah pribadi Wali Kota Pekanbaru, Riau, Firdaus MT...
Jaksa Simpan Narkoba Dibebaskan Diprotes Teman Wanita
Friday, 18 April 2014

Makassar, GATRAnews - Dibebaskannya salah seorang oknum jaksa Kejaksaan Negeri Bone, IM (38) oleh...
Tamu Hotel Tak Bayar Laporkan ke Polisi
Thursday, 17 April 2014

Denpasar, GATRAnews - Petugas satpam Hotel LV8 di Canggu, Kabupaten Badung, Bali, melaporkan empat...
Wawan Beri Rp 1 M Agar Tak Kena Marah Akil
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Tubagus Chairi Warhana alias Wawan mau memberikan uang sejumlah Rp 1 milyar...
Kemungkinan Motif Dendam Pembunuhan di Soreang
Thursday, 17 April 2014

Bandung, GATRAnews - Penyidik kepolisian mencurigai kasus pembunuhan kakak beradik dan pembantunya...
Polisi-KPK Dikabarkan Tangkap Perwira di Ditlantas Polda Metro Jaya
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mendesak Kapolri dan...
Arief Taufiqurahman Sebut Soal ''Dana Pengamanan'' Rp 2 M untuk KPK
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - M Arief Taufiqurahman, mantan Manajer Pemasaran PT Adhi Karya, dalam...
DKI Keluarkan Surat Edaran Pengingkatan Keamanan TK / PAUD‏
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Dinas Pendidikan DKI Jakarta segera mengeluarkan surat edaran untuk seluruh TK...
Polri Tetapkan 127 Tersangka Pelanggaran Pemilu
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemilihan umum legislatif (pileg) 9 April pantas dibilang sarat akan...
Polisi Identifikasi Dua Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Polda Metro Jaya akan mengidentifikasi dua orang terduga pelaku...
Bamsat: Segera Hadirkan Boediono di Sidang Budi Mulya
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Bambang Soestyo mengatakan bahwa fakta persidangan kasus korupsi pemberian...
LPS Lebih Senang Century Ditutup
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Jika mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono yang kini menjabat sebagai...
Polri Bidik Pejabat PT Coca Cola sebagai Tersangka
Saturday, 12 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah menetapkan PT PT Coca Cola Bolting Indonesia (CCBI) sebagai tersangka...
PT Coca Cola Ambil Air Tanah dari 13 Sumur Secara Ilegal
Friday, 11 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menetapkan PT Coca Cola Bolting...
Kejagung Terima 20 Berkas Pelanggaran Pemilu
Friday, 11 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung telah menerima laporan tentang 20 berkas milik 22 tersangka...
Tersangka Korupsi BLBU Dijebloskan ke Penjara
Friday, 11 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung menahan Sugiyanto, Anggota Tim Verifikasi Teknis Lapangan...
Perkara 10 Tersangka Lampu Hama Segera Masuk Penuntutan
Thursday, 10 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Berkas 10 tersangka kasus korupsi pengadaan lampu perangkap serangga atau hama...
Persidangan Tipikor Tentukan Nasib Putra Syarif Hasan
Thursday, 10 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Perkara kasus korupsi proyek pengadaan videotron di Kementerian Koperasi dan...
Peradi Siap Jadikan Indonesia Tuan Rumah Konferensi Advokat Sedunia
Thursday, 10 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) akan berusaha menjadikan Indonesia...

Wakapsek Terduga Cabul Sudah Mengundurkan Diri

Jakarta, GATRAnews - Wakil Kepala Sekolah (Wakapsek) berinisial T yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap MA, siswi didiknya yang duduk di kelas XII sebuah SMU di Bilangan, Jakarta Timur Selasa (5/3) kemarin menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

 

Dalam pertanyaan, T dihujani puluhan pertanyaan terkait kasus yang menderanya. "Jam 12 malam selesainya. Diperiksa penyidik dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Ada Sekitar 20-an pertanyaan yang ditanya,"ujar kuasa hukum T,  Sahbudin Bailangu saat dihubungi wartawan, Rabu (6/3).

 

Namun, Sahbudin enggan menjelaskan lebih dalam pemeriksaan seputar identitas T dan juga permasalahan yang dituduhkan. T, tegasnya, seperti yang tertuang dalam BAP membantah melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.Pihak kuasa hukum T menyerahkan tiga buah dokumen dan tidak mengajukan saksi dalam pembelaan tersebut.

 

Keterangan dari T ini yang digunakan kuasa hukumnya untuk membantah semua tuduhan. "Dokumen yang diserahkan berjumlah tiga berkas dan tidak mengajukan saksi. Karena ya memang kalau pak T tidak merasa bersalah untuk apa juga membela mati-matian. Kita bicara sesuai fakta saja," tegasnya.  

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, atas kasus yang menimpa kliennya tersebut, T sudah mengundurkan diri dari sekolahnya. "SK nya Jokowi itu kan bilang T dipecat, tapi SK yang dikeluarkan Kepsek menyatakan bahwa T mengundurkan diri. SK dari Kepsek itu keluar sebelum pernyataan dari Jokowi," ujarnya. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?