GATRANEWS

Target Penerimaan Pajak Jadi Rp 1,4 Trilyun Selama 2015‏
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati untuk meningkatkan target...
KPK: Praperadilan Tak Hentikan Penyidikan BG
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP...
Ada Lima Oknum Kodam Cenderawasih Ketahuan Jual Amunisi ke Kelompok Bersenjata
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Fransen Siahaan, mengakui...
KPK Belum Terima Informasi Resmi Ketidakhadiran BG
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Meski kuasa hukum tersangka Komjen Pol Budi Gunawan (BG) menyatakan kliennya...
Praperadilan BG Vs KPK Disidangkan 2 Februari
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang perdana praperadilan...
BG Kecewa dengan Rekomendasi Tim Independen
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Tersangka Komjen Pol Budi Gunawan (BG) mengaku kecewa dengan keputusan...
BG Bantah Kabareskrim "Orang Dekatnya"
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah pihak mensinyalir begitu cepatnya penetapan Bambang Widjojanto...
Antisipasi Kejahatan, Jakarta Perlu Sniper?
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama menyatakan telah melakukan kerjasama...
PKL di Jakarta Mulai Gunakan Autodebet
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - ‎Tahun 2015, pedagang kaki lima (PKL) di lima wilayah di Jakarta ditargetkan...
Bank Mandiri Dinilai Tidak Pantas Dapat Modal Negara
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun mempertanyakan usulan Penyertaan Modal Negara...
Pemerintah Siapkan 17,9 KL BBM Bersubsidi
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, dalam rapat kerja...
Asuransi Sinar Mas Targetkan Buka 1.000 Kantor MPA
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Asuransi Sinar Mas (ASM) pada 2015 ini menargetkan pembukaan 75 kantor...
Kini, Bayar Parkir pun Bisa Pakai Uang Elektronik
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Mandiri dan Secure Parking Indonesia bekerjasama dalam...
Anak Terserang Leukimia Akut, Bapak Rela Jual Ginjal
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Seorang bapak bernama Gunadi (36) yang tinggal di Kampung Parigi Rt.002/011...
340 Perwira Polres Jakarta Barat Lakukan Tes Urine
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Ratusan perwira di jajaran Polres Metro Jakarta Barat melakukan tes urine di...
KPK Surati Jokowi Terkait Status BW
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyurati Presiden Joko...
Kuasa Hukum BG Nilai KPK Salahgunakan Wewenang
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Komjen Pol Budi Gunawan (BG) menyatakan bahwa salah satu dasar...
Gandeng UGM, Kementan Ingin Genjot Produksi Kedelai‏
Tuesday, 27 January 2015

Sukoharjo, GATRAnews - Di sela-sela kunjungan kerja ke Kabupaten Sukoharjo, Menteri Pertanian Amran...
Mentan: Kita Perluas Peran Bulog Tahun Ini‏
Tuesday, 27 January 2015

Sukoharjo, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan bahwa pemerintah akan memperluas...
Kenapa Polisi Tangani Kasus Tanah Tak Secepat Tangani BW?
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Sabir Saad, warga Makassar, Sulawesi Selatan, mempertanyakan kinerja Polri...

Wakapsek Terduga Cabul Sudah Mengundurkan Diri

Jakarta, GATRAnews - Wakil Kepala Sekolah (Wakapsek) berinisial T yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap MA, siswi didiknya yang duduk di kelas XII sebuah SMU di Bilangan, Jakarta Timur Selasa (5/3) kemarin menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

 

Dalam pertanyaan, T dihujani puluhan pertanyaan terkait kasus yang menderanya. "Jam 12 malam selesainya. Diperiksa penyidik dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Ada Sekitar 20-an pertanyaan yang ditanya,"ujar kuasa hukum T,  Sahbudin Bailangu saat dihubungi wartawan, Rabu (6/3).

 

Namun, Sahbudin enggan menjelaskan lebih dalam pemeriksaan seputar identitas T dan juga permasalahan yang dituduhkan. T, tegasnya, seperti yang tertuang dalam BAP membantah melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.Pihak kuasa hukum T menyerahkan tiga buah dokumen dan tidak mengajukan saksi dalam pembelaan tersebut.

 

Keterangan dari T ini yang digunakan kuasa hukumnya untuk membantah semua tuduhan. "Dokumen yang diserahkan berjumlah tiga berkas dan tidak mengajukan saksi. Karena ya memang kalau pak T tidak merasa bersalah untuk apa juga membela mati-matian. Kita bicara sesuai fakta saja," tegasnya.  

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, atas kasus yang menimpa kliennya tersebut, T sudah mengundurkan diri dari sekolahnya. "SK nya Jokowi itu kan bilang T dipecat, tapi SK yang dikeluarkan Kepsek menyatakan bahwa T mengundurkan diri. SK dari Kepsek itu keluar sebelum pernyataan dari Jokowi," ujarnya. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?