GATRANEWS

Oknum PNS di Pemakaman: Cabut TKD Sampai Nol
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews -  Puluhan pejabat struktural Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah...
BPK Harus Audit Hasil Kebun Sawit DL Sitorus
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan...
KKRI Akan Usut Jika Ada Suap di Alkes RSUD Lebak
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) akan menindaklanjuti dugaan suap...
Tergiur Uang, Wanita Pedagang Kue Jual Sabu
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Seorang pedagang kue kering bernama Johariah, 52 tahun, terpaksa berurusan...
Industri Asuransi Melambat, Simasnet Bidik Premi Korporasi
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Asuransi Simasnet memperkirakan, hingga kuartal kedua tahun ini pertumbuhan...
Baku Tembak Dengan Densus 88, Dua Teroris Tewas
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri (Densus 88), Polda Sulawesi Tengah...
Asuransi Simas Net Targetkan Premi Rp 7,5 Milyar
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Asuransi Simas Net (Simasnet), yang merupakan anak usaha dari PT Asuransi...
Kepastian Hukum Picu Investor Datang
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sumber daya alam berlimpah merupakan pemberian yang maha kuasa pada negeri...
Merawat Investor untuk Membangun Negeri
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Investor yang bergerak di bidang pertambangan seperti energi dan sumber daya...
Aher: Sosialisasi Empat Pilar Harus Dipertahankan
Monday, 25 May 2015

  Bandung, GATRAnews - Tak seperti biasanya seorang gubernur menghadiri sosialisasi Empat Pilar...
Speed Pembangunan MRT Dipercepat
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta pembangunan moda...
Habibie: Indonesia Saatnya Bangun PLTN
Sunday, 24 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Bacharuddin Jusuf Habibie mengatakan, teknologi Pembangkit Listrik Tenaga...
Ngadiran: Beras Plastik Jangan Sampai Upaya Pengalihan Isu!
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Sekjen APPSI) Ngadiran...
Kementan: Perlu Pembenahan Setelah Kasus Beras Plastik
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian...
Ini Penyebab KPK Lamban Rampungkan Kasus Hadi
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Senin, 21 April 2014, atau setahun lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
KPK Kantongi Ledger BCA Bukti Kasus Korupsi Hadi
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi menunjukan 3 koper dan 1 boks...
KPK Telah Periksa 84 Saksi Kasus Korupsi Pajak BCA
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) telah memeriksa 84 orang saksi...
Warga Tomang Sulap Tanaman Hias Jadi Obat Herbal‏
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Lomba Taman Herbal Bejo yang digelar PT Bintang Toedjoe bekerjasama dengan Tim...
Hadi Poernomo Rugikan Negara Rp 2 T
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Saksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, perbuatan tersangka...
OJK: Peran BPD Terhadap Pembangunan Nasional Masih Kecil‏
Friday, 22 May 2015

, GATRAnews - Peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang tersebar di setiap provinsi di Indonesia...

Wakapsek Terduga Cabul Sudah Mengundurkan Diri

Jakarta, GATRAnews - Wakil Kepala Sekolah (Wakapsek) berinisial T yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap MA, siswi didiknya yang duduk di kelas XII sebuah SMU di Bilangan, Jakarta Timur Selasa (5/3) kemarin menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

 

Dalam pertanyaan, T dihujani puluhan pertanyaan terkait kasus yang menderanya. "Jam 12 malam selesainya. Diperiksa penyidik dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Ada Sekitar 20-an pertanyaan yang ditanya,"ujar kuasa hukum T,  Sahbudin Bailangu saat dihubungi wartawan, Rabu (6/3).

 

Namun, Sahbudin enggan menjelaskan lebih dalam pemeriksaan seputar identitas T dan juga permasalahan yang dituduhkan. T, tegasnya, seperti yang tertuang dalam BAP membantah melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.Pihak kuasa hukum T menyerahkan tiga buah dokumen dan tidak mengajukan saksi dalam pembelaan tersebut.

 

Keterangan dari T ini yang digunakan kuasa hukumnya untuk membantah semua tuduhan. "Dokumen yang diserahkan berjumlah tiga berkas dan tidak mengajukan saksi. Karena ya memang kalau pak T tidak merasa bersalah untuk apa juga membela mati-matian. Kita bicara sesuai fakta saja," tegasnya.  

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, atas kasus yang menimpa kliennya tersebut, T sudah mengundurkan diri dari sekolahnya. "SK nya Jokowi itu kan bilang T dipecat, tapi SK yang dikeluarkan Kepsek menyatakan bahwa T mengundurkan diri. SK dari Kepsek itu keluar sebelum pernyataan dari Jokowi," ujarnya. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?