GATRANEWS

10 WNI Pekerja Kasino Masih Ditahan di Kamboja
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - 10 warga Indonesia (WNI) sedang menjalani proses hukum di Kamboja. Mereka...
Jual Beli Ijazah, Polisi Mulai Sasar Universitas
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Polda Metro Jaya akan menyasar universitas yang mengeluarkan ijazah, namun...
Uji Beras Plastik, Sampel Beras Dikirim ke UI dan IPB
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Pengujian beras bercampur plastik masih bergulir. Sampel beras dari Sucofindo...
Kejagung Usut Duit ''Pelicin'' Sertifikat Operator Lion Air
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejasaan Agung memeriksa Koordinator Ground Support...
KPK Kembali Periksa Bupati Tanah Laut
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Bupati Tanah Laut,...
Keberadaan Gembong Teroris Santoso dan Basri Masih Misterius
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Mabes Polri hingga kini masih memburu dua gembong teroris berbahaya, Santoso...
kPK Periksa Kasubdit Kemenkes Terkait Kasus Siti Fadilah
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus korupsi pengadaan...
Heboh, Beredar Video Dua Bocah Ingusan Lakukan Hubungan Seks
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Dunia maya kembali heboh dengan pemutaran video dua pasang bocah ingusan...
Tiga WN Cina Yang Diamankan Polda Metro Positif Gunakan Sabu
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Subdit Kejahatan dan Kekerasan Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan 29...
KPK: Kasus Korupsi BCA Hadi Poernomo Tak Retroaktif
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ariawan Agus Iyantono,...
Pemerintah Naikkan HPP Gula
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akhirnya menaikkan Harga Patokan Petani (HPP) gula. Keputusan...
Wagub DKI Bantah Oknum PNS Bocorkan Tes Urine
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat membantah tes urine pada...
Chief Economist Bank Mandiri Pimpin Panitia Seleksi KPK
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRANews - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan sembilan perempuan anggota Panitia...
Joko Priono Tak Bisa Pulang ke Rumah Usai Diperiksa Kejagung
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Joko Priono (JP), Kabag Pengelolaan pada Direktorat Jenderal Perhubungan...
Kuasa Hukum BW: Polri Harus Pertimbangkan Putusan Peradi
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Bambang Widjojanto (BW), Ainul Yaqin, mengatakan, meski putusan...
Jimly Apresiasi BW Yang Cabut Praperadilan Terhadap Polri
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie...
Tes Urine Pejabat DKI Diduga Bocor
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Tiga pejabat eselon IV Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang baru dilantik pada...
BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 6% Tahun Depan‏
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Bank Indonesia, Agus Dermawan Winarto Martowardojo menyatakan...
Radana Finance Targetkan Pembiayaan Tumbuh 20%
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Radana Bhaskara Finance Tbk menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp 2,04...
KPK Panggil Karyawan Perusahaan Penyuap Kader PDIP
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus korupsi berupa...

Wanita Misterius Diduga Dianiaya Sebelum Dimutilasi

Jakarta, GATRAnews - Ada bekas luka yang menganga pada tubuh wanita korban mutilasi berusia 25-30 tahun yang ditemukan tercecer sepanjang tol Cikampek mengarah ke Bekasi. Tim forensik dan penyidik kepolisian menduga kuat, wanita berambut panjang ini dianiaya sebelum dimutilasi.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, bekas luka seperti pukulan benda tumpul terdapat pada tubuh korban saat diamati oleh tim forensik Polda Metro Jaya."Memang ada beberapa luka benda tumpul pada tubuh dari jenazah mutilasi ini. Di kaki ada bekas benda tumpul seperti bekas sabet tongkat," ucap Rikwanto kepada wartawan, Rabu (6/3). 

 

Dia menjelaskan di bagian kepala korban juga terdapat luka lebam seperti terkena hantaman benda tumpul. Namun, karena kondisi jenasah yang mulai membusuk, luka tersebut kelihatan samar dan pecah. " Dimulut juga ada bekas bekapan," singkatnya. 

 

Hal ini, menurut Rikwanto menandakan sebelum meninggal korban sempat dianiaya baru kemudian dimutilasi. Saat ditanya, apakah sejauh ini sudah ada keluarga yang melapor soal kehilangan, Rikwanto mengatakan sudah. Namun, setelah diteliti lebih dalam, ciri-ciri yang disebutkan oleh pelapor tidak sama dengan yang ada pada tubuh korban.

 

"Ada kemarin satu orang ibu merasa kehilangan putrinya dan sudah ditemrima petugas RSCM. Namun dari identifikasi yang didapat itu bukan keluarganya. Yang hilang ada tai lala di bibir sedangkan yang ditemukan di potongan-potongan jenazah ini ada tahi lalat di dagu," pungkas Rikwanto. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?