GATRANEWS

Pemulung Temukan Mayat Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kasus penemuan jenazah bayi kembali menggegerkan warga di Kelurahan Sudimara...
Polda Metro Juga Menciduk Joki Begal di Ciledug
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Petugas tim Opsnal Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya...
Perhutani Raup Laba Rp 380 Miliar Selama 2014‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perum Perhutani yang baru diterapkan sebagai induk usaha oleh Kementerian...
Ratu Narkoba Lolos dari Hukuman Mati, Jaksa Banding
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan akan mengajukan banding atas vonis hakim Pengadilan Negeri Jakarta...
Pelaku Teror di Hotel Sparks Dibawa ke Jakarta
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian saat ini sedang mengawal ketat R, 25 tahun, pria yang diduga...
Lunasi Tunggakan Pajak Sebelum 1 Januari 2016, Pemerintah Hapus Denda!
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru saja menerbitkan peraturan tentang...
Kejagung Pastikan Kasus Sudin Tata Ruang Terus Jalan
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) R Widyo Pramono memastikan, kasus...
Mangkir Dua Kali, Bareskrim Polri Akan Jemput Paksa BW
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Tindak Pidana Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri...
Teror Bom di Bekasi, Pelaku Serahkan Diri ke Petugas
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Eko Suprapto, 47 tahun akhirnya menyerahkan dirinya ke Polresta Bekasi Kota pada...
Tren Obligasi Awal Tahun Ini Dinilai Positif
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) atau Indonesia Bond Pricing Agency...
Ombudsman: Penangkapan BW Langgar Pasal 36 Perkap
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ombudsman Republik Indonesa menyatakan bahwa Polri melanggar Pasal 36...
Kejagung Siapkan Jaksa bagi KPK Jika Diminta
Monday, 23 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan menyediakan jaksa untuk Komisi Pemberantasan Korupsi...
Penyidik Selidiki Motif Asmara pada Kasus Pembunuhan Sopir "Express"
Saturday, 21 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Pasar Minggu menyelidiki...
BI Nilai Pelemahan Rupiah Masih Wajar
Friday, 20 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Dermawan Winarto Martowardojo mengatakan...
Siswi Korban Penyekapan Mengenal Pelaku
Wednesday, 18 February 2015

Bantul, GATRAnews - Kepala Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ajun Komisaris...
Abraham Tak Akan Penuhi Panggilan Penyidik Polda Sulselbar
Tuesday, 17 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Abraham Samad, Nursyahbani Katjasungkana, menegaskan bahwa...
Pemerintah Tak Persoalkan PMN dari Utang Negara‏
Tuesday, 17 February 2015

Bogor, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan tidak masalah...
Pemerintah Tak Persoalkan PMN dari Utang Negara‏
Tuesday, 17 February 2015

Bogor, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan tidak masalah...
Putusan Sarpin Dorong Tersangka Lain Ajukan Praperadilan
Monday, 16 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum KPK Chatarina M Girsang menilai, putusan praperadilan yang diketok...
Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
Saturday, 14 February 2015

Sukabumi, GATRAnews - Jajaran Polres Sukabumi, Jawa Barat, membongkar sindikat perdagangan manusia...

Wanita Misterius Diduga Dianiaya Sebelum Dimutilasi

Jakarta, GATRAnews - Ada bekas luka yang menganga pada tubuh wanita korban mutilasi berusia 25-30 tahun yang ditemukan tercecer sepanjang tol Cikampek mengarah ke Bekasi. Tim forensik dan penyidik kepolisian menduga kuat, wanita berambut panjang ini dianiaya sebelum dimutilasi.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, bekas luka seperti pukulan benda tumpul terdapat pada tubuh korban saat diamati oleh tim forensik Polda Metro Jaya."Memang ada beberapa luka benda tumpul pada tubuh dari jenazah mutilasi ini. Di kaki ada bekas benda tumpul seperti bekas sabet tongkat," ucap Rikwanto kepada wartawan, Rabu (6/3). 

 

Dia menjelaskan di bagian kepala korban juga terdapat luka lebam seperti terkena hantaman benda tumpul. Namun, karena kondisi jenasah yang mulai membusuk, luka tersebut kelihatan samar dan pecah. " Dimulut juga ada bekas bekapan," singkatnya. 

 

Hal ini, menurut Rikwanto menandakan sebelum meninggal korban sempat dianiaya baru kemudian dimutilasi. Saat ditanya, apakah sejauh ini sudah ada keluarga yang melapor soal kehilangan, Rikwanto mengatakan sudah. Namun, setelah diteliti lebih dalam, ciri-ciri yang disebutkan oleh pelapor tidak sama dengan yang ada pada tubuh korban.

 

"Ada kemarin satu orang ibu merasa kehilangan putrinya dan sudah ditemrima petugas RSCM. Namun dari identifikasi yang didapat itu bukan keluarganya. Yang hilang ada tai lala di bibir sedangkan yang ditemukan di potongan-potongan jenazah ini ada tahi lalat di dagu," pungkas Rikwanto. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?