GATRANEWS

Kejagung Tahan Mantan Pemimpin Divisi Umum BJB
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menahan mantan Pemimpin Divisi Umum PT...
Kalbe Farma Raih Laba Rp 2,06 Trilyun di 2014
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen produk farmasi PT Kalbe Farma Tbk menyatakan bahwa laba yang dapat...
Dugaan Penipuan, BigTV Laporkan Distributor ke Polisi
Sunday, 29 March 2015

Jakarta, GATRAnews - BigTV melaporkan PT Putra Perdana Motor (PPM) ke Polres Kepanjen, Malang, Jawa...
Sido Muncul Raup Laba Rp 415,19 Milyar
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk mencatat kenaikan laba bersih...
RS Siloam Catat Pendapatan Rp 3,34 Trilyun
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengelola rumah sakit dari grup Lippo, PT Siloam International Hospitals Tbk,...
Agung Podomoro Raih Laba Rp 854,93 M pada 2014
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengembang properti PT Agung Podomoro Land Tbk mengalami pertumbuhan laba...
12 WNI Terduga ISIS Hendak Ikut Suaminya di Suriah
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Sebanyak 12 Warga Negara Indonesia (WNI) akhirnya tiba di Bandara...
BTPN Tak Bagikan Dividen 2014
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) kembali tidak membagikan...
Blue Bird Raup Laba Bersih Rp 735,11 Milyar di 2014
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan pengelola jasa transportasi, PT Blue Bird Tbk, meraup laba bersih...
Pertamina: Konsumsi BBM Menurun
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perekonomian global yang menurun berdampak pada penurunan konsumsi BBM di...
BRI Agro Bagikan Dividen Rp 6,07 Milyar
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT BRI Agroniaga Tbk (BRI Agro) mengalokasikan dividen sebesar 10% dari...
KPK Panggil Bos PT Alfindo Terkait Korupsi Unud
Tuesday, 24 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Alfindo...
Garuda Indonesia Catat Kerugian Hampir US$ 372 Juta‏
Friday, 20 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Garuda Indonesia Tbk, maskapai penerbangan pelat merah mengalami kerugian...
Garuda Lindung Nilai Bahan Bakar Atasi Pelemahan Rupiah‏
Friday, 20 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo mengatakan, Garuda melakukan...
BNN Gagalkan Penyelundupan 15 Kilogram Sabu
Thursday, 19 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Narkotika Nasional kembali menggagalkan penyelundupan sabu seberat 15...
Asuransi Jiwa Catatkan Pendapatan Rp 167,76 Trilyun di 2014
Thursday, 19 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatatkan total pendapatan kuartal...
Pemerintah Minta Bonus Tanda Tangan Sebelum Kontrak Eksplorasi Migas
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya...
Pertamina Ingin Transisi Dilakukan Sebelum Kontrak Kerja Total E&P Habis
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kontrak kerja eksplorasi minyak dan gas perusahaan asal Perancis, Total...
DKPP Canangkan Tes Urine Bagi Setiap Penyelenggara Pemilu
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) mencanangkan tes urine bagi...
Menkeu: Tax Allowance Tak Seketat Dulu
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Salah satu paket kebijakan yang diumumkan pemerintah terkait upaya penguatan...

Wanita Misterius Diduga Dianiaya Sebelum Dimutilasi

Jakarta, GATRAnews - Ada bekas luka yang menganga pada tubuh wanita korban mutilasi berusia 25-30 tahun yang ditemukan tercecer sepanjang tol Cikampek mengarah ke Bekasi. Tim forensik dan penyidik kepolisian menduga kuat, wanita berambut panjang ini dianiaya sebelum dimutilasi.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, bekas luka seperti pukulan benda tumpul terdapat pada tubuh korban saat diamati oleh tim forensik Polda Metro Jaya."Memang ada beberapa luka benda tumpul pada tubuh dari jenazah mutilasi ini. Di kaki ada bekas benda tumpul seperti bekas sabet tongkat," ucap Rikwanto kepada wartawan, Rabu (6/3). 

 

Dia menjelaskan di bagian kepala korban juga terdapat luka lebam seperti terkena hantaman benda tumpul. Namun, karena kondisi jenasah yang mulai membusuk, luka tersebut kelihatan samar dan pecah. " Dimulut juga ada bekas bekapan," singkatnya. 

 

Hal ini, menurut Rikwanto menandakan sebelum meninggal korban sempat dianiaya baru kemudian dimutilasi. Saat ditanya, apakah sejauh ini sudah ada keluarga yang melapor soal kehilangan, Rikwanto mengatakan sudah. Namun, setelah diteliti lebih dalam, ciri-ciri yang disebutkan oleh pelapor tidak sama dengan yang ada pada tubuh korban.

 

"Ada kemarin satu orang ibu merasa kehilangan putrinya dan sudah ditemrima petugas RSCM. Namun dari identifikasi yang didapat itu bukan keluarganya. Yang hilang ada tai lala di bibir sedangkan yang ditemukan di potongan-potongan jenazah ini ada tahi lalat di dagu," pungkas Rikwanto. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?