GATRANEWS

Terjatuh Disenggol Inova, Stefani Malah Dilindas Truk Tronton
Friday, 31 October 2014

Jakarta,GATRAnews-Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Taman Kencana, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat...
Selesai Sertijab Menpora Langsung Gelar Rapim
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hari Rabu (29/10) siang Menpora baru Imam Nahrawi dan mantan Menpora Roy Suryo...
Kasus GI PLN Akan ''Telan Banyak Korban''
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnws - Pembangunan Gardu Induk (GI) PLN di Unit Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa...
Kejati DKI Minta BPKP Hitung Kerugian Negara Kasus GI PLN
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melayangkan surat permohonan ke Badan Pengawas...
Kejati DKI Akan Seret Petinggi PLN Jika Terlibat Korupsi GI
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta akan menyeret siapa pun, termasuk para petinggi...
Tersangka Korupsi GI PLN Kini 14 Orang
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menambah 5 tersangka kasus...
Kejati DKI Belum Periksa Dahlan dan Nur Pamudji di Kasus GI PLN
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta belum memanggil mantan...
Kejagung Teliti Dua Berkas Tersangka Obor Rakyat
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim Jaksa Peneli Kejaksaan Agung tengah meneliti dua berkas tersangka...
Kejagung Tahan Petinggi Kementan Terkait Korupsi Kopi
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menahan Hadi SP, Kepala Sub Direktorat...
Bocah Tujuh Tahun Jadi Korban Pemerkosaan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews-FA, bocah yang baru menginjak usia tujuh tahun menjadi korban pemerkosaan yang...
Jaksa Belum Temukan Keterlibatan Romy di Lampu Hama
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta M Adi Toegarisman menyatakan, pihaknya ...
Lima Tersangka Korupsi Lampu Hama Segera Disidangkan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksan Tinggi DKI Jakarta melimpahkan berkas lima...
Berkas 22 Anggota FPI Masuk Pra Penuntutan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Berkas 22 tersangka anggota Front Pembela Islam (FPI) atas insiden pengrusakan...
Kejati DKI Jebloskan Bos PT DPM ke Dalam Penjara
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menahan Anis...
Kejari Jakbar Tetapkan Kakanwil BPN Jabar Tersangka Korupsi
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) menetapkan Kepala...
Kajati DKI Sampaikan Pesan Khusus Jelang Sidang Kasus JIS
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta M Adi Toegarisman menyampaikan...
Forum Solidaritas Notaris Tolak Kriminalisasi Terhadap Anggotanya
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Solidaritas Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah meminta kepada...
Polda Tangkap Pemeras Berkedok Media Online
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Polda Metro Jaya menangkap tersangka berinisial ES yang berkedok sebagai...
Berkas Tersangka Kasus Pelecehan JIS Sudah Lengkap
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan bahwa berkas Ferdinand Tjiong (FT) dan...
KPK Periksa Pejabat BNI Terkait Saham Garuda Nazaruddin
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus pelaksaanaan proyek...

Kanwil BRI Jaksel Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Emas

Jakarta, GATRAnews - Wakil Pimpinan Wilayah Bank Republik Indonesia Jakarta Selatan (Kanwil BRI Jaksel), Rahman Arif menjadi tersangka penggelapan investasi emas logam seberat 59 kilogram senilai Rp 30 miliar. Investasi emas itu diketahui milik seorang nasabah berinisial RD.Kepala Subdireltorat Harta Benda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ricky Hasnul mengatakan, tersangka saat ini belum bisa ditahan sebab masih menjalani perawatan dirumah sakit. "Tersangka RA masih sakit jantung dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit," jelas Ricky di Jakarta, Jumat (8/3). 

 

Tak hanya Rahman, ujar Ricky, beberapa staf di bank milik pemerintah tersebut juga ditetapkan sebagai tersangka yakni Staf Keuangan Kanwil BRI Jakarta Selatan, Agus Mardianto dan Kepala Bagian Administrasi Kredit, Rotua Anastasya. "Tersangka Agus Mardianto dan Rotua Anastasya menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Ditreskrimum Polda Metro Jaya," singkatnya.

 

Kasus penggelapan emas investasi ini bermula saat seorang nasabah BRI menginvestasikan logam mulia seberat 59 kilogram dalam bentuk "safety box" namun saat nasabah berinisial RD tersebut berencana merubah jaminan dari fidusia menjadi gadai sehingga dilakukan pemeriksaan fisik terhadap logam mulia yang diinvestasikan bentuk fisik logam mulia sudah berubah (Palsu).

 

"Sedangkan kunci safety box berada di tangan Rotua Anastasya," singkat Ricky. Perubahan fisik emas diperkirakan terjadi kurun waktu Juli hingga September 2012. Para tersangka diduga menggelapkan logam mulia dan menyalahi prosedur perbankan sehingga tersangka dikenakan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun. (WFz).

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?