GATRANEWS

Jokowi: Deflasi Berdampak Positif bagi Masyarakat
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kondisi deflasi yang terjadi selama...
Penjualan Isuzu Kuartal I Lesu‏
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen mobil Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memperkirakan terjadinya...
Isuzu Buka Pabrik Baru Kapasitas 52.000 Unit Truk di Karawang‏
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) resmi mengoperasikan pabrik barunya di...
Satu Terpidana Mati Hadapi Satu Tim Regu Tembak
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim jaksa eksekutor menyiapkan satu regu tembak untuk mengeksekusi seorang...
Pemulung Temukan Mayat Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kasus penemuan jenazah bayi kembali menggegerkan warga di Kelurahan Sudimara...
Kakak Beradik Sasar Spion Bernilai Jutaan Rupiah
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Petugas Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal...
Perhiasan Logam Indonesia Alami Pertumbuhan 70,12%
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kilau perhiasan logam Indonesia begitu memikat pasar global. Perhiasan yang...
Laba Bukit Asam pada 2014 Rp 2,016 Trilyun
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan tambang milik negara, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, membukukan...
Kakanwil DJP Jaksel: Dua wajib Pajak Akan Kita Sandera
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan (Kakanwil DJP) akan...
Presiden Janjikan Harga Beras Segera Turun Rp 2.000
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin...
Silahkan Download RAPBD DKI Versi Ahok dan DPRD
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRANews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok) telah mengunggah kedua...
Mensos: PKH Harus Terintegrasi KKS, KIS, KIP dan Raskin
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyatakan Program Keluarga Harapan...
Terpidana Mati Kasus Narkoba Tiba di Nusakambangan
Wednesday, 04 March 2015

Cilacap, GATRAnews - Tiga terpidana mati kasus narkoba yang akan menjalani dieksekusi, tiba di...
Sutan Daftarkan Gugatan terahadap KPK di PN Jaksel
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum tersangka Sutan Bhatoegana, siang ini akan mendaftarkan...
Faisal: Aneh, Ruki Klaim Bersama Demonstran
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua LSM Progres 98 Faizal Assegaf menilai, aksi unjuk rasa yang dilakukan...
Kejagung Periksa Anak Buah Mandra
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejasaan Agung memeriksa Andi Diansyah, Staf PT Viandra...
Jaksa Agung: Tak Perlu Curiga pada Penanganan Kasus BG
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelimpahan perkara Komjen Pol Budi Gunawan (BG) dari Komisi Pemberantasan...
Perhiasan Logam Indonesia Diminati Pasar Tiongkok‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perhiasan logam Indonesia begitu memikat pasar global terus mengalami...
Negara-negara ASEAN Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,1%‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pertemuan delegasi negara-negara Asia Tenggara, ASEAN Economic Minister...
Perhutani Rampungkan Pabrik Sagu di Papua Tahun Ini‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perum Perhutani, badan usaha milik negara yang bergerak di bidang penjualan...

Kanwil BRI Jaksel Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Emas

Jakarta, GATRAnews - Wakil Pimpinan Wilayah Bank Republik Indonesia Jakarta Selatan (Kanwil BRI Jaksel), Rahman Arif menjadi tersangka penggelapan investasi emas logam seberat 59 kilogram senilai Rp 30 miliar. Investasi emas itu diketahui milik seorang nasabah berinisial RD.Kepala Subdireltorat Harta Benda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ricky Hasnul mengatakan, tersangka saat ini belum bisa ditahan sebab masih menjalani perawatan dirumah sakit. "Tersangka RA masih sakit jantung dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit," jelas Ricky di Jakarta, Jumat (8/3). 

 

Tak hanya Rahman, ujar Ricky, beberapa staf di bank milik pemerintah tersebut juga ditetapkan sebagai tersangka yakni Staf Keuangan Kanwil BRI Jakarta Selatan, Agus Mardianto dan Kepala Bagian Administrasi Kredit, Rotua Anastasya. "Tersangka Agus Mardianto dan Rotua Anastasya menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Ditreskrimum Polda Metro Jaya," singkatnya.

 

Kasus penggelapan emas investasi ini bermula saat seorang nasabah BRI menginvestasikan logam mulia seberat 59 kilogram dalam bentuk "safety box" namun saat nasabah berinisial RD tersebut berencana merubah jaminan dari fidusia menjadi gadai sehingga dilakukan pemeriksaan fisik terhadap logam mulia yang diinvestasikan bentuk fisik logam mulia sudah berubah (Palsu).

 

"Sedangkan kunci safety box berada di tangan Rotua Anastasya," singkat Ricky. Perubahan fisik emas diperkirakan terjadi kurun waktu Juli hingga September 2012. Para tersangka diduga menggelapkan logam mulia dan menyalahi prosedur perbankan sehingga tersangka dikenakan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun. (WFz).

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?