GATRANEWS

Annas dan Gulat Rekonstruksi Korupsi Izin Hutan Riau
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rekonstruksi kasus suap...
Kejagung Tetap Teruskan Kasus Bioremediasi
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan terus mengusut semua pihak lain yang terlibat dalam kasus...
KY Segera Proses Kasus Hakim PN Palu
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Yudisial (KY) berjanji segera memproses perkara Hakim Pengadilan Negeri...
Jaksa Agung: Tak Ada Pesan Surya Paloh Tutupi BLBI
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan tidak ada pesan khusus Surya Paloh -Ketua...
Kejagung Cekal Dua Tersangka Korupsi Damkar Angkasa Pura I
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo dan Direktur PT Scientek...
FITRA: Kejagung Harusnya Tahan 3 Tersangka Penjualan Tanah PT ISN
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mengatakan, penyidik...
Kejagung Cekal Tiga Tersangka Penjualan Tanah PT ISN
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung mencekal tiga tersangka kasus korupsi...
Kejagung Akan Panggil Kembali Airin
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung akan memanggil kembali Wali Kota...
Istri Sultan Ternate Lapor ke Polisi Suaminya Diculik
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Seorang wanita yang mengaku sebagai istri dari Mudaffar Sjah, Sultan Ternate...
Jaksa Agung Prasetyo Nilai Samad Pantas Pimpin KPK
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Jika Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menilai HM...
Pengamat: Polisi Harus Teliti Tangani Perkara Penggelapan BISM
Sunday, 23 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar menyarankan Polda Metro Jaya agar...
Ujian bagi Prasetyo: TransJakarta, BLBI, dan Kredit Mandiri
Sunday, 23 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Pergerakan Merah Putih (PMP) Indonesia, Ali Mahsun, meminta Jaksa...
Jaksa Agung Prasetyo Akan Buktikan Jokowi Tak Salah Pilih
Saturday, 22 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo akan membuktikan kepada sejumlah pihak yang meragukan...
Prasetyo Akan Cek Lagi Perkara Kredit Mandiri Rp 160 M
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan kembali mengecek kasus penyelewengan kredit Bank Mandiri...
Kejaksaan Agung Segera Bedah Kasus Pelanggaran HAM Berat
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan mengundang berbagai pihak untuk menyelesaikan berbagai...
Margarito Nilai Jokowi Sudah Tepat Pilih Prasetyo
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, menilai keputusan Presiden Joko...
Jaksa Agung Prasetyo Siap Tingkatkan Penegakan Hukum
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, peningkatakan penegakkan hukum akan...
Kasus Kredit Bank Mandiri Uji Intergitas Jaksa Agung Prasetyo
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kasus penyalahgunaan kredit Bank Mandiri sejumlah Rp 160 milyar akan langsung...
Jero Ditanyai Soal APBN-P
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Jero Wacik, mengaku...
Dirut PT Ifani Dewi Dijebloskan ke Tahanan
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjebloskan Agus Sudiarso (AS),...

Kanwil BRI Jaksel Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Emas

Jakarta, GATRAnews - Wakil Pimpinan Wilayah Bank Republik Indonesia Jakarta Selatan (Kanwil BRI Jaksel), Rahman Arif menjadi tersangka penggelapan investasi emas logam seberat 59 kilogram senilai Rp 30 miliar. Investasi emas itu diketahui milik seorang nasabah berinisial RD.Kepala Subdireltorat Harta Benda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ricky Hasnul mengatakan, tersangka saat ini belum bisa ditahan sebab masih menjalani perawatan dirumah sakit. "Tersangka RA masih sakit jantung dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit," jelas Ricky di Jakarta, Jumat (8/3). 

 

Tak hanya Rahman, ujar Ricky, beberapa staf di bank milik pemerintah tersebut juga ditetapkan sebagai tersangka yakni Staf Keuangan Kanwil BRI Jakarta Selatan, Agus Mardianto dan Kepala Bagian Administrasi Kredit, Rotua Anastasya. "Tersangka Agus Mardianto dan Rotua Anastasya menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Ditreskrimum Polda Metro Jaya," singkatnya.

 

Kasus penggelapan emas investasi ini bermula saat seorang nasabah BRI menginvestasikan logam mulia seberat 59 kilogram dalam bentuk "safety box" namun saat nasabah berinisial RD tersebut berencana merubah jaminan dari fidusia menjadi gadai sehingga dilakukan pemeriksaan fisik terhadap logam mulia yang diinvestasikan bentuk fisik logam mulia sudah berubah (Palsu).

 

"Sedangkan kunci safety box berada di tangan Rotua Anastasya," singkat Ricky. Perubahan fisik emas diperkirakan terjadi kurun waktu Juli hingga September 2012. Para tersangka diduga menggelapkan logam mulia dan menyalahi prosedur perbankan sehingga tersangka dikenakan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun. (WFz).

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?