GATRANEWS

Sebanyak 300 Personil Polri dan TNI Antisipasi Bentrok Antar-Kampung
Thursday, 31 July 2014

Kalianda, GATRAnews - Tak kurang dari 300 personil Polri dari Kepolisian Resor Lampung Selatan,...
Jenazah Bripda Zulkifli Dievakuasi ke Jayapura
Tuesday, 29 July 2014

Jayapura, GATRAnews - Jenazah Bripda Zulkufli, anggota Polres Tiom, Selasa (29/7) pagi, dijadwalkan...
Sebanyak 55 Ribu Napi Terima Remisi Lebaran, 820 Orang Langsung Bebas
Monday, 28 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 55.884 orang narapidana (napi) mendapat remisi Hari Raya Idul Fitri...
Nazaruddin Tak Dapat Remisi Lebaran
Monday, 28 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan bendahara umum DPP Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, yang terjerat...
KPK dan Polri Tangkap 18 Pemeras TKI, Satu Anggota TNI
Saturday, 26 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri menangkap 18 orang yang...
Penjambret Tewas Setelah Menabrak Gerobak Roti
Friday, 25 July 2014

Baturaja, GATRAnews - Dua tersangka Rik (16) dan Rs (30) pelaku jambret seorang di antaranya tewas...
Mantan Dirut Bank DKI Terancam Upaya Paksa
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung bakal melakukan upaya paksa terhadap...
Jokowi-JK Desak Polri Tangkap Big Boss Obor Rakyat
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Calon presiden dan wapres terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK)...
KPK Usut Setya Novanto dan Kahar Muzakir di PON Riau
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Meski namanya kerap disebut dalam berbagai kasus, namun Setya Novanto (Setnov)...
Selidiki SKL BLBI, KPK Bakal Panggil Megawati?
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah pengemplang Bantuan Likuiditas Bantuan Bank Indonesia (BLBI), tak...
Ruhut: Ada Yang ''Ngompori'' Prabowo
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai keputusan Prabowo Subianto...
Penyidik Tanya Udar Soal Bus TransJakarta di Era Foke
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, yang menjadi...
Jokowi Siap Penuhi Panggilan Polri Usai Lebaran
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak memenuhi panggilan penyidik Polri, yang...
Pakar dari IPB: Lahan SPS Tak Rusak
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Gunawan Djajakirana, ahli biologi tanah dan lingkungan dari Institut Pertanian...
Berkas Perkara Lima Siswa SMAN 3 Jakarta Dinyatakan Lengkap
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Berkas perkara kelima tersangka pelaku penganiayaan terhadap Caesar Al Irhami,...
Pakar: Kebakaran Tak Rusak Gambut SPS
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Gusti Z Anshari, ahli kebakaran gambut dari Universitas Tanjungpura (Untan),...
Kuasa Hukum: Jaksa Harusnya Tuntut Bebas Hendra Office Boy
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ahmad Taufik, kuasa hukum Hendra Saputra menilai tuntutan 2 tahun 6 bulan dan...
Mantan Bupati Temanggung Dihukum Tujuh Tahun Penjara
Wednesday, 23 July 2014

Semarang,  GATRAnews - Mantan Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo dijatuhi hukuman tujuh tahun...
Sidang Kasus Korupsi Bank DKI Digelar Pekan Depan
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi segera menyidangkan kasus korupsi pengadaan...
Daging Babi Masuk Jakarta Digagalkan di Bakauheni
Wednesday, 23 July 2014

Bakauheni, GATRAnews - Balai Karantina Filter Bakauheni berhasil mengamankan 2,9 ton daging celeng...

Kanwil BRI Jaksel Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Emas

Jakarta, GATRAnews - Wakil Pimpinan Wilayah Bank Republik Indonesia Jakarta Selatan (Kanwil BRI Jaksel), Rahman Arif menjadi tersangka penggelapan investasi emas logam seberat 59 kilogram senilai Rp 30 miliar. Investasi emas itu diketahui milik seorang nasabah berinisial RD.Kepala Subdireltorat Harta Benda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ricky Hasnul mengatakan, tersangka saat ini belum bisa ditahan sebab masih menjalani perawatan dirumah sakit. "Tersangka RA masih sakit jantung dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit," jelas Ricky di Jakarta, Jumat (8/3). 

 

Tak hanya Rahman, ujar Ricky, beberapa staf di bank milik pemerintah tersebut juga ditetapkan sebagai tersangka yakni Staf Keuangan Kanwil BRI Jakarta Selatan, Agus Mardianto dan Kepala Bagian Administrasi Kredit, Rotua Anastasya. "Tersangka Agus Mardianto dan Rotua Anastasya menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Ditreskrimum Polda Metro Jaya," singkatnya.

 

Kasus penggelapan emas investasi ini bermula saat seorang nasabah BRI menginvestasikan logam mulia seberat 59 kilogram dalam bentuk "safety box" namun saat nasabah berinisial RD tersebut berencana merubah jaminan dari fidusia menjadi gadai sehingga dilakukan pemeriksaan fisik terhadap logam mulia yang diinvestasikan bentuk fisik logam mulia sudah berubah (Palsu).

 

"Sedangkan kunci safety box berada di tangan Rotua Anastasya," singkat Ricky. Perubahan fisik emas diperkirakan terjadi kurun waktu Juli hingga September 2012. Para tersangka diduga menggelapkan logam mulia dan menyalahi prosedur perbankan sehingga tersangka dikenakan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun. (WFz).

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?