GATRANEWS

Menteri Saleh Tantang ''Riau Andalan Pulp'' Ekspor Hingga Rp 40 Triliun‏
Saturday, 23 May 2015

Pelalawan, GATRAnews - Menperin Saleh Husin mendorong perusahaan berbasis agro meningkatkan kinerja...
Hadi Takkan Sendirian di Korupsi Pajak BCA
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan mantan Direktur Jenderal...
KPK: Kasus Korupsi BCA Hadi Poernomo Tak Retroaktif
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ariawan Agus Iyantono,...
Ini Penyebab KPK Lamban Rampungkan Kasus Hadi
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Senin, 21 April 2014, atau setahun lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
KPK Kantongi Ledger BCA Bukti Kasus Korupsi Hadi
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi menunjukan 3 koper dan 1 boks...
Kapolda Metro Jaya Minta Kabid Humas Baru Turunkan Berat Badan
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Komisaris Besar Muhammad Iqbal, 44 tahun, resmi menjabat sebagai Kepala Bidang...
KPK Telah Periksa 84 Saksi Kasus Korupsi Pajak BCA
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) telah memeriksa 84 orang saksi...
Pemerintah Naikkan HPP Gula
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akhirnya menaikkan Harga Patokan Petani (HPP) gula. Keputusan...
Warga Tomang Sulap Tanaman Hias Jadi Obat Herbal‏
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Lomba Taman Herbal Bejo yang digelar PT Bintang Toedjoe bekerjasama dengan Tim...
MPR: Jadikan Pancasila Sebagai Pranata Hukum
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hingga kini Pancasila hanya menjadi simbol. Pancasila belum diaplikasikan...
Triwulan I 2015, Layanan BRIfast Remittance Capai US$9,6 Milyar
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Di triwulan pertama tahun 2015, kinerja Fee Based Income (FBI) PT Bank Rakyat...
Mendes PDTT Pembangunan Daerah Tertinggal Kurangi Ketimpangan
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT)...
Hadi Poernomo Klaim Untungkan Negara Rp 10 T
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo, yang kini menjadi tersangka kasus korupsi...
Hadi Poernomo Rugikan Negara Rp 2 T
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Saksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, perbuatan tersangka...
Kasus Hadi Berawal dari Pengaduan Masyarakat
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kasus dugaan korupsi keberatan pajak Bank Central Asia (BCA) yang membelit...
Terganggu MRT, Rute Jakarta 10K Berubah
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ajang lomba lari Jakarta International 10 kilometer (10K) kembali digelar...
Dukung Industri Kreatif Digital, Telkom Gandeng 56 Startup Peserta Indigo Apprentice Awards 2015
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - 20 Mei 2015 – Dalam rangka mendukung perkembangan industri kreatif digital...
Pimpinan KPK Tak Beda Pendapat Saat Tetapkan Hadi Tersangka
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Semua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepakat menaikkan...
Pertamina Tawarkan Listrik dan Gas ke DKI Jakarta
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan minyak negara, PT Pertamina menawarkan pasokan listrik dan gas bagi...
KPK Periksa 30 Orang dalam Penyelidikan Kasus Hadi
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sekitar 30 orang pada tahap...

Kanwil BRI Jaksel Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Emas

Jakarta, GATRAnews - Wakil Pimpinan Wilayah Bank Republik Indonesia Jakarta Selatan (Kanwil BRI Jaksel), Rahman Arif menjadi tersangka penggelapan investasi emas logam seberat 59 kilogram senilai Rp 30 miliar. Investasi emas itu diketahui milik seorang nasabah berinisial RD.Kepala Subdireltorat Harta Benda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ricky Hasnul mengatakan, tersangka saat ini belum bisa ditahan sebab masih menjalani perawatan dirumah sakit. "Tersangka RA masih sakit jantung dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit," jelas Ricky di Jakarta, Jumat (8/3). 

 

Tak hanya Rahman, ujar Ricky, beberapa staf di bank milik pemerintah tersebut juga ditetapkan sebagai tersangka yakni Staf Keuangan Kanwil BRI Jakarta Selatan, Agus Mardianto dan Kepala Bagian Administrasi Kredit, Rotua Anastasya. "Tersangka Agus Mardianto dan Rotua Anastasya menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Ditreskrimum Polda Metro Jaya," singkatnya.

 

Kasus penggelapan emas investasi ini bermula saat seorang nasabah BRI menginvestasikan logam mulia seberat 59 kilogram dalam bentuk "safety box" namun saat nasabah berinisial RD tersebut berencana merubah jaminan dari fidusia menjadi gadai sehingga dilakukan pemeriksaan fisik terhadap logam mulia yang diinvestasikan bentuk fisik logam mulia sudah berubah (Palsu).

 

"Sedangkan kunci safety box berada di tangan Rotua Anastasya," singkat Ricky. Perubahan fisik emas diperkirakan terjadi kurun waktu Juli hingga September 2012. Para tersangka diduga menggelapkan logam mulia dan menyalahi prosedur perbankan sehingga tersangka dikenakan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun. (WFz).

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?