GATRANEWS

Jika Merasa Benar, BG Harusnya Penuhi Panggilan KPK
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Jika tersangka Komjen Pol Budi Gunawan (BG) tidak melakukan seperti apa yang...
BNI Raup Untung Rp 10,8 Triliun Sepanjang 2014‏
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk membukukan laba Rp 10,8 triliun pada...
BNI Salurkan Kredit Rp 277,6 Triliun Sepanjang 2014‏
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) mencatat penyaluran kredit selama...
Kapolda Metro: Tembak Mati Perampok Membahayakan
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya)...
Polisi Tangkap Tersangka Penyuplai Sabu Adik Hetty Koes Endang
Friday, 30 January 2015

Tangerang, GATRAnews - Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, Banten, menangkap dua pelaku...
Target Penerimaan Pajak Jadi Rp 1,4 Trilyun Selama 2015‏
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati untuk meningkatkan target...
BPKD: PKL Monas Nunggak Listrik Ratusan Juta
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Heru Budi Hartono membantah...
Dijegal BPKD, Ahok: Gendeng!
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Penataan pedagang kaki lima di kawasan Ikatan Restoran Taman Indonesia (IRTI)...
Ada Lima Oknum Kodam Cenderawasih Ketahuan Jual Amunisi ke Kelompok Bersenjata
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Fransen Siahaan, mengakui...
DPR Ingin Mintai Keterangan Menhub Soal Cilamaya
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi V DPR RI, Eldie Suwandie menilai komisinya bisa memanggil...
Paulus: Pemerintah Harus Dengar Suara Rakyat Miskin
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Guru Besar FISIP Universitas Indonesia (UI) Paulus Wirutomo mengimbau...
Produk Kertas Kemasan Jadi Bisnis Menggiurkan
Thursday, 29 January 2015

Tangerang, GATRAnews - Produk kertas kemasan menjadi bisnis yang menggiurkan. Direktur Keuangan PT...
DAJK Rambah Bisnis Ritel
Thursday, 29 January 2015

Tangerang, GATRAnews - Produsen kertas kemasan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) Tbk. melakukan...
KPK Imbau Saksi dari Polri Agar Kooperatif
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau anggota Polri yang mendapat...
Kelompok Lampung Spesialis Curanmor di Jabodetabek
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelaku pencurian kendaraan bermotor di Jabodetabek kembali menggila. Pelaku...
BG Bantah Kabareskrim "Orang Dekatnya"
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah pihak mensinyalir begitu cepatnya penetapan Bambang Widjojanto...
KPK Akan Jerat Yang Halang-halangi Panggilan Penyidik
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menerapkan Pasal 21, 22, dan 24 UU...
KPK Periksa Komjen BG, Jumat
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Komjen Pol Budi Gunawan...
KPK Telisik Larangan Anggota Polri Jadi Saksi BG
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW)...
Pulang Mengantar Istri, Pemotor Tewas Ditusuk Begal
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Aksi begal kendaraan bermotor lagi-lagi terjadi. Korban yang diketahui bernama...

KOTIKAM DIY Bantah Terlibat Tragedi Lapas Cebongan

Yogyakarta, GATRAnews- Komando Inti Keamanan (KOTIKAM) Yogyakarta membantah keras isu yang menyebutkan ada anggotanya yang terlibat aksi kekerasan maupun tragedi Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya 4 tahanan yang ditembak dengan kejam.

"Pelaku tindak kriminal yang bernama Diki bukan anggota KOTIKAM DIY," kata Ketua Umum KOTIKAM DIY, Harun Al Rasyid kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (24/3). "Sekali lagi itu bukan anggota KOTIKAM," tambahnya seperti dikutip Suaramerdeka.com 

Harun juga membantah anggotanya terlibat dalam kasus kekerasan baik yang di Hugo's yang mengakibatkan tewas anggota Kopasus maupun kasus pembacokan di Jalan Dr Sutomo yang menimpa anggota intel Kodim 0734 Yogyakarta "Sebaliknya KOTIKAM justru siap membantu petugas kepolisian maupun TNI diterjunkan untuk memberantas premanisme dan mengungkap pelaku aksi kekerasan, termasuk dalam kasus penembakan brutal di LP Cebongan, Sleman, beberapa hari lalu," katanya.

Namun Harum mengaku mengenal beberapa diantara mereka. "Sejak lama saya sudah bekerja di dunia malam. Mereka menganggap saya sebagai bapak, dan mereka saya anggap sebagai anak saya, tapi bukan anak buah saya. Hanya kalau ada hal yang bersifat konflik, bisa saya rangkul," jelasnya. Selanjutnya, Harum menyatakan "Kami akan membantu untuk mengungkap siapa di balik penyerangan di LP Cebongan. Kami tidak bertindak sendiri, namun berkoordinasi dengan Polri dan TNI, paling tidak membagi informasi," ujarnya. (NHi)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?