GATRANEWS

KPK Sita Jaguar Terkait Pencucian Uang Wawan
Friday, 18 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah menyita 76 kendaraan di antaranya mobil super mewah dan motor gede...
Tamu Hotel Tak Bayar Laporkan ke Polisi
Thursday, 17 April 2014

Denpasar, GATRAnews - Petugas satpam Hotel LV8 di Canggu, Kabupaten Badung, Bali, melaporkan empat...
Dua WN Malaysia Ditangkap Bawa Satu Kilogram Sabu
Thursday, 17 April 2014

Nunukan, GATRAnews - Dua warga negara Malaysia yang diketahui membawa sekitar satu kilogram narkoba...
KPK Cecar Isran Noor Izin Tambang Barubara Anas
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Isran Noor, Bupati Kutai Timur (Kutim) mengaku dicecar oleh penyidik Komisi...
Saksi: Akil Minta Rp 6 M untuk Urus Pilkada Morotai
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Akil Mochtar meminta data Rp 6 milyar kepada Sahrin, kuasa hukum Bupati...
Terdakwa Korupsi PLN Dijamin Uang Negara
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Ermawan Arif Budiman (EAB), mantan Kepala Sektor PT PLN Belawan sedikit bisa...
Akil Khawatir Pecakannya Dengan Wawan Disadap KPK
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Akil Mochtar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi terdakwa...
Orangtua Korban Kekerasan Seksual Anak Bakal Gugat JIS
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Orang tua korban kekerasan seksual TPW berencana menggugat pihak pengelola...
Setelah Proyek Videotron Selesai, Hendra Diberi Rp 19 Juta
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum, dalam surat dakwaan terhadap Hendra Saputra, menyebutkan...
Kemungkinan Motif Dendam Pembunuhan di Soreang
Thursday, 17 April 2014

Bandung, GATRAnews - Penyidik kepolisian mencurigai kasus pembunuhan kakak beradik dan pembantunya...
Riefan Bakal Didakwa Terlibat Korupsi Videotron
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menyatakan bahwa...
Pesuruh Yang Jadi Direktur Didakwa Perkaya Orang Lain
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mendakwa Hendra...
Hendra: Riefan Harus Jadi Tersangka
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Hendra Saputra, "Direktur" PT Imaji Media, usai menjalani sidang dakwaan kasus...
Putra Syarief Hasan Bakal Jadi Tersangka?
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Riefan Avran, putra Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief...
Polisi Selidiki Pemilik 300 Batang Kayu Gelam
Wednesday, 16 April 2014

Muntok, GATRAnews- Polisi Resor Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung masih melakukan...
Mayat Dalam Karung Cianjur-Garut Diduga Sama
Wednesday, 16 April 2014

Bandung, GATRAnews - Kepolisian Daerah Jawa Barat menduga penemuan mayat di dalam karung di wilayah...
PT ISS Masih Pekerjakan Terduga Pelaku Pelecehan
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pihak polisi mengatakan PT ISS Indonesia masih mempekerjakan dua orang terduga...
Soetrisno: Rakyat Bisa Korupsi Bareng Calon Penguasa
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Soetrisno Bachir mengatakan, praktek korupsi kini bukan hanya monopoli...
Mantan Ketum PAN Jual Rumah pada Wawan Rp 1,8 M
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir mengakui...
Keterlibatan WN Malaysia Terkait Peredaran Narkoba
Wednesday, 16 April 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Kepolisian Daerah Riau mendalami keterlibatan CKS dan YKC, keduanya Warga...

KOTIKAM DIY Bantah Terlibat Tragedi Lapas Cebongan

Yogyakarta, GATRAnews- Komando Inti Keamanan (KOTIKAM) Yogyakarta membantah keras isu yang menyebutkan ada anggotanya yang terlibat aksi kekerasan maupun tragedi Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya 4 tahanan yang ditembak dengan kejam.

"Pelaku tindak kriminal yang bernama Diki bukan anggota KOTIKAM DIY," kata Ketua Umum KOTIKAM DIY, Harun Al Rasyid kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (24/3). "Sekali lagi itu bukan anggota KOTIKAM," tambahnya seperti dikutip Suaramerdeka.com 

Harun juga membantah anggotanya terlibat dalam kasus kekerasan baik yang di Hugo's yang mengakibatkan tewas anggota Kopasus maupun kasus pembacokan di Jalan Dr Sutomo yang menimpa anggota intel Kodim 0734 Yogyakarta "Sebaliknya KOTIKAM justru siap membantu petugas kepolisian maupun TNI diterjunkan untuk memberantas premanisme dan mengungkap pelaku aksi kekerasan, termasuk dalam kasus penembakan brutal di LP Cebongan, Sleman, beberapa hari lalu," katanya.

Namun Harum mengaku mengenal beberapa diantara mereka. "Sejak lama saya sudah bekerja di dunia malam. Mereka menganggap saya sebagai bapak, dan mereka saya anggap sebagai anak saya, tapi bukan anak buah saya. Hanya kalau ada hal yang bersifat konflik, bisa saya rangkul," jelasnya. Selanjutnya, Harum menyatakan "Kami akan membantu untuk mengungkap siapa di balik penyerangan di LP Cebongan. Kami tidak bertindak sendiri, namun berkoordinasi dengan Polri dan TNI, paling tidak membagi informasi," ujarnya. (NHi)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?