GATRANEWS

Bocah Tujuh Tahun Jadi Korban Pemerkosaan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews-FA, bocah yang baru menginjak usia tujuh tahun menjadi korban pemerkosaan yang...
Dua Pelaku Judi Togel Ditangkap Polisi
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Djoko (44) dan Liong alias Boy (48) tak berkutik saat pihak kepolisian menciduk...
Berjudi di Pangkalan Bemo, Yoni Diciduk Polisi
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Polsek Tambora menciduk Yono dan dua rekannya kala asyik bermain judi di...
Arsul: Perselisihan Kepengurusan Harus Sesuai Pasal 25 UU Parpol
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Sekjen Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Partai Persatuan Pembangunan...
PPP: Putusan Menkum HAM Profesional
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Bidang Hukum DPP PPP, Sholeh Amin menilai, keputusan Menteri Hukum dan...
Menpora Serahkan Penghargaan Pemuda Berprestasi
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi dan istrinya Shobibah Rohmah bersama Sesmenpora...
Menpora : Jaga Semangat Persatuan Warisan Pemuda 86 Tahun Lalu
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Rakyat telah menentukan pilihannya dalam Pemilu dan Pilpres lalu secara...
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2014 Berlangsung Meriah
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews - Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 86 yang digelar di halaman Candi...
Jaksa Belum Temukan Keterlibatan Romy di Lampu Hama
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta M Adi Toegarisman menyatakan, pihaknya ...
Berkas 22 Anggota FPI Masuk Pra Penuntutan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Berkas 22 tersangka anggota Front Pembela Islam (FPI) atas insiden pengrusakan...
Jaksa Kasasi Putusan PT atas Office Boy Hendra Saputra
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum yang menangani perkara terdakwa Hendra Saputra, office boy...
Kejati DKI Jebloskan Bos PT DPM ke Dalam Penjara
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menahan Anis...
Kejari Jakbar Tetapkan Kakanwil BPN Jabar Tersangka Korupsi
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) menetapkan Kepala...
Kajati DKI Sampaikan Pesan Khusus Jelang Sidang Kasus JIS
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta M Adi Toegarisman menyampaikan...
Forum Solidaritas Notaris Tolak Kriminalisasi Terhadap Anggotanya
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Solidaritas Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah meminta kepada...
Polda Tangkap Pemeras Berkedok Media Online
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Polda Metro Jaya menangkap tersangka berinisial ES yang berkedok sebagai...
Peradi Desak Polda Metro Usut OC Kaligis Soal Pemalsuan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Ketua Bidang Pendidikan Khusus Profesi Advokad  Perhimpunan Advokat Indonesia...
KPK Periksa Pejabat BNI Terkait Saham Garuda Nazaruddin
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus pelaksaanaan proyek...
Kontras Kecewa Polisi Tangkap Pelaku "Bully" Presiden
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan...
KPK Periksa Pejabat Kemendagri Terkait Proyek e-KTP
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Fasilitas Dana...

KOTIKAM DIY Bantah Terlibat Tragedi Lapas Cebongan

Yogyakarta, GATRAnews- Komando Inti Keamanan (KOTIKAM) Yogyakarta membantah keras isu yang menyebutkan ada anggotanya yang terlibat aksi kekerasan maupun tragedi Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya 4 tahanan yang ditembak dengan kejam.

"Pelaku tindak kriminal yang bernama Diki bukan anggota KOTIKAM DIY," kata Ketua Umum KOTIKAM DIY, Harun Al Rasyid kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (24/3). "Sekali lagi itu bukan anggota KOTIKAM," tambahnya seperti dikutip Suaramerdeka.com 

Harun juga membantah anggotanya terlibat dalam kasus kekerasan baik yang di Hugo's yang mengakibatkan tewas anggota Kopasus maupun kasus pembacokan di Jalan Dr Sutomo yang menimpa anggota intel Kodim 0734 Yogyakarta "Sebaliknya KOTIKAM justru siap membantu petugas kepolisian maupun TNI diterjunkan untuk memberantas premanisme dan mengungkap pelaku aksi kekerasan, termasuk dalam kasus penembakan brutal di LP Cebongan, Sleman, beberapa hari lalu," katanya.

Namun Harum mengaku mengenal beberapa diantara mereka. "Sejak lama saya sudah bekerja di dunia malam. Mereka menganggap saya sebagai bapak, dan mereka saya anggap sebagai anak saya, tapi bukan anak buah saya. Hanya kalau ada hal yang bersifat konflik, bisa saya rangkul," jelasnya. Selanjutnya, Harum menyatakan "Kami akan membantu untuk mengungkap siapa di balik penyerangan di LP Cebongan. Kami tidak bertindak sendiri, namun berkoordinasi dengan Polri dan TNI, paling tidak membagi informasi," ujarnya. (NHi)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?