GATRANEWS

KPK Telah Periksa 84 Saksi Kasus Korupsi Pajak BCA
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) telah memeriksa 84 orang saksi...
Perlambatan Ekonomi Pengaruhi Perusahaan Modal Ventura
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Nilai aset industri modal ventura pada kuartal I 2015 mengalami penurunan...
Pemerintah Naikkan HPP Gula
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akhirnya menaikkan Harga Patokan Petani (HPP) gula. Keputusan...
MPR: Jadikan Pancasila Sebagai Pranata Hukum
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hingga kini Pancasila hanya menjadi simbol. Pancasila belum diaplikasikan...
Kementerian PUPR Targetkan Penyerapan Anggaran 94%
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyerapan...
Metland Gandeng Ascendas Kembangkan Proyek Mixed Use
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyedia solusi ruang usaha unggulan Asia, Ascendas Group (Ascendas),...
Triwulan I 2015, Layanan BRIfast Remittance Capai US$9,6 Milyar
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Di triwulan pertama tahun 2015, kinerja Fee Based Income (FBI) PT Bank Rakyat...
Ahok Jamin Makanan Lenggang Jakarta Bebas Formalin dan Boraks
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meresmikan Lenggang Jakarta, pusat...
Kasus Hadi Berawal dari Pengaduan Masyarakat
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kasus dugaan korupsi keberatan pajak Bank Central Asia (BCA) yang membelit...
Terganggu MRT, Rute Jakarta 10K Berubah
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ajang lomba lari Jakarta International 10 kilometer (10K) kembali digelar...
Dukung Industri Kreatif Digital, Telkom Gandeng 56 Startup Peserta Indigo Apprentice Awards 2015
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - 20 Mei 2015 – Dalam rangka mendukung perkembangan industri kreatif digital...
Pimpinan KPK Tak Beda Pendapat Saat Tetapkan Hadi Tersangka
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Semua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepakat menaikkan...
Pertamina Tawarkan Listrik dan Gas ke DKI Jakarta
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan minyak negara, PT Pertamina menawarkan pasokan listrik dan gas bagi...
KPK Periksa 30 Orang dalam Penyelidikan Kasus Hadi
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sekitar 30 orang pada tahap...
Pemkot Jakarta Selatan Tertibkan Enam Baliho Reklame Raksasa
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melakukan penertiban baliho reklame...
Setahun Tertunda, Lenggang Jakarta Diresmikan Hari Ini
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hampir satu tahun tertunda, program penataan pedagang kaki lima (PKL) di Monas...
58 Calon Pengantin Ditipu, Uang Milyaran Rupiah Raib
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Wedding Organizer (WO) 'Wawai Bridal' milik pasangan suami istri (Pasutri), Ali...
Kerugian Negara Kasus BCA Rp 375 M dari Audit IBI
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hasil audit dari Inspektorat Bidang Investigasi (IBI) Kementerian Keuangan...
Pertamina Tandatangani Tiga PSC Migas
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews  – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Hulu Energi hari ini secara...
Wakil Ketua MPR: Batik Harus Terus Dimasyarakatkan
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kemajuan Ilmu Pengetahun dan teknologi, membuat batas-batas wilayah negara...

KOTIKAM DIY Bantah Terlibat Tragedi Lapas Cebongan

Yogyakarta, GATRAnews- Komando Inti Keamanan (KOTIKAM) Yogyakarta membantah keras isu yang menyebutkan ada anggotanya yang terlibat aksi kekerasan maupun tragedi Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya 4 tahanan yang ditembak dengan kejam.

"Pelaku tindak kriminal yang bernama Diki bukan anggota KOTIKAM DIY," kata Ketua Umum KOTIKAM DIY, Harun Al Rasyid kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (24/3). "Sekali lagi itu bukan anggota KOTIKAM," tambahnya seperti dikutip Suaramerdeka.com 

Harun juga membantah anggotanya terlibat dalam kasus kekerasan baik yang di Hugo's yang mengakibatkan tewas anggota Kopasus maupun kasus pembacokan di Jalan Dr Sutomo yang menimpa anggota intel Kodim 0734 Yogyakarta "Sebaliknya KOTIKAM justru siap membantu petugas kepolisian maupun TNI diterjunkan untuk memberantas premanisme dan mengungkap pelaku aksi kekerasan, termasuk dalam kasus penembakan brutal di LP Cebongan, Sleman, beberapa hari lalu," katanya.

Namun Harum mengaku mengenal beberapa diantara mereka. "Sejak lama saya sudah bekerja di dunia malam. Mereka menganggap saya sebagai bapak, dan mereka saya anggap sebagai anak saya, tapi bukan anak buah saya. Hanya kalau ada hal yang bersifat konflik, bisa saya rangkul," jelasnya. Selanjutnya, Harum menyatakan "Kami akan membantu untuk mengungkap siapa di balik penyerangan di LP Cebongan. Kami tidak bertindak sendiri, namun berkoordinasi dengan Polri dan TNI, paling tidak membagi informasi," ujarnya. (NHi)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?