GATRANEWS

Penjahat Ngaku Sering Masuk Bui Beraksi di Mikrolet
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews-Pelaku Eko Supriyanto, 29 tahun berani 'unjuk gigi' kepada salah satu penumpang...
Korban Baru di JIS Dipukul dan Dianiaya oleh Agun dan Awan
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews-Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu...
Tantular Bantah Suap BI Rp 1 M Karena Pakai Giro
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Bos Bank Century Robert Tantular membantah bahwa dana Rp 1 milyar yang...
KPAI Temukan Satu Korban Baru di JIS
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan salah satu korban baru...
Akil Akui Minta Rp 3 M untuk Tiga Pilkada
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Akil Mochtar mengakui pernah berkomunikasi dengan pengacara Susi Tur Andayani...
Maria Klaim Bersih dari Aliran Dana Pilkada Lebak
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Hakim Konstitusi Maria Farida Indrati membantah telah menerima aliran dana...
Hakim Konstitusi: Akil Tak Paksa Hakim Lain
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Akil Mochtar menyatakan tidak memaksa rekannya sesama hakim konstitusi dalam...
Hakim MK Tak Kenal Wawan, Akil Turut Bersaksi
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Hakim Konstitusi Maria Farida Indrati mengaku tidak mengenal Tubagus Chairi...
Posko FBR Bojongsari Diserang, Satu Terluka Parah
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyerangan terhadap anggota organisasi massa kembali terulang. Kali ini Pos...
Gara-Gara Nyuri Burung, 'Burung' Sandi Dihajar
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews-Sandi, 26 tahun, tak berkutik saat warga memergoki mencuri burung di Jalan Asem...
Polisi Segera Periksa Kepala Sekolah JIS
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews- Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan bahwa...
Kasus Sodomi di TK JIS Guru Diduga Lalai
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews- Penyidik Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan...
68 Caleg Jadi Tersangka Kecurangan Pemilu
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan 68 orang calon...
Anggoro Anggap Dakwaan Jaksa Palsu
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggoro Widjojo, bos PT PT Masaro Radiokom, menganggap dakwaan jaksa penuntut...
Jaksa Siap Hadirkan Riefan Avrian di Persidangan Korupsi Videotron
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan akan menghadirkan...
Majelis Ingatkan Staf Kemenkop & UKM Akan Ancaman 7 Tahun Penjara
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi sempat memperingatkan...
Anak Buah Syarief Hasan Dihadiahi Kawasaki Ninja?
Wednesday, 23 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Sidang kasus korupsi pengadaan proyek videotron di Kementerian Koperasi dan...
Pria Ini Babak Belur Gara-Gara Nyolong HP dan Dompet
Wednesday, 23 April 2014

Jakarta, GATRAnews-Wajah Faizal Wijaya, 37 tahun, babak belur dihajar warga gara-gara nekad...
Ada Indikasi Keterlibatan Asing di Rawa Tripa
Wednesday, 23 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Tri Moelja D Soerjadi menduga ada indikasi keterlibatan pihak asing di balik...
Polisi Buru SY, Pelaku Penjual Lima Gadis di Bawah Umur
Wednesday, 23 April 2014

Jakarta, GATRAnews-Lima perempuan yang masih berusia di bawah itu mendatangi Polda Metro Jaya, Rabu...

KOTIKAM DIY Bantah Terlibat Tragedi Lapas Cebongan

Yogyakarta, GATRAnews- Komando Inti Keamanan (KOTIKAM) Yogyakarta membantah keras isu yang menyebutkan ada anggotanya yang terlibat aksi kekerasan maupun tragedi Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya 4 tahanan yang ditembak dengan kejam.

"Pelaku tindak kriminal yang bernama Diki bukan anggota KOTIKAM DIY," kata Ketua Umum KOTIKAM DIY, Harun Al Rasyid kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (24/3). "Sekali lagi itu bukan anggota KOTIKAM," tambahnya seperti dikutip Suaramerdeka.com 

Harun juga membantah anggotanya terlibat dalam kasus kekerasan baik yang di Hugo's yang mengakibatkan tewas anggota Kopasus maupun kasus pembacokan di Jalan Dr Sutomo yang menimpa anggota intel Kodim 0734 Yogyakarta "Sebaliknya KOTIKAM justru siap membantu petugas kepolisian maupun TNI diterjunkan untuk memberantas premanisme dan mengungkap pelaku aksi kekerasan, termasuk dalam kasus penembakan brutal di LP Cebongan, Sleman, beberapa hari lalu," katanya.

Namun Harum mengaku mengenal beberapa diantara mereka. "Sejak lama saya sudah bekerja di dunia malam. Mereka menganggap saya sebagai bapak, dan mereka saya anggap sebagai anak saya, tapi bukan anak buah saya. Hanya kalau ada hal yang bersifat konflik, bisa saya rangkul," jelasnya. Selanjutnya, Harum menyatakan "Kami akan membantu untuk mengungkap siapa di balik penyerangan di LP Cebongan. Kami tidak bertindak sendiri, namun berkoordinasi dengan Polri dan TNI, paling tidak membagi informasi," ujarnya. (NHi)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?