GATRANEWS

Partogi Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya
Saturday, 01 August 2015

Jakarta,GATRAnews-Polda Metro Jaya resmi menahan Partogi Pangaribuan 1x24 jam setelah menjalani...
Kejagung Tahan Seorang Tersangka Korupsi Alat Kontrasepsi
Saturday, 01 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menahan Kepala Cabang Jakarta I PT...
Kejagung Harap PN Jaksel Tolak Praperadilan Dahlan
Saturday, 01 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengharapkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan...
Festival Kreativitas Pemuda 2015
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Kamis (30/7) pagi, Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti...
Kemenpora Melaksanakan Penyusunan Laporan Triwulan II
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Ramidin Saragih, Kamis (30/7) pagi...
Menperin: Dongkrak TKDN, Industri Siap Penuhi Proyek Listrik 35000 MW
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian mendorong industri dalam negeri agar terlibat aktif...
Menperin: Industri Alas Kaki Jadi Tumpuan Ekspor
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan industri alas kaki nasional...
Semester I 2015, Kredit Bank Bukopin Tumbuh 15,31%
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Di tengah situasi ekonomi yang masih belum kondusif, pada semester I tahun...
Keluarga Partogi Kooperatif Saat Rumah Digeledah
Friday, 31 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Satuan Tugas Polda Metro Jaya menyita sejumlah dokumen, deposito, buku tabungan...
Kemendag Perketat Impor Tekstil Batik
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan memperketat impor tekstil dan produk tekstil (TPT)...
Kaji Pendirian Bank Tani, Perlu Data Tunggal Untuk Majukan Pertanian
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah membutuhkan data tunggal...
Empat Sertifikat Rumah Partogi Disita Satgas Polda Metro
Friday, 31 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Tim Satuan Tugas Polda Metro Jaya menyita empat sertifikat rumah milik Partogi...
BI Tidak Khawatir Bencana Kekeringan Dongkrak Inflasi
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Bencana kekeringan dalam beberapa waktu terakhir menerpa beberapa wilayah...
Pimpinan DPRD Terpecah Menyikapi Manuver Haji Lulung
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta terpecah menyikapi rencana pemanggilan Gubernur Basuki...
Lulung Panggil Ahok, Ketua DPRD: No Comment
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menolak berkomentar atas manuver...
Sierad Produce Targetkan Penjualan Rp 3 Trilyun
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen pakan ternak dan makanan olahan dari ayam, PT Sierad Produce Tbk,...
Pulangkan Tersangka Dwelling Time, Polda Metro Kerja Sama Dengan Interpol
Friday, 31 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya akan bekerja sama dengan Interpol guna memulangkan...
DPRD Temui BPK Bahas Anggaran 2014
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pimpinan DPRD DKI Jakarta menemui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jumat...
Jago Merah Lalap Ditjen Pajak, Dokumen Kasus 'Dwelling Time' Aman
Friday, 31 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Si jago merah melalap kantor Direktorat Jenderal Pajak tepatnya di basement 2...
Buntut Kasus ''Dwelling Time'' Rumah Dirjen Daglu Digeledah
Friday, 31 July 2015

Jakarta,GATRAnews- Satuan Tugas Khusus Polda Metro Jaya menggeledah rumah Direktur Jenderal...

KOTIKAM DIY Bantah Terlibat Tragedi Lapas Cebongan

Yogyakarta, GATRAnews- Komando Inti Keamanan (KOTIKAM) Yogyakarta membantah keras isu yang menyebutkan ada anggotanya yang terlibat aksi kekerasan maupun tragedi Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya 4 tahanan yang ditembak dengan kejam.

"Pelaku tindak kriminal yang bernama Diki bukan anggota KOTIKAM DIY," kata Ketua Umum KOTIKAM DIY, Harun Al Rasyid kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (24/3). "Sekali lagi itu bukan anggota KOTIKAM," tambahnya seperti dikutip Suaramerdeka.com 

Harun juga membantah anggotanya terlibat dalam kasus kekerasan baik yang di Hugo's yang mengakibatkan tewas anggota Kopasus maupun kasus pembacokan di Jalan Dr Sutomo yang menimpa anggota intel Kodim 0734 Yogyakarta "Sebaliknya KOTIKAM justru siap membantu petugas kepolisian maupun TNI diterjunkan untuk memberantas premanisme dan mengungkap pelaku aksi kekerasan, termasuk dalam kasus penembakan brutal di LP Cebongan, Sleman, beberapa hari lalu," katanya.

Namun Harum mengaku mengenal beberapa diantara mereka. "Sejak lama saya sudah bekerja di dunia malam. Mereka menganggap saya sebagai bapak, dan mereka saya anggap sebagai anak saya, tapi bukan anak buah saya. Hanya kalau ada hal yang bersifat konflik, bisa saya rangkul," jelasnya. Selanjutnya, Harum menyatakan "Kami akan membantu untuk mengungkap siapa di balik penyerangan di LP Cebongan. Kami tidak bertindak sendiri, namun berkoordinasi dengan Polri dan TNI, paling tidak membagi informasi," ujarnya. (NHi)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?