GATRANEWS

Bupati Tapteng Jadi Tersangka Korupsi Sengketa Pilkada
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng)...
Peneliti: Seharusnya MK Panggil Kapolri Soal Data Pilpres
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti dari Flobamora Institute Alfons Loemau mengatakan, Mahkamah...
Mengaku Pihak Bank, Dua WN Nigeria Tipu Nasabah Ratusan Juta
Wednesday, 20 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Dua orang Warga Negara (WN) Nigeria, Mallo Gombo alias Peter Nwan Kwo dan...
BNN: Keluarga Cuek Menjadi Pintu Masuk Narkotika Pada Anak
Wednesday, 20 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Badan Narkotika Nasional (BNN) mengadakan Focus Group Discution (FGD) dengan...
Gara-Gara Rokok, Pendekar Rawa Belong Bacok Warga
Wednesday, 20 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Tak hanya merusak kesehatan, rokok rupanya bisa mengantarkan seseorang menuju ke...
Bandara Soekarno-Hatta Dijaga Polisi Jelang Putusan MK
Wednesday, 20 August 2014

Tangerang, GATRAnews - Kepolisian menyiagakan personel di pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta,...
Polisi Tangkap Bidan Pencuri Motor
Wednesday, 20 August 2014

Kudus, GATRAnews - Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, menangkap seorang pencuri sepeda motor yang...
KPK Bakal Periksa Pemilik dan Petinggi BCA
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa petinggi dan pemilik Bank...
KPK Isyaratkan Akan Periksa Ibas
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Beberapa kali saksi yang diperiksa di persidangan Pengadilan Tindak Pidana...
KPK Bakal Usut Dugaan Fahri Hamzah Terima US$ 25 Ribu
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti kesaksian Yulianis di...
Polri Takkan Limpahkan Kasus Suap Judi ke KPK
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan takkan melimpahkan kasus...
Keberhasilan BPOM Ungkap Pabrik Obat Ilegal Prestasi Besar
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi IX DPR RI Poempida Hidayatulloh menilai, keberhasilan Badan...
Kapolri: Penembakan Kapolsek Ambawi Tindakan Terorisme
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penembakan terhadap Kepala Kepolisian Sektor Ambalawi, Bima NTB, AKP Abdul...
Ungkap Korupsi SDA, KPK Periksa Ketua Fraksi PPP
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Di tengah derasnya desakan agar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar...
Pengusaha Oli Bekas Ilegal Keruk Keuntungan Rp.300 Juta/Bulan
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Lima perusahan yang disinyalir mengelola penampungan limbah Bahan Berbahaya dan...
Polri Limpahkan Perkara Korupsi Jika Kejaksaan Berbelit-Belit
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan akan melimpahkan kasus...
Polda Metro Grebek Lokasi Penampungan Oli Bekas
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Subdit Sumber Daya Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro...
MK Harus Berani Batalkan Hasil Pilpres Jika Inkonstitusional
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - M Taufik Budiman mengatakan, Mahkamah Konstitusi (MK) harus berani membatalkan...
Polresta Pekanbaru Tangkap Pembantu Bunuh Bayi
Monday, 18 August 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil menangkap Yulia...
Gandeng Polisi Amankan Pajak, Pemerintah Targetkan Rp 1.072,38 Triliun‏
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menggandeng pihak Kepolisian...

KOTIKAM DIY Bantah Terlibat Tragedi Lapas Cebongan

Yogyakarta, GATRAnews- Komando Inti Keamanan (KOTIKAM) Yogyakarta membantah keras isu yang menyebutkan ada anggotanya yang terlibat aksi kekerasan maupun tragedi Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya 4 tahanan yang ditembak dengan kejam.

"Pelaku tindak kriminal yang bernama Diki bukan anggota KOTIKAM DIY," kata Ketua Umum KOTIKAM DIY, Harun Al Rasyid kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (24/3). "Sekali lagi itu bukan anggota KOTIKAM," tambahnya seperti dikutip Suaramerdeka.com 

Harun juga membantah anggotanya terlibat dalam kasus kekerasan baik yang di Hugo's yang mengakibatkan tewas anggota Kopasus maupun kasus pembacokan di Jalan Dr Sutomo yang menimpa anggota intel Kodim 0734 Yogyakarta "Sebaliknya KOTIKAM justru siap membantu petugas kepolisian maupun TNI diterjunkan untuk memberantas premanisme dan mengungkap pelaku aksi kekerasan, termasuk dalam kasus penembakan brutal di LP Cebongan, Sleman, beberapa hari lalu," katanya.

Namun Harum mengaku mengenal beberapa diantara mereka. "Sejak lama saya sudah bekerja di dunia malam. Mereka menganggap saya sebagai bapak, dan mereka saya anggap sebagai anak saya, tapi bukan anak buah saya. Hanya kalau ada hal yang bersifat konflik, bisa saya rangkul," jelasnya. Selanjutnya, Harum menyatakan "Kami akan membantu untuk mengungkap siapa di balik penyerangan di LP Cebongan. Kami tidak bertindak sendiri, namun berkoordinasi dengan Polri dan TNI, paling tidak membagi informasi," ujarnya. (NHi)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?