GATRANEWS

Waduh...Farhat Abbas Ancam Telkomsel, Ada Apa?
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum PT Prima Jaya Informatika (PT PJI) Farhat Abbas mengingatkan...
Mendes PDTT: Transmigrasi Kurangi Warga Miskin
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT)...
KPK Belum Tahan Hassan Widjaja karena Alasan Kemanusiaan
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menahan tersangka Hassan Widjaja,...
Kejagung Tahan GM Pelindo Dumai
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menahan General Manajer (GM) PT Pelindo...
Prof Mashuri: Pemerintah Harus Dukung Bulog Lebih Besar Lagi
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah harus memberikan dukungan lebih besar kepada Badan Urusan Logistik...
Abdullah Minta Polri Segera Tangani Kasus BG
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua meminta...
Staf Khusus Menteri ESDM: Petral Wajib Diaudit BPK
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Keberadaan PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) anak perusahaan PT...
Kasus Tersangka Suap Innospec Masuk Penuntutan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, berkas perkara Direktur PT...
Anggota Polda Papua Ini Menipu Sesama Polisi Lewat Investasi Bodong
Friday, 24 April 2015

Jayapura, GATRAnews - Kepolisian Daerah Papua berhasil menangkap Briptu Erick, salah satu...
KPK Tahan Dua Pejabat PT Bursa Berjangka
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua pejabat PT Bursa Berjangka...
Ahok Usut Mark Up Pembangunan Balai Betawi
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sedang menginvestigasi dugaan mark...
Bank Permata Bagi Dividen Rp 166,37 Milyar
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Permata Tbk (PermataBank) akan membagikan dividen tunai kepada...
Kuartal I-2015, Sampoerna Bukukan Laba Rp 2,9 Trilyun
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen rokok, PT HM Sampoerna Tbk pada kuartal I-2015 membukukan laba bersih...
Buka Jasa Seks Via Twitter, Pria Ini Diciduk Polisi
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Bisnis prostitusi menggunakan jejaring sosial rupanya semakin mewabah. Sejak...
Tewasnya Sang Kapten Komplotan Curas di Tamansari
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Petugas SubDirektorat Reserse Mobile (Resmob) Polda Metro Jaya menembak mati...
Tahun Ini Pemerintah Akan Bubarkan Petral‏!
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengisyaratkan bahwa...
Menteri Rini Jelaskan "Right Issue" Tiga BUMN di Hadapan Anggota DPR‏
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi VI DPR-RI bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, Jumat siang di Gedung...
Dua Pelaku Komplotan Curas di Tamansari di Bawah Umur
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Petugas SubDirektorat Reserse Mobile (Resmob) Polda Metro Jaya menciduk enam...
Perwakilan Negara Terpidana Mati Diundang ke Nusakambangan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia mengundang perwakilan dari...
PK Zainal Abidin Tentukan Waktu Eksekusi Terpidana Mati
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung baru akan menentukan hari H pelaksanaan eksekusi 10 terpidana...

KOTIKAM DIY Bantah Terlibat Tragedi Lapas Cebongan

Yogyakarta, GATRAnews- Komando Inti Keamanan (KOTIKAM) Yogyakarta membantah keras isu yang menyebutkan ada anggotanya yang terlibat aksi kekerasan maupun tragedi Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya 4 tahanan yang ditembak dengan kejam.

"Pelaku tindak kriminal yang bernama Diki bukan anggota KOTIKAM DIY," kata Ketua Umum KOTIKAM DIY, Harun Al Rasyid kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (24/3). "Sekali lagi itu bukan anggota KOTIKAM," tambahnya seperti dikutip Suaramerdeka.com 

Harun juga membantah anggotanya terlibat dalam kasus kekerasan baik yang di Hugo's yang mengakibatkan tewas anggota Kopasus maupun kasus pembacokan di Jalan Dr Sutomo yang menimpa anggota intel Kodim 0734 Yogyakarta "Sebaliknya KOTIKAM justru siap membantu petugas kepolisian maupun TNI diterjunkan untuk memberantas premanisme dan mengungkap pelaku aksi kekerasan, termasuk dalam kasus penembakan brutal di LP Cebongan, Sleman, beberapa hari lalu," katanya.

Namun Harum mengaku mengenal beberapa diantara mereka. "Sejak lama saya sudah bekerja di dunia malam. Mereka menganggap saya sebagai bapak, dan mereka saya anggap sebagai anak saya, tapi bukan anak buah saya. Hanya kalau ada hal yang bersifat konflik, bisa saya rangkul," jelasnya. Selanjutnya, Harum menyatakan "Kami akan membantu untuk mengungkap siapa di balik penyerangan di LP Cebongan. Kami tidak bertindak sendiri, namun berkoordinasi dengan Polri dan TNI, paling tidak membagi informasi," ujarnya. (NHi)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?