GATRANEWS

KPK Cekal Mantan Wali Kota Tegal
Monday, 21 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencekal bepergian Ikmal Jaya, mantan Wali...
Akil Khawatir Pecakannya Dengan Wawan Disadap KPK
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Akil Mochtar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi terdakwa...
Mantan Wali Kota Tegal Jadi Tersangka Tukar Guling Tanah
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ikmal Jaya, mantan Wali Kota...
Polri Akan Rekrut 7.000 Polwan Tahun Ini
Saturday, 22 March 2014

Jakarta, GATRAnews - Tahun ini Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menerima 7.000 orang...
JPN: Churchill Mining Belum Kalahkan Indonesia di Arbitrase
Monday, 10 March 2014

Jakarta, GATRAnews - Tiga Jaksa Pengacara Negara (JPN) Heri Horo, Maria, dan Bagus menegaskan bahwa...
Yusril: Pencekalan MS Kaban Hanya Demi Penyidikan
Thursday, 13 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menilai,...
Menkum HAM: Bebas Bersyarat Corby Bukan Atas Tekanan Australia
Friday, 07 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Indonesia memberikan pembebasan bersyarat kepada gembong narkoba...
Komnas HAM: RSUD Dadi Tjokrodipo Langgar Prosedur
Friday, 07 February 2014

Bandarlampung, GATRAnews - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Siti Noor Laila menyatakan, ada...
Yusril Minta Pemilu Serentak pada 2014
Monday, 03 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra meminta Mahkamah Konstitusi (MK)...
MK Sidangkan Uji Materil UU Pilpres
Tuesday, 21 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Konstitusi (MK), hari ini (21/1), menggelar sidang perdana pengujian...
Walikota Surabaya Lapor KPK Terkait Penukaran Binatang KBS Dengan Inova
Monday, 20 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Walikota Surabaya, Jawa Timur, Tri Rismaharani memyambangi Komisi...
Sindikat Penipu Asal Nigeria Dibekuk Polisi
Monday, 20 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Aparat Polda Metro Jaya membekuk lima orang asal Nigeria yang menipu Warga...
Ruji Tak Tahu Asal Dana Rp 1 M yang Dipinjamkan Dani
Thursday, 16 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris KPUD Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Ruji, mengaku tidak mengetahui...
MPR: MK Berada "di Bibir Jurang"
Wednesday, 15 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saefuddin menegaskan bahwa MPR melihat Mahkamah...
Sebagai Ketua MK, Mahfud Pernah Tolak Kiai Banten
Monday, 06 January 2014

Pandeglang, GATRAnews - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD mengaku pernah menolak...
Yusril Optimis MK Kabulkan Soal Uji Pemilu Serentak
Monday, 06 January 2014

Surabaya, GATRAnews - Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra mengaku...
Mayoritas Korupsi Akibat Faktor Keluarga
Monday, 23 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Basrief Arief mengatakan bahwa kasus korupsi yang telah merasuk ke...
Pemprov DKI Laporkan Warga Taman Burung ke Polisi
Thursday, 19 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah DKI Jakarta melaporkan oknum developer kontrakan di kawasan Taman...
Hamdan Zoelva Dipanggil KPK
Thursday, 12 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva memenuhi panggilan Komisi...
Ruang Sidang MK Diobrak-Abrik Massa
Thursday, 14 November 2013

Jakarta, GATRAnews - Terjadi kerusuhan di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis...

Arief Hidayat: Saya Tak Mimpi Jadi Hakim MK

Jakarta, GATRAnews - Arief Hidayat, hakim konstitusi pengganti Mahfud MD, mengaku sama sekali tak pernah bermimpi menjadi hakim sekaligus memimpin Mahkamah Konstitusi (MK).

"Hari ini hari membingungkan dan membahagiakan. Bingung karena tidak pernah bermimpi akan bersumpah di Istana. Itu atas rahmat Allah, dulu saya hanya bercita-cita jabatan tertinggi adalah dekan," ungkap Arief, saat acara pisah-sambut Mahfud MD dan dirinya, di Gedung MK, Jakarta, Senin (1/3).

Guru Besar Hukum dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu juga mengaku tidak bisa tidur, saat akan disumpah untuk jabatan yang tak pernah diimpikan dan dicita-citakannya itu.

Arief menuturkan, saat setahun menjabat Dekan Fakultas Hukum Undip, dirinya pernah diminta Jimly Asshiddiqie (mantan Ketua MK) untuk mengikuti seleksi hakim konstitusi di DPR RI. Namun karena ia belum menyelesaikan masa jabatannya, ia tidak memenuhi permintaan Jimly tersebut.

Menurut Arief, MK bukanlah lembaga asing baginya, karena ia kerap menyampaikan pendapatnya sebagai ahli pada persidangan berbagai perkara. "MK bukan yang asing buat saya, saya beperan kecil di sini. Itu mendorong saya bergabung karena lembaga independen dan besar," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Arief juga meminta bimbingan dan masukan dari sejumlah pihak agar bisa tetap menjaga MK sebagai lembaga yang independen.

"Saya meminta masukan dan dorongan semua, karena saya belum pernah jadi hakim, agar tetap menjadikan MK ini independen, karena lembaga yang akuntabilitasnya sangat tinggi," ucapnya.

Arief menegaskan, dirinya tidak akan menerima iming-iming materi. Sebaliknya ia akan bersikap profesional dan memutus perkara secara independen. "Saya tidak usah mencari uang banyak-banyak, karena warisan ibu mertua saya, warisannya sangat banyak, sehingga kalau dibilang harus menempuh jalur yang sesuai, saya sudah cukup materi," tandasnya.

Sebagai simbol telah menjadi hakim MK, Wakil Ketua MK Achmad Sodiki menyematkan toga hitam dan merah kepada Arief. Ia akan menjadi hakim MK hingga 2018. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?