GATRANEWS

Produksi Cabai Nasional Tidak Sanggup Penuhi Kebutuhan Masyarakat
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Produksi cabai besar segar tercatat sebesar 1,075 juta ton sepanjang tahun...
Kebakaran Gedung Pajak Dipadamkan 22 Mobil Damkar
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk mengatasi...
Diperiksa Bareskrim, Ahok Berharap Kasus UPS Cepat Selesai
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memenuhi panggilan penyidik Bareskrim...
Nex Logistics Kerja Sama dengan Blibli.com dan 7-eleven
Monday, 13 July 2015

Jakarta, GATRAnews – Pesatnya perkembangan bisnis di industri Logistics seiring dengan...
Polda Metro Minta Pemkot Tangerang Terbitkan Perda Soal Taksi Gelap
Tuesday, 07 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Maraknya keberadaan taksi gelap di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) menimbulkan...
Antisipasi Kekeringan Bojonegoro, Mentan Guyur 300 Unit Pompa Air
Tuesday, 07 July 2015

Bojonegoro, GATRAnews - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman  memberikan bantuan pompa...
Ahok Ancam Stop TKD Jika Tidak Terbuka Soal Data
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan portal open data melalui...
Lebaran 2015, Terakhir Berjualan Bagi Pedagang Parsel Cikini
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Keberadaan pasar tumpah pedagang musiman bingkisan Lebaran atau parsel di...
KPK Periksa Dugaan Suap APBD Muba dari PT Petro Muba
Tuesday, 23 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya mengungkap asal dana suap sejumlah...
PGN Bangun Fasilitas Listrik di Pulau Pemping
Tuesday, 23 June 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk bekerjasama dengan SKK Migas dan...
TB Hasanuddin: Perpres Tentang Kementrian Pertahanan Cacat Hukum!
Friday, 19 June 2015

Jakarta, GATRAnews- Peraturan Presiden (Perpres) 58 tahun 2015 tentang Kementerian Pertahanan yang...
Ini Lokasi Kegiatan Pasar Murah di Jakarta
Thursday, 18 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kegiatan pasar murah selama bulan Ramadhan akan digelar oleh Pemerintah...
Fraksi Golkar Dorong DPR Segera Sahkan RUU Penjaminan
Wednesday, 17 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie berharap DPR segera mengesahkan RUU...
Pemprov Papua: Polisi Harus Tangkap Pelaku Pembunuhan & Pembakar Organda
Friday, 12 June 2015

<p><strong>Jayapura, GATRAnews-</strong> Pemerintah Provinsi Papua minta polisi...
Hotline Damkar 113 Rusak, Ahok Evaluasi Kinerja Kadis
Wednesday, 10 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera mengevaluasi kinerja Dinas...
BEI Ingin Perusahaan Perkebunan BUMN untuk IPO
Wednesday, 10 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Bursa Efek Indonesia (BEI) menginginkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara...
Anggota Fraksi Golkar Eldie Suwandie Wafat
Wednesday, 03 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kabar duka datang dari kompleks Parlemen DPR RI. Anggota Fraksi Golkar DPR RI...
BKPM Tarik Investasi Sektor Maritim dari Jepang
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Konsulat Jenderal RI Osaka...
BKPM Tarik Investasi Sektor Maritim dari Jepang
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Konsulat Jenderal RI Osaka...
DKI Tata PKL Setu Babakan Seperti Lenggang Jakarta
Sunday, 24 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sukses dengan Lenggang Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata...

Arief Hidayat: Saya Tak Mimpi Jadi Hakim MK

Jakarta, GATRAnews - Arief Hidayat, hakim konstitusi pengganti Mahfud MD, mengaku sama sekali tak pernah bermimpi menjadi hakim sekaligus memimpin Mahkamah Konstitusi (MK).

"Hari ini hari membingungkan dan membahagiakan. Bingung karena tidak pernah bermimpi akan bersumpah di Istana. Itu atas rahmat Allah, dulu saya hanya bercita-cita jabatan tertinggi adalah dekan," ungkap Arief, saat acara pisah-sambut Mahfud MD dan dirinya, di Gedung MK, Jakarta, Senin (1/3).

Guru Besar Hukum dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu juga mengaku tidak bisa tidur, saat akan disumpah untuk jabatan yang tak pernah diimpikan dan dicita-citakannya itu.

Arief menuturkan, saat setahun menjabat Dekan Fakultas Hukum Undip, dirinya pernah diminta Jimly Asshiddiqie (mantan Ketua MK) untuk mengikuti seleksi hakim konstitusi di DPR RI. Namun karena ia belum menyelesaikan masa jabatannya, ia tidak memenuhi permintaan Jimly tersebut.

Menurut Arief, MK bukanlah lembaga asing baginya, karena ia kerap menyampaikan pendapatnya sebagai ahli pada persidangan berbagai perkara. "MK bukan yang asing buat saya, saya beperan kecil di sini. Itu mendorong saya bergabung karena lembaga independen dan besar," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Arief juga meminta bimbingan dan masukan dari sejumlah pihak agar bisa tetap menjaga MK sebagai lembaga yang independen.

"Saya meminta masukan dan dorongan semua, karena saya belum pernah jadi hakim, agar tetap menjadikan MK ini independen, karena lembaga yang akuntabilitasnya sangat tinggi," ucapnya.

Arief menegaskan, dirinya tidak akan menerima iming-iming materi. Sebaliknya ia akan bersikap profesional dan memutus perkara secara independen. "Saya tidak usah mencari uang banyak-banyak, karena warisan ibu mertua saya, warisannya sangat banyak, sehingga kalau dibilang harus menempuh jalur yang sesuai, saya sudah cukup materi," tandasnya.

Sebagai simbol telah menjadi hakim MK, Wakil Ketua MK Achmad Sodiki menyematkan toga hitam dan merah kepada Arief. Ia akan menjadi hakim MK hingga 2018. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?