GATRANEWS

Ahok Ancam Stop TKD Jika Tidak Terbuka Soal Data
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan portal open data melalui...
Lebaran 2015, Terakhir Berjualan Bagi Pedagang Parsel Cikini
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Keberadaan pasar tumpah pedagang musiman bingkisan Lebaran atau parsel di...
KPK Periksa Dugaan Suap APBD Muba dari PT Petro Muba
Tuesday, 23 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya mengungkap asal dana suap sejumlah...
PGN Bangun Fasilitas Listrik di Pulau Pemping
Tuesday, 23 June 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk bekerjasama dengan SKK Migas dan...
TB Hasanuddin: Perpres Tentang Kementrian Pertahanan Cacat Hukum!
Friday, 19 June 2015

Jakarta, GATRAnews- Peraturan Presiden (Perpres) 58 tahun 2015 tentang Kementerian Pertahanan yang...
Ini Lokasi Kegiatan Pasar Murah di Jakarta
Thursday, 18 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kegiatan pasar murah selama bulan Ramadhan akan digelar oleh Pemerintah...
Fraksi Golkar Dorong DPR Segera Sahkan RUU Penjaminan
Wednesday, 17 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie berharap DPR segera mengesahkan RUU...
Pemprov Papua: Polisi Harus Tangkap Pelaku Pembunuhan & Pembakar Organda
Friday, 12 June 2015

<p><strong>Jayapura, GATRAnews-</strong> Pemerintah Provinsi Papua minta polisi...
Hotline Damkar 113 Rusak, Ahok Evaluasi Kinerja Kadis
Wednesday, 10 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera mengevaluasi kinerja Dinas...
BEI Ingin Perusahaan Perkebunan BUMN untuk IPO
Wednesday, 10 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Bursa Efek Indonesia (BEI) menginginkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara...
Anggota Fraksi Golkar Eldie Suwandie Wafat
Wednesday, 03 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kabar duka datang dari kompleks Parlemen DPR RI. Anggota Fraksi Golkar DPR RI...
BKPM Tarik Investasi Sektor Maritim dari Jepang
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Konsulat Jenderal RI Osaka...
BKPM Tarik Investasi Sektor Maritim dari Jepang
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Konsulat Jenderal RI Osaka...
DKI Tata PKL Setu Babakan Seperti Lenggang Jakarta
Sunday, 24 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sukses dengan Lenggang Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata...
Temukan Beras Sintetis Tidak lapor, Bisa Jadi Tersangka
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta warga Ibu Kota aktif melapor jika...
Wakil Ketua MPR Sosialiasikan 4 Pilar di IAIN Sultan Amai
Sunday, 17 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ratusan mahasiswa IAIN Sultan Amai pada Jumat, 8 Mei 2015, memenuhi Aula...
PKL Kembali Marak, Ahok Tegur Keras Kepala Dinas KUMKMP
Monday, 11 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan DKI Jakarta mendapat...
Tiga Terpidana Mati Minta Dikuburkan di Negaranya
Tuesday, 28 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Tiga dari sembilan yang belum sempat menyampaikan permohonan lokasi penguburan...
Terpidana Mati Minta Organ Tubuhnya Didonorkan
Monday, 27 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Raheem Agbaje Salam, terpidana mati kasus narkoba berkewarganegaraan Spanyol,...
Polisi Panggil EO Penyelenggara Kontes Bikini Anak SMA
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian akan memanggil Event Organizer (EO) Divine Production sebagai...

Arief Hidayat: Saya Tak Mimpi Jadi Hakim MK

Jakarta, GATRAnews - Arief Hidayat, hakim konstitusi pengganti Mahfud MD, mengaku sama sekali tak pernah bermimpi menjadi hakim sekaligus memimpin Mahkamah Konstitusi (MK).

"Hari ini hari membingungkan dan membahagiakan. Bingung karena tidak pernah bermimpi akan bersumpah di Istana. Itu atas rahmat Allah, dulu saya hanya bercita-cita jabatan tertinggi adalah dekan," ungkap Arief, saat acara pisah-sambut Mahfud MD dan dirinya, di Gedung MK, Jakarta, Senin (1/3).

Guru Besar Hukum dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu juga mengaku tidak bisa tidur, saat akan disumpah untuk jabatan yang tak pernah diimpikan dan dicita-citakannya itu.

Arief menuturkan, saat setahun menjabat Dekan Fakultas Hukum Undip, dirinya pernah diminta Jimly Asshiddiqie (mantan Ketua MK) untuk mengikuti seleksi hakim konstitusi di DPR RI. Namun karena ia belum menyelesaikan masa jabatannya, ia tidak memenuhi permintaan Jimly tersebut.

Menurut Arief, MK bukanlah lembaga asing baginya, karena ia kerap menyampaikan pendapatnya sebagai ahli pada persidangan berbagai perkara. "MK bukan yang asing buat saya, saya beperan kecil di sini. Itu mendorong saya bergabung karena lembaga independen dan besar," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Arief juga meminta bimbingan dan masukan dari sejumlah pihak agar bisa tetap menjaga MK sebagai lembaga yang independen.

"Saya meminta masukan dan dorongan semua, karena saya belum pernah jadi hakim, agar tetap menjadikan MK ini independen, karena lembaga yang akuntabilitasnya sangat tinggi," ucapnya.

Arief menegaskan, dirinya tidak akan menerima iming-iming materi. Sebaliknya ia akan bersikap profesional dan memutus perkara secara independen. "Saya tidak usah mencari uang banyak-banyak, karena warisan ibu mertua saya, warisannya sangat banyak, sehingga kalau dibilang harus menempuh jalur yang sesuai, saya sudah cukup materi," tandasnya.

Sebagai simbol telah menjadi hakim MK, Wakil Ketua MK Achmad Sodiki menyematkan toga hitam dan merah kepada Arief. Ia akan menjadi hakim MK hingga 2018. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?