GATRANEWS

Ini Dia Tujuh Pendukung Prabowo Yang Diamankan Polisi
Friday, 22 August 2014

Jakarata, GATRAnews - Aparat kepolisian mengamankan tujuh pengunjuk rasa pendukung Prabowo...
Ini Kata Yusril Soal Kenapa MK Tolak Permohonan Prabowo
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak suluruh permohonan pasangan...
Mabes Polri Gerebek Pusat Judi Online Batam
Thursday, 21 August 2014

Batam, GATRAnews - Tim Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kepulauan Riau menggerebek tempat perjudian...
Pendukung Prabowo Tewas Ditembak? Polisi: Hoax!
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Isu adanya seorang pengunjuk rasa dari Gerakan Laskar Relawan Prabowo (GRPro)...
Ricuh di Depan Indosat, Pendemo dan Polisi Terluka
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terlibat bentrok dengan...
Kejagung Periksa Bos Karoseri Armada, Terkait Korupsi Bus Way
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Guna mengusut kasus korupsi pengadan Bus TransJakarta dan peremajaan bus...
Usut Korupsi Puskesmas, Kejagung Periksa 2 Petinggi Perusahaan
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan dua petinggi...
Tobas: Beberapa Alasan MK Takkan Kabulkan Gugatan Prabowo
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Pasangan presiden-cawapres terpilih berdasarkan rekapitulasi suara Komisi...
Jokowi Tak Gentar Prabowo Menggugat di Mana-mana
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Pasangan presiden-wakil presiden terpilih berdasarkan rekapitulasi suara...
Tobas: Sulit untuk Curang pada Pilpres 2014
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Taufik Basari (Tobas), anggota tim advokasi Joko Widodo-Jusuf Kalla mengatakan...
Hakim MK Tak Mungkin Baca Semua Dokumen
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Has Natabaya, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), meyakini bahwa hakim...
Jika Ingin Menang, Prabowo-Hatta Harus Buktikan Semua Kecurangan
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa harus bisa membuktikan seluruh unsur...
Setelah Bonaran, KPK Incar Pilgub Jatim
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan akan segera mengungkap 14...
Fahri Bantah Terima US$ 25 Ribu dari Nazaruddin
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fahri Hamzah membantah menerima uang sejumlah...
KPK Bakal Periksa Ketua DPR RI Soal Dana US$ 1 Juta dari Nazaruddin
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan penyelidikan untuk mengusut...
LPSK: Implementasi PP Aborsi Harus Cermat
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menilai, aborsi merupakan hak...
MK Harus Putus Pilpres Sesuai Keterangan Saksi dan Bukti
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti Flobamora Institute Alfons Loemau, di Jakarta, Rabu (20/8),...
Ada Tiga Opsi Putusan MK Atas Gugatan Prabowo
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Hakim Konstitusi Has Natabaya memprediksi, ada tiga kemungkinan putusan...
Bupati Tapteng Jadi Tersangka Korupsi Sengketa Pilkada
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng)...
Peneliti: Seharusnya MK Panggil Kapolri Soal Data Pilpres
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti dari Flobamora Institute Alfons Loemau mengatakan, Mahkamah...

IPW: 21 Anggota Polri Terlibat Pelanggaran Berat

 

Jakarta, GATRAnews - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengatakan selama bulan Januari-Maret 2013 tercatat 21 anggota Polri yang terlibat 17 kasus berat, lima diantaranya adalah perwira. 

 

"Penyimpangan dan penyalahgunaan ini akibat buruknya sistem pengawasan internal di kepolisian dan tidak maksimalnya pengawasan atasan terhadap jajaran bawah," jelas Neta dalam surat elektronik yang diterima gatranews, Selasa (2/4). 

Dia menjelaskan, 17 kasus berat yang dilakukan oleh anggota Polri mencakupi empat kasus salah tembak, empat kasus penyalahgunaan narkoba, tiga kasus penganiayaan dan terakhir ada enam kasus polisi yang berprilaku menyimpang seperti melakukan pemerkosaan, sodomi, dan perzinahan. 

Iptu Briston Napitupulu dari Polres Bulukumba, lanjut Neta, misalnya ditahan Divisi Propam Polda Sulawesi  Barat karena dipergoki berselingkuh dengan istri salah satu anak buahnya bahkan ia sempat dikroyok massa. Selain itu ada polisi yang sudah dua kali ditangkap karena kasus narkoba, yakni Briptu Martua Sagala, 27 tahun. 

"Dari tangan anggota Polres Nias ini disita 11,74 gram sabu-sabu, bahkan ia juga pernah ditangkap dalam kasus narkoba dan divonis penjara 5,5 bulan oleh Pengadilan Negeri Gunung Sitoli," urai Neta.

Polisi yang sudah terlibat kasus narkoba masih diperbolehkan kembali menjadi polisi kemudian ditangkap lagi karena kasus narkoba. "Kasus ini menunjukkan aparat penegak hukum di daerah itu tidak serius dalam pemberantasan narkoba," kata Neta.

lebih jauh Neta menambahkan dalam tiga bulan pertama di 2013, ada satu Kapolres dicopot dari jabatannya yakni Kapolres Banggai, AKBP Yossy Kusomo karena memukuli pekerja yang sedang memperbaiki jalan. Ulah Kapolres sempat memancing amarah massa.

"IPW prihatin dengan sikap dan prilaku anggota Polri yang mencoreng citra institusinya. Sikap arogan, sewenang-wenang, dan semau gue masih dikedepankan sebagian polisi di awal 2013. Untuk itu IPW mengimbau Polri segera meningkatkan pengawasan internalnya dan menindak tegas anggotanya, " demikian Neta. (*/WFz)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?