GATRANEWS

Pendiri Demokrat Malu Sutan Tak Bayar Utang Rp 7,5 M
Saturday, 29 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Ventje Rumangkang, pendiri Partai Demokrat mengaku malu karena "si ngeri-ngiri...
Pengusaha Rela Pinjamin Sutan Rp 7,5 M Tanpa Kompensasi?
Saturday, 29 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Ventje Rumangkang mengklaim bahwa Bahtiar Salim, pemilik Mal Tomang Plaza mau...
Pendiri Demokrat Ditanyai Seputar Utang Sutan Bhatoegana
Saturday, 29 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Ventje Rumangkang, pendiri Partai Demokrat, mengatakan bahwa penyidik Komisi...
Basrief Minta Prasetyo Tegas untuk Kembalikan Kepercayaan Publik
Friday, 28 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Jaksa Agung Basrief Arief mengharapkan Jaksa Agung Prasetyo bersikap...
Kasus TVRI, Mungkinkah Mandra Jadi Tersangka?
Friday, 28 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung segera menetapkan tersangka, setelah...
Korporasi pun Bisa Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mulai membidik korporasi sebagai...
KPK Jadikan Korporasi Pihak Penting untuk Cegah Korupsi
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan korporasi sebagai pihak penting...
Ada Dua Yang Hal Beratkan Vonis Akil Mochtar
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menyatakan, ada beberapa hal yang mendukung...
KPK Takkan Awasi Langsung Munas Golkar
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) takkan mengawasi langsung jalannya...
KPK Takkan Sembunyikan Penyidikan BCA Demi Jaga Saham
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan menyembunyikan...
KPK Telisik Peran Ibas dan Deni di Kasus "Si Ngeri-Ngeri Sedap"
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menemukan peran detail Edhi Baskoro...
Hina Karutan KPK, Anas dan Akil Tak Boleh Dibesuk Sebulan
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa terdakwa Anas Urbaningrum...
KY Ingatkan Jona agar Menuduh Disertai Bukti
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisioner Komisi Yudisial (KY) Taufiqqurahman Sahuri mengingatkan terdakwa Al...
KY Minta Al Jona Lapor Jika Ada Penerima Aliran Dana Haram
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Yudisial (KY) meminta agar mantan pegawainya, Al Jona Al Kautsar, dan...
KY Apresiasi Vonis 5 Tahui Penjara untuk Mantan Pegawainya
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengganjar mantan...
Annas dan Gulat Rekonstruksi Korupsi Izin Hutan Riau
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rekonstruksi kasus suap...
KPK Hormati Upaya Akil Ajukan Kasasi
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mempermasalahkan rencana hukum terdakwa...
Pengadilan Tinggi Tolak Banding Akil Mochtar
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak banding mantan Ketua...
Kejagung Cekal Dua Tersangka Korupsi Damkar Angkasa Pura I
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo dan Direktur PT Scientek...
FITRA: Kejagung Harusnya Tahan 3 Tersangka Penjualan Tanah PT ISN
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mengatakan, penyidik...

Kasus Korupsi Mantan Bupati Indramayu Tak Dihentikan

Jakarta - Kasus korupsi mantan Bupati Indramayu, Syaifiuddin atau Yance, dalam pembebasan tanah untuk pembangunan Proyek PLTU 1 di kabupaten ini, tidak dihentikan. Kejaksaan Agung memastikan penyidikannya telah tuntas.

"Yance penyidikannya sudah tuntas tapi karena tiga perkara lain itu sudah diputus bebas PN, sekarang tingkat kasasi. Jadi sekarang perkara Yance menunggu kepastian tiga perkara lain," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), M Adi Toegarisman di Kejagung, Selasa (12/6).

Ketiga terdakwa tersebut yakni Agung Rijoto selaku pemilik SHGU No 1 Tahun 1990 yang bertindak selaku kuasa PT Wihata Karya Agung, Daddy Haryadi selaku mantan Sekretaris P2TUN Kabupaten Indramayu, dan Mohammad Ichwan selaku mantan Wakil Ketua P2TUN Kabupaten Indramayu dan juga mantan Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Indramayu. Yance sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Desember 2010 lalu.

"Enggak, berkasnya sudah, jadi cuma menunggu kasasi tiga terdakwa," pungkas Adi.

Sekedar diketahui, dalam kasus ini diduga telah terjadi penyelewengan dana dalam pembebasan lahan untuk pembangunan PLTU I Indramayu yang terjadi pada tahun 2004 lalu.

Kala itu, panitia pengadaan tanah Indramayu hendak membebaskan lahan seluas 82 hektar yang rencananya akan dijadikan lokasi pembangunan PLTU di Desa Sumur Adem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Namun dalam prakteknya, harga jual tanah digelembungkan.

Harga tanah seluas 82 hektar yang semestinya Rp 22 ribu per meter persegi tersebut di-mark-up hingga menjadi Rp 42 ribu per meter persegi. Akibatnya negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 42 miliar. [IS]

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?