GATRANEWS

Kejagung Tidaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi Rp 50 M PT Pos
Sunday, 24 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung siap menindaklanjuti laporan adanya dugaan tindak pidana...
Setelah Divonis 5 Tahun, Wawan Jadi Tersangka Korupsi
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah diganjar 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi karena...
Usut Korupsi Puskesmas, Kejagung Periksa 2 Petinggi Perusahaan
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan dua petinggi...
KPK Bakal Periksa Pemilik dan Petinggi BCA
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa petinggi dan pemilik Bank...
Aset Nazaruddin Pindah Tangan, KPK Kecolongan?
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Selain menyebut ada aliran dana US$ 25 ribu ke Fahri Hamzah pada persidangan...
KPK Bakal Usut Dugaan Fahri Hamzah Terima US$ 25 Ribu
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti kesaksian Yulianis di...
Polri Takkan Limpahkan Kasus Suap Judi ke KPK
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan takkan melimpahkan kasus...
Ungkap Korupsi SDA, KPK Periksa Ketua Fraksi PPP
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Di tengah derasnya desakan agar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar...
Polri Limpahkan Perkara Korupsi Jika Kejaksaan Berbelit-Belit
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan akan melimpahkan kasus...
Tiga Dirut Jadi Tersangka Korupsi Bus TransJakarta
Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Selain telah menetapkan Budi Susanto, Direktur Utama (Dirut) PT New Armada (PT...
Yulianis : Tak Ada Kantong-Kantong Usaha Anas
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Yulianis,  mantan Wakil Direktur Bagian Keuangan PT Permai Grup -perusahaan...
Dua Perwira Polda Jabar Tersangka Korupsi Judi Online
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri menetapkan dua perwira Polda Jawa Barat, AKBP...
Angie: Anas Tak Tahu Fee 5%, Karena Nazar yang Perintahkan
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan politisi Partai Demokrat dan anggota Komisi X DPR RI Angelina Sondakh...
Bertambah Lagi Satu Tersangka Korupsi TransJakarta
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung menetapkan Budi Susanto dari PT Mekar Jaya sebagai tersangka...
Saksi: Nazaruddin Ingin Jadikan Anas Presiden
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri, Mindo Rosalina Manulang, dalam...
Kuasa Hukum Anas Protes Ketidakhadiran Nazaruddin Sebagai Saksi
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum melayangkan protes kepada jaksa penuntut umum yang tidak bisa...
Tiga Saksi Anas Tolak Buka Cadar
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Tiga saksi perempuan yang dihadirkan jaksa penuntut umum dari Komisi...
Kuasa Hukum: Office Boy Itu Layak Dianugerahi Penghargaan
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Ahmad Taufik, kuasa hukum Hendra Saputra, menyatakan bahwa kliennya, yang...
Hendra Office Boy Korban Anak Syarief Hasan
Wednesday, 13 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Ahmad Taufik, kuasa hukum terdakwa Hendra Saputra, menyatakan bahwa kliennya...
Kejati DKI Pelajari Dokumen untuk Kasus Korupsi 18 Gardu PLN
Wednesday, 13 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mendalami sejumlah dokumen...

Kasus Korupsi Mantan Bupati Indramayu Tak Dihentikan

Jakarta - Kasus korupsi mantan Bupati Indramayu, Syaifiuddin atau Yance, dalam pembebasan tanah untuk pembangunan Proyek PLTU 1 di kabupaten ini, tidak dihentikan. Kejaksaan Agung memastikan penyidikannya telah tuntas.

"Yance penyidikannya sudah tuntas tapi karena tiga perkara lain itu sudah diputus bebas PN, sekarang tingkat kasasi. Jadi sekarang perkara Yance menunggu kepastian tiga perkara lain," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), M Adi Toegarisman di Kejagung, Selasa (12/6).

Ketiga terdakwa tersebut yakni Agung Rijoto selaku pemilik SHGU No 1 Tahun 1990 yang bertindak selaku kuasa PT Wihata Karya Agung, Daddy Haryadi selaku mantan Sekretaris P2TUN Kabupaten Indramayu, dan Mohammad Ichwan selaku mantan Wakil Ketua P2TUN Kabupaten Indramayu dan juga mantan Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Indramayu. Yance sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Desember 2010 lalu.

"Enggak, berkasnya sudah, jadi cuma menunggu kasasi tiga terdakwa," pungkas Adi.

Sekedar diketahui, dalam kasus ini diduga telah terjadi penyelewengan dana dalam pembebasan lahan untuk pembangunan PLTU I Indramayu yang terjadi pada tahun 2004 lalu.

Kala itu, panitia pengadaan tanah Indramayu hendak membebaskan lahan seluas 82 hektar yang rencananya akan dijadikan lokasi pembangunan PLTU di Desa Sumur Adem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Namun dalam prakteknya, harga jual tanah digelembungkan.

Harga tanah seluas 82 hektar yang semestinya Rp 22 ribu per meter persegi tersebut di-mark-up hingga menjadi Rp 42 ribu per meter persegi. Akibatnya negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 42 miliar. [IS]

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?