GATRANEWS

Jajaran Pimpinan Laporkan Kondisi KPK ke Jokowi
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan perkembangan...
KPK Optimis Bisa Tangani Laporan Ahok
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) optimis bisa menangani perkara "dana...
KPK Siap Usut ''Dana Siluman'' APBD DKI
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap mengusut kasus "dana siluman" APBD...
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Kontrasepsi 
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan lima orang tersangka kasus...
KPK ''Inapkan'' Mantan Gubernur Papua di Tahanan
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Mulai malam ini, mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu, harus menginap di...
Abraham Samad Jadi Tersangka Dalam Skandal 'Rumah Kaca'
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Bareskrim Polri menetapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Pemuda Jual Miras Oplosan Diancam 5 Tahun Penjara
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Seorang pemuda berinisial DG, 20 tahun, terpaksa berurusan dengan pihak...
Ahok Laporkan ''Dana Siluman''  Bukan Supaya Tak Dimakzulkan
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama mengaku melaporkan adanya dugaan "dana APBD siluman"...
Ahok Laporkan Dugaan ''Dana Siluman'' APBD DKI ke KPK
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampakan dugaan adanya...
Lunasi Tunggakan Pajak Sebelum 1 Januari 2016, Pemerintah Hapus Denda!
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru saja menerbitkan peraturan tentang...
Pemerintah Targetkan Rp10 Triliun dari Lelang SUN Pekan Depan
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah kembali berencana melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) pekan...
Pelemahan Harga Karet, Negara Eksportir Karet Sepakat Kontrol Pasokan
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelemahan harga karet dunia yang terjadi akhir-akhir ini membuat negara-negara...
Johan Tak Tahu Kasus BG Dilimpahkan atau Tidak
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Plt Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengaku belum...
DPRD Tak Gentar Dilaporkan Ahok ke KPK
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melaporkan kasus APBD DKI...
Ahok Sambangi KPK Laporkan APBD
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akhirnya melaporkan DPRD DKI...
Abu, Ini Pengakuan Pelaku Begal Motor
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Mimpi menjadi orang sukses yang memiliki banyak uang merupakan impian setiap...
Ahok Yakini Terjadi Korupsi UPS
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku menjelaskan...
Ahok Laporkan Dugaan Korupsi UPS ke KPK
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melaporkan dugaan mark up...
Kejagung Pastian Koupsi IMB Masuki Tahap Penelitian
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) R Widyo Pramono memastikan kasus...
Eksekusi Supersemar Rp 3,7 T, Jampidsus: Saya Catat Ya!
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung belum bisa mengeksekusi denda sebesar Rp 3,7 trilyun akibat...

Pohon Bisnis Murdaya-Hartati

Jaringan bisnis Murdaya-Hartati tersebar di berbagai bidang usaha. Kekayaan pasangan ini ditaksir mencapai Rp 13,8 trilyun. ---

Baru dua pekan pelaksanaan, ditaksir total transaksi di Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair 2012 sudah menyentuh angka Rp 2 trilyun. Diprediksi, sampai kelar nanti hajatan bisnis tahunan selama 32 hari itu akan menembus total target transaksi hingga Rp 4 trilyun.

"Jakarta Fair memang mengalami peningkatan pesat," kata Ralph Scheunemann, Direktur Marketing PT Jakarta International Expo (JIExpo), kepada pers Jumat pekan lalu. Dari tahun ke tahun, transaksinya meningkat terus. Jika pada 2004 nilai transaksi masih di bawah Rp 1 trilyun pada 2011 lalu nilainya sudah mencapai Rp 3,7 trilyun.

Moncernya Jakarta Fair di Arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran yang dikelola JIExpo merupakan salah satu cermin dari sentuhan midas Siti Hartati Tjakra dan Murdaya Widyamirta Poo, suaminya. Debut bisnis mereka dirintis dari nol sejak tahun 1969, dimulai dari usaha perdagangan dan kontraktor.

Pelan tapi pasti, mereka merambah ke berbagai bidang usaha, seperti manufaktur, pabrikan, perkebunan, listrik, elektronika, teknologi informasi dan komunikasi, properti, instrumen kesehatan, sampai sepatu dan alat-alat olahraga.

Pada masa Orde Baru, kelompok usaha Hartati dan Murdaya Poo tidak terlihat menonjol. Namun, ketika krisis ekonomi tahun 1998 pecah, dan banyak bisnis konglomerat papan atas bertumbangan, grup Hartati Mudaya ini termasuk satu dari segelintir pengusaha yang mampu bertahan. Bahkan mereka bisa mendapatkan aset berharga milik para konglomerat yang dijaminkan kepada negara untuk membayar utangnya.

Ekspansi paling menentukan adalah ketika mengambil alih PT Metropolitan Kentjana (MK) dan mengambil alih PT Jakarta International Trade Fair (JITF). MK, yang sebelumnya dikuasai Salim Group, adalah pengembang sejumlah perubahan elite di Jakarta seperti Pondok Indah, pemilik Wisma Metropolitan I dan II, serta World Trade Center.

JITF kemudian menjadi JIExpo. Hartati memayungi usaha-usaha miliknya dengan perusahaan induk, Centra Cipta Murdaya (CCM) Group --sebelumnya dikenal sebagai Berca Group. CCM termasuk yang lolos dari hantaman gelombang krisis ekonomi 2008 lalu.

Pada 2012, Murdaya dan istrinya masuk dalam 17 daftar orang Indonesia terkaya dunia versi Forbes. Pendiri CCM ini menduduki peringkat ke-854 dari 1.226 milyarder dunia, dengan jumlah harta US$ 1,5 milyar.

Di antara keduanya, sosok Hartati yang lebih sering terdengar. Sebab, ia juga terjun ke panggung politik sebagai penyokong Partai Demokrat. Namanya sempat santer ketika diusir dari rapat dengar pendapat antara Panitia Kerja Aset-aset Negara dan Komisi II DPR-RI pada 5 Oktober 2010. Setelah itu, bisa dikatakan tidak ada berita heboh seputar dirinya hingga awal Juli ini. Sebagai pemilik PT Hardaya Inti Plantations (HIP), ia disangkutpautkan dengan kasus penyuapan Rp 3 milyar kepada Bupati Buol Amran Batalipu.

Berdiri dengan akta pendirian notaris tertanggal 3 April 1995, HIP merupakan anak perusahaan pertama Central Cipta Murdaya yang bergerak di bidang perkebunan dan industri minyak kelapa sawit. Perusahaan yang menggunakan 100% sumber pendanaan sendiri ini memiliki lahan sawit seluas 12.218 hektare dan tersebar di empat kecamatan, yaitu Bukal, Tiloan, Momunu, dan Lipunoto, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Selain HIP, di Buol, Hartati juga memiliki perusahaan perkebunan sawit lain, yakni PT Citra Cakra Murdaya. (G.A. Guritno)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?