GATRANEWS

Polda Jabar Buru Oknum Polisi Mencuri Uang
Saturday, 23 August 2014

Bandung, GATRAnews - Kepolisian Daerah Jabar memburu seorang oknum Polisi Resor Cimahi yang...
Ingin Kerja Judi Bola WN Tiongkok Keburu Ditangkap
Saturday, 23 August 2014

Solo, GATRAnews - Kepolisian Resor Kota Surakarta mengamankan sembilan warga negara asing yang...
Peradi Bagikan Ratusan Perlengkapan Sekolah kepada Anak Yatim
Saturday, 23 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) turut adil memajukan pendidikan demi...
Saksi: Pengadaan ATM Bank DKI Sesuai Prosedur
Saturday, 23 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Departemen Logistik Bank DKI Syarifuddin HM mengatakan, pengadaan 100...
Polisi Belum Pastikan, Firman Terlibat Kelompok Teroris
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan bahwa...
Kibarkan Bendera ISIS, Warga Depok Diciduk
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Seorang warga Depok, Firman Hidayat diciduk oleh pihak berwajib di kediamannya,...
Kejagung Tetapkan Lima Tersangka Korupsi
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung, selain menetapkan Tubagus Chaeri...
Setelah Divonis 5 Tahun, Wawan Jadi Tersangka Korupsi
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah diganjar 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi karena...
IPW: Polda Jaya Sebaiknya Lepaskan Pendukung Prabowo
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Police Watch (IPW) meminta Polda Metro Jaya segera melepaskan tujuh...
IPW: Periksa Kelengkapan Izin Mobil Paramiliter Pendukung Prabow-Hatta!
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Polri harus segera memeriksa harus dan menindak pemilik 3 truk paramiliter...
IPW: Sikap Polisi Terhadap Pendukung Prabowo Sudah Tepat
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai, langkah...
Menpora Saksikan Final Coca Cola Astec Open 2014
Friday, 22 August 2014

  Jakarta, GATRAnews – Hari Kamis (21/8) sore Menpora Roy Suryo dan istrinya Ismarindayani...
Tot Pengembangan Karakter Wirausaha Muda di Yogya
Friday, 22 August 2014

  Yogyakarta, GATRAnews – Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Sakhyan Asmara hari Rabu (20/8)...
Menpora Berharap Ika Raih Emas di Asian Games
Friday, 22 August 2014

  Jakarta, GATRAnews – Hari Rabu (20/5) sore, Menpora Roy Suryo di ruang kerjanya didampingi...
Paskibraka Diterima Panglima TNI
Friday, 22 August 2014

  Jakarta, GATRAnews – Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara pada hari Senin (18/8)...
Ini Dia Tujuh Pendukung Prabowo Yang Diamankan Polisi
Friday, 22 August 2014

Jakarata, GATRAnews - Aparat kepolisian mengamankan tujuh pengunjuk rasa pendukung Prabowo...
Ini Kata Yusril Soal Kenapa MK Tolak Permohonan Prabowo
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak suluruh permohonan pasangan...
Mabes Polri Gerebek Pusat Judi Online Batam
Thursday, 21 August 2014

Batam, GATRAnews - Tim Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kepulauan Riau menggerebek tempat perjudian...
Pendukung Prabowo Tewas Ditembak? Polisi: Hoax!
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Isu adanya seorang pengunjuk rasa dari Gerakan Laskar Relawan Prabowo (GRPro)...
Ricuh di Depan Indosat, Pendemo dan Polisi Terluka
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terlibat bentrok dengan...

Pohon Bisnis Murdaya-Hartati

Jaringan bisnis Murdaya-Hartati tersebar di berbagai bidang usaha. Kekayaan pasangan ini ditaksir mencapai Rp 13,8 trilyun. ---

Baru dua pekan pelaksanaan, ditaksir total transaksi di Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair 2012 sudah menyentuh angka Rp 2 trilyun. Diprediksi, sampai kelar nanti hajatan bisnis tahunan selama 32 hari itu akan menembus total target transaksi hingga Rp 4 trilyun.

"Jakarta Fair memang mengalami peningkatan pesat," kata Ralph Scheunemann, Direktur Marketing PT Jakarta International Expo (JIExpo), kepada pers Jumat pekan lalu. Dari tahun ke tahun, transaksinya meningkat terus. Jika pada 2004 nilai transaksi masih di bawah Rp 1 trilyun pada 2011 lalu nilainya sudah mencapai Rp 3,7 trilyun.

Moncernya Jakarta Fair di Arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran yang dikelola JIExpo merupakan salah satu cermin dari sentuhan midas Siti Hartati Tjakra dan Murdaya Widyamirta Poo, suaminya. Debut bisnis mereka dirintis dari nol sejak tahun 1969, dimulai dari usaha perdagangan dan kontraktor.

Pelan tapi pasti, mereka merambah ke berbagai bidang usaha, seperti manufaktur, pabrikan, perkebunan, listrik, elektronika, teknologi informasi dan komunikasi, properti, instrumen kesehatan, sampai sepatu dan alat-alat olahraga.

Pada masa Orde Baru, kelompok usaha Hartati dan Murdaya Poo tidak terlihat menonjol. Namun, ketika krisis ekonomi tahun 1998 pecah, dan banyak bisnis konglomerat papan atas bertumbangan, grup Hartati Mudaya ini termasuk satu dari segelintir pengusaha yang mampu bertahan. Bahkan mereka bisa mendapatkan aset berharga milik para konglomerat yang dijaminkan kepada negara untuk membayar utangnya.

Ekspansi paling menentukan adalah ketika mengambil alih PT Metropolitan Kentjana (MK) dan mengambil alih PT Jakarta International Trade Fair (JITF). MK, yang sebelumnya dikuasai Salim Group, adalah pengembang sejumlah perubahan elite di Jakarta seperti Pondok Indah, pemilik Wisma Metropolitan I dan II, serta World Trade Center.

JITF kemudian menjadi JIExpo. Hartati memayungi usaha-usaha miliknya dengan perusahaan induk, Centra Cipta Murdaya (CCM) Group --sebelumnya dikenal sebagai Berca Group. CCM termasuk yang lolos dari hantaman gelombang krisis ekonomi 2008 lalu.

Pada 2012, Murdaya dan istrinya masuk dalam 17 daftar orang Indonesia terkaya dunia versi Forbes. Pendiri CCM ini menduduki peringkat ke-854 dari 1.226 milyarder dunia, dengan jumlah harta US$ 1,5 milyar.

Di antara keduanya, sosok Hartati yang lebih sering terdengar. Sebab, ia juga terjun ke panggung politik sebagai penyokong Partai Demokrat. Namanya sempat santer ketika diusir dari rapat dengar pendapat antara Panitia Kerja Aset-aset Negara dan Komisi II DPR-RI pada 5 Oktober 2010. Setelah itu, bisa dikatakan tidak ada berita heboh seputar dirinya hingga awal Juli ini. Sebagai pemilik PT Hardaya Inti Plantations (HIP), ia disangkutpautkan dengan kasus penyuapan Rp 3 milyar kepada Bupati Buol Amran Batalipu.

Berdiri dengan akta pendirian notaris tertanggal 3 April 1995, HIP merupakan anak perusahaan pertama Central Cipta Murdaya yang bergerak di bidang perkebunan dan industri minyak kelapa sawit. Perusahaan yang menggunakan 100% sumber pendanaan sendiri ini memiliki lahan sawit seluas 12.218 hektare dan tersebar di empat kecamatan, yaitu Bukal, Tiloan, Momunu, dan Lipunoto, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Selain HIP, di Buol, Hartati juga memiliki perusahaan perkebunan sawit lain, yakni PT Citra Cakra Murdaya. (G.A. Guritno)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?