GATRANEWS

Diduga Malpraktek, Empat Dokter di Metropol Hospital Akan Dipanggil
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto...
FITRA Tuduh Kebijakan Jero Wacik Ada yang Rugikan Negara Rp 132 Trilyun
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya (ESDM) Jero Wacik diduga telah membuat...
Diduga Malpraktik, Metropol Hospital di Polisikan
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Metropol Hospital yang berlokasi di Taman Sari, Jakarta Barat, dilaporkan oleh...
LPSK Lindungi Anak Panti Korban Kekerasan
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), memberikan perlindungan terhadap...
Bupati Biak Numfor Terima Suap Karena Terdesak Kebutuhan
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Yesaya Sombuk, Bupati non-aktif Biak Numfor, mengaku menerima uang suap dari...
KPK Periksa Putra Ratu Atut Chosiyah
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Andika Hazrumy, putra Ratu Atut...
LPSK Siap Lindungi Korban Perkosaan di Tangsel
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mempersilakan AP, 16 tahun,...
KPK Periksa 2 Saksi Korupsi Bupati Tapteng
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah menjadikan Bupati Raja Bonaran Situmeang sebagai tersangka, Komisi...
KPK Periksa Pegawai Setjen Kementerian ESDM
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Dwi Haryono, Kepala Bagian...
Polres Jakarta Barat Fokus bersihkan Narkoba di Kampung Boncos
Sunday, 21 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Resor Jakarta Barat menargetkan Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan,...
KPK Bisa Periksa Mantan Menhub Freddy Numbery
Sunday, 21 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Tidak menutup kemungkinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa...
KPK Minta Jero dan Tersangka Korupsi Tak Dilantik Jadi Anggota DPR
Sunday, 21 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar para tersangka korupsi yang...
FITRA Minta KPK Usut Rencana Penjualan Anak Usaha Telkom
Sunday, 21 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) meminta Komisi...
KPK Lacak Rekam Jejak Calon Menteri Kabinet Jokowi
Saturday, 20 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri rekam jejak (track record),...
Uang Korupsi Century Digunakan untuk Beli Klub Bola di Inggris?
Saturday, 20 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Andi Nirwanto, Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana, Tersangka, dan Asset...
Anas Sangkal Miliki 30% Saham Anugrah Grup
Saturday, 20 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Terdakwa Anas Urbaningrum tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak pernah membeli...
Anas Pertanyakan Dasar Dakwaan Dirinya Mau Nyapres
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum mempersoalkan dasar dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum...
Anas Soal KPK Yang Tak Periksa Ibas
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memagari para...
Hotman Paris: Depe Ingin Naikkan Popularitas
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Kuasa hukum Johnson Yaptonaga, Chief Executife Officer (CEO) Lamborghini...
Ganteng, Kaya dan Muda, Hotman: Wajar Depe Suka Jhonson
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Kuasa hukum Johnson Yaptonaga, Chief Executife Officer (CEO) Lamborghini...
Error
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/00/b_90_90_16777215_67610_AbdulHarisSemendawai_Eva.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/00
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_67601_KPK-Eva14.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/02/b_90_90_16777215_67552_IlustrasiSabu.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/02
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/02/b_90_90_16777215_67532_FreddyNumberi2_Dok.GATRA_Karvarino.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/02
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/08/b_90_90_16777215_67468_KPK-Eva14.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/08

Pohon Bisnis Murdaya-Hartati

Jaringan bisnis Murdaya-Hartati tersebar di berbagai bidang usaha. Kekayaan pasangan ini ditaksir mencapai Rp 13,8 trilyun. ---

Baru dua pekan pelaksanaan, ditaksir total transaksi di Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair 2012 sudah menyentuh angka Rp 2 trilyun. Diprediksi, sampai kelar nanti hajatan bisnis tahunan selama 32 hari itu akan menembus total target transaksi hingga Rp 4 trilyun.

"Jakarta Fair memang mengalami peningkatan pesat," kata Ralph Scheunemann, Direktur Marketing PT Jakarta International Expo (JIExpo), kepada pers Jumat pekan lalu. Dari tahun ke tahun, transaksinya meningkat terus. Jika pada 2004 nilai transaksi masih di bawah Rp 1 trilyun pada 2011 lalu nilainya sudah mencapai Rp 3,7 trilyun.

Moncernya Jakarta Fair di Arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran yang dikelola JIExpo merupakan salah satu cermin dari sentuhan midas Siti Hartati Tjakra dan Murdaya Widyamirta Poo, suaminya. Debut bisnis mereka dirintis dari nol sejak tahun 1969, dimulai dari usaha perdagangan dan kontraktor.

Pelan tapi pasti, mereka merambah ke berbagai bidang usaha, seperti manufaktur, pabrikan, perkebunan, listrik, elektronika, teknologi informasi dan komunikasi, properti, instrumen kesehatan, sampai sepatu dan alat-alat olahraga.

Pada masa Orde Baru, kelompok usaha Hartati dan Murdaya Poo tidak terlihat menonjol. Namun, ketika krisis ekonomi tahun 1998 pecah, dan banyak bisnis konglomerat papan atas bertumbangan, grup Hartati Mudaya ini termasuk satu dari segelintir pengusaha yang mampu bertahan. Bahkan mereka bisa mendapatkan aset berharga milik para konglomerat yang dijaminkan kepada negara untuk membayar utangnya.

Ekspansi paling menentukan adalah ketika mengambil alih PT Metropolitan Kentjana (MK) dan mengambil alih PT Jakarta International Trade Fair (JITF). MK, yang sebelumnya dikuasai Salim Group, adalah pengembang sejumlah perubahan elite di Jakarta seperti Pondok Indah, pemilik Wisma Metropolitan I dan II, serta World Trade Center.

JITF kemudian menjadi JIExpo. Hartati memayungi usaha-usaha miliknya dengan perusahaan induk, Centra Cipta Murdaya (CCM) Group --sebelumnya dikenal sebagai Berca Group. CCM termasuk yang lolos dari hantaman gelombang krisis ekonomi 2008 lalu.

Pada 2012, Murdaya dan istrinya masuk dalam 17 daftar orang Indonesia terkaya dunia versi Forbes. Pendiri CCM ini menduduki peringkat ke-854 dari 1.226 milyarder dunia, dengan jumlah harta US$ 1,5 milyar.

Di antara keduanya, sosok Hartati yang lebih sering terdengar. Sebab, ia juga terjun ke panggung politik sebagai penyokong Partai Demokrat. Namanya sempat santer ketika diusir dari rapat dengar pendapat antara Panitia Kerja Aset-aset Negara dan Komisi II DPR-RI pada 5 Oktober 2010. Setelah itu, bisa dikatakan tidak ada berita heboh seputar dirinya hingga awal Juli ini. Sebagai pemilik PT Hardaya Inti Plantations (HIP), ia disangkutpautkan dengan kasus penyuapan Rp 3 milyar kepada Bupati Buol Amran Batalipu.

Berdiri dengan akta pendirian notaris tertanggal 3 April 1995, HIP merupakan anak perusahaan pertama Central Cipta Murdaya yang bergerak di bidang perkebunan dan industri minyak kelapa sawit. Perusahaan yang menggunakan 100% sumber pendanaan sendiri ini memiliki lahan sawit seluas 12.218 hektare dan tersebar di empat kecamatan, yaitu Bukal, Tiloan, Momunu, dan Lipunoto, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Selain HIP, di Buol, Hartati juga memiliki perusahaan perkebunan sawit lain, yakni PT Citra Cakra Murdaya. (G.A. Guritno)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?