GATRANEWS

Kejagung Geledah Kantor Dinas PU DKI
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menggeledah dan menyita sejumlah...
Kejagung Telisik Hasil Pemeriksaan Pekerjaan Saringan Sampah
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menelisik hasil pemeriksaan atas...
Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Bus TransJakarta
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjebloskan Udar Pristono dan Prawoto...
Sutan "Ngacir" Usai Ditanya Soal Penahanan
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menahan Sutan Bhatoegana setelah...
Kejagung Masih Bidik Rekanan Bus TransJakarta
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung masih memburu sejumlah rekanan pengadaan Bus TransJakarta dan...
SDA Resmi Dilaporkan ke Polisi
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan(PPP) kubu Emron Pangkapi,...
KPK Periksa Sutan Soal Pengawasan Kementerian ESDM
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Sutan Bhatoegana soal...
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Atut
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Dessy Anita Andriyanthy,...
Sutan Bhatoegana Tak Tahu Modus Pemerasan Jero Wacik
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Ketua Komisi VII DPR RI...
Kejagung Periksa Empat Saksi Kasus Saringan Sampah
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa empat orang panitia lelang proyek pengadaan...
Menangkan PT Surveyor Indonesia, Kepala PDSP Kemendiknas Tersangka
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan Abdul Ghofar...
Profesor Doktor Tersangka Korupsi Rugikan Negara Rp 116 M
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Mansyur Ramli, Kepala Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas)...
BNN Temukan Ladang Ganja di Bogor
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap keberadaan lahan ganja di...
Polisi Sita Mobil Pembawa Kabur Tahanan Pondok Gede
Tuesday, 16 September 2014

Bekasi, GATRAnews - Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, menyita satu unit kendaraan jenis Honda Jazz...
Polresta Medan Tangkap Kurir 177 Kg Ganja
Tuesday, 16 September 2014

Medan, GATRAnews- Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan menangkap dua orang...
Kejati DKI Tetapkan 9 Orang Tersangka Korupsi Kemendikbud
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan 9 orang...
Menkopolhukam: Keterangan Stafsus SBY Ada yang Benar
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Joko Suyanto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan...
Pesta Ganja Mahasiswa Diciduk Polisi
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Polsek Metro Pasar Minggu menangkap seorang pemuda yang masih berstatus...
Polisi Kembali Periksa Nahkoda KM Paus
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan...
Tersangka Korupsi PT Angkasa Pura I Enggan Diperiksa
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Hendra Liem (HL), Direktur Utama PT Sientek Computindo yang menjadi pesakitan...
Error
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_65991_kejagung-dharma.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_65961_Sutan-Bhatoegana-Diperiksa-KPK-YM.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_65761_sutan-bahatugana4-Tipikor.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_65541_SutanBhatoegana_KetuaKomisiVIIDPR_ANTARA_RenoEsnir.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_65011_tikuskorup.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01

Polisi Bekuk Dua Pembuat Rekening Palsu

Jakarta - Aparat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk dua tersangka pelaku pemalsuan identitas aplikasi pembukaan rekening bank, dengan cara membuat situs www.jualanrekening.org

Para pelaku, masing-masing CLV, 25 tahun, otak pelaku kejahatan, dan JRFS, 27 tahun. Tersangka JRFS ini dipekerjakan oleh CLV sebagai pembuat buku rekening dengan upah Rp 200.000 per buku rekening. Seorang pelaku lainnya, KNY, masih diburu aparat.

"Dari hasil penyelidikan ada website yang menawarkan jualan rekening. Dalam prakteknya pelaku membuat data palsu, seperti KTP dan Kartu Keluarga palsu," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/9).

Setelah membuat data-data palsu, lanjut Rikwanto, para pelaku segera membuka sejumlah rekening di Bank dengan menggunakan data-data palsu tersebut.

"Pelaku mempunyai lebih dari satu KTP dan Kartu Keluarga dengan nama dan alamat yang berbeda-beda, tetapi fotonya sama. Hal ini ditujukan agar bisa membuka rekening di tiap Bank yang berbeda,“ jelasnya.

Setelah buku rekening jadi  barulah pelaku menjualnya kepada pembeli yang memesannya dari situs online buatan pelaku. "Kalau untuk harga satu buku rekening nya itu satu juta, namun kalau ditambah dengan kartu ATM dan token itu harganya dua juta," jelas Rikwanto.

Para pelaku ditangkap pada 6 September 2012 pukul 20.00 WIB di Karawaci Tangerang, setelah proses penyelidikan selama satu minggu.

Barang bukti yang disita polisi seperti 21 buku rekening, 12 kartu ATM dari bank yang berbeda-beda, 10 token bank Mandiri dan BCA, 33 KTP palsu, 9 STNK palsu, 34 lembar KK palsu, 11 lembar surat keterangan domisili palsu, 1 lembar ijazah palsu, 1 bundel bukti pengiriman barang JNE dan TIKI, 1 buah BB berikut nomernya, 10 stiker hologram profil palsu, 2 buah modem, 1 buah CPU dan sebuah laptop.

“Mereka dijerat dengan pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun,“ imbuh Rikwanto. [WFz]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?