GATRANEWS

Polda Metro Tembak Spesialis Pencuri Mobil
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Aparat Kepolisian Metro Jaya menembak kaki tiga pencuri mobil bernama Anggoro...
Kejagung Akui Mantan Pejabatnya Miliki ''Rekening Gendut''
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung tak menampik jika salah seorang kepala daerah yang diduga...
KPK Tangani Kasus ''Rekening Gendut'' Foke
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tengah mendalami hasil telisik...
Kejagung Tak Tangani Rekening Gendut Mantan Gubernur DKI
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus R Widyo Pramono mengatakan, Kejaksaan Agung...
Unsur Pemerintah pada Kasus Bioremediasi CPI Segera Diusut
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung menyatakan tengah mengusut dugaan keterlibatan pihak...
Kejagung Segera Panggil Gubernur Sultra Terkait "Rekening Gendut"
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) segera memanggil Gubernur Sulawesi Tenggara...
Gembong Perampok Mengaku Polisi Didor Petugas
Friday, 19 December 2014

Jakarta,  GATRAnews - Aparat Polda Metro Jaya menyatakan sindikat perampok dengan modus mengaku...
Mantan Sekjen ESDM ''Resmi'' Kenakan Rompi Oranye KPK
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah menjalani pemeriksaan sekitar 11 jam di kantor Komisi Pemberantasan...
Belasan Polisi Diperiksa Usai Keributan di Tempat Hiburan
Friday, 19 December 2014

Batam, GATRAnews - Sebanyak 14 anggota kepolisian dan seorang warga sipil telah menjalani...
Transaksi Rekening Delapan Kepala Daerah Sangat Menarik
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, ke-8 kepala daerah yang terdiri bupati dan...
Kejagung Tak Lihat Asal Partai 8 Kepala Daerah Berrekening Gendut
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung memastikan akan mengusut ke-8 kepala daerah yang terdiri dari...
Mini Cooper Milik Pedangdut Nurlela Ditahan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews-Mobil Mini Cooper (MC) milik penyanyi dangdut, Nurlela Ratna Dilla masih ditahan...
Jual Sepeda Motor, Bandit Dicokok Polisi
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Polsek Tambora menangkap Fauzi Kurniawan alias Aji, 22 tahun saat...
Penjemputan Paksa Yance Dinilai Arogan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakkir, menilai...
Putra Udar Menolak Diperiksa Kejagung
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Aldi Prada, putra tersangka Udar Pristono, menolak menjalani pemeriksaan...
Pejabat Dishub DKI Diperiksa Terkait Kapal Penyeberangan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa saksi-saksi kasus korupsi...
Bupati Pulang Pisau Miliki ''Rekening Gendut''
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati pemilik rekening gendut, selain Bupati Klungkung, Bali, I Wayan Candra,...
Mahasiswa Desak KPK Selidiki Rekening Gendut Milik Calon Dirjen Pajak
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Perhimpunan Mahasiswa Jakarta (PMJ) kembali menggeruduk Komisi Pemberantasan...
Polisi Malaysia Bantah Wanita WNI Dimutilasi
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Kepolisian Wilayah Perak, Malaysia, membantah pemberitaan media di...
Usut TPPU Udar, Kejagung Periksa 3 Saksi
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik memeriksa tiga saksi dari dua perusahaan, guna menelusuri aset-aset...

Polisi Bekuk Dua Pembuat Rekening Palsu

Jakarta - Aparat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk dua tersangka pelaku pemalsuan identitas aplikasi pembukaan rekening bank, dengan cara membuat situs www.jualanrekening.org

Para pelaku, masing-masing CLV, 25 tahun, otak pelaku kejahatan, dan JRFS, 27 tahun. Tersangka JRFS ini dipekerjakan oleh CLV sebagai pembuat buku rekening dengan upah Rp 200.000 per buku rekening. Seorang pelaku lainnya, KNY, masih diburu aparat.

"Dari hasil penyelidikan ada website yang menawarkan jualan rekening. Dalam prakteknya pelaku membuat data palsu, seperti KTP dan Kartu Keluarga palsu," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/9).

Setelah membuat data-data palsu, lanjut Rikwanto, para pelaku segera membuka sejumlah rekening di Bank dengan menggunakan data-data palsu tersebut.

"Pelaku mempunyai lebih dari satu KTP dan Kartu Keluarga dengan nama dan alamat yang berbeda-beda, tetapi fotonya sama. Hal ini ditujukan agar bisa membuka rekening di tiap Bank yang berbeda,“ jelasnya.

Setelah buku rekening jadi  barulah pelaku menjualnya kepada pembeli yang memesannya dari situs online buatan pelaku. "Kalau untuk harga satu buku rekening nya itu satu juta, namun kalau ditambah dengan kartu ATM dan token itu harganya dua juta," jelas Rikwanto.

Para pelaku ditangkap pada 6 September 2012 pukul 20.00 WIB di Karawaci Tangerang, setelah proses penyelidikan selama satu minggu.

Barang bukti yang disita polisi seperti 21 buku rekening, 12 kartu ATM dari bank yang berbeda-beda, 10 token bank Mandiri dan BCA, 33 KTP palsu, 9 STNK palsu, 34 lembar KK palsu, 11 lembar surat keterangan domisili palsu, 1 lembar ijazah palsu, 1 bundel bukti pengiriman barang JNE dan TIKI, 1 buah BB berikut nomernya, 10 stiker hologram profil palsu, 2 buah modem, 1 buah CPU dan sebuah laptop.

“Mereka dijerat dengan pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun,“ imbuh Rikwanto. [WFz]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?