GATRANEWS

Dugaan Penipuan, BigTV Laporkan Distributor ke Polisi
Sunday, 29 March 2015

Jakarta, GATRAnews - BigTV melaporkan PT Putra Perdana Motor (PPM) ke Polres Kepanjen, Malang, Jawa...
Edi Darnadi Usulkan Presiden Jabat Ketua KPK
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Purnawirawan Edi Darnadi mengusulkan...
BBM Naik Rp 7.400, Listrik Juga Naik, Yusril: Oleh-oleh Jokowi
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai kenaikan Bahan Bakar...
Airin Tolak Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Wawan
Saturday, 28 March 2015

Jakarta GATRAnews - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menolak memberikan...
Polisi Usut Kekerasan Seksual Anak di Sekolah Internasional
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Polda Metro Jaya kembali menerima laporan kekerasan terhadap seorang anak...
15 Anak Buah Santoso Diciduk Dalam Operasi Camat
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian menciduk 15 anak buah Santoso selama melakukan operasi Camat di...
Airin Mengaku Hanya Ditanya Soal Tugas dan Wewenang
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diani mengatakan, menjalani...
Denny Tepis Proyek 'Payment Gateaway' Untungkan Vendor
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana menjalani pemeriksaan di...
KPK Takkan Kebut Penyidikan Demi Batalkan Praperadilan SDA
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan mempercepat penyidikan perkara...
PN Jaksel: Praperadilan Sutan Otomatis Gugur
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Made Sutrisna, memastikan bahwa...
Kuasa Hukum SDA: Upaya KPK Bakal Sia-Sia
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum tersangka Suryadharma Ali (SDA), Andreas Nahot Silitonga, menilai,...
Abdul Rauf Segera Disidang
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Abdul Rauf, Direktur PT Windika Cahaya Persada, segera menjalani persidangan,...
Kejagung Tak Usut Kasus Airin Yang Lain
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Tony Tribagus Spontana...
Airin Jalani Pemeriksaan Kasus Korupsi Puskesmas
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa Wali Kota Tangerang Selatan...
Kejagung Tahan Tersangka TransJakarta Cheng Chong Kyeon
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjebloskan tersangka Cheng Chong...
Empat Bank Berebut Jutaan Nasabah ''Ndeso'' Lewat ''Laku Pandai‏''
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat di daerah terpencil masih banyak yang tidak mendapatkan akses jasa...
PMJ: Pengendara Motor Masuk Jalur Busway Pakai Helm
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus...
Ade Minta Hakim Batalkan Status Tersangka
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum Ade Sutisna meminta hakim Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor,...
Inilah Ulah Oknum Polisi di Bus Transjakarta
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus...
Demi Susu Anak, Pria ini Nekat Merampok
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Leman, 27 tahun, terpaksa merampok di rumah susun (Rusun), Bumi Cengkareng...

Polisi Bekuk Dua Pembuat Rekening Palsu

Jakarta - Aparat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk dua tersangka pelaku pemalsuan identitas aplikasi pembukaan rekening bank, dengan cara membuat situs www.jualanrekening.org

Para pelaku, masing-masing CLV, 25 tahun, otak pelaku kejahatan, dan JRFS, 27 tahun. Tersangka JRFS ini dipekerjakan oleh CLV sebagai pembuat buku rekening dengan upah Rp 200.000 per buku rekening. Seorang pelaku lainnya, KNY, masih diburu aparat.

"Dari hasil penyelidikan ada website yang menawarkan jualan rekening. Dalam prakteknya pelaku membuat data palsu, seperti KTP dan Kartu Keluarga palsu," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/9).

Setelah membuat data-data palsu, lanjut Rikwanto, para pelaku segera membuka sejumlah rekening di Bank dengan menggunakan data-data palsu tersebut.

"Pelaku mempunyai lebih dari satu KTP dan Kartu Keluarga dengan nama dan alamat yang berbeda-beda, tetapi fotonya sama. Hal ini ditujukan agar bisa membuka rekening di tiap Bank yang berbeda,“ jelasnya.

Setelah buku rekening jadi  barulah pelaku menjualnya kepada pembeli yang memesannya dari situs online buatan pelaku. "Kalau untuk harga satu buku rekening nya itu satu juta, namun kalau ditambah dengan kartu ATM dan token itu harganya dua juta," jelas Rikwanto.

Para pelaku ditangkap pada 6 September 2012 pukul 20.00 WIB di Karawaci Tangerang, setelah proses penyelidikan selama satu minggu.

Barang bukti yang disita polisi seperti 21 buku rekening, 12 kartu ATM dari bank yang berbeda-beda, 10 token bank Mandiri dan BCA, 33 KTP palsu, 9 STNK palsu, 34 lembar KK palsu, 11 lembar surat keterangan domisili palsu, 1 lembar ijazah palsu, 1 bundel bukti pengiriman barang JNE dan TIKI, 1 buah BB berikut nomernya, 10 stiker hologram profil palsu, 2 buah modem, 1 buah CPU dan sebuah laptop.

“Mereka dijerat dengan pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun,“ imbuh Rikwanto. [WFz]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?