GATRANEWS

Kejagung Periksa Anak Buah Mandra
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejasaan Agung memeriksa Andi Diansyah, Staf PT Viandra...
Jaksa Agung: Tak Perlu Curiga pada Penanganan Kasus BG
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelimpahan perkara Komjen Pol Budi Gunawan (BG) dari Komisi Pemberantasan...
DPRD Tunjuk Kuasa Hukum Udar Pristono Lawan Ahok
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta menunjuk kuasa hukum Razman Arief Nasution menghadapi...
Sadis, Tubuh Bayi di Tong Sampah Sebagian Terbakar
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Sektor Jatinegara hingga kini masih menyelidiki pelaku pembunuhan...
PSHK: Penyerahan Kasus BG, Kompromi Mengecewakan
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menilai, kesepakatan antara...
Polda Metro Lacak Pesan Berantai Aksi Pembalasan Begal
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya memastikan akan melacak pelaku yang...
Bingung, Syahrini dan Hotman Salah Masuk Pintu
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Bareskrim Polri akhirnya memeriksa artis seksi Syahrini sebagai saksi...
Polisi Akan Periksa Kondisi Kejiwaan Penabrak Mahasiswa UPI
Monday, 02 March 2015

Cimahi, GATRAnews - Kepolisian Resor Kota Cimahi, Jawa Barat, akan meminta bantuan spesialis ahli...
PUSHEP: Kenaikan BBM Kian Bebani Rakyat
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) menilai, kebijakan...
Rampas Tas Wanita, Penjambret Tewas Dihakimi Warga
Sunday, 01 March 2015

Jakarta, GATRAnews- Sejumlah warga menghakimi salah seorang komplotan penjambret bernama Cecep...
Fuad Amin Utang Rp 5 M untuk Kondomium Bali
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD Bangkalan non-aktif Fuad Amin Imron, yang menjadi tersangka kasus...
KPK Beri Bantuan Hukum Bagi Abraham Samad
Saturday, 28 February 2015

Jakatra, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memberikan bantuan hukum kepada Ketua...
Kuasa Hukum Samad Tolak Komentari Sangkaan Baru
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Abraham Samad (AS), Dadang Trisasongko, menyatakan tidak mempunyai...
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Kontrasepsi 
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan lima orang tersangka kasus...
KPK ''Inapkan'' Mantan Gubernur Papua di Tahanan
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mulai malam ini "menginapkan" mantan...
Abraham Samad Jadi Tersangka Dalam Skandal 'Rumah Kaca'
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Bareskrim Polri menetapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Johan Tak Tahu Kasus BG Dilimpahkan atau Tidak
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Plt Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengaku belum...
Danamon Belum Berniat Turunkan Suku Bunga
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) belum berniat untuk menurunkan suku bunga...
Kejagung Pastikan Kasus Sudin Tata Ruang Terus Jalan
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) R Widyo Pramono memastikan, kasus...
Selain Sadis, Komplotan Begal Lampung Sering Gunakan Senpi
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Unggung...

Polisi Bekuk Dua Pembuat Rekening Palsu

Jakarta - Aparat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk dua tersangka pelaku pemalsuan identitas aplikasi pembukaan rekening bank, dengan cara membuat situs www.jualanrekening.org

Para pelaku, masing-masing CLV, 25 tahun, otak pelaku kejahatan, dan JRFS, 27 tahun. Tersangka JRFS ini dipekerjakan oleh CLV sebagai pembuat buku rekening dengan upah Rp 200.000 per buku rekening. Seorang pelaku lainnya, KNY, masih diburu aparat.

"Dari hasil penyelidikan ada website yang menawarkan jualan rekening. Dalam prakteknya pelaku membuat data palsu, seperti KTP dan Kartu Keluarga palsu," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/9).

Setelah membuat data-data palsu, lanjut Rikwanto, para pelaku segera membuka sejumlah rekening di Bank dengan menggunakan data-data palsu tersebut.

"Pelaku mempunyai lebih dari satu KTP dan Kartu Keluarga dengan nama dan alamat yang berbeda-beda, tetapi fotonya sama. Hal ini ditujukan agar bisa membuka rekening di tiap Bank yang berbeda,“ jelasnya.

Setelah buku rekening jadi  barulah pelaku menjualnya kepada pembeli yang memesannya dari situs online buatan pelaku. "Kalau untuk harga satu buku rekening nya itu satu juta, namun kalau ditambah dengan kartu ATM dan token itu harganya dua juta," jelas Rikwanto.

Para pelaku ditangkap pada 6 September 2012 pukul 20.00 WIB di Karawaci Tangerang, setelah proses penyelidikan selama satu minggu.

Barang bukti yang disita polisi seperti 21 buku rekening, 12 kartu ATM dari bank yang berbeda-beda, 10 token bank Mandiri dan BCA, 33 KTP palsu, 9 STNK palsu, 34 lembar KK palsu, 11 lembar surat keterangan domisili palsu, 1 lembar ijazah palsu, 1 bundel bukti pengiriman barang JNE dan TIKI, 1 buah BB berikut nomernya, 10 stiker hologram profil palsu, 2 buah modem, 1 buah CPU dan sebuah laptop.

“Mereka dijerat dengan pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun,“ imbuh Rikwanto. [WFz]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?