GATRANEWS

Sidang Kasus Korupsi Bank DKI Digelar Pekan Depan
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi segera menyidangkan kasus korupsi pengadaan...
Polri Selidiki Keterlibatan Jurnalis AS di Kasus Pilpres
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri sedang mencari alat bukti permulaan untuk...
Minta Sumbangan Ala THR Memaksa, Adukan ke Polisi
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Menjelang Hari Raya Idul Fitri sering terjadi permintaan sumbangan dengan modus...
Operator Suap Akil Mochtar Ditahan KPK
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Muhtar Ependi, tersangka yang...
Polisi Tangkap 56 Warga Asing Pelaku Penipuan
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse dan Kriminal Polri...
KPK Cekal Tiga Orang Swasta
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jendral (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia...
Polisi Kantongi Identitas Pelajar Penusuk Kemal
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Sektor Palmerah, Komisaris Polisi Sukatma mengatakan bahwa...
Pelaku Penusukan Kemal Diduga Pelajar
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian masih memburu pelaku penusukan terhadap Karisma Kemal, 19...
Usai Dibacok, Motor Kemal Raib Dibawa Sekelompok Pemuda
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Aksi nekat sekelompok pemuda ini memang tak patut ditiru. Sekelompok pemuda...
KNPI: Usut Pemukukan Mahasiswa Maluku
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Tengah mengecam...
LPSK Siap Lindungi Saksi Pilpres di Sampang
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap melindungi saksi Pilpres...
Dituduh Gelapkan BBM, Buruh Lepas Mengadu ke Komnas HAM dan Mabes Polri‏
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Seorang buruh lepas dituduh menggelapkan bahan operasional berupa solar oleh...
Bupati Ade Swara Bungkam pada Wartawan
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Tak sepatah katapun terucap dari bibir Bupati Karawang Ade Swara, kendati...
Polda Jatim Bongkar Perdagangan Wanita Lewat "BBM"
Friday, 18 July 2014

Surabaya, GATRAnews - Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali membongkar praktik "perdagangan"...
Polisi Selingkuh Divonis 11 Hari Penjara
Friday, 18 July 2014

Negara, GATRAnews - Oknum Polisi dari Polres Jembrana, Bali, Aiptu WS (51), yang terbukti selingkuh...
Bupati Karawang dan Istrinya Dijebloskan ke Penjara
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya, Nurlatifah, harus mendekam di dalam...
KPK Tetapkan Bupati Karawang dan Istrinya Sebagai Tersangka Korupsi
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Karawang Ade Swara (ASW)...
KPK Tetapkan ''Kaki Tangan'' Akil Tersangka Korupsi
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Muhtar Ependi sebagai tersangka....
Polda Metro Pastikan 22 Juli Aman dari Aksi Anarkis
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya memastikan jalannya penghitungan suara hasil...
Kejagung Segera Tahan Mantan Dirut Bank DKI
Friday, 18 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung segera menahan Winny Erwindia, mantan Direktur Utama Bank DKI...

Polisi Bekuk Dua Pembuat Rekening Palsu

Jakarta - Aparat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk dua tersangka pelaku pemalsuan identitas aplikasi pembukaan rekening bank, dengan cara membuat situs www.jualanrekening.org

Para pelaku, masing-masing CLV, 25 tahun, otak pelaku kejahatan, dan JRFS, 27 tahun. Tersangka JRFS ini dipekerjakan oleh CLV sebagai pembuat buku rekening dengan upah Rp 200.000 per buku rekening. Seorang pelaku lainnya, KNY, masih diburu aparat.

"Dari hasil penyelidikan ada website yang menawarkan jualan rekening. Dalam prakteknya pelaku membuat data palsu, seperti KTP dan Kartu Keluarga palsu," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/9).

Setelah membuat data-data palsu, lanjut Rikwanto, para pelaku segera membuka sejumlah rekening di Bank dengan menggunakan data-data palsu tersebut.

"Pelaku mempunyai lebih dari satu KTP dan Kartu Keluarga dengan nama dan alamat yang berbeda-beda, tetapi fotonya sama. Hal ini ditujukan agar bisa membuka rekening di tiap Bank yang berbeda,“ jelasnya.

Setelah buku rekening jadi  barulah pelaku menjualnya kepada pembeli yang memesannya dari situs online buatan pelaku. "Kalau untuk harga satu buku rekening nya itu satu juta, namun kalau ditambah dengan kartu ATM dan token itu harganya dua juta," jelas Rikwanto.

Para pelaku ditangkap pada 6 September 2012 pukul 20.00 WIB di Karawaci Tangerang, setelah proses penyelidikan selama satu minggu.

Barang bukti yang disita polisi seperti 21 buku rekening, 12 kartu ATM dari bank yang berbeda-beda, 10 token bank Mandiri dan BCA, 33 KTP palsu, 9 STNK palsu, 34 lembar KK palsu, 11 lembar surat keterangan domisili palsu, 1 lembar ijazah palsu, 1 bundel bukti pengiriman barang JNE dan TIKI, 1 buah BB berikut nomernya, 10 stiker hologram profil palsu, 2 buah modem, 1 buah CPU dan sebuah laptop.

“Mereka dijerat dengan pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun,“ imbuh Rikwanto. [WFz]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?