GATRANEWS

Usut Korupsi GI PLN, Kejati DKI Terjunkan Penyidik ke Bali
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerjunkan Penyidik Pidana Khususnya ke Bali...
Petugas Temukan HP Milik Wawan dan Bonaran di Rutan KPK
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Dua telepon selular (HP) yang ditemukan saat sidak di Rumah Tahanan Guntur,...
Kejati DKI: Berkas 2 Guru JIS Bolak-Balik Karena Belum Lengkap
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta M Adi Toegarisman mengatakan, berkas...
KPK Geledah Rumah Mantan Gubernur Papua
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah milik mantan Gubernur...
Polisi Tangkap Dua Maling Spion Mobil Mewah
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Buser Polsek Tamansari memergoki ulah nakal Arvisco (22) dan Prastyo (19) saat...
Tips Polisi Agar Kasus Jason Tidak Terulang
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Insiden pilu menimpa pasangan Janter Pinter Simanjuntak dan Elvin Sianipar. Anak...
Pesta Rakyat Jokowi, Puluhan Orang Kecopetan di Monas
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Meski semarak dengan dentuman musik dan ucapan syukur relawan serta masyarakat,...
Polda Metro 'Kebut' Berkas Sitok Srengenge
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Polda Metro Jaya 'kebut' merampungkan berkas perkara Sitok Srengenge....
Anggota Sabhara Dianiaya Menggunakan ''Taring Babi''
Tuesday, 21 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Sabhara Polsek Teluk Naga, Polres Kota Tangerang, Briptu Anang Ilmi...
Polisi Gulung Bandit Spesialis 'Rest Area', Satu Tewas Didor
Tuesday, 21 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Polisi Resor Bekasi berhasil meringkus tiga pelaku pencurian, pada Senin,...
Tujuh Copet Beraksi Saat Iring-Iringan Jokowi-JK
Monday, 20 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Meski ikut dalam kegembiraan menonton iring-iringan Presiden-Wakil Presiden,Joko...
Polisi: Pelantikan Jokowi-JK Berjalan Lancar
Monday, 20 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan...
Polisi Bebaskan Pemilik Jutaan Dolar Amerika Palsu
Saturday, 18 October 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, membebaskan NS,...
KPK Dalami Surat Annas kepada Menhut Zulkfli
Saturday, 18 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami surat permohonan revisi SK...
KPK Selidiki Keterangan Annas Soal Zulkifli Hasan
Saturday, 18 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus korupsi pengajuan...
Annas: Zulkifli Hasan Rekomendasikan Perubahan Fungsi Hutan
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Annas Maamun, Gunernur Riau yang menjadi tersangka kasus korupsi alih fungsi...
Airin Hormati Proses Hukum Kasus Keluarganya
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Dyani mengaku menghormati proses...
Sopir Bus Harapan Jaya Diperiksa di Polres Sidoarjo
Friday, 17 October 2014

Sidoarjo, GATRAnews - Penyidik Kepolisian Resor Sidoarjo, Jawa Timur, memeriksa Teguh Hariyanto,...
Kasus Kejahatan Menggunakan Senpi Meningkat
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Angka kejahatan di kota-kota besar rupanya semakin meningkat. Jika dulu pelaku...
Kasus Korupsi Bus TJ, Lima Pejabat Diperiksa
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa lima pejabat Pemerintah...

Polisi Bekuk Dua Pembuat Rekening Palsu

Jakarta - Aparat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk dua tersangka pelaku pemalsuan identitas aplikasi pembukaan rekening bank, dengan cara membuat situs www.jualanrekening.org

Para pelaku, masing-masing CLV, 25 tahun, otak pelaku kejahatan, dan JRFS, 27 tahun. Tersangka JRFS ini dipekerjakan oleh CLV sebagai pembuat buku rekening dengan upah Rp 200.000 per buku rekening. Seorang pelaku lainnya, KNY, masih diburu aparat.

"Dari hasil penyelidikan ada website yang menawarkan jualan rekening. Dalam prakteknya pelaku membuat data palsu, seperti KTP dan Kartu Keluarga palsu," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/9).

Setelah membuat data-data palsu, lanjut Rikwanto, para pelaku segera membuka sejumlah rekening di Bank dengan menggunakan data-data palsu tersebut.

"Pelaku mempunyai lebih dari satu KTP dan Kartu Keluarga dengan nama dan alamat yang berbeda-beda, tetapi fotonya sama. Hal ini ditujukan agar bisa membuka rekening di tiap Bank yang berbeda,“ jelasnya.

Setelah buku rekening jadi  barulah pelaku menjualnya kepada pembeli yang memesannya dari situs online buatan pelaku. "Kalau untuk harga satu buku rekening nya itu satu juta, namun kalau ditambah dengan kartu ATM dan token itu harganya dua juta," jelas Rikwanto.

Para pelaku ditangkap pada 6 September 2012 pukul 20.00 WIB di Karawaci Tangerang, setelah proses penyelidikan selama satu minggu.

Barang bukti yang disita polisi seperti 21 buku rekening, 12 kartu ATM dari bank yang berbeda-beda, 10 token bank Mandiri dan BCA, 33 KTP palsu, 9 STNK palsu, 34 lembar KK palsu, 11 lembar surat keterangan domisili palsu, 1 lembar ijazah palsu, 1 bundel bukti pengiriman barang JNE dan TIKI, 1 buah BB berikut nomernya, 10 stiker hologram profil palsu, 2 buah modem, 1 buah CPU dan sebuah laptop.

“Mereka dijerat dengan pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun,“ imbuh Rikwanto. [WFz]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?