GATRANEWS

Kolesterol, Abraham Samad Batal Diperiksa Penyidik
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri (Bareskrim) batal memeriksa...
Kuntoro Ingatkan KPK Agar Kaji Dulu Sebelum Buka Cabang
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuntoro Mangkusubroto, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan...
Kejagung Periksa 5 PNS BKKBN
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung, dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan alat kontrasepsi IUD...
Kejagung  Usut Bank Garansi Proyek Hambalang
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung memeriksa RCO Manager PT Bank Mandiri,...
Usut Korupsi, Kejagung Cek Pekerjaan Saluran Drainase Jalan
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa lima saksi untuk mengungkap...
Mandra Mengaku Jadi Korban Pihak Lain dalam Kasus TVRI
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama PT Viandra Production Mandra Naih mengaku hanya sebagai korban...
Dorce Rahasiakan Tahanan KPK yang Dijenguknya
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Dorce Gamalama, yang muncul di lobi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
Beroperasi 6 Tahun, Pemalsu Kosmetik Raup Keuntungan 200 Juta
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews- Rachmat Efendi alias Simon, pemalsuan kosmetik berbagai merk terkenal seperti...
Pemalsuan Kosmetik, Polda Panggil Pemegang Merk Citra dan Garnier
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda...
Palsukan Kosmetik Kecantikan, Pelaku Ini Catut Merk Terkenal
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda...
Amerika Serikat Diminta Jangan Tunda Lagi Naikkan Suku Bunga
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank-bank sentral di dunia menyatakan telah siap menghadapi kenaikan suku...
Pengurusan Visa Harus Jadi Prioritas Para Jamaah Haji
Sunday, 30 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ahmad Jajuli...
Kejaksaan Tak Kunjung Keluarkan Sprindik bagi Dahlan Iskan
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tak kunjung mengeluarkan surat perintah...
Pansel KPK Mengaku Belum Tahu Satu Capim KPK Jadi Tersangka
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK)...
Delapan Capim KPK yang Diajukan, Sosok Bersih
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK)...
Pansel: Beberapa Nama Capim KPK Dapat Catatan Polri
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri memberikan catatan terhadap...
Tetapkan Satu Capim KPK Tersangka Polri Bantah Cari Bargaining
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Salah satu calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) ditetapkan...
Pansel: Capim KPK Tersangka Tak Diajukan ke Presiden
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK)...
Duh.. Satu Capim KPK Jadi Tersangka
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Bareskrim Polri menetapkan salah satu calon pimpinan Komisi...
Pansel Gugurkan Capim KPK yang Jadi Tersangka
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK)...

Polisi Bekuk Dua Pembuat Rekening Palsu

Jakarta - Aparat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk dua tersangka pelaku pemalsuan identitas aplikasi pembukaan rekening bank, dengan cara membuat situs www.jualanrekening.org

Para pelaku, masing-masing CLV, 25 tahun, otak pelaku kejahatan, dan JRFS, 27 tahun. Tersangka JRFS ini dipekerjakan oleh CLV sebagai pembuat buku rekening dengan upah Rp 200.000 per buku rekening. Seorang pelaku lainnya, KNY, masih diburu aparat.

"Dari hasil penyelidikan ada website yang menawarkan jualan rekening. Dalam prakteknya pelaku membuat data palsu, seperti KTP dan Kartu Keluarga palsu," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/9).

Setelah membuat data-data palsu, lanjut Rikwanto, para pelaku segera membuka sejumlah rekening di Bank dengan menggunakan data-data palsu tersebut.

"Pelaku mempunyai lebih dari satu KTP dan Kartu Keluarga dengan nama dan alamat yang berbeda-beda, tetapi fotonya sama. Hal ini ditujukan agar bisa membuka rekening di tiap Bank yang berbeda,“ jelasnya.

Setelah buku rekening jadi  barulah pelaku menjualnya kepada pembeli yang memesannya dari situs online buatan pelaku. "Kalau untuk harga satu buku rekening nya itu satu juta, namun kalau ditambah dengan kartu ATM dan token itu harganya dua juta," jelas Rikwanto.

Para pelaku ditangkap pada 6 September 2012 pukul 20.00 WIB di Karawaci Tangerang, setelah proses penyelidikan selama satu minggu.

Barang bukti yang disita polisi seperti 21 buku rekening, 12 kartu ATM dari bank yang berbeda-beda, 10 token bank Mandiri dan BCA, 33 KTP palsu, 9 STNK palsu, 34 lembar KK palsu, 11 lembar surat keterangan domisili palsu, 1 lembar ijazah palsu, 1 bundel bukti pengiriman barang JNE dan TIKI, 1 buah BB berikut nomernya, 10 stiker hologram profil palsu, 2 buah modem, 1 buah CPU dan sebuah laptop.

“Mereka dijerat dengan pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun,“ imbuh Rikwanto. [WFz]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?