GATRANEWS

Anas: Tak Logis Jaksa KPK Keluhkan Keterangan Saksi
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum dalam pembelaannya mengatakan, jaksa penuntut umum seharusnya...
Tuntutan Jaksa Dinilai Rendahkan Poltik dan Politisi
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Terdakwa Anas Urbaningrum mebalikkan tudingan jaksa, yang menyebutnya...
Anas Nilai Jaksa Keliru Sebut Dirinya Bangun Opini
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum menilai tuntutan jaksa penuntut umum keliru, karena menyebut...
Anas Berharap Hakim Pertimbangkan Pembelaannya
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum, terdakwa kasus korupsi proyek hambalang dan tindak pidana...
Polresta Medan Tangkap Kurir 177 Kg Ganja
Tuesday, 16 September 2014

Medan, GATRAnews- Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan menangkap dua orang...
Ketua PJI: Jaksa Minta Dihargai
Saturday, 13 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Andhi Nirwanto mengatakan, isu jaksa...
Polri Telusuri Keterlibatan AKBP Idha di Kasus Penggelapan Mobil
Saturday, 13 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polri tengah menelusuri dugan...
Anas Akan Sampaikan Pembelaan Pribadi
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang dituntut hukuman...
Kejagung Belum Terima Putusan Kasasi Gembong Narkoba Freddy
Thursday, 11 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung menyatakan belum menerima salinan putusan kasasi bagi...
Gembong Narkoba Freddy Belum Bisa Dieksekusi Mati
Thursday, 11 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung menyatakan bahwa jaksa belum bisa melakukan eksekusi mati...
Anas Bantah Arahkan Saksi
Thursday, 11 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum membantah mengarahkan saksi yang dihadirkan di persidangan...
Anas Dituntut Siang Ini
Thursday, 11 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menuntut...
Polda Kalbar Tetapkan AKBP Idha Tersangka Narkoba
Wednesday, 10 September 2014

Pontianak, GATRAnews - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Rabu (10/9) malam, menetapkan AKBP Idha...
IPW Desak Polisi Geledah Rumah AKBP Idha
Wednesday, 10 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mendesak agar Polri...
Banyak Kejanggalan, Pengemplang Pajak Divonis 1 Tahun 3 Bulan Penjara
Wednesday, 10 September 2014

Jakarta, GATRAnews – Michael K. Toni alias MKT alias ET terdakwa kasus tindak pidana perpajakan...
Romli: Pembebasan Bersyarat Hartati Murdaya Menyimpang
Saturday, 06 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemberian bebas bersyarat kepada koruptor Hartati Murdaya merupakan satu...
Polisi Malaysia Belum Temukan Bukti Kasus 2 Anggota Polri
Friday, 05 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Polisi Diraja Malaysia belum menemukan bukti keterlibatan dua anggota Polri,...
Politisi PDI Ngaku Tak Kenal Operator Suap Akil
Wednesday, 03 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi X DPR RI I Wayan Koster membantah mengenal Muhtar Ependy,...
Ibas Tangkis Tudingan Ajudan Nazaruddin
Tuesday, 02 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas membantah...
Atut Merasa Vonis 4 Tahun Penjara Yang Diterimanya, Tidak Adil
Tuesday, 02 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Gubernur nonaktif Banten, Ratu Atut Chosiyah, menilai vonis 4 tahun yang...
Error
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_67061_AnasUrbaningrum_ANTARA_YudhiMahatma4.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_66761_AnasUrbaningrum_ANTARA_FannyOctavianus.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_62191_AnasUrbaningrum_ANTARA_RenoEsnir2.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/05/b_90_90_16777215_59875_Nazaruddin_ANTARA_WahyuPutro3.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/05
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_59871_Atut_Vonis_ANTARA_IsmarPatrizki.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01

WN Swedia Tutupi Muka di Persidangan

Jakarta - Terdakwa kasus narkoba asal Swedia, Orjan Robert Elevsson, 38 tahun, menutupi karena takut terekam kamera wartawan, saat dihadapkan ke meja hijau di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/2).

Sejak masuk ruang sidang, tanpa memperhatikan tata tertib, Orjan, bersama terdakwa lain, perempuan berkebangsaan Thailand, Narawadee Phothijak, 22 tahun, terus memeluk dan membenamkan wajahnya di balik tubuh wanita WN Thailand itu.

"Sorry, I don't want," ujar Orjan, seraya menunjuk ke arah kursi pengunjung tanpa memalingkan wajahnya.

Begitu pula saat Orjan pindah duduk ke kursi terdakwa, tepat di sisi kanan tim kuasa hukum, ia malah duduk memunggungi tim kuasa hukumnya dan deretan kursi pengunjung. Lantas, ia merapatkan tubuhnya ke mimbar majelis hakim demi mempersempit sudut pengambilan gambar para fotografer.

Ia juga berceloteh dengan bahasa yang tak dimengerti selama beberapa menit. Terganggu dengan sikapnya, salah seorang anggota majelis hakim meminta Orjan agar diam. "Tolong penerjemah minta terdakwa untuk diam," kata hakim.

Orjan, yang menggunakan kain penutup kepala, lalu melepaskan kain tersebut, lalu digunakannya untuk menutupi wajahnya. Ia kemudian merangkul Narawadee untuk bersama-sama menyembunyikan wajah mereka di balik kain.

Keduanya sempat menyingkap sebentar kain penutup saat jaksa penuntut umum menghadirkan barang bukti berupa bubuk kristal, dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Sidang 4 PN Jaksel tersebut.

Saat Taufik Muzada, saksi dari Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta memberikan keterangan, hakim sempat meminta kedua terdakwa menunjukkan wajah mereka.

"Tolong tunjukkan wajahnya supaya bisa dikenali saksi," kata hakim Ary Jiwantoro.

"Apa orang ini yang dilihat saksi?" Lanjut hakim, setelah kain penutup wajah disingkap. Saksi pun mengiyakan pertanyaan hakim.

Seusai sidang, Hakim Ary menyatakan kepada wartawan, ia akan bersikap tegas terhadap terdakwa WNA tersebut. "Besok kita akan keluarkan instruksi untuk tidak menggunakan penutup wajah," tegas Ary.

Dua WNA tersebut menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan dakwaan memasukkan narkotika golongan 1 tanpa izin ke wilayah pabean Indonesia.

Oleh JPU, perbuatan kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009, sebagai dakwaan primer.

Sebagai dakwaan subsider pertama, Orjan dan Narawadee dikenai Pasal 113 ayat (2) UU RI No.35/2009 jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35/2009 karena dianggap memasukkan Narkotika Golongan I tanpa persetujuan impor dan bukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Keduanya juga dianggap menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I tanpa izin pihak berwenang. Karena itu, Orjan dan Narawadee dalam dakwaan subsider kedua dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35/2009 jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35/2009. [IS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?