GATRANEWS

BNN: Terpidana Mati Kendalikan Peredaran Narkoba dari Penjara
Saturday, 31 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Narkotika Nasional (BNN) melaporkan bahwa terpidana mati kasus narkoba...
Polisi Tangkap Tersangka Penyuplai Sabu Adik Hetty Koes Endang
Friday, 30 January 2015

Tangerang, GATRAnews - Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, Banten, menangkap dua pelaku...
Sidang BG Praperadilankan KPK Digelar pada 2 Februari
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang perdana Komjen Pol...
Sangkaan Polri Harus Beri Kepastian Bagi BW
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri harus memberikan kepastian hukum bagi tersangka...
Advokat Nilai Penetapan Tersangka BW Aneh
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah advokat yang berada di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dan tergabung...
Cari Keadilan, Terpidana Narkoba Mengadu ke KY
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Terpidana kasus narkoba, Lutzvy Yudha Utama mengadu ke Komisi Yudisial (KY) di...
IPW Sayangkan Sikap Polisi dalam Kasus Christopher
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRANews- Indonesia Police Watch (IPW) menyayangkan dualisme Polri dalam menyikapi kasus...
Ali Sebut Tersangka Outlander Maut 'Nyebalin'
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Tersangka tabrakan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan,...
Praperadilankan KPK, BG Dikawal 50 Pengacara
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum tersangka Komjen Pol Budi Gunawan, Fredrich Yunadi, memperkirakan,...
Adik Kandung Penyanyi Hetty Koes Endang Terjerat Narkotika
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang menangkap Luzi Nadya Koes Endang,...
Ibu Terbaring Sakit Paksakan Anaknya Jadi Kurir Narkotika
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Perbuatan ini tak layak untuk ditiru. Seorang ibu yang diketahui bernama Yeti...
Penangkapan Ari 'Padi' Dari Seorang Bandar Narkotika
Thursday, 22 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Petugas Satuan Reserese Narkoba Polres Jakarta Selatan menangkap gitaris grup...
Hasil Cek Urine Ari 'Padi' Positif Metafetamin
Thursday, 22 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan  menangkap gitaris grup...
Ari 'Padi' Keciduk Gunakan Sabu
Thursday, 22 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menagkap Ari Tri Sosianto di...
13 Pejabat DKI Negatif konsumsi Narkoba
Wednesday, 21 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memastikan 13 pejabat eselon...
KPK Diminta Dalami Rekaman Pecakapan Anas-Gulat Soal Zulkifli
Tuesday, 20 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Koropsi...
Protes Takkan Surutkan Kejagung Eksekusi Terpidana Mati
Tuesday, 20 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung menyatakan tidak akan berhenti mengeksekusi terpidana mati...
Empat Anggota Polisi Bakal Dipecat Edarkan Narkotika
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi...
Empat Anggota Polisi Aktif Tertangkap Edarkan Narkotika
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Petugas Satres Narkoba Polda Metro Jaya menciduk empat anggota polisi aktif...
Karyawan Tersangkut Narkoba, JakTV Tidak Berikan Pendampingan Hukum
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Pimpinan Redaksi JakTV Timbo Siahaan angkat bicara terkait salah satu...

WN Swedia Tutupi Muka di Persidangan

Jakarta - Terdakwa kasus narkoba asal Swedia, Orjan Robert Elevsson, 38 tahun, menutupi karena takut terekam kamera wartawan, saat dihadapkan ke meja hijau di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/2).

Sejak masuk ruang sidang, tanpa memperhatikan tata tertib, Orjan, bersama terdakwa lain, perempuan berkebangsaan Thailand, Narawadee Phothijak, 22 tahun, terus memeluk dan membenamkan wajahnya di balik tubuh wanita WN Thailand itu.

"Sorry, I don't want," ujar Orjan, seraya menunjuk ke arah kursi pengunjung tanpa memalingkan wajahnya.

Begitu pula saat Orjan pindah duduk ke kursi terdakwa, tepat di sisi kanan tim kuasa hukum, ia malah duduk memunggungi tim kuasa hukumnya dan deretan kursi pengunjung. Lantas, ia merapatkan tubuhnya ke mimbar majelis hakim demi mempersempit sudut pengambilan gambar para fotografer.

Ia juga berceloteh dengan bahasa yang tak dimengerti selama beberapa menit. Terganggu dengan sikapnya, salah seorang anggota majelis hakim meminta Orjan agar diam. "Tolong penerjemah minta terdakwa untuk diam," kata hakim.

Orjan, yang menggunakan kain penutup kepala, lalu melepaskan kain tersebut, lalu digunakannya untuk menutupi wajahnya. Ia kemudian merangkul Narawadee untuk bersama-sama menyembunyikan wajah mereka di balik kain.

Keduanya sempat menyingkap sebentar kain penutup saat jaksa penuntut umum menghadirkan barang bukti berupa bubuk kristal, dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Sidang 4 PN Jaksel tersebut.

Saat Taufik Muzada, saksi dari Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta memberikan keterangan, hakim sempat meminta kedua terdakwa menunjukkan wajah mereka.

"Tolong tunjukkan wajahnya supaya bisa dikenali saksi," kata hakim Ary Jiwantoro.

"Apa orang ini yang dilihat saksi?" Lanjut hakim, setelah kain penutup wajah disingkap. Saksi pun mengiyakan pertanyaan hakim.

Seusai sidang, Hakim Ary menyatakan kepada wartawan, ia akan bersikap tegas terhadap terdakwa WNA tersebut. "Besok kita akan keluarkan instruksi untuk tidak menggunakan penutup wajah," tegas Ary.

Dua WNA tersebut menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan dakwaan memasukkan narkotika golongan 1 tanpa izin ke wilayah pabean Indonesia.

Oleh JPU, perbuatan kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009, sebagai dakwaan primer.

Sebagai dakwaan subsider pertama, Orjan dan Narawadee dikenai Pasal 113 ayat (2) UU RI No.35/2009 jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35/2009 karena dianggap memasukkan Narkotika Golongan I tanpa persetujuan impor dan bukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Keduanya juga dianggap menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I tanpa izin pihak berwenang. Karena itu, Orjan dan Narawadee dalam dakwaan subsider kedua dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35/2009 jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35/2009. [IS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?