GATRANEWS

KPK Periksa Dua Karyawan BCA, Saksi Kasus Nazaruddin
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua karyawan Bank Central Asia...
Nazaruddin Gelontorkan Uang Pelicin US$ 2 Juta untuk DPR!
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Selain menggelontorkan duit pelicin bagi petinggi di Kementerian Kesehatan...
Yulianis: Nazar Punya 20 Perusahaan dan Pinjam 20 Perusahaan
Tuesday, 24 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Yulianis mengatakan, Muhammad Nazaruddin mempunyai sekitar 20 perusahaan yang...
KPK Panggil Bos PT Alfindo Terkait Korupsi Unud
Tuesday, 24 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Alfindo...
Demokrat Jamin Ibas Tak Terlibat Korupsi
Friday, 20 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai Demokrat yakin Ketua Fraksi Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) tidak...
Gerhana: PT Exartech Punya Nazaruddin
Thursday, 19 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama (Dirut) PT Exartech Technologi Utara, Gerhana Sianipar, mengaku...
Nazar Sampaikan Asal Dana Pencapresan SBY ke KPK
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mengaku telah...
Ibas Sebut Nazar ''Si Burung Hitam''
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas...
Nazaruddin Sebut Ibas Layak Jadi Tersangka
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Muhammad Nazaruddin, untuk kesekian kalinya, mengatakan bahwa Sekretaris...
Nazaruddin: Ibas Bagikan Duit ke Ketua Fraksi DPR
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Muhammad Nazaruddin mengatakan bahwa Edie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, yang...
Bongkar TPPU Nazaruddin, KPK Periksa Pejabat Mandiri Sekuritas
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi,...
Nazaruddin Akan Bongkar Penerimaan Duit Ibas
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Meski tidak banyak "bernyanyi" tentang kasus proyek Alat Kesehatan Rumah Sakit...
Nazaruddin Kembali Harus Hadapi KPK
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Muhammad Nazaruddin kembali harus menjalani pemeriksaan di Komisi...
KPK: Pemeriksaan La Nyala Terkait Penyelidikan Kasus
Wednesday, 11 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Ketua Umum (Waketum)...
Nazaruddin Tak Dimintai Kesaksian dalam Kasus Vaksin Flu Burung
Wednesday, 11 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Jakata Pusat tidak akan...
Dua Tahun Jajakan DVD Porno, Dua Orang Ini Ditangkap
Thursday, 05 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap...
KPK Periksa Pegawai BCA Terkait Pencuci Uang Nazaruddin
Thursday, 05 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga orang pegawai Bank Central...
Ketua DPD Sesalkan Aksi Demo Pegawai KPK
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Aksi demonstrasi dengan berorasi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di...
Anak Buah Nazaruddin Mau Berikan THR ke Petinggi Bio Farma
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Minarsih, mantan anak buah Muhammad Nazaruddin, menawarkan sejumlah uang...
PT PGE Minta Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Panas Bumi
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Roni Gunawan meminta...

Nazaruddin: Anas Bagi-bagikan 400 BB

Jakarta - Muhammad Nazaruddin menuding Anas Urbaningrum telah membagi-bagikan 400 unit smartphone BlackBerry (BB), ke 296 DPC (Dewan Pimpinan Cabang), untuk mendulang suara, pada Kongres Pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat di Bandung, Mei 2010.

Hal tersebut diungkapkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, yang kini jadi terdakwa kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang itu, saat jeda persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta (Tipikor), Jakarta, Jumat (17/2).

Menurutnya, masing-masing BB itu telah diisi pulsa Rp 500 ribu dan disetting ke grup BlackBerry Messenger (BBM) dengan nama "Pemenangan Anas", guna memudahkan komando pemenangan Anas dalam pelaksanaan kongres.

"Memang sudah langsung dikasih pulsa Rp 500 ribu, lalu dikasih nomornya, dan langsung diaktifkan BB-nya, langsung dikondisikan dia bagian dari kelompok (Grup BBM), supaya informasi-informasi tentang apa saja dari kelompok kita bisa langsung dibroadcast," terangnya.

Ditegaskannya, pengarahan untuk memilih Anas sebagai Ketua Umum di kongres berasal dari Grup BBM tersebut. "Memang BB itu untuk mengarahkan, menginstruksikan. 'Kan waktu pemilihannya ada nomornya, poin A atau B yang dipilih. Nanti kita suruh arahkan ke poin ini, itu lewat broadcast," terangnya.

Menurutnya, 400 unit BB itu disiapkan penyelenggara (Event Organizer/EO) yang berasal dari kubu Anas. Harga satu unit BB Rp 2,9 juta, dan dana pembeliannya berasal dari kubu Anas.

Dijelaskannya, jika bukan atas BB dan pemberian uang, Anas tidak akan memenangkan pemilihan ketua umum partai ini. Pasalnya, tambah Nazzaruddin, peluang suara Anas pada kongres ini tak lebih dari 10 persen. [IS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?