GATRANEWS

Anak Buah Nazaruddin Mau Berikan THR ke Petinggi Bio Farma
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Minarsih, mantan anak buah Muhammad Nazaruddin, menawarkan sejumlah uang...
PT PGE Minta Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Panas Bumi
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Roni Gunawan meminta...
Jurnalis Akan Hadirkan Nazaruddin di Persidangan
Thursday, 19 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Jurnalis Kamaru, kuasa hukum terdakwa kasus korupsi proyek pembangunan...
Nazaruddin Beberapa Kali Temui Pejabat Bio Farma
Thursday, 19 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemilik PT Anugerah Nusantara, Muhammad Nazaruddin, beserta adiknya, M Nasir,...
Jurnalis Pertanyakan Bareskrim yang Tak Periksa Kasus Vaksin Flu Burung
Thursday, 12 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Jurnalis Kamaru, kuasa hukum Tunggul Parningotan Sihombing, mengaku heran...
Usut Saham Garuda Nazaruddin, KPK Periksa Notaris
Tuesday, 20 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seorang notaris bernama Elva...
Mantan Anak Buah Nazaruddi Diperiksa Terkait Korupsi Alkes Udayana
Tuesday, 20 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantantasan Korupsi (KPK) memanggil Marisi Matondang, mantan anak...
Tips Merawat Motor Matic
Friday, 16 January 2015

Jakarta, GATRAnews – Motor matic menjadi idola beberapa pengendara sepeda motor. Pasalnya,...
Orang Kepercayaan Akil Nekad Selundupkan BB
Friday, 09 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Muhtar Ependy nekat menyelundupkan telepon selular BlackBerry (BB) Devis...
2015 KPK Rampungkan Pencucian Uang Nazaruddin
Tuesday, 30 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memprioritaskan penyelesaian kasus...
Kutim Bekukan Izin Usaha Tambang Milik Nazaruddin
Monday, 22 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Kutai Timur (Kutim) M Isran Noor memastikan telah membekukan Izin Usaha...
KPK Periksa Direktur Perusahaan Alat Kesehatan
Friday, 12 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Rohmad Setyabudi, Direktur PT...
KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Alkes Unud Bali
Thursday, 04 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka kasus korupsi...
KPK Periksa 4 Saksi Kasus TPPU Nazaruddin
Monday, 01 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa empat saksi untuk mengusut kasus...
Koster Bantah Tudingan Nazaruddin Terima Rp 2 M
Tuesday, 04 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan I Wayan Koster membantah...
Ada Tiga Pemilik Akun '@TM2000Back' yang Diperiksa Polisi
Monday, 03 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya...
KPK Periksa Pejabat BNI Terkait Saham Garuda Nazaruddin
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus pelaksaanaan proyek...
Ibas Disebut Tokoh Besar yang Bakal ''Diambil'', Abraham Tersenyum
Saturday, 18 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, di Jakarta, Jumat...
KPK Validasi Keterangan Nazaruddin Soal Keterlibatan Ibas
Saturday, 18 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dan memvalidasi keterangan...
KPK Dalami Keterangan Nazaruddin Soal Ibas
Saturday, 11 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami semua keterangan Muhammad...

Nazaruddin: Anas Bagi-bagikan 400 BB

Jakarta - Muhammad Nazaruddin menuding Anas Urbaningrum telah membagi-bagikan 400 unit smartphone BlackBerry (BB), ke 296 DPC (Dewan Pimpinan Cabang), untuk mendulang suara, pada Kongres Pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat di Bandung, Mei 2010.

Hal tersebut diungkapkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, yang kini jadi terdakwa kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang itu, saat jeda persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta (Tipikor), Jakarta, Jumat (17/2).

Menurutnya, masing-masing BB itu telah diisi pulsa Rp 500 ribu dan disetting ke grup BlackBerry Messenger (BBM) dengan nama "Pemenangan Anas", guna memudahkan komando pemenangan Anas dalam pelaksanaan kongres.

"Memang sudah langsung dikasih pulsa Rp 500 ribu, lalu dikasih nomornya, dan langsung diaktifkan BB-nya, langsung dikondisikan dia bagian dari kelompok (Grup BBM), supaya informasi-informasi tentang apa saja dari kelompok kita bisa langsung dibroadcast," terangnya.

Ditegaskannya, pengarahan untuk memilih Anas sebagai Ketua Umum di kongres berasal dari Grup BBM tersebut. "Memang BB itu untuk mengarahkan, menginstruksikan. 'Kan waktu pemilihannya ada nomornya, poin A atau B yang dipilih. Nanti kita suruh arahkan ke poin ini, itu lewat broadcast," terangnya.

Menurutnya, 400 unit BB itu disiapkan penyelenggara (Event Organizer/EO) yang berasal dari kubu Anas. Harga satu unit BB Rp 2,9 juta, dan dana pembeliannya berasal dari kubu Anas.

Dijelaskannya, jika bukan atas BB dan pemberian uang, Anas tidak akan memenangkan pemilihan ketua umum partai ini. Pasalnya, tambah Nazzaruddin, peluang suara Anas pada kongres ini tak lebih dari 10 persen. [IS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?