GATRANEWS

Korupsi Stadion Gedebage, Ridwan Kamil Bakal Diperiksa
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Penyidik Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri bakal memeriksa Wali Kota...
Bareskrim Bakal Periksa Mantan Mentri ESDM Purnomo Yusgiantoro
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri bakal...
Ini 6 Calon Dirjen Bea Cukai yang Lolos Seleksi
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRANews - Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan...
KemenESDM: Energi Terbarukan, Energi Utama Masa Depan
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian ESDM menyatakan optimis, penggunaan energi terbarukan (EBT)...
KemenESDM: Energi Terbarukan, Energi Utama Masa Depan
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian ESDM menyatakan optimis, penggunaan energi terbarukan (EBT)...
BPK Temukan Indikasi Kerugian Negara Lebih Rp 200 Miliar dalam CSR BUMN!
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi kerugian negara lebih dari...
Zulkifli Hasan: Para Menteri Belum Pantas Dinilai Gagal
Thursday, 28 May 2015

Banda Aceh, GATRAnews- Wacana perombakan kabinet pemerintahan Jokowi-JK tengah bergulir hingga saat...
Jelang Lebaran, Kementerian PUPR Kejar Target Infrastruktur Jalan
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengejar target...
Menteri Saleh Resmikan Asosiasi Batu Mulia Indonesia
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Industri batu mulia atau batu akik di Indonesia sudah mulai mendapatkan tempat...
Presiden: Pertumbuhan Ekonomi dan Laju Inflasi Harus Seimbang
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Pemerintah melalui Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Bank Indonesia (BI)...
Kementerian PUPR Tingkatkan Layanan Air Minum Melalui Hibah
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan meningkatkan...
Kementerian PUPR Tingkatkan Layanan Air Minum Melalui Hibah
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan meningkatkan...
Kemenhub Gandeng BRI Kelola Penerimaan Negara Bukan Pajak
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendukung transformasi birokrasi...
Kemenhub Gandeng BRI Kelola Penerimaan Negara Bukan Pajak
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendukung transformasi birokrasi...
BPK Harus Audit Hasil Kebun Sawit DL Sitorus
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan...
Menteri Rachmat: Bawang Merah Impor di Pasaran Ilega‏l
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel mengatakan bawang merah impor yang...
Kepala Daerah Diminta Percepat Ajukan Penggunaan Dana Desa‏
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar...
Pemerintah Kaji Kerja Sama Energi dengan Iran
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan A. Djalil dan Menteri Energi Dan...
Calon Dirjen Bea Cukai Harus Bebas Dari Masalah Hukum
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Kementerian Keuangan harus memilih sosok yang tepat untuk posisi calon...
Pemerintah Awasi Pasar, Cegah Beras Sintetis Masuk
Sunday, 24 May 2015

Boracay, GATRAnews - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan, pemerintah akan mengawasi pasar...
Error
  • There was a problem loading image image.raw?view=image&type=orig&id=4056

Ahmad Rivai: Rosa Diminta Fee 8% oleh Sang Menteri

Jakarta - Pengacara terpidana kasus suap pembangunan proyek Wisma Atlet SEA Games Palembang, Ahmad Rivai, menyatakan, kliennya, Mindo Rosalina Manulang, dimintai jatah fee sebesar 8 persen oleh seorang menteri, dari dua proyek sebuah instansi yang tengah dikerjakannyan.

Menurutnya, jumlah yang diminta sang menteri tersebut, terkait dua proyek terpisah yang nilainya masing-masing sekitar Rp 100 miliar dan Rp 80 miliar. Namun, Rivai enggan menyebut siapa menteri itu. Ia hanya mengatakan, menteri tersebut adalah salah satu anggota Partai Demokrat.

"Dia meminta dan proyeknya sudah jalan. Minta dari 100 miliar dan 80 miliar. Rosa bercerita ini di depan saya dan salah satu komisioner LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)," ungkapnya saat ditemui di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (19/2).

Dijelaskannya, permintaan jatah tersebut disampaikan sang menteri di Kompleks Perumahan Widya Chandra. Sebelumnya, sang menteri tersebut meminta kliennya bertemu di kompleks itu.

Menurut Rivai, selain mengenal Rosa, sang menteri juga mengenal baik terdakwa Muhammad Nazaruddin. Bahkan, sempat  beberapa kali bertemu dengan Mantan Bendahara Umum Demokrat itu.

"Dia (menteri, Red.) petinggi partai itu. Kabarnya minggu depan akan jadi saksi di Pengadilan Tipikor, tapi namanya belum bisa dikasih tahu. Pasti akan kita ungkap, kalau saya sudah dapatkan data-datanya," ujarnya.

Saat didesak, untuk menyebut nama sosok sang menteri dan dua proyek yang tengah dikerjakan Rosa, ia tetap bergeming. Namun walaupun demikian, dikatakannya, Rosa berjanji  akan membongkar kasus tersebut.

Menurutnya, hal itulah yang menjadi salah satu syarat bagi Rosa jika ingin menunjuknya sebagai kuasa hukum dirinya, yakni Rosa harus membuka kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang hingga ke akarnya.

"Ditunggu saja. Rosa jenuh dengan kebohongan-kebohongan yang ada selama ini. Ia ingin sampaikan sejujurnya di DPR. Ia ingin membongkar kasus ini," ucapnya. [IS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?