GATRANEWS

KPK Isyaratkan Tetapkan Status Jero Wacik Usai Lebaran
Friday, 25 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Abraham Samad, Ketua Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) seakan memberikan...
Selidiki SKL BLBI, KPK Bakal Panggil Megawati?
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah pengemplang Bantuan Likuiditas Bantuan Bank Indonesia (BLBI), tak...
Pemerintah Siap Gugat Balik Newmont‏
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah siap menggugat balik PT Newmont Nusa Tenggara ke arbitrase...
KPK Berani Seret Presiden Sebagai Tersangka
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menegaskan bahwa KPK,...
Andi Minta Choel Bertanggung Jawab dalam Kasus Hambalang
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Andi Alfian Mallarangeng menegaskan bahwa siapa pun yang berbuat salah di mata...
Andi Ingin Putar Ulang Waktu untuk Tebus Kesalahan
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Andi Alfian Mallarangeng, kendati menolak vonis 4 tahun penjara yang...
Hakim: Instruksi Andi Bengkakkan Anggaran Hambalang
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, di Jakarta, Jumat (18/7),...
Hakim: Andi Biarkan Adiknya Atur Hambalang
Saturday, 19 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, menyatakan bahwa...
Politisi PPP Ngaku Ajukan Permohonan Berhaji
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten, Muhammad Margiono, selain...
Ketua DPW PPP Akui Ikut Rombongan Haji Suryadharma
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten, Muhammad...
KPK Klaim Kaitan Menteri PDT dengan Bupati Biak Numfor
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku memeriksa Menteri Pembangunan...
KPK Geledah Rumah Sutan Bhatoegana
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Sutan...
KPK Masih Rahasiakan Status Hukum Jero Wacik
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih enggan menyampaikan ada tidaknya...
Jero Wacik Bantah Terlibat Proyek di ESDM
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menampik terlibat...
Menteri PDT Irit Bicara Saat Hendak Diperiksa KPK
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Helmi Faishal Zaini, irit bicara...
Menteri PDT Bantah Talut Numfor Proyek Ijon
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini membantah jika...
Hari Ini Jero Wacik Diperiksa KPK
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Selain memanggil Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmi Faishal...
Hari Ini KPK Periksa Menteri PDT
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Helmi Faishal Zaini,...
Eks Pejabat ESDM Ketakutan Usai Diperiksa KPK
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Didi Dwi Sutrisnohadi, mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian Energi dan...
KPK Bisa Jerat Sutan Bhatoegana dengan UU Pencucian Uang
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menjerat Sutan Bhatoegana, Ketua...

Ahmad Rivai: Rosa Diminta Fee 8% oleh Sang Menteri

Jakarta - Pengacara terpidana kasus suap pembangunan proyek Wisma Atlet SEA Games Palembang, Ahmad Rivai, menyatakan, kliennya, Mindo Rosalina Manulang, dimintai jatah fee sebesar 8 persen oleh seorang menteri, dari dua proyek sebuah instansi yang tengah dikerjakannyan.

Menurutnya, jumlah yang diminta sang menteri tersebut, terkait dua proyek terpisah yang nilainya masing-masing sekitar Rp 100 miliar dan Rp 80 miliar. Namun, Rivai enggan menyebut siapa menteri itu. Ia hanya mengatakan, menteri tersebut adalah salah satu anggota Partai Demokrat.

"Dia meminta dan proyeknya sudah jalan. Minta dari 100 miliar dan 80 miliar. Rosa bercerita ini di depan saya dan salah satu komisioner LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)," ungkapnya saat ditemui di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (19/2).

Dijelaskannya, permintaan jatah tersebut disampaikan sang menteri di Kompleks Perumahan Widya Chandra. Sebelumnya, sang menteri tersebut meminta kliennya bertemu di kompleks itu.

Menurut Rivai, selain mengenal Rosa, sang menteri juga mengenal baik terdakwa Muhammad Nazaruddin. Bahkan, sempat  beberapa kali bertemu dengan Mantan Bendahara Umum Demokrat itu.

"Dia (menteri, Red.) petinggi partai itu. Kabarnya minggu depan akan jadi saksi di Pengadilan Tipikor, tapi namanya belum bisa dikasih tahu. Pasti akan kita ungkap, kalau saya sudah dapatkan data-datanya," ujarnya.

Saat didesak, untuk menyebut nama sosok sang menteri dan dua proyek yang tengah dikerjakan Rosa, ia tetap bergeming. Namun walaupun demikian, dikatakannya, Rosa berjanji  akan membongkar kasus tersebut.

Menurutnya, hal itulah yang menjadi salah satu syarat bagi Rosa jika ingin menunjuknya sebagai kuasa hukum dirinya, yakni Rosa harus membuka kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang hingga ke akarnya.

"Ditunggu saja. Rosa jenuh dengan kebohongan-kebohongan yang ada selama ini. Ia ingin sampaikan sejujurnya di DPR. Ia ingin membongkar kasus ini," ucapnya. [IS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?