GATRANEWS

Anggaran Energi Terbarukan 2016, Meningkat 10 Kali Lipat
Sunday, 19 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Energi Baru Terbarukan digadang-gadang sebagai energi masa depan bangsa...
Menteri ESDM: Indonesia Importir BBM Nomor 2 di Dunia
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said menuturkan Indonesia...
Gara-gara Turis Jerman, Ridwan Kamil Jadi Presiden
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)...
Sutan Bhatoegana Didakwa Terima US$ 140 Ribu
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim jaksa penunut umum dari Komisi Pemberantasan Koupsi (KPK) mendakwa mantan...
Ahok-Djarot Kompak Bicara Soal Bir dan Mabuk
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan wakilnya Djarot Saiful...
Menteri ESDM Tegaskan Perlunya Kemandirian Energi
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan pesatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia...
Kadin Perkuat UKM Potensial di Papua
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kementerian Perdagangan...
Menperin: Harga Energi Kita Masih Terlalu Mahal
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah di depan mata. Namun, industri lokal...
Menperin: Harga Energi Kita Masih Terlalu Mahal
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah di depan mata. Namun, industri lokal...
Di Depan Presiden Pengusaha Pertambangan Mengaku Siap Bangun Smelter
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan...
Duh, Ada 6,9 Juta Petani di Hutan Produksi Tak Bisa Dapat Bantuan!
Wednesday, 15 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa ada 6,9 juta orang petani...
Menteri ESDM: Energi Terbarukan jadi Prioritas Utama
Wednesday, 15 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang masih sedikit seperti...
Indonesia Diberi Predikat Surga Kopi Dunia
Wednesday, 15 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pameran Specialty Coffee Association of America (SCAA) yang sukses berlangsung...
Jusuf Kalla: Proyek Listrik Mikro Hidro Harus Disubsidi
Wednesday, 15 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah berkoordinasi dengan Menteri Energi dan...
Tjahjo Kumolo: Kisruh APBD DKI Pertama Kali di Indonesia
Wednesday, 15 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Dalam Negeri Tjahajo Kumolo mengakui baru pertama kali menghadapi...
Penurunan Harga Gas Bumi Penunjang Pembagunan Industri
Tuesday, 14 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian akan mendorong penurunan harga gas, khususnya bagi...
KPK Anggap Jero Wacik Tak Kooperatif
Tuesday, 14 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai geram terhadap mantan Menteri Energi...
Andar Laporkan Pejabat BPN dan PT IPU ke KPK
Tuesday, 14 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Advokat Andar M Situmorang melaporkan adanya dugaan 'perampokan' ratusan...
Selain Bulog, PIHC Juga akan Ditugasi Serap Jagung Petani‏
Monday, 13 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa selain Perum Bulog, Pupuk...
Kementerian ESDM Luncurkan Whistleblowing System Online
Monday, 13 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melakukan...

Ahmad Rivai: Rosa Diminta Fee 8% oleh Sang Menteri

Jakarta - Pengacara terpidana kasus suap pembangunan proyek Wisma Atlet SEA Games Palembang, Ahmad Rivai, menyatakan, kliennya, Mindo Rosalina Manulang, dimintai jatah fee sebesar 8 persen oleh seorang menteri, dari dua proyek sebuah instansi yang tengah dikerjakannyan.

Menurutnya, jumlah yang diminta sang menteri tersebut, terkait dua proyek terpisah yang nilainya masing-masing sekitar Rp 100 miliar dan Rp 80 miliar. Namun, Rivai enggan menyebut siapa menteri itu. Ia hanya mengatakan, menteri tersebut adalah salah satu anggota Partai Demokrat.

"Dia meminta dan proyeknya sudah jalan. Minta dari 100 miliar dan 80 miliar. Rosa bercerita ini di depan saya dan salah satu komisioner LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)," ungkapnya saat ditemui di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (19/2).

Dijelaskannya, permintaan jatah tersebut disampaikan sang menteri di Kompleks Perumahan Widya Chandra. Sebelumnya, sang menteri tersebut meminta kliennya bertemu di kompleks itu.

Menurut Rivai, selain mengenal Rosa, sang menteri juga mengenal baik terdakwa Muhammad Nazaruddin. Bahkan, sempat  beberapa kali bertemu dengan Mantan Bendahara Umum Demokrat itu.

"Dia (menteri, Red.) petinggi partai itu. Kabarnya minggu depan akan jadi saksi di Pengadilan Tipikor, tapi namanya belum bisa dikasih tahu. Pasti akan kita ungkap, kalau saya sudah dapatkan data-datanya," ujarnya.

Saat didesak, untuk menyebut nama sosok sang menteri dan dua proyek yang tengah dikerjakan Rosa, ia tetap bergeming. Namun walaupun demikian, dikatakannya, Rosa berjanji  akan membongkar kasus tersebut.

Menurutnya, hal itulah yang menjadi salah satu syarat bagi Rosa jika ingin menunjuknya sebagai kuasa hukum dirinya, yakni Rosa harus membuka kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang hingga ke akarnya.

"Ditunggu saja. Rosa jenuh dengan kebohongan-kebohongan yang ada selama ini. Ia ingin sampaikan sejujurnya di DPR. Ia ingin membongkar kasus ini," ucapnya. [IS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?