GATRANEWS

Menpora Menerima Wakil Menteri Olahraga, Pariwisata dan Budaya Korea Kim Chong
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (27/8) sore menerima kunjungan Wakil Menteri...
Melemahnya Rupiah, Kabareskrim Ingatkan Tidak Ada Provokator
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komisaris Jenderal...
Melemahnya Rupiah, Kabareskrim Ingatkan Tidak Ada Provokator
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komisaris Jenderal...
Menteri PUPR Terima Penghargaan dari IPW
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima...
Menteri Rini: BRI dan BNI Siap Buyback Saham Dengan Dana Pensiun Karyawan
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengisyaratkan dua bank pelat...
UU Minerba Direvisi, Ini Penjelasan Menteri ESDM
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah menerima mandat untuk meninjau kembali UU Mineral dan Batubara....
Thomas Lembong Janjikan Pegawai Kemendag Tidak Tersangkut Kasus Korupsi
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perdagangan, Thomas Lembong menyatakan komitmennya untuk melakukan...
Tax Holiday, Menteri Bambang: Indonesia Tidak Bisa Lagi Andalkan Komoditas
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah baru saja menerbitkan aturan mengenai tax holiday melalui Peraturan...
Menteri Bambang: Tax Holiday Adalah Pemanasan dari Paket Kebijakan Ekonomi
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan hari ini  mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)...
Perkuat Hubungan Bilateral, Menkumham terima kunjungan Menteri Kehakiman Australia
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly menerima...
Pelantikan PPNS Kementerian Komunikasi dan Informatika
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Pidana, Ditjen AHU Salahudin melantik PPNS dilingkungan Ditjen Sumber...
Wagub Jakarta: Pemerintah dan Pengusaha Diminta Saling Dukung Hadapi MEA 2015
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelemahan nilai mata uang rupiah terhadap dollar Amerika, ketatnya persaingan...
Liga Santri Nusantara Kick Off 6 September 2015
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Rabu (26/8) petang menerima Panitia Liga Santri...
Central Authority Ekstradisi Sebaiknya Dipindah ke Kejagung
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Prosedur ekstradisi atau pengiriman pelaku kriminal ke luar negeri di negeri...
BKPM Susun Standar Pengajuan Fasilitas Tax Holiday
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyusun standar prosedur operasional...
DKI Targetkan 2019 Bebas Kawasan Kumuh
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan bebas kawasan kumuh di...
Menteri Saleh: Industri Garmen Siap Ekspansi ke Luar Negeri
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengatakan pengembangan industri garmen...
Ahok Tidak Akan Keluarkan Imbauan Penggunaan Produk Lokal
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan mengeluarkan imbauan...
Indonesia Siap Gandeng Jepang Bangun Industri Kelautan dan Maritim
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Jepang melalui Penasehat Khusus Perdana Menteri Jepang Izumi Hiroto...
Jepang Lobi Menteri Rizal Bahas Kereta Cepat Bandung-Jakarta
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews -Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli baru saja menerima kunjungan...

Ahmad Rivai: Rosa Diminta Fee 8% oleh Sang Menteri

Jakarta - Pengacara terpidana kasus suap pembangunan proyek Wisma Atlet SEA Games Palembang, Ahmad Rivai, menyatakan, kliennya, Mindo Rosalina Manulang, dimintai jatah fee sebesar 8 persen oleh seorang menteri, dari dua proyek sebuah instansi yang tengah dikerjakannyan.

Menurutnya, jumlah yang diminta sang menteri tersebut, terkait dua proyek terpisah yang nilainya masing-masing sekitar Rp 100 miliar dan Rp 80 miliar. Namun, Rivai enggan menyebut siapa menteri itu. Ia hanya mengatakan, menteri tersebut adalah salah satu anggota Partai Demokrat.

"Dia meminta dan proyeknya sudah jalan. Minta dari 100 miliar dan 80 miliar. Rosa bercerita ini di depan saya dan salah satu komisioner LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)," ungkapnya saat ditemui di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (19/2).

Dijelaskannya, permintaan jatah tersebut disampaikan sang menteri di Kompleks Perumahan Widya Chandra. Sebelumnya, sang menteri tersebut meminta kliennya bertemu di kompleks itu.

Menurut Rivai, selain mengenal Rosa, sang menteri juga mengenal baik terdakwa Muhammad Nazaruddin. Bahkan, sempat  beberapa kali bertemu dengan Mantan Bendahara Umum Demokrat itu.

"Dia (menteri, Red.) petinggi partai itu. Kabarnya minggu depan akan jadi saksi di Pengadilan Tipikor, tapi namanya belum bisa dikasih tahu. Pasti akan kita ungkap, kalau saya sudah dapatkan data-datanya," ujarnya.

Saat didesak, untuk menyebut nama sosok sang menteri dan dua proyek yang tengah dikerjakan Rosa, ia tetap bergeming. Namun walaupun demikian, dikatakannya, Rosa berjanji  akan membongkar kasus tersebut.

Menurutnya, hal itulah yang menjadi salah satu syarat bagi Rosa jika ingin menunjuknya sebagai kuasa hukum dirinya, yakni Rosa harus membuka kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang hingga ke akarnya.

"Ditunggu saja. Rosa jenuh dengan kebohongan-kebohongan yang ada selama ini. Ia ingin sampaikan sejujurnya di DPR. Ia ingin membongkar kasus ini," ucapnya. [IS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?