Nasrudin Tak Pernah Keluhkan Ancaman Pembunuhan

Jakarta, GATRAnews - Andi Syamsudin, adik kandung Nasrudin Zulkarnaen mengatakan, kakaknya tidak pernah mengeluhkan adanya ancaman pembunuhan yang dikirim Antasari Azhar lewat SMS ke telepon selularnya.

Pengakuan itu disampaikan Andi, saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakara Selatan, Selasa (11/6). Menurutnya, dua hari sebelum Direktur PT Putra Rajawali Banjaran tersebut ditembak di dalam mobilnya, almarhum sempat berkomunikasi dengan dirinya.

"Dua hari sebelum almarhum terbunuh, itu masih kontak dengan saya dan sama sekali tidak menunjukan sikap aneh atau cerita ada SMS ancaman," ucap Andi.

Soal SMS ancaman, Andi juga meyakini ada rekayasa besar di balik pesan singkat tersebut. Pasalnya, hingga detik ini, penyidik kepolisian tak mampu juga menunjukan SMS ancaman yang dinyatakan hakim terbukti dikirim dari ponsel Antasari. Padahal, SMS tersebut mengantarkan Antasari menjadi terpidana 18 tahun bui.

"Sampai sekarang saya tidak pernah melihat SMS ataupun print out itu dari penyidik. Dari awal sudah saya sampaikan, ini adalah rekayasa besar. Oleh karena itu butuh bantuan semua pihak untuk membongkar," cetusnya.

Andi maupun keluarga besar Nasrudin meyakini tak ada keterlibatan Antasari atas kematian keluarganya itu. Atas dasar itu, pihaknya meminta agar Polri menindaklanjuti soal SMS ancaman yang mengatasnamakan Antasari tersebut.

"Bukan persoalan membela anatasarinya tapi mencari tahu siapa yang telah mengirim sms tersebut atau SMS itu benar ada atau tidak," pungkasnya. (IS) {jcomments on}

Share this article