Setelah Disekap, Para Penculik Minta Tebusan

Jakarta, GATRAnews - Aksi penculikan layaknya film-film laga di televisi menimpa sembilan orang korban masing Ende Indrayana (34), Riko alias Wahyudin (28), Haryani alias Yani (30), Mastum (32), Somad (50), Masan (35), Triyono (35), Khairudin (33) dan Khotib. Mereka disekap oleh setidaknya 14 tersangka penculik di sebuah  villa wilayah Jawa Barat, mereka dipukul, dianiaya bahkan diperas.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan enam dari 14 orang pelaku kini sudah diringkus oleh petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kabupaten sedangkan 8 lainnya masing-masing Julkarnain alias Jul yang merupakan pimpinan kelompok, Aan, Evan, Bilit, Delfi, Ajis, Sahrudi dan Ando, kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). "Modusnya adalah pinjam mobil rental dengan alasan pinjam tidak mengembalikan mereka muncul dan menyekap serta minta tebusan kepada korban," jelasnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/6).

 

Ditempat yang sama Kepala Satreskrim Polresta Bekasi Kabupaten Komisaris Dedy Murty Haryadi menambahkan, usai menyekap para korban, pelaku lalu meminta uang tebusan kepada pihak keluarga. Harga yang diminta berkisar antara Rp 20 juta sampai Rp 30 juta. "Satu orang korban memberikan uang tebusan dengan nilai Rp 34 juta atas nama Riko (28) alias Wahyudi dan ditransfer ke rekening milik Jul. Pelaku juga mengambil satu unit PC komputer milik korban," jelas Dedy.  

 

Riko lalu dibebaskan oleh pelaku saat membawa rekan-rekan korban lainnya ke Villa Gelatik, Jl. Gandamanah Rt.03/12 Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua Kab. Bogor, Jawa Barat. Di lokasi, sambungnya, salah satu tersangka, Coki (DPO) bahkan melakukan pelecehan seksual kepada korban bernama Haryani.  

 

Enam orang pelaku yang tertangkap yakni Pius Agung, Rico Saputra, Deni Irawan, Edi Riyanto alias Eet, Taufik Hidayat, dan putra Hanjaya. Meraka, lanjut Dedy melakukan penculikan di enam lokasi yang berbeda dengan target kejahatan adalah orang yang diketahui bertindak sebagai perantara dalam bisnis jual beli dan penggadaian kendaraan bermotor. (WFz)

Share this article