GATRANEWS

Advokat Harus Siap Tangani Imbas Pilkada Serentak
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) mengimbau seluruh jajaran dan...
PERADI Lakukan Pembenahan Cegah Advokat Terlibat Korupsi
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), Fauzi Hasibuan, mengatakan,...
Menpora Dampingi Menko PMK Lepas Peserta Sail Tomini 2015
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Jumat (28/8) pagi Menpora Imam Nahrawi mendampingi Menteri Koordinator...
Asisten Deputi OKP Mandir Ahmad Hadiri Rakornas KHMDI XII
Friday, 28 August 2015

Lampung, GATRAnews - Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan Kemenpora Mandir Ahmad Syafii, mewakili...
Kontingen Sepakbola Pelajar Asia Indonesia U-18 Dilepas Deputi IV
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kontingen Sepakbola Pelajar Asia Indonesia U-18 yang akan bertanding ke...
Deputi I Menerima Kunker Komisi IV DPRD Lampung Utara
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Kamis (27/8) pagi, Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti...
Gelorakan Semangat Bahari Bersama Sail Tomini 2015
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (27/8) malam didampingi Deputi Bidang...
Pansel KPK Mengaku Belum Tahu Satu Capim KPK Jadi Tersangka
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK)...
Pentingnya Bisa Menulis Berita di Kemenpora
Friday, 28 August 2015

Bogor, GATRAnews - Hari Kamis (27/8) Kepala Biro Humas, Hukum dan Kepegawaian, Sriyono membuka...
BKPM: JK Dorong Investasi dari Korsel
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani mengatakan, pertemuan...
Himpunan Alumni Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Diterima Menpora
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Kamis (27/8) Menpora Imam Nahrawi didampingi Sesmenpora Alfitra Salamm...
BI: Inflasi Akhir Agustus 0,3%
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan, hingga pekan terakhir Agustus inflasi...
Menpora Menerima Wakil Menteri Olahraga, Pariwisata dan Budaya Korea Kim Chong
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (27/8) sore menerima kunjungan Wakil Menteri...
September, Harga BBM Tidak Naik
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak akan menaikkan atau...
Pelni Gandeng BRI Luncurkan e-ticketing
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pelayaran Indonesia atau PT Pelni (Persero) bersama Bank BRI melakukan...
Aneka Tambang Berhasil Tekan Kerugian
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk mencatat penurunan rugi tahun berjalan yang...
Perlambatan Ekonomi Tak Pengaruhi Minat Perusahaan untuk IPO
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, perlambatan ekonomi tak akan...
Antam Akan Rights Issue, Targetkan Rp 5,3 Trilyun
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan tambang milik negar PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam)...
Delapan Capim KPK yang Diajukan, Sosok Bersih
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK)...
Pansel: Beberapa Nama Capim KPK Dapat Catatan Polri
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri memberikan catatan terhadap...

Kisah Pembunuhan Basri Sangaji

John Kei mengelola bisnis debt collector alias penagih utang Lewat Angkatan Muda Kei (AMKEI). Usaha jasa penagihan utangnya semakin laris ketika kelompok penagih utang yang lain, yang ditengarai dipimpin oleh Basri Sangaji, tercerai berai lantaran sang pemimpin tewas terbunuh. Para ’klien’ kelompok Basri Sangaji pun mengalihkan ordernya ke kelompok John Kei.

Aroma menyengat yang timbul di belakang pembunuhan itu adalah persaingan antara dua kelompok penagih utang. Tudingan semakin menguat ketika di pengadilan terbukti pelaku pembunuhan itu tak lain adalah beberapa anak buah Jonn Kei.

Bahkan pertumpahan darah besar-besaran hampir terjadi tatkala ratusan orang bersenjata parang, panah, pedang, golok, celurit saling berhadapan di Jalan Ampera Jaksel, persis di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada awal Maret 2005 lalu. Saat itu sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa pembunuhan Basri Sangaji. Beruntung 8 SSK Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dapat mencegah terjadinya bentrokan itu.

Sebenarnya pembunuhan terhadap Basri ini bukan tanpa pangkal. Konon, pembunuhan ini bermula dari bentrokan antara kelompok Basri dan kelompok John Kei di sebuah Diskotik Stadium di kawasan Taman Sari Jakarta Barat pada 2 Maret 2004 lalu.

Saat itu kelompok Basri mendapat ’order’ untuk menjaga diskotik tersebut. Namun mendadak diserbu puluhan anak buah John Kei. Dalam aksi penyerbuan itu, dua anak buah Basri yang menjadi petugas security di diskotik tersebut tewas dan belasan terluka.

Polisi bertindak cepat, beberapa pelaku pembunuhan ditangkap dan ditahan. Kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Namun pada 8 Juni, di tahun yang sama saat sidang mendengarkan saksi-saksi yang dihadiri puluhan anggota kelompok Basri dan John Kei, meletus bentrokan.

Seorang anggota John Kei yang bernama Walterus Refra Kei alias Semmy Kei terbunuh di ruang pengadilan PN Jakbar. Korban yang terbunuh itu justru kakak kandung John Kei. Itualh mengapa banayk yang menilai bahwa pembunuhan terhadap Basri, selain karena persaingan bisnis, juga diwarnai dendam pribadi. (HP)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?