GATRANEWS

Gubernur Sumut dan Istri Mudanya Belum Putuskan Praperadilankan KPK
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), tersangka Gatot Pujo Nugroho dan istri...
Direktorat Perikanan Budidaya Sebar Benih Rajungan di Perairan Demak
Tuesday, 04 August 2015

Demak, GATRAnews – Ada yang berbeda di Balai Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak,...
KPK Tahan Gubernur Sumut dan Istri Mudanya
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan Gubernur Sumatera...
Kejagung Sita Mobil Mewah dari PT SAI Terkait Korupsi Hambalang
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyita mobil mewah, Toyota Aplhard...
Ahok: Nanti Saya Ajarin Kenapa Kalian Begitu Bodoh Nyolong
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama menantang DPRD DKI menggulirkan hak interpelasi jilid...
Kejagung Sita Dokumen Korupsi Hambalang Saat Geledah Kemenpora
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menggeledah kantor Asisten Deputi...
Gasak Motor, Komplotan Ini Tinggalkan Coretan Cat Merah di Tembok
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta,GATRAnews-Lagi-lagi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) meneror warga Ibu Kota....
Fuad Amin Aktif Minta Upeti 10% dari Anggaran Kesehatan
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah saksi menyebut tedakwa Fuad Amin Imron setelah dilantik menjadi...
Indocement Optimis Permintaan Semen Membaik pada Semester II
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menyatakan optimis terhadap...
Lulung Sebut Ahok Lakukan Pembiaran Korupsi
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lulung Lunggana melobi Fraksi PKS dan Gerindra...
DKI Minta Kapal Pembuang Limbah di Kepulauan Seribu Ditangkap
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI meminta kepolisian menangkap dua kapal...
Kresna Securities Resmi Jadi Perusahaan Investasi
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Kresna Graha Securindo Tbk resmi menjadi perusahaan investasi dengan nama...
Yani: TGUPP Tidak Diperlukan Lagi, Dibubarkan
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama bakal membubarkan Tim Gubernur untuk...
DPRD: TGUPP Cuma Penampungan Pejabat Buangan Ahok
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman mendukung...
Pelaku Penyalahgunaan Dana KJP Disamakan dengan Bandit
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Dinas Pendidikan Arie Budhiman menyamakan pelaku penyalahgunaan dana...
Garuda Jadi Maskapai Resmi Karyawan Standard Chartered
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Standard Chartered Bank dan Garuda Indonesia melakukan kerja sama Corporate...
Korea Diundang Turut Bangun Tol Palembang-Tanjung Api-Api
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Bina Marga Hediyanto Husaini mengundang pemerintah dan pihak...
Rumah Digusur, Warga Srondol Gugat Pangdam IV Diponegoro
Monday, 03 August 2015

Jakarta,GATRAnews-Sebanyak 30 Kepala Keluarga yang menjadi korban penggusuran paksa di Jalan Setia...
Penurunan Permintaan Tekan Laba Indocement
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk pada semester I-2015 membukukan laba bersih...
IPW: Bareskrim Belum 'Sentuh' Aktor intelektual Vaksin Flu Burung
Monday, 03 August 2015

Jakarta,GATRAnews-Ketua Presideum Indonesian Police Watch, Neta S. Pane menyebutkan pihak...

Kisah Pembunuhan Basri Sangaji

John Kei mengelola bisnis debt collector alias penagih utang Lewat Angkatan Muda Kei (AMKEI). Usaha jasa penagihan utangnya semakin laris ketika kelompok penagih utang yang lain, yang ditengarai dipimpin oleh Basri Sangaji, tercerai berai lantaran sang pemimpin tewas terbunuh. Para ’klien’ kelompok Basri Sangaji pun mengalihkan ordernya ke kelompok John Kei.

Aroma menyengat yang timbul di belakang pembunuhan itu adalah persaingan antara dua kelompok penagih utang. Tudingan semakin menguat ketika di pengadilan terbukti pelaku pembunuhan itu tak lain adalah beberapa anak buah Jonn Kei.

Bahkan pertumpahan darah besar-besaran hampir terjadi tatkala ratusan orang bersenjata parang, panah, pedang, golok, celurit saling berhadapan di Jalan Ampera Jaksel, persis di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada awal Maret 2005 lalu. Saat itu sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa pembunuhan Basri Sangaji. Beruntung 8 SSK Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dapat mencegah terjadinya bentrokan itu.

Sebenarnya pembunuhan terhadap Basri ini bukan tanpa pangkal. Konon, pembunuhan ini bermula dari bentrokan antara kelompok Basri dan kelompok John Kei di sebuah Diskotik Stadium di kawasan Taman Sari Jakarta Barat pada 2 Maret 2004 lalu.

Saat itu kelompok Basri mendapat ’order’ untuk menjaga diskotik tersebut. Namun mendadak diserbu puluhan anak buah John Kei. Dalam aksi penyerbuan itu, dua anak buah Basri yang menjadi petugas security di diskotik tersebut tewas dan belasan terluka.

Polisi bertindak cepat, beberapa pelaku pembunuhan ditangkap dan ditahan. Kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Namun pada 8 Juni, di tahun yang sama saat sidang mendengarkan saksi-saksi yang dihadiri puluhan anggota kelompok Basri dan John Kei, meletus bentrokan.

Seorang anggota John Kei yang bernama Walterus Refra Kei alias Semmy Kei terbunuh di ruang pengadilan PN Jakbar. Korban yang terbunuh itu justru kakak kandung John Kei. Itualh mengapa banayk yang menilai bahwa pembunuhan terhadap Basri, selain karena persaingan bisnis, juga diwarnai dendam pribadi. (HP)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?