GATRANEWS

Blackberry Akhirnya Menyerah! Buka BBM untuk Android dan iOS

Orlando, GATRAnews - CEO Blackberry Thorsten Heins mengumumkan fasilitas dan layanan BBM bakal segera tersedia di platform Android dan OS, di konferensi Blackberry Live di Orlando Florida, yang berlangsung sejak Selasa (14/5) hingga Kamis (16/5).

Aplikasi pengiriman pesan tersebut akan diluncurkan segara global pada musim panas tahun ini. Langkah besar ini hampir bersamaan waktunya dengan peluncuran produk BB10, yang diharapkan fiturnya dapat meraih ratusan juta pasar potensial. “Ini adalah sebuah pernyataan mengenai kepercayaan diri. Platform BB 10 sangat kuat dan responsnya sangat bagus sejauh ini. Ini waktu yang tepat bagi BBM untuk menjadi paltform pengiriman pesan mobile yang independent,” ujar Heins, seperti dikutip techcrunch.com.

 

Mengumumkan perubahan tersebut, Wakil Presiden Blackberry Andrew Bocking mengatakan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi BBM untuk menjado layanan mobile multi-platform. “BBM selalu menjadi salah satu layanan paling menarik untuk pelanggan Blackberry, karena memudahkan komunikasi sekaligus menjaga privasi. Kami bersemangat menawarkannya kepada pengguna iOS dan Android untuk bergabung dengan komunitas BBM,” ujar Bocking.

 

Aplikasi BBM akan tersedia secara gratis baik di Andorid maupun iOS, setelah disetujui oleh platform iOS 6 dari Apple dan Android 4.0 atau lebih. Seperti aplikasi pengiriman pesan lainnya, BBM akan menjadi aplikasi yang beroperasi sendiri, membutuhkan iOS 6 atau Android Ice Cream Sandwich untuk mengunduhnya. Tapi untuk sementara ini hanya layanan pengiriman pesan, foto, dan fitur obrolan grup saja yang akan tersedia. Namun Heins berjanji seluruh paket layanan BBM akan tersedia di Android dan iOS secara bertahap, termasuk berbagi layar, BBM voice dan BBM channels, aplikasi terbaru Blackberry. 

 

Pihak Blackberry mengatakan bahwa BBM memiliki lebih dari 60 juta pengguna setiap bulannya, dengan lebih dari 51 juta orang menggunakan BBM kira-kira 90 menit per hari. Penggunanya rata-rata mengirimkan lebih dari 10 milyar pesan secara kolektif setiap hari, setengahnya terbaca dalam waktu 20 detik setelah diterima, seperti dikutip dari The Guardian. Setelah sebelumnya menjadi sistem pengiriman pesan yang menarik untuk remaja dan pebisnis, kini Blackberry menghadapi persaingan yang menyebabkan pelanggannya berkurang.

 

BBM harus berkompetisi dengan layanan serupa seperti WhatsApp, WeChat Viber, juga iMessage yang terdapat di iOS sendiri. Whatsapp sendiri mengklaim telah digunakan oleh lebih dari 200 juta pengguna aktif dan WeChat 190 juta. Namun Blackberry yakin BBM menawarkan kendali dan privasi yang lebih baik. Pengguna iOS dan Andorid dapat mengundang pengguna BBM melalui PIN, email, SMS atau code scan; tergantung dari platformnya. Pengguna Android juga dapat menggunakan alat yang bisa mengoperasikan NFC.

 

“Kami membuat platform BBM lebih kuat dari sebelumnya,” kata bos Blackberry itu dengan bangga menjelaskan gerakan yang tak biasa dari Blackberry. Kelihatannya Blackberry akhirnya membuka mata bahwa tak ada lagi yang harus berperan sebagai si istimewa dalam pertempuran di dunia mobile. Jika ingin bertahan, perusahaan terebut harus mampu membangun hubungan dan belajar bagaimana bekerja sama dengan dua platform yang sedang berkuasa. (*/Ven)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?