GATRANEWS

Bangsa Indonesia ''Dininabobokan'' Alat Transportasi dari Luar Negeri
Saturday, 20 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan...
Sukses dengan Bermodalkan Gaji Karyawan
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Siapa bilang menjadi karyawan tidak bisa sukses? Meskipun gaji Anda sebulan...
10 Cara Menghemat BBM
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Harga BBM naik Rp 2.000? Jangan takut, Anda dapat mengantisipasi kenaikan...
Ilmuwan Butuh Badan Pendanaan Riset Independen dan Otonom
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggaran untuk penelitian (riset) dan ilmu pengetahuan di Indonesia sejak era...
Panduan Membeli Asuransi Perjalanan
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Asuransi perjalanan kadang sering terabaikan bagi pribadi yang gemar...
Mau Berlibur Dengan Mobil Pribadi? Simak Dulu Tipsnya!
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Demi tujuan penghematan, liburan akhir tahun coba disiasati dengan...
Bahan Bakar Alternatif Untuk Kendaraan Anda
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Industri otomotif terus berkembang di seluruh dunia, tak terkecuali di...
Mengenali Pertanda Lampu Di Dashboard Mobil
Friday, 12 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Membuka pintu mobil, masukkan kunci kontak, menyalakan AC, pasang sabuk...
Asuransi Kecelakaan Diri : Kebutuhan atau Pilihan?
Thursday, 11 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Proteksi berupa asuransi sangat berguna bagi penunjang kehidupan di masa...
Kenapa Kita Merasa Lapar? Ilmuwan Inggris Temukan Jawabannya
Wednesday, 10 December 2014

London, GATRANews - Kenapa kita selalu merasa lapar? Jawabannya karena ada satu bagian di otak...
Wow! Busana Kaisar Ming Ditemukan Utuh Setelah 5 Abad
Wednesday, 10 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Para arkeolog di Tiongkok menemukan makam pasangan suami istri dari Dinasti...
Asteroid Raksasa ini Bakal Menumbuk Bumi sekitar 150 Tahun lagi
Wednesday, 10 December 2014

Jakarta, GATRANews - Bukan cuma para politisi di Gedung Putih dan Kremlin, para ilmuwan Rusia dan...
Tips Membuka Usaha Pelatihan Mengemudi Mobil
Wednesday, 10 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Ditengah maraknya kemunculan merek-merek mobil terbaru di Indonesia,...
Lebih Dekat Dengan Kartu Kredit Virtual
Tuesday, 09 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Di Indonesia istilah Kartu Kredit Virtual belum terkenal seperti di luar...
9 Faktor Penting Ketika Membuka Usaha Cuci Mobil
Monday, 08 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kemunculan usaha cuci mobil di berbagai daerah telah membuka lowongan...
Mengenal Dividen Dalam Dunia Saham
Friday, 05 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Ketika Anda berinvestasi saham, salah satu bentuk keuntungan yang Anda...
5 Langkah Mudah Untuk Memulai Jual-Beli Saham
Thursday, 04 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Investasi dengan tingkat keuntungan tertinggi ada di bursa saham. Bagi Anda...
5 Sport Car Terpopuler
Wednesday, 03 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Mengendarai sport car merupakan idaman setiap orang. Siapa yang tidak...
4 Jenis Mental Investor
Tuesday, 02 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Investasi merupakan salah satu alternatif dari tabungan bank yang mulai...
Anjing Ternyata Mampu Membaca Emosi Tuannya
Monday, 01 December 2014

Jakarta, GATRANews -  Sebuah temuan menarik tentang perilaku anjing yang dipublikasikan  Jurnal...

Lumpur Lapindo Ternyata Mengadung Semen

Surabaya - Pakar fisika zat mampat dari ITS Surabaya, Prof Dr Darminto MSc, menemukan adanya kandungan bernilai jual tinggi, seperti semen hingga 59 persen, dalam lumpur di kawasan eksplorasi PT Lapindo Brantas, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kita memiliki zat mampat yang belum dimanfaatkan secara optimal atau hanya dimanfaatkan sebagai bahan mentah. Padahal, bila dioptimalkan akan bernilai jual tinggi, seperti pasir besi, batu kapur atau silika, bahkan lumpur di Sidoarjo," katanya di Surabaya, Senin (11/7).

Menjelang pengukuhan dirinya sebagai guru besar ke-101 ITS pada Rabu (13/7) mendatang, guru besar dari Jurusan Fisika F-MIPA ITS itu mengatakan, pihaknya telah menggandeng Balai Teknologi Permukiman PU Jatim untuk meneliti lumpur di Sidoarjo itu.

"Hasilnya, lumpur Lapindo, terutama yang sudah kering, ternyata mengandung unsur semen 59 persen dan saat dicoba pada industri paving block justru memiliki kekuatan dua kali lipat semen," katanya.

Namun, kata alumnus ITB Bandung itu, hasil penelitian itu belum ditindaklanjuti dalam skala industri.

"Yang jelas, kandungan semen pada lumpur Lapindo cukup tinggi yakni 59 persen lumpur dicampur bahan baku bangunan akan setara dengan 61 persen semen dicampur bahan baku bangunan," katanya.

Perbandingan yang setara itu akan membutuhkan biaya yang jauh lebih murah bila menggunakan semen. "Jadi, paving block yang biasanya menggunakan semen, pasir dan kerikil, nantinya semen dapat diganti lumpur," katanya.

Saat ini, pihaknya juga sedang melakukan penelitian skala laboratorium untuk pasir di Sidoarjo yang diduga memiliki kandungan semen yang cukup tinggi juga.

Menurut ayah dari dua anak yang juga guru besar ketujuh di FMIPA ITS itu, zat mampat (cairan yang padat) lainnya berupa pasir besi, batu kapur, atau silika juga dapat dioptimalkan seperti halnya lumpur Lapindo itu.

"Misalnya, pasir hitam yang mengandung besi itu bila dijual untuk bahan bangunan seperti apa adanya akan bernilai jual sangat murah, tapi bila diolah dengan teknologi sederhana akan bernilai jual tinggi," katanya.

Pasir besi, katanya, dapat dipisahkan menjadi magnit dan bukan magnit dengan alat sederhana, kemudian magnit yang dihasilkan dijual ke indutsri alat sensor, "load speaker", dan sebagainya.

"Kalau berupa pasir, maka satu truk akan berharga Rp 40 ribu, tapi kalau magnit yang ada dalam jumlah satu sak bisa berharga Rp 35 ribu," katanya.

Untuk memisahkan magnit dari pasir besi, lanjut dia, pihaknya sudah merancang alat sederhana yang dapat dilakukan masyarakat awam, termasuk penambang pasir di sungai.

Hal yang sama juga dapat dilakukan untuk batu kapur yang bila dipisahkan unsur kalsium karbonat di dalamnya, maka akan dapat dijual pada industri makanan, farmasi, susu, dan sebagainya.

Guru besar yang akan dikukuhkan bersama rekannya dari Jurusan Teknik Mesin ITS Prof Abdullah Sahab itu menambahkan, Jatim sendiri memiliki potensi tambang yang tinggi. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?