GATRANEWS

Telkom Resmi Luncurkan Brazil 11 Winners
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) memberikan kesempatan kepada 11...
selfie
Thursday, 10 April 2014

s
Telkom Bagikan Dividen Hampir Rp 10 T
Tuesday, 08 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan telekomunikasi pelat merah, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk...
TelkomMetra Perkuat Posisi Telkom
Thursday, 03 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Upaya PTTelekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) perkuat portofolio bisnis TIMES...
Mega Proyek TELIN Menghubungkan Asia Tenggara – Eropa
Thursday, 03 April 2014

Jakarta, GATRAnews – 11 Maret 2014 – Selaku anak usaha Telkom, PT Telekomunikasi Indonesia...
Finlandia, Daur Ulang Mobil Jadi Panci
Tuesday, 11 March 2014

Vantaa, GATRAnews – 650 ribu unit kendaraan tua di Finlandia berhasil didaur ulang setiap...
KKP Ciptakan Teknologi Pemisah Bittern dan Magnesium‏
Saturday, 22 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengembangkan paket...
Otak Pria Lebih Besar 8-13% dari Otak Wanita
Wednesday, 12 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Dengan mengkaji hasil penelitian ilmu otak selama 20 tahun mengenai perbedaan...
Warga Kaya Pompeii Makan Kaki Jerapah
Sunday, 05 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Pompeii adalah kota sibuk yang terkubur abu vulkanik setelah Gunung Vesuvius...
Waspada aditif BBM
Thursday, 12 December 2013

Jakarta, GATRANews - Banyak tawaran aditif bbm yang disebutkan memiliki banyak khasiat seperti...
Biji Nangka Ternyata Berkhasiat Cegah Kanker Usus
Tuesday, 10 December 2013

Bogor, GATRAnews - Faktor risiko yang berhubungan erat dengan kanker kolon atau kanker yang...
Cara Tepat Memadamkan Api di Tabrakan KRL-Truk Tangki
Monday, 09 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Tabrakan Kereta Rel Listrik (KRL) Serpong-Tanah Abang di perlintasan Pondok...
Budidaya Udang Teknik Busmetik Mampu Panen 3 Kali Setahun
Monday, 02 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Teknologi Busmetik atau Budidaya Udang Skala Mini Empang Plastik yang...
UGM Tertarik Kembangkan Baterai Mobil Listrik
Friday, 22 November 2013

Yogyakarta, GATRAnews - Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta tertarik untuk ikut mengembangkan...
Menristek Test Drive ''Selo'' Mobil Listrik‏
Friday, 22 November 2013

Yogyakarta, GATRAnews - Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta melakukan test drive...
Indonesia Produksi Baterai Mobil Listrik 800 Watt/Jam, 2018
Friday, 22 November 2013

Yogyakarta, GATRAnews - Pengembangan mobil green car atau mobil listrik di Indonesia masih...
Menristek Bantah Indonesia Miskin Pengalaman Mobil Listrik‏
Friday, 22 November 2013

Yogyakarta, GATRAnews - Pemerintah membantah miskin pengalaman dalam pengembangan green car atau...
MTI: Ristek Harus Jadi Provokator Mobil Listrik‏
Friday, 22 November 2013

Yogyakarta, GATRAnews - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) menggelar roadshow dan uji...
Menristek Kembangkan Ponsel Anti Sadap‏
Friday, 22 November 2013

Yogyakarta, GATRAnews - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) segera mengujicoba telepon...
Mobil Listrik ''Gendhis'' dan ''Selo'' Siap Uji Coba
Thursday, 21 November 2013

Yogyakarta, GATRAnews - Empat prototipe mobil listrik diuji coba Kementerian Riset dan Teknologi,...

Lumpur Lapindo Ternyata Mengadung Semen

Surabaya - Pakar fisika zat mampat dari ITS Surabaya, Prof Dr Darminto MSc, menemukan adanya kandungan bernilai jual tinggi, seperti semen hingga 59 persen, dalam lumpur di kawasan eksplorasi PT Lapindo Brantas, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kita memiliki zat mampat yang belum dimanfaatkan secara optimal atau hanya dimanfaatkan sebagai bahan mentah. Padahal, bila dioptimalkan akan bernilai jual tinggi, seperti pasir besi, batu kapur atau silika, bahkan lumpur di Sidoarjo," katanya di Surabaya, Senin (11/7).

Menjelang pengukuhan dirinya sebagai guru besar ke-101 ITS pada Rabu (13/7) mendatang, guru besar dari Jurusan Fisika F-MIPA ITS itu mengatakan, pihaknya telah menggandeng Balai Teknologi Permukiman PU Jatim untuk meneliti lumpur di Sidoarjo itu.

"Hasilnya, lumpur Lapindo, terutama yang sudah kering, ternyata mengandung unsur semen 59 persen dan saat dicoba pada industri paving block justru memiliki kekuatan dua kali lipat semen," katanya.

Namun, kata alumnus ITB Bandung itu, hasil penelitian itu belum ditindaklanjuti dalam skala industri.

"Yang jelas, kandungan semen pada lumpur Lapindo cukup tinggi yakni 59 persen lumpur dicampur bahan baku bangunan akan setara dengan 61 persen semen dicampur bahan baku bangunan," katanya.

Perbandingan yang setara itu akan membutuhkan biaya yang jauh lebih murah bila menggunakan semen. "Jadi, paving block yang biasanya menggunakan semen, pasir dan kerikil, nantinya semen dapat diganti lumpur," katanya.

Saat ini, pihaknya juga sedang melakukan penelitian skala laboratorium untuk pasir di Sidoarjo yang diduga memiliki kandungan semen yang cukup tinggi juga.

Menurut ayah dari dua anak yang juga guru besar ketujuh di FMIPA ITS itu, zat mampat (cairan yang padat) lainnya berupa pasir besi, batu kapur, atau silika juga dapat dioptimalkan seperti halnya lumpur Lapindo itu.

"Misalnya, pasir hitam yang mengandung besi itu bila dijual untuk bahan bangunan seperti apa adanya akan bernilai jual sangat murah, tapi bila diolah dengan teknologi sederhana akan bernilai jual tinggi," katanya.

Pasir besi, katanya, dapat dipisahkan menjadi magnit dan bukan magnit dengan alat sederhana, kemudian magnit yang dihasilkan dijual ke indutsri alat sensor, "load speaker", dan sebagainya.

"Kalau berupa pasir, maka satu truk akan berharga Rp 40 ribu, tapi kalau magnit yang ada dalam jumlah satu sak bisa berharga Rp 35 ribu," katanya.

Untuk memisahkan magnit dari pasir besi, lanjut dia, pihaknya sudah merancang alat sederhana yang dapat dilakukan masyarakat awam, termasuk penambang pasir di sungai.

Hal yang sama juga dapat dilakukan untuk batu kapur yang bila dipisahkan unsur kalsium karbonat di dalamnya, maka akan dapat dijual pada industri makanan, farmasi, susu, dan sebagainya.

Guru besar yang akan dikukuhkan bersama rekannya dari Jurusan Teknik Mesin ITS Prof Abdullah Sahab itu menambahkan, Jatim sendiri memiliki potensi tambang yang tinggi. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?