GATRANEWS

Menpora Lihat Ujian CPNS dan Tinjau RS Khusus Olahraga
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Setelah melakukan blusukan ke latihan para atet beberapa cabang olahraga,...
Blusukan ke Latihan Atlet, Menpora Dapat Banyak Masukkan
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (30/10) pagi hingga siang mengunjungi ke...
Menpora Akan Urai Persoalan Olahraga Indonesia
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi akan mengurai persoalan-persoalan yang akan terjadi...
Selesai Sertijab Menpora Langsung Gelar Rapim
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hari Rabu (29/10) siang Menpora baru Imam Nahrawi dan mantan Menpora Roy Suryo...
Festival Kethoprak Pemuda di Yogya
Friday, 31 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Kemenpora hari Selasa (28/10) malam menggelar Festival Kethoprak Pemuda...
Menpora Serahkan Penghargaan Pemuda Berprestasi
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi dan istrinya Shobibah Rohmah bersama Sesmenpora...
Menpora : Jaga Semangat Persatuan Warisan Pemuda 86 Tahun Lalu
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Rakyat telah menentukan pilihannya dalam Pemilu dan Pilpres lalu secara...
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2014 Berlangsung Meriah
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews - Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 86 yang digelar di halaman Candi...
Tes Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Kemenpora 2014
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Hari Selasa (28/10) pagi Bagian Kepegawaian pada Biro Humas, Hukum dan...
Menpora Ziarah ke Makam Soegondo Djojopuspito
Wednesday, 29 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Kunjungan kerja pertama yang dilakukan Menpora Imam Nahrawi adalah ke...
Puncak Peringatan HSP di Yogya, untuk Memperkuat Ingatan Pemuda
Wednesday, 29 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda yang hari Selasa (28/10) sore...
Riwayat Hidup Imam Nahrawi
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Imam Nahrawi ketika ditunjuk oleh Presiden joko Widodo menjadi Menpora...
Yasonna H Laoly Segera Selesaikan Masalah Lapas Kelebihan Kapasitas
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly menegaskan bahwa masalah...
Rekam Jejak Yasonna H Laoly Pas dengan Kemenkum HAM
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Hukum dan HAM Andi Matalatta menilai, Yasonna H Laoly merupakan...
Imam Nahrawi Ingin Kemenpora Lebih Bermartabat
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Senyum lebar terlihat dari Menpora baru Imam Nahrawi ketika tiba di kantor...
Sesmenpora : Dengan Pengalamannya, Menpora Baru akan Cepat Sesuaikan Diri
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Imam Nahrawi telah dipilih oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pemuda...
Festival Olahraga Sembada
Tuesday, 28 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Hari Minggu (26/10) pagi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Faisal...
Menristek Nasir: Riset Harus Kelas Dunia dan Dukung Industro
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir bertekad menaikan...
Ini Manfaat Fidusia bagi Pemilik Kendaraan
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews -  Apakah istilah fidusia masih asing di telinga Anda? Bila ya, sebaiknya Anda...
Kontingen Asian Para Games 2014 Indonesia Tiba di Tanah Air
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Hari Sabtu (25/10) sore 70 atlet dan 26 ofisial Indonesia yang telah berlaga...

Lumpur Lapindo Ternyata Mengadung Semen

Surabaya - Pakar fisika zat mampat dari ITS Surabaya, Prof Dr Darminto MSc, menemukan adanya kandungan bernilai jual tinggi, seperti semen hingga 59 persen, dalam lumpur di kawasan eksplorasi PT Lapindo Brantas, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kita memiliki zat mampat yang belum dimanfaatkan secara optimal atau hanya dimanfaatkan sebagai bahan mentah. Padahal, bila dioptimalkan akan bernilai jual tinggi, seperti pasir besi, batu kapur atau silika, bahkan lumpur di Sidoarjo," katanya di Surabaya, Senin (11/7).

Menjelang pengukuhan dirinya sebagai guru besar ke-101 ITS pada Rabu (13/7) mendatang, guru besar dari Jurusan Fisika F-MIPA ITS itu mengatakan, pihaknya telah menggandeng Balai Teknologi Permukiman PU Jatim untuk meneliti lumpur di Sidoarjo itu.

"Hasilnya, lumpur Lapindo, terutama yang sudah kering, ternyata mengandung unsur semen 59 persen dan saat dicoba pada industri paving block justru memiliki kekuatan dua kali lipat semen," katanya.

Namun, kata alumnus ITB Bandung itu, hasil penelitian itu belum ditindaklanjuti dalam skala industri.

"Yang jelas, kandungan semen pada lumpur Lapindo cukup tinggi yakni 59 persen lumpur dicampur bahan baku bangunan akan setara dengan 61 persen semen dicampur bahan baku bangunan," katanya.

Perbandingan yang setara itu akan membutuhkan biaya yang jauh lebih murah bila menggunakan semen. "Jadi, paving block yang biasanya menggunakan semen, pasir dan kerikil, nantinya semen dapat diganti lumpur," katanya.

Saat ini, pihaknya juga sedang melakukan penelitian skala laboratorium untuk pasir di Sidoarjo yang diduga memiliki kandungan semen yang cukup tinggi juga.

Menurut ayah dari dua anak yang juga guru besar ketujuh di FMIPA ITS itu, zat mampat (cairan yang padat) lainnya berupa pasir besi, batu kapur, atau silika juga dapat dioptimalkan seperti halnya lumpur Lapindo itu.

"Misalnya, pasir hitam yang mengandung besi itu bila dijual untuk bahan bangunan seperti apa adanya akan bernilai jual sangat murah, tapi bila diolah dengan teknologi sederhana akan bernilai jual tinggi," katanya.

Pasir besi, katanya, dapat dipisahkan menjadi magnit dan bukan magnit dengan alat sederhana, kemudian magnit yang dihasilkan dijual ke indutsri alat sensor, "load speaker", dan sebagainya.

"Kalau berupa pasir, maka satu truk akan berharga Rp 40 ribu, tapi kalau magnit yang ada dalam jumlah satu sak bisa berharga Rp 35 ribu," katanya.

Untuk memisahkan magnit dari pasir besi, lanjut dia, pihaknya sudah merancang alat sederhana yang dapat dilakukan masyarakat awam, termasuk penambang pasir di sungai.

Hal yang sama juga dapat dilakukan untuk batu kapur yang bila dipisahkan unsur kalsium karbonat di dalamnya, maka akan dapat dijual pada industri makanan, farmasi, susu, dan sebagainya.

Guru besar yang akan dikukuhkan bersama rekannya dari Jurusan Teknik Mesin ITS Prof Abdullah Sahab itu menambahkan, Jatim sendiri memiliki potensi tambang yang tinggi. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?