GATRANEWS

Ketua MPR: Sebagai Mayoritas, Umat Islam Belum Jadi Kekuatan Besar di Indonesia
Sunday, 30 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR, Zulkifli Hasan mengatakan Islam masuk ke Indonesia dengan damai dan...
Gerakan Bersih 4 Juga Menggema di Jakarta
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Ratusan warga negara Malaysia melakukan aksi di kawasan Epicentrum, Jakarta,...
Tiket.com Tingkatkan Wisatawan via Teknologi Informasi‬
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan travel online rintisan, Tiket.com, sepakat melakukan kerja sama...
KOHATI PB HMI Ikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR RI
Saturday, 29 August 2015

Jakarta,GATRAnews - Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan...
Ketua MPR: Saatnya Kita Pusatkan Pembangunan Pada SDM
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengaku tak habis pikir mengapa kesejahteraan...
Anggota MPR Paparkan Sejarah Konstitusi RI dari Masa ke Masa
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota MPR RI dari Fraksi PPP Drs. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M. Si. memaparkan...
Harga Minyak Brent Kembali Sentuh US$ 50 per Barel
Saturday, 29 August 2015

New York, GATRANews - Harga minyak mentah dunia mencetak kenaikan besar dua berturut-turut...
Menpora Dampingi Menko PMK Lepas Peserta Sail Tomini 2015
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Jumat (28/8) pagi Menpora Imam Nahrawi mendampingi Menteri Koordinator...
Asisten Deputi OKP Mandir Ahmad Hadiri Rakornas KHMDI XII
Friday, 28 August 2015

Lampung, GATRAnews - Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan Kemenpora Mandir Ahmad Syafii, mewakili...
Kontingen Sepakbola Pelajar Asia Indonesia U-18 Dilepas Deputi IV
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kontingen Sepakbola Pelajar Asia Indonesia U-18 yang akan bertanding ke...
Deputi I Menerima Kunker Komisi IV DPRD Lampung Utara
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Kamis (27/8) pagi, Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti...
Gelorakan Semangat Bahari Bersama Sail Tomini 2015
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (27/8) malam didampingi Deputi Bidang...
Pentingnya Bisa Menulis Berita di Kemenpora
Friday, 28 August 2015

Bogor, GATRAnews - Hari Kamis (27/8) Kepala Biro Humas, Hukum dan Kepegawaian, Sriyono membuka...
Kawasan Timur Butuh Jaringan Listrik 35 Ribu MW
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akan terus menambah kapasitas pembangkit listrik di Tanah Air....
BKPM: JK Dorong Investasi dari Korsel
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani mengatakan, pertemuan...
Himpunan Alumni Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Diterima Menpora
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Kamis (27/8) Menpora Imam Nahrawi didampingi Sesmenpora Alfitra Salamm...
BI: Inflasi Akhir Agustus 0,3%
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan, hingga pekan terakhir Agustus inflasi...
Menpora Menerima Wakil Menteri Olahraga, Pariwisata dan Budaya Korea Kim Chong
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (27/8) sore menerima kunjungan Wakil Menteri...
September, Harga BBM Tidak Naik
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak akan menaikkan atau...
Pelni Gandeng BRI Luncurkan e-ticketing
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pelayaran Indonesia atau PT Pelni (Persero) bersama Bank BRI melakukan...

Lumpur Lapindo Ternyata Mengadung Semen

Surabaya - Pakar fisika zat mampat dari ITS Surabaya, Prof Dr Darminto MSc, menemukan adanya kandungan bernilai jual tinggi, seperti semen hingga 59 persen, dalam lumpur di kawasan eksplorasi PT Lapindo Brantas, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kita memiliki zat mampat yang belum dimanfaatkan secara optimal atau hanya dimanfaatkan sebagai bahan mentah. Padahal, bila dioptimalkan akan bernilai jual tinggi, seperti pasir besi, batu kapur atau silika, bahkan lumpur di Sidoarjo," katanya di Surabaya, Senin (11/7).

Menjelang pengukuhan dirinya sebagai guru besar ke-101 ITS pada Rabu (13/7) mendatang, guru besar dari Jurusan Fisika F-MIPA ITS itu mengatakan, pihaknya telah menggandeng Balai Teknologi Permukiman PU Jatim untuk meneliti lumpur di Sidoarjo itu.

"Hasilnya, lumpur Lapindo, terutama yang sudah kering, ternyata mengandung unsur semen 59 persen dan saat dicoba pada industri paving block justru memiliki kekuatan dua kali lipat semen," katanya.

Namun, kata alumnus ITB Bandung itu, hasil penelitian itu belum ditindaklanjuti dalam skala industri.

"Yang jelas, kandungan semen pada lumpur Lapindo cukup tinggi yakni 59 persen lumpur dicampur bahan baku bangunan akan setara dengan 61 persen semen dicampur bahan baku bangunan," katanya.

Perbandingan yang setara itu akan membutuhkan biaya yang jauh lebih murah bila menggunakan semen. "Jadi, paving block yang biasanya menggunakan semen, pasir dan kerikil, nantinya semen dapat diganti lumpur," katanya.

Saat ini, pihaknya juga sedang melakukan penelitian skala laboratorium untuk pasir di Sidoarjo yang diduga memiliki kandungan semen yang cukup tinggi juga.

Menurut ayah dari dua anak yang juga guru besar ketujuh di FMIPA ITS itu, zat mampat (cairan yang padat) lainnya berupa pasir besi, batu kapur, atau silika juga dapat dioptimalkan seperti halnya lumpur Lapindo itu.

"Misalnya, pasir hitam yang mengandung besi itu bila dijual untuk bahan bangunan seperti apa adanya akan bernilai jual sangat murah, tapi bila diolah dengan teknologi sederhana akan bernilai jual tinggi," katanya.

Pasir besi, katanya, dapat dipisahkan menjadi magnit dan bukan magnit dengan alat sederhana, kemudian magnit yang dihasilkan dijual ke indutsri alat sensor, "load speaker", dan sebagainya.

"Kalau berupa pasir, maka satu truk akan berharga Rp 40 ribu, tapi kalau magnit yang ada dalam jumlah satu sak bisa berharga Rp 35 ribu," katanya.

Untuk memisahkan magnit dari pasir besi, lanjut dia, pihaknya sudah merancang alat sederhana yang dapat dilakukan masyarakat awam, termasuk penambang pasir di sungai.

Hal yang sama juga dapat dilakukan untuk batu kapur yang bila dipisahkan unsur kalsium karbonat di dalamnya, maka akan dapat dijual pada industri makanan, farmasi, susu, dan sebagainya.

Guru besar yang akan dikukuhkan bersama rekannya dari Jurusan Teknik Mesin ITS Prof Abdullah Sahab itu menambahkan, Jatim sendiri memiliki potensi tambang yang tinggi. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?