Pembangunan Tol Cileunyi-Rancakalong Bisa Dimulai April

Sekda Jabar, Iwa Karniwa, 10 Maret 2017 (GATRAnews/Muha Zainal)Bandung, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menargetkan lelang konstruksi Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi I yakni dari Cileunyi-Rancakalong Sumedang bisa dimulai April 2017 ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa yakin target itu bisa terlaksana setelah mendapat kepastian dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang bersedia melepas lahan milik mereka digunakan untuk proyek tol yang menghubungkan  Bandung Raya, Sumedang, Majalengka, Kuningan hingga Cirebon.

 

"Sebab untuk lelang konstruksi syaratnya lahan harus sudah 60 persen terbebaskan," kata Iwa saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Jumat (10/3).

 

Iwa menjelaskan, saat ini lahan yang sudah dibebaskan di seksi I Cisumdawu baru mencapai 37,43%. IPDN sendiri, sambung Iwa, berencana akan melepas lahan seluas 60,63 hektare. Dengan demikian, apabila sudah ditambahkan dengan lahn yang sudah dibebaskan, maka akan menjadi 68,63%. 

 

"Kita berharap April nanti, BPJT (Badan Penyelenggara Jalan Tol) sudah bisa lelang konstruksi," ujar Iwa.

 

Pemprov Jabar dan IDPN sendiri setelah melakukan kesepakatan, akan mengirimkan surat pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk permohonan pelepasan aset, lalu pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) serta Kementerian Keuangan agar mengalokasikan anggaran untuk mengganti bangunan di IPDN.

 

"Kalau untuk tanahnya, karena milik negara tidak perlu diganti," kata Sekda Jabar.

 

Jika proses administrasi lancar maka pembebasan lahan yang dibutuhkan sebagai syarat lelang konstruksi diharapkan bisa tuntas pada Maret ini. Tanah IPDN sendiri berada di empat desa, yakni Cibesi (29,82 ha), Sindangsari (12 ha), Cileles (9 ha), dan Cilayung (9,27 ha).  

 

"Bangunan yang terkena tol ini adalah gedung laundry IPDN, nanti tim dari Satker dan BPN akan ke lapangan menaksir biayanya," tuturnya.

 

Seksi I ini akan menghubungkan Cileunyi dengan Rancakalong sepanjang 12 kilometer. Pemerintah sendiri menargetkan, pembangunan kontruksi Seksi I bisa tuntas 2019 mendatang. 

 

Iwa juga memaparkan dalam rapat Satuan Kerja Tol Cisumdawu melaporkan perkembangan Seksi 2 Fase 1, Rancakalong-Sumedang yang sudah menunjukan perkembangan signifikan.Dari sisi pembebasan lahan sudah mencapai 97,06% dan fisik 88,06%.

 

"Diharapkan, bagian tol ini selesai April untuk diuji coba Mei sehingga bisa dipakai saat masa mudik lebaran," katanya.

 

Dengan panjang 6,35 kilometer di lapangan Seksi 2 Fase 1 ini tengah menuntaskan beberapa pekerjaan tambahan seperti pembangunan simpang susun, underpass, penguatan lereng dan drainase. Sementara proses penimbunan sendiri sudah selesai dan tinggal penguatan.

 

"Ini bisa dipakai sementara untuk menghindari kepadatan di Cadas Pangeran," ujar Iwa.

 

Adapun untuk seksi 2 fase II sepanjang 10 kilometer saat ini pembebasan lahannya sudah mencapai 80,12%. Sedangkan konstruksinya baru 4,12%. Pada fase II ini, nantinya akan dibangun terowongan sepanjang 472 meter. 

 

"Sekarang pengerjaannya tinggal galian tanah, pembangunan jembatan, drainase, penimbunan," katanya.


Reporter: Muha Zainal

Editor: Dani Hamdani

Share this article