Bajak Laut Somalia Diduga Beraksi Kembali

Dubai, GATRAnews - Bajak laut Somalia diduga telah membajak kapal tanker berbebendara Sri Lanka. Jika terbukti, maka insiden pada hari Senin (13/3) ini adalah yang pembajakan pertama yang dilakukan bajak laut Somalia  sejak 2012.

Kapal Aris 13 miliki Dubai diawaki delapan orang  melaporkan dibuntuti dua perahu ringan sejak Senin sore waktu setempat. Awak kapal kemudian mengirim panggilan darurat. Yang terjadi kemudian, tracking system di matikan dan rute kapal dibelokkan ke perairan Somalia.

John Steed, mantan kolonel militer Inggris dari Oceans Beyond Piracy terus memantau pembajakan kapal itu. Kepada Reuters, Selasa (14/3), dia menjelaskan bahwa pesawat udara dari angkatan laut negara-negara Eropa EU Navfor terbang untuk mencari jejak kapal itu  dan mencoba menjelaskan apa yang terjadi pada kapal tanker itu.

Lima tahun lalu pembajak-pembajak Somalia menteror kapal-kapal yang melintas di Teluk Aden.  Catatan International Maritime Bureau, pada tahun 2011 saja  ada 237 serangan di lepas pantai somalia.  Namun serangan menurun drastis ketika pemilik kapal meningkatkan keamanan dan menghindari perairan Somalia.

Intervensi kekuatan angkatan laut internasionasl ke kawasan itu juga menekan aksi bajak laut. Dalam beberapa tahun terakhir, rute perdagangan internasional yang penting ini cukup aman.


Editor: Rosyid

Share this article

K2_AUTHOR

Rosyid