GATRANEWS

Khawatir, Korban MH17 Sempat Unggah Video
Friday, 18 July 2014

Kuala Lumpur, GATRAnews - Seorang penumpang pesawat Malaysia Airline MH17 yang diduga ditembak...
Jepang Rakit Robot Gundam Setinggi 18 Meter‏
Thursday, 10 July 2014

Tokyo, GATRAnews - Kecintaan masyarakat Jepang terhadap karakter animasi dapat ditunjukkan dengan...
Menpora Hadiri Rakernas Pramuka
Saturday, 28 June 2014

Jakarta, GATRAnews – Hari Kamis (26/6) sore Menpora Roy Suryo didampingi Deputi II Bidang...
"Kemenpora Murni Menjaga Marwah Olahraga Indonesia"
Saturday, 28 June 2014

Jakarta, GATRAnews – Hari Rabu (25/6) sore, kepada wartawan di kantor kemenpora  Menpora Roy...
TOT Melawan Narkoba di Sukabumi
Saturday, 28 June 2014

Sukabumi, GATRAnews – Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora  Yuni Poerwanti  hari Rabu...
Telkom Raih Penghargaan Internasional, Best SME Service & Project of The Year
Monday, 23 June 2014

Jakarta, GATRAnews - 20 Juni 2014 – Sekali lagi PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom)...
Telkom Umumkan Pemenang Telkom Smart Campus Award (TeSCA 2014)
Thursday, 19 June 2014

  Jakarta, GATRAnews – 17 Juni 2014 – PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) sekali lagi...
Sambut Serunya Piala Dunia Bersama Telkom
Thursday, 12 June 2014

Jakarta, GATRAnews - 5 Juni 2014 - Menyambut gelaran Piala Dunia (World Cup) 2014 yang tinggal...
Pemerintah Baru India mengumumkan pembaruan ekonomi
Wednesday, 11 June 2014

New Delhi, GATRAnews - Permerintah baru India telah mengumumkan serangkaian perubahan dengan tujuan...
Bank Sentral India Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah
Saturday, 07 June 2014

New Delhi, GATRAnews - Bank Sentral India atau Reserve Bank of India (RBI) memutuskan tidak merubah...
PKPU Bantu Recovery Bencana Topan Yolanda Filipina
Saturday, 07 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Topan Haiyan (yolanda) yang melanda Filipina pada 8 November 2013 lalu sangat...
USeeTV Hadirkan Layanan Streaming Piala Dunia 2014 Berhadiah Mobil
Friday, 06 June 2014

  Jakarta, GATRAnews - 5 Juni 2014 – Menyambut gelaran Piala Dunia (World Cup) 2014 yang tinggal...
Sektor Manufaktur Cina Akhirnya Tumbuh
Friday, 06 June 2014

Cina, GATRAnews - Aktifitas sektor manufaktur Cina membukukan rekor tertinggi dalam lima bulan...
Tiongkok Vonis Mati Sembilan Warganya‏ Terkait Terorisme
Friday, 06 June 2014

Xinjiang, GATRAnews - Tiongkok menjatuhkan hukuman mati kepada sembilan orang atas dakwaan terkait...
PM Malaysia Gugat Malaysiakini.Com
Tuesday, 03 June 2014

Kualalumpur, GATRAnews - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pada Selasa mengajukan gugatan hukum...
Kebakaran Hutan, Tiongkok Kerahkan 3900 Pemadam
Tuesday, 27 May 2014

Yunan, GATRAnews - Kebakaran hutan yang tak kunjung padam dari Sabtu (24/5) membuat pemerintah...
Mantan PM Thailand Yingluck ''Ditahan oleh Militef''
Saturday, 24 May 2014

Bangkok, GATRAnews - Mantan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra telah ditahan oleh junta...
Indonesia Imbau Militer dan Kelompok Sipil Thailand Redakan Konflik
Friday, 23 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Indonesia menghimbau militer Thailand dan sejumlah kelompok sipil...
Trik Strategis Putin atasi Ukraina: Kesepakatan Niaga Gas senilai US$ 400 Miliar
Friday, 23 May 2014

Shanghai, GATRAnews - Cina dan Rusia menandatangani kesepakatan perdagangan gas sejumlah US$ 400...
Pemilu India : Kemenangan Bersejarah Bagi BJP
Tuesday, 20 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Berdasarkan hasil pemilihan dari seluruh negeri yang diperoleh sejak hari...

Dicari 50 Jagawana, Harimau Siberia itu Pulang Kampung

 

Harimau Siberia mendinginkan diri mencebur ke air di tengah terik siang Rio de Jeneiro yang mencapai 35 derajat celsius 9 Januari 2013( REUTERS/Sergio Moraes)Harbin, China, GATRANEWS - Seekor Harimau Siberia ternyata bisa bikin ulah yang membuat puyeng satu kompi petugas jagawana China. Harimau langka ini (Panthera tigris amoyensis) rupanya senang berkelana, melintas negeri tanpa pakai diplomasi.



Harimau langka itu, diduga berkelamin jantan, menyeberangi Sungai Wusuli, yang beku dan membatasi China dengan Rusia, pada 8 Maret, kata Yang Lijuan --Kepala Departemen Perlindungan Hewan Liar di bawah Administrasi Kehutanan Dongfanghong di Provinsi Heilongjiang, China timur-laut.

Pemerintah Rusia kemudian meminta pihak China membantu menemukan harimau tersebut. Maka operasi pencarian pun dilaksanakan.
"Satu tim yang terdiri atas 50 orang berkumpul untuk mencari harimau tersebut," kata pejabat wanita itu seperti dilaporkan kantor berita China, Xinhua, Selasa malam lalu.

"Pencarian harimau itu jadi lebih sulit setelah GPS yang dipasang pada harimau tersebut jatuh beberapa hari setelah hewan itu menyeberangi perbatasan," kata Yang.

Akhirnya setelah lebih dari 10 hari petugas melacak hewan itu, tim jagawana menemukan jejak kaki harimau pengelana itu mengarah kembali ke negara asalnya.

"Kami melacak harimau tersebut ke pinggir sungai. Jejak kakinya sangat jelas," kata Yang. "Anda bisa mengatakan kami menyaksikan harimau itu kembali ke negara asalnya." Yang mengkonfirmasi harimau tersebut meninggalkan wilayah China pada Minggu (24/3),

Peristiwa tersebut menandai untuk pertama kali satu harimau liar Siberia dari Rusia memasuki Pegunungan Wanda di Heilongjiang timur, saat memakai alat GPS.

Pembuatan suaka alam lintas-perbatasan ditujukan untuk meningkatkan jumlah harimau liar Siberia, kata Yang seperti ditulis Antara News.

Harimau Siberia, salah satu spesies hewan paling langka di dunia, terutama hidup di Rusia timur-jauh, China timur-laut dan beberapa bagian utara Semenanjung Korea. Kurang dari 500 harimau Siberia saat ini hidup di alam liar. (DH)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?