GATRANEWS

Aneh, Malaysia Selidiki Kemungkinan MH370 tidak Jatuh ke Laut
Thursday, 24 April 2014

Jakarta, GATRAnews -  Badan Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) menyatakan puing yang...
KBRI Bongkar TKI yang Dijadikan PSK di Malaysia
Wednesday, 23 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBR) Kuala Lumpur, Malaysia, berhasil...
Hadapi Kemarau 6,7 Juta Warga Kualalumpur Dijatah Air
Wednesday, 23 April 2014

Kuala Lumpur, GATRAnews - Sekitar 6,7 juta penduduk Kuala Lumpur, Putrajaya, dan Selangor, dijatah...
Telkom Kembali Raih Peringkat “idAAA” untuk Perusahaan dan Obligasi
Monday, 21 April 2014

  Jakarta, GATRAnews – 16 April 2014 – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali...
287 Penumpang Feri Masih Hilang di Semenanjung Korea
Thursday, 17 April 2014

Seoul, GATRAnews - Sembilan orang tewas dan 287 orang lagi belum ditemukan setelah kapal penumpang...
Bebas Visa Jepang Bagi Wisatawan Indonesia
Tuesday, 15 April 2014

Tokyo, GATRAnews - Pemerintah dan koalisi yang berkuasa membuat pengaturan untuk membebaskan visa...
Telkom Resmi Luncurkan Brazil 11 Winners
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) memberikan kesempatan kepada 11...
Jepang Minta Pendapat Indonesia untuk Hapuskan Senjata Nuklir
Saturday, 12 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Menlu Jepang Fumio Kishida meminta pandangan Menlu RI Marty Natalegawa soal...
Dampak Insiden MH370, 30 Ribu Turis Cina Batal ke Malaysia
Friday, 11 April 2014

Kuala Lumpur, GATRAnews - Sekitar 30.000 turis Cina membatalkan berlibur ke Malaysia hingga 2015,...
7 Awak Pukat Thailand Akui Bunuh Anggota TNI AL
Thursday, 10 April 2014

Songkhla, GATRAnews- Tujuh awak kapal pukat Thailand dituduh berkomplot membunuh dua anggota...
Dan Pemenangnya adalah: Kim Jong-un
Wednesday, 09 April 2014

Seoul, GATRAnews - Kim Jong-un pada Rabu terpilih kembali sebagai pemimpin Korea Utara, kata...
Lukisan Seharga 41 Miliar Hilang, Polisi Hongkong Kelimpungan
Wednesday, 09 April 2014

Hong Kong, GATRAnews - Polisi Hong Kong, Rabu, mencari lukisan bernilai tinggi yang tanpa sengaja...
Ocean Shield Tangkap Sinyal Kotak Hitam MH370
Monday, 07 April 2014

Sidney, GATRAnews - Kepala pencarian pesawat MH370 Angus Houston hari ini mengatakan pelacak kotak...
Berapa Biaya Pencarian MH370? Sebulan ini saja Rp. 599 Miliar
Sunday, 06 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pencarian dan penyelidikan pesawat hilang bernomor penerbangan MH370 milik...
Kapal Cina Temukan Sinyal di Samudera Hindia
Saturday, 05 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Haixun 01, kapal patroli Cina yang mengemban misi mencari pesawat Malaysia...
TelkomMetra Perkuat Posisi Telkom
Thursday, 03 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Upaya PTTelekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) perkuat portofolio bisnis TIMES...
Pakar SAR Australia: MH370 Tak Akan Ditemukan
Wednesday, 02 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pihak keluarga dan maskapai penerbangan Malaysia tampaknya harus siap menerima...
Malaysia Jamin Pencarian MH370 Dilanjutkan
Tuesday, 01 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Malaysia menegaskan komitmennya untuk meneruskan pencarian pesawat...
Keluarga Korban Desak Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370
Tuesday, 01 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Tujuh keluarga korban MH370 Malaysia Airlines asal Indonesia meminta...
PM Australia: Tak Ada Batas Waktu Pencarian MH370
Monday, 31 March 2014

Perth, Australia, GATRAnews - Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Senin, mengatakan tak ada...

Dicari 50 Jagawana, Harimau Siberia itu Pulang Kampung

 

Harimau Siberia mendinginkan diri mencebur ke air di tengah terik siang Rio de Jeneiro yang mencapai 35 derajat celsius 9 Januari 2013( REUTERS/Sergio Moraes)Harbin, China, GATRANEWS - Seekor Harimau Siberia ternyata bisa bikin ulah yang membuat puyeng satu kompi petugas jagawana China. Harimau langka ini (Panthera tigris amoyensis) rupanya senang berkelana, melintas negeri tanpa pakai diplomasi.



Harimau langka itu, diduga berkelamin jantan, menyeberangi Sungai Wusuli, yang beku dan membatasi China dengan Rusia, pada 8 Maret, kata Yang Lijuan --Kepala Departemen Perlindungan Hewan Liar di bawah Administrasi Kehutanan Dongfanghong di Provinsi Heilongjiang, China timur-laut.

Pemerintah Rusia kemudian meminta pihak China membantu menemukan harimau tersebut. Maka operasi pencarian pun dilaksanakan.
"Satu tim yang terdiri atas 50 orang berkumpul untuk mencari harimau tersebut," kata pejabat wanita itu seperti dilaporkan kantor berita China, Xinhua, Selasa malam lalu.

"Pencarian harimau itu jadi lebih sulit setelah GPS yang dipasang pada harimau tersebut jatuh beberapa hari setelah hewan itu menyeberangi perbatasan," kata Yang.

Akhirnya setelah lebih dari 10 hari petugas melacak hewan itu, tim jagawana menemukan jejak kaki harimau pengelana itu mengarah kembali ke negara asalnya.

"Kami melacak harimau tersebut ke pinggir sungai. Jejak kakinya sangat jelas," kata Yang. "Anda bisa mengatakan kami menyaksikan harimau itu kembali ke negara asalnya." Yang mengkonfirmasi harimau tersebut meninggalkan wilayah China pada Minggu (24/3),

Peristiwa tersebut menandai untuk pertama kali satu harimau liar Siberia dari Rusia memasuki Pegunungan Wanda di Heilongjiang timur, saat memakai alat GPS.

Pembuatan suaka alam lintas-perbatasan ditujukan untuk meningkatkan jumlah harimau liar Siberia, kata Yang seperti ditulis Antara News.

Harimau Siberia, salah satu spesies hewan paling langka di dunia, terutama hidup di Rusia timur-jauh, China timur-laut dan beberapa bagian utara Semenanjung Korea. Kurang dari 500 harimau Siberia saat ini hidup di alam liar. (DH)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?