GATRANEWS

Delapan Anak Tewas Ditusuk Dalam Sebuah Rumah di Australia 
Friday, 19 December 2014

Sydney, GATRANews  - Sebuah peristiwa penusukan kota Cairns, wilayah utara Australia begitu...
Sukses dengan Bermodalkan Gaji Karyawan
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Siapa bilang menjadi karyawan tidak bisa sukses? Meskipun gaji Anda sebulan...
Inilah Tampang Biang Pembunuhan Siswa Sekolah di Pakistan
Thursday, 18 December 2014

 Jakarta, GATRANews - Pemimpin Taliban Pakistan, Maulana Fazlullah yang juga sering disebut...
10 Cara Menghemat BBM
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Harga BBM naik Rp 2.000? Jangan takut, Anda dapat mengantisipasi kenaikan...
Sekjen PBB Kutuk Pembantaian Siswa di Pakistan
Wednesday, 17 December 2014

New York, GATRANews - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon dengan keras...
Panduan Membeli Asuransi Perjalanan
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Asuransi perjalanan kadang sering terabaikan bagi pribadi yang gemar...
Mau Berlibur Dengan Mobil Pribadi? Simak Dulu Tipsnya!
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Demi tujuan penghematan, liburan akhir tahun coba disiasati dengan...
Pemilik Kafe Lindt Terpukul oleh Kejadian Sydney
Tuesday, 16 December 2014

Jenewa, GATRANews - Perusahaan pembuat coklat asal Swiss, Lindt, yang juga pemilik kafe yang tempat...
Manajer Kafe dan Ibu Tiga Anak Jadi Korban di Sydney
Tuesday, 16 December 2014

Sydney, GATRAnews - Drama penyanderaan selama 16 jam di Lindt Chocolate Café, Sydney, Australia,...
Penyandera di Cafe Lindt Sydney Bergelimang Catatan Kriminal
Tuesday, 16 December 2014

Sydney, GATRANews - Polisi Australia akhirnya menyerbu masuk Kafe Lindt di jantung kota Sydney di...
Bahan Bakar Alternatif Untuk Kendaraan Anda
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Industri otomotif terus berkembang di seluruh dunia, tak terkecuali di...
Menang Telak di Majelis Rendah Abenomic Berlanjut
Tuesday, 16 December 2014

Tokyo, GATRANews - Kemenangan telak dalam pemilihan majelis rendah Minggu memberikan mandat umum...
Penyanderaan di Sydney Berakhir Tragis, Tiga Tewas
Tuesday, 16 December 2014

Sydney,  GATRAnews - Drama penyanderaan di Sydney, Australia, berakhir dengan tragedi pada Selasa...
Penyanderaan 17 Jam di Lindt Chocolate Café Berakhir
Tuesday, 16 December 2014

Sydney, GATRAnews - Setelah 17 jam, aksi penyanderaan yang menyedot perhatian dunia, di Lindt...
Jubir Cafe Lindt: Setidaknya 10 Staf dan 30 Pelanggan yang di Sandera
Monday, 15 December 2014

Sydney, GATRAnews - Polisi Australia menyatakan para perunding telah melakukan komunikasi dengan...
Lima Sandera Berhasil keluar dari Cafe Lindt
Monday, 15 December 2014

Sydney, GATRANews - Lima sandera berhasil keluar dari Cafe Lindt, di Martin Place, Sydney,...
Lindt Chocolate Café Tutup Semua Gerainya di Australia
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRANews -  Di tengah insiden penyanderaan yang sedang terjadi di kafe mereka di Martin...
KJRI Sydney Minta WNI Jauhi Cafe Lindt
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRANews - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney, Australia,...
PM Abbott Tanggapi Penyanderaan via Twitter
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRANews - Aksi penyanderaan di Kafe Lindt, Martin Place, Sydney, Australia, Senin...
Mengenali Pertanda Lampu Di Dashboard Mobil
Friday, 12 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Membuka pintu mobil, masukkan kunci kontak, menyalakan AC, pasang sabuk...
Error
  • There was a problem loading image 20141218Maulana-Fazlullah.gif

Dicari 50 Jagawana, Harimau Siberia itu Pulang Kampung

 

Harimau Siberia mendinginkan diri mencebur ke air di tengah terik siang Rio de Jeneiro yang mencapai 35 derajat celsius 9 Januari 2013( REUTERS/Sergio Moraes)Harbin, China, GATRANEWS - Seekor Harimau Siberia ternyata bisa bikin ulah yang membuat puyeng satu kompi petugas jagawana China. Harimau langka ini (Panthera tigris amoyensis) rupanya senang berkelana, melintas negeri tanpa pakai diplomasi.



Harimau langka itu, diduga berkelamin jantan, menyeberangi Sungai Wusuli, yang beku dan membatasi China dengan Rusia, pada 8 Maret, kata Yang Lijuan --Kepala Departemen Perlindungan Hewan Liar di bawah Administrasi Kehutanan Dongfanghong di Provinsi Heilongjiang, China timur-laut.

Pemerintah Rusia kemudian meminta pihak China membantu menemukan harimau tersebut. Maka operasi pencarian pun dilaksanakan.
"Satu tim yang terdiri atas 50 orang berkumpul untuk mencari harimau tersebut," kata pejabat wanita itu seperti dilaporkan kantor berita China, Xinhua, Selasa malam lalu.

"Pencarian harimau itu jadi lebih sulit setelah GPS yang dipasang pada harimau tersebut jatuh beberapa hari setelah hewan itu menyeberangi perbatasan," kata Yang.

Akhirnya setelah lebih dari 10 hari petugas melacak hewan itu, tim jagawana menemukan jejak kaki harimau pengelana itu mengarah kembali ke negara asalnya.

"Kami melacak harimau tersebut ke pinggir sungai. Jejak kakinya sangat jelas," kata Yang. "Anda bisa mengatakan kami menyaksikan harimau itu kembali ke negara asalnya." Yang mengkonfirmasi harimau tersebut meninggalkan wilayah China pada Minggu (24/3),

Peristiwa tersebut menandai untuk pertama kali satu harimau liar Siberia dari Rusia memasuki Pegunungan Wanda di Heilongjiang timur, saat memakai alat GPS.

Pembuatan suaka alam lintas-perbatasan ditujukan untuk meningkatkan jumlah harimau liar Siberia, kata Yang seperti ditulis Antara News.

Harimau Siberia, salah satu spesies hewan paling langka di dunia, terutama hidup di Rusia timur-jauh, China timur-laut dan beberapa bagian utara Semenanjung Korea. Kurang dari 500 harimau Siberia saat ini hidup di alam liar. (DH)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?