GATRANEWS

Jepang Kecam Israel
Friday, 31 October 2014

Tokyo , GATRAnews - Jepang menyatakan penyesalan atas keputusan terbaru Israel untuk membangun...
Menpora Lihat Ujian CPNS dan Tinjau RS Khusus Olahraga
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Setelah melakukan blusukan ke latihan para atet beberapa cabang olahraga,...
Blusukan ke Latihan Atlet, Menpora Dapat Banyak Masukkan
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (30/10) pagi hingga siang mengunjungi ke...
Menpora Akan Urai Persoalan Olahraga Indonesia
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi akan mengurai persoalan-persoalan yang akan terjadi...
Selesai Sertijab Menpora Langsung Gelar Rapim
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hari Rabu (29/10) siang Menpora baru Imam Nahrawi dan mantan Menpora Roy Suryo...
Menpora Serahkan Penghargaan Pemuda Berprestasi
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi dan istrinya Shobibah Rohmah bersama Sesmenpora...
Menpora : Jaga Semangat Persatuan Warisan Pemuda 86 Tahun Lalu
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Rakyat telah menentukan pilihannya dalam Pemilu dan Pilpres lalu secara...
Tes Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Kemenpora 2014
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Hari Selasa (28/10) pagi Bagian Kepegawaian pada Biro Humas, Hukum dan...
Puncak Peringatan HSP di Yogya, untuk Memperkuat Ingatan Pemuda
Wednesday, 29 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda yang hari Selasa (28/10) sore...
Riwayat Hidup Imam Nahrawi
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Imam Nahrawi ketika ditunjuk oleh Presiden joko Widodo menjadi Menpora...
Rekam Jejak Yasonna H Laoly Pas dengan Kemenkum HAM
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Hukum dan HAM Andi Matalatta menilai, Yasonna H Laoly merupakan...
Imam Nahrawi Ingin Kemenpora Lebih Bermartabat
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Senyum lebar terlihat dari Menpora baru Imam Nahrawi ketika tiba di kantor...
Festival Olahraga Sembada
Tuesday, 28 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Hari Minggu (26/10) pagi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Faisal...
Ini Manfaat Fidusia bagi Pemilik Kendaraan
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews -  Apakah istilah fidusia masih asing di telinga Anda? Bila ya, sebaiknya Anda...
Sudah 5 Bulan, PM India Tak Mau Layani Wartawan
Monday, 27 October 2014

New Delhi, GATRAnews - Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi tidak mau menjawab pertanyaan dalam...
Kontingen Asian Para Games 2014 Indonesia Tiba di Tanah Air
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Hari Sabtu (25/10) sore 70 atlet dan 26 ofisial Indonesia yang telah berlaga...
Komisi HAM PBB Desak Hongkong Lakukan Reformasi Politik
Friday, 24 October 2014

Jenewa, GATRAnews - Di tengah demonstrasi pro-demokrasi yang telah berlangsung hampir satu bulan,...
Hasil Seleksi Tingkat Nasional Pemuda Pelopor 2014
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara didampingi Asisten...
The China Post: Jokowi Bergaya Bintang Rock
Wednesday, 22 October 2014

Taipei, GATRAnews - Pelantikan Presiden Jokowi pada Senin, 20 Oktober lalu menghiasi hampir semua...
Deputi IV Hadiri Forum Dekan Keolahragaan Se Indonesia
Tuesday, 21 October 2014

Surabaya, GATRAnews – Hari Senin (20/10) sore, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko...

Dicari 50 Jagawana, Harimau Siberia itu Pulang Kampung

 

Harimau Siberia mendinginkan diri mencebur ke air di tengah terik siang Rio de Jeneiro yang mencapai 35 derajat celsius 9 Januari 2013( REUTERS/Sergio Moraes)Harbin, China, GATRANEWS - Seekor Harimau Siberia ternyata bisa bikin ulah yang membuat puyeng satu kompi petugas jagawana China. Harimau langka ini (Panthera tigris amoyensis) rupanya senang berkelana, melintas negeri tanpa pakai diplomasi.



Harimau langka itu, diduga berkelamin jantan, menyeberangi Sungai Wusuli, yang beku dan membatasi China dengan Rusia, pada 8 Maret, kata Yang Lijuan --Kepala Departemen Perlindungan Hewan Liar di bawah Administrasi Kehutanan Dongfanghong di Provinsi Heilongjiang, China timur-laut.

Pemerintah Rusia kemudian meminta pihak China membantu menemukan harimau tersebut. Maka operasi pencarian pun dilaksanakan.
"Satu tim yang terdiri atas 50 orang berkumpul untuk mencari harimau tersebut," kata pejabat wanita itu seperti dilaporkan kantor berita China, Xinhua, Selasa malam lalu.

"Pencarian harimau itu jadi lebih sulit setelah GPS yang dipasang pada harimau tersebut jatuh beberapa hari setelah hewan itu menyeberangi perbatasan," kata Yang.

Akhirnya setelah lebih dari 10 hari petugas melacak hewan itu, tim jagawana menemukan jejak kaki harimau pengelana itu mengarah kembali ke negara asalnya.

"Kami melacak harimau tersebut ke pinggir sungai. Jejak kakinya sangat jelas," kata Yang. "Anda bisa mengatakan kami menyaksikan harimau itu kembali ke negara asalnya." Yang mengkonfirmasi harimau tersebut meninggalkan wilayah China pada Minggu (24/3),

Peristiwa tersebut menandai untuk pertama kali satu harimau liar Siberia dari Rusia memasuki Pegunungan Wanda di Heilongjiang timur, saat memakai alat GPS.

Pembuatan suaka alam lintas-perbatasan ditujukan untuk meningkatkan jumlah harimau liar Siberia, kata Yang seperti ditulis Antara News.

Harimau Siberia, salah satu spesies hewan paling langka di dunia, terutama hidup di Rusia timur-jauh, China timur-laut dan beberapa bagian utara Semenanjung Korea. Kurang dari 500 harimau Siberia saat ini hidup di alam liar. (DH)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?