GATRANEWS

Transmigrasi Atasi Kemiskinan Bukaan Wacana Tanpa Bukti
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT)...
Mendes PDTT: Transmigrasi Kurangi Warga Miskin
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT)...
Prof Mashuri: Pemerintah Harus Dukung Bulog Lebih Besar Lagi
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah harus memberikan dukungan lebih besar kepada Badan Urusan Logistik...
Bus Berkarat, Ahok Bayar Rp 7,6 Milyar kepada Ifani Dewi
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kalah berperkara melawan PT Ifani...
Staf Khusus Menteri ESDM: Petral Wajib Diaudit BPK
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Keberadaan PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) anak perusahaan PT...
Transjakarta Uji Kelayakan 529 Bus Warisan Udar Pristono
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) segera melakukan uji kelayakan 529 bus...
Sofyan Djalil Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2015 Sesuai Target
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil masih optimistis...
Depresiasi Rupiah Masih Akan Hambat Kinerja Distributor Ponsel
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Permintaan telepon seluler di masyarakat terus meningkat setiap tahunnya....
Ahok Usut Mark Up Pembangunan Balai Betawi
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sedang menginvestigasi dugaan mark...
Bank Permata Bagi Dividen Rp 166,37 Milyar
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Permata Tbk (PermataBank) akan membagikan dividen tunai kepada...
Kuartal I-2015, Bank Mandiri Catat Laba Rp 5,1 Trilyun
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 5,1 trilyun di...
Kuartal I-2015, Sampoerna Bukukan Laba Rp 2,9 Trilyun
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen rokok, PT HM Sampoerna Tbk pada kuartal I-2015 membukukan laba bersih...
Tahun Ini Pemerintah Akan Bubarkan Petral‏!
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengisyaratkan bahwa...
Menteri Rini Jelaskan "Right Issue" Tiga BUMN di Hadapan Anggota DPR‏
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi VI DPR-RI bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, Jumat siang di Gedung...
Djarot: EO Pesta Bikini Pelajar Kurang Ajar dan Keterlaluan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebut event organizer (EO)...
Dorong Mahasiswa Bertani, Mentan Bentuk ''Pemuda Tani Indonesia''
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan pembentukan organisasi Pemuda...
Mentan Janjikan 40% Lahan Food Estate untuk Petani Plasma
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjamin bahwa pembangunan Food Estate di...
Ditiup Angin Kencang, Pelapis Dinding DPR Roboh
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelapis dinding gedung Sekretariat Jenderal DPR RI roboh ditiup angin. Meski...
Waskita Karya Bagi Dividen Rp 100,31 Milyar
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan konstruksi BUMN, PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana...
Waskita Karya Bagi Dividen Rp 100,31 Milyar
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan konstruksi BUMN, PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana...

Suriah Pamer Kekuatan Militer Untuk Akhiri Krisis

Damaskus - Saat masyarakat internasional masih tak mampu mencapai konsensus untuk mewujudkan penyelesaian bagi sengketa di Suriah, pemerintah Suriah tampaknya telah "mempetieskan" semua saran dari luar dan memilih caranya sendiri.

Pemerintah di Damaskus memamerkan kekuatan militer guna mengakhiri krisis yang berlarut-larut. Sejak awal krisis 16-bulan lalu, pemerintah Suriah telah berulang-kali menjelaskan bahwa Damaskus ingin menyelesaikan secara cepat dan selamanya dari percekcokan dengan gerakan antipemerintah. Pertumpahan darah di Suriah itu berawal dari protes damai, yang berkembang jadi pemberontakan bersenjata.

Pemerintah Suriah menyatakan bahwa selama ini tak mengambil pilihan militer karena khawatir terhadap keselamatan warga sipil saat orang yang diduga bersenjata dilaporkan bersembunyi di antara warga sipil di daerah permukiman di kota bergolak di seluruh negeri tersebut.

Penguasa Suriah juga menyatakan bakal memberi kesempatan bagi penyelesaian politik. Namun, peningkatan aksi kekerasan telah menjadi tonggak sejarah dalam krisis Suriah.

Pamer kekuatan itu sudah dilancarkan sejak Jumat (8/6/2012), saat pertempuran paling sengit meletus antara militer Suriah dan gerilyawan di sebagian jalan di ibu kota Suriah, Damaskus, dan sekitarnya. Kantor berita Xinhua melaporkan, militer Suriah diduga memerangi para pemberontak dengan melancarkan serangan serentak terhadap beberapa pos pemeriksaan militer di Damaskus. Media lokal melaporkan, militer Suriah telah mengguncang sarang-sarang pemberontak hingga menimbulkan kematian puluhan gerilyawan.

Pamer kekuatan militer tersebut belakangan meluas ke beberapa bagian bergolak di Suriah utara, di tengah konfirmasi setiap hari bahwa daerah itu telah dibersihkan dari "teroris" satu demi satu, dan militer telah merebut kendali dari tangan gerilyawan. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?