GATRANEWS

DPRD Tunjuk Kuasa Hukum Udar Pristono Lawan Ahok
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta menunjuk kuasa hukum Razman Arief Nasution menghadapi...
BPKP Terus Investigasi Penyelidikan Pengadaan UPS
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Jakarta masih melakukan...
Kenaikan Harga Beras Menggerus 30% Upah Buruh‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera (KSBSI) menilai kondisi kenaikan harga...
Perhiasan Logam Indonesia Diminati Pasar Tiongkok‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perhiasan logam Indonesia begitu memikat pasar global terus mengalami...
Negara-negara ASEAN Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,1%‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pertemuan delegasi negara-negara Asia Tenggara, ASEAN Economic Minister...
Perhutani Raup Laba Rp 380 Miliar Selama 2014‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perum Perhutani yang baru diterapkan sebagai induk usaha oleh Kementerian...
Ekonom: BI Punya Kesempatan Turunkan BI Rate Lagi‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ekonom lembaga kajian ekonomi dari Center of Reform on Economic (CORE), Akhmad...
Verifikasi APBD Tidak Terganggu Hak Angket
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Dalam Negeri terus memproses APBD DKI Jakarta tahun 2015 senilai...
Kemendag Turunkan Harga Patokan Ekspor Tambang Periode Maret‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fluktuasi harga internasional memengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE)...
Perhutani Rampungkan Pabrik Sagu di Papua Tahun Ini‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perum Perhutani, badan usaha milik negara yang bergerak di bidang penjualan...
Sekda Jakarta Tantang Dewan Buktikan Tuduhan Penyuapan
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekertaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membantah ada penyuapan dari Gubernur...
Pemerintah Kaji Penurunan Bea Impor Bahan Baku Plastik
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akan mengkaji penurunan bea masuk impor bahan baku plastik, dari...
Badan Ekonomi Kreatif Rancang Kota Kreatif
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Ekonomi Kreatif punya program jangka panjang; membangun kota kreatif...
Tolak Cabut Hak Angket, Haji Lulung: Saya Ini Divonis Maling
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPRD DKI sekaligus politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP),...
Sekda Mundur Jika Ahok Dimakzulkan Legislatif
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekertaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menegaskan akan mundur jika Gubernur...
Hipmi Dukung TKDN 40% Telepon Selular
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung kebijakan tingkat...
Pemerintah Dorong Produsen Ekspor Sepeda Motor
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah berupaya mendorong produsen otomotif nasional, khususnya sepeda...
Ahok Bantah Suap DPRD 12,7 Trilyun
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Basuki) membantah melakukan penyuapan...
Brantas Abipraya Terbitkan Obligasi Rp 300 Milyar
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan konstruksi milik negara, PT Brantas Abipraya (Persero), menawarkan...
Laporan Korupsi APBD Dilimpahkan ke Kejagung, Ahok Bingung
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan akan melimpahkan laporan...

Suriah Pamer Kekuatan Militer Untuk Akhiri Krisis

Damaskus - Saat masyarakat internasional masih tak mampu mencapai konsensus untuk mewujudkan penyelesaian bagi sengketa di Suriah, pemerintah Suriah tampaknya telah "mempetieskan" semua saran dari luar dan memilih caranya sendiri.

Pemerintah di Damaskus memamerkan kekuatan militer guna mengakhiri krisis yang berlarut-larut. Sejak awal krisis 16-bulan lalu, pemerintah Suriah telah berulang-kali menjelaskan bahwa Damaskus ingin menyelesaikan secara cepat dan selamanya dari percekcokan dengan gerakan antipemerintah. Pertumpahan darah di Suriah itu berawal dari protes damai, yang berkembang jadi pemberontakan bersenjata.

Pemerintah Suriah menyatakan bahwa selama ini tak mengambil pilihan militer karena khawatir terhadap keselamatan warga sipil saat orang yang diduga bersenjata dilaporkan bersembunyi di antara warga sipil di daerah permukiman di kota bergolak di seluruh negeri tersebut.

Penguasa Suriah juga menyatakan bakal memberi kesempatan bagi penyelesaian politik. Namun, peningkatan aksi kekerasan telah menjadi tonggak sejarah dalam krisis Suriah.

Pamer kekuatan itu sudah dilancarkan sejak Jumat (8/6/2012), saat pertempuran paling sengit meletus antara militer Suriah dan gerilyawan di sebagian jalan di ibu kota Suriah, Damaskus, dan sekitarnya. Kantor berita Xinhua melaporkan, militer Suriah diduga memerangi para pemberontak dengan melancarkan serangan serentak terhadap beberapa pos pemeriksaan militer di Damaskus. Media lokal melaporkan, militer Suriah telah mengguncang sarang-sarang pemberontak hingga menimbulkan kematian puluhan gerilyawan.

Pamer kekuatan militer tersebut belakangan meluas ke beberapa bagian bergolak di Suriah utara, di tengah konfirmasi setiap hari bahwa daerah itu telah dibersihkan dari "teroris" satu demi satu, dan militer telah merebut kendali dari tangan gerilyawan. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?