GATRANEWS

INACA Minta Maskapai Diberi Wewenang Tentukan Tarif
Sunday, 25 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meminta agar pemerintah...
Menlu Iran disambut Pejabat Kerajaan di Riyadh
Sunday, 25 January 2015

Riyadh, GATRANews - Menteri Luar Negeri Iran tiba di Arab Saudi Sabtu untuk berbelasungkawa atas...
Menpora Apresiasi Perjuangan Warga Tanah Merah untuk Diakui Pemerintah
Sunday, 25 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengunjungi warga Tanah...
Raja Salman Sang Penjaga Baru Dua Tempat Suci
Sunday, 25 January 2015

Riyadh, GATRANews - Beberapa jam setelah Raja Abdullah wafat pada Jumat dinihari lalu, sang adik...
Indonesia Mitra Strategis WEF untuk Keamanan Pangan Dunia
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia menjadi mitra strategis World Economic Forum (WEF) untuk mendukung...
Raja Abdullah Dimakamkan Tanpa Batu Nisan
Saturday, 24 January 2015

Riyadh, GATRANews - Sejumlah pemimpin dunia berkumpul di masjid Imam Turki bin Abdullah di ibukota...
Tahun Ini, Semen Indonesia Genjot Pasar Dalam Negeri
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pada 2015 ini, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menyatakan akan menggenjot...
Kementerian Keuangan Revisi Peraturan Demi Dorong Penerimaan Negara
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Keuangan siap merevisi sejumlah Peraturan Menteri Keuangan (PMK)...
Proyek RDMP Pertamina Naikkan Daya Saing Kilang Nasional
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Lima kilang PT Pertamina (Persero) diyakini akan memiliki daya saing tinggi di...
Harga Semen Turun, SI Tetap Genjot Penjualan
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pekan lalu pemerintah telah menurunkan harga semen yang diproduksi Badan Usaha...
Citra Indonesia Makin Positif di Forum Ekonomi Dunia
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Citra Indonesia makin positif di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum)...
Nelayan Indonesia Harus Berdaulat di Negeri Sendiri
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menginginkan agar nelayan...
Susi: Jaga Keseimbangan Ekosistem Laut
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa pemerintah...
Menteri KP Tak Akan Cabut Peraturan Pembatasan Komoditas Perikanan
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa...
Keterbatasan SDM Jadi Masalah Industri Perkapalan
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Keterbatasan sumber daya manusia secara dan profesional menjadi permasalahan...
Kemendag: Bisnis Waralaba Tumbuh Signifikan
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, pertumbuhan bisnis waralaba atau...
Ratusan Investor Hadiri Mandiri Investment Forum 2015
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Mandiri Tbk menggelar Mandiri Investment Forum 2015, pada 26-28...
Kadin: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2-5,5%
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto...
Susi: Kebijakan Strategis Majukan Industri Perikanan Indonesia
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan ingin memajukan...
Menteri Susi Ingin Sumber Daya Kelautan Bisa Lebih Kompetitif
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menginginkan sumber daya di...
Error
  • There was a problem loading image 20150123salman_bin-andilaziz_al_saud.jpg

Suriah Pamer Kekuatan Militer Untuk Akhiri Krisis

Damaskus - Saat masyarakat internasional masih tak mampu mencapai konsensus untuk mewujudkan penyelesaian bagi sengketa di Suriah, pemerintah Suriah tampaknya telah "mempetieskan" semua saran dari luar dan memilih caranya sendiri.

Pemerintah di Damaskus memamerkan kekuatan militer guna mengakhiri krisis yang berlarut-larut. Sejak awal krisis 16-bulan lalu, pemerintah Suriah telah berulang-kali menjelaskan bahwa Damaskus ingin menyelesaikan secara cepat dan selamanya dari percekcokan dengan gerakan antipemerintah. Pertumpahan darah di Suriah itu berawal dari protes damai, yang berkembang jadi pemberontakan bersenjata.

Pemerintah Suriah menyatakan bahwa selama ini tak mengambil pilihan militer karena khawatir terhadap keselamatan warga sipil saat orang yang diduga bersenjata dilaporkan bersembunyi di antara warga sipil di daerah permukiman di kota bergolak di seluruh negeri tersebut.

Penguasa Suriah juga menyatakan bakal memberi kesempatan bagi penyelesaian politik. Namun, peningkatan aksi kekerasan telah menjadi tonggak sejarah dalam krisis Suriah.

Pamer kekuatan itu sudah dilancarkan sejak Jumat (8/6/2012), saat pertempuran paling sengit meletus antara militer Suriah dan gerilyawan di sebagian jalan di ibu kota Suriah, Damaskus, dan sekitarnya. Kantor berita Xinhua melaporkan, militer Suriah diduga memerangi para pemberontak dengan melancarkan serangan serentak terhadap beberapa pos pemeriksaan militer di Damaskus. Media lokal melaporkan, militer Suriah telah mengguncang sarang-sarang pemberontak hingga menimbulkan kematian puluhan gerilyawan.

Pamer kekuatan militer tersebut belakangan meluas ke beberapa bagian bergolak di Suriah utara, di tengah konfirmasi setiap hari bahwa daerah itu telah dibersihkan dari "teroris" satu demi satu, dan militer telah merebut kendali dari tangan gerilyawan. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?