GATRANEWS

Ngadiran: Beras Plastik Jangan Sampai Upaya Pengalihan Isu!
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Sekjen APPSI),...
Bulog Mengaku Punya SOP Keamanan Beras
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Urusan Logistik (Bulog) mempunyai satu standar untuk memastikan keamanan...
P2HP Tuding Pengadilan Perikanan Tidak Serius Berantas IUU Fishing
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Kementerian...
Menjaga Keberlanjutan Investasi
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Dalam sebuah diskusi pertengahan Mei lalu di Jakarta, praktisi hukum Todung...
Perlu Pembenahan Setelah Beras Plastik
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah dan semua pihak harus melakukan pembenahan di berbagai sektor untuk...
Menteri Saleh Tantang ''Riau Andalan Pulp'' Ekspor Hingga Rp 40 Triliun‏
Saturday, 23 May 2015

Pelalawan, GATRAnews - Menperin Saleh Husin mendorong perusahaan berbasis agro meningkatkan kinerja...
MPR Siapkan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Model Lemhanas.
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Setelah melakukan berbagai metode sosialisasi Empat Plar, Majelis...
Aset 26 BPD Dikumpulkan, Masih Kalah Dibanding Singapura, Thailand dan Malaysia‏
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Meskipun aset Bank Pembangunan Daerah tercatat mengalami peningkatan pesat...
Hidayat Nur Wahid: Ini Bukan Wayangan Biasa
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pagelaran wayang kulit dengan lakon Wiratha Parwa berlangsung di lapangan...
Perlambatan Ekonomi Pengaruhi Perusahaan Modal Ventura
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Nilai aset industri modal ventura pada kuartal I 2015 mengalami penurunan...
Pemerintah Naikkan HPP Gula
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akhirnya menaikkan Harga Patokan Petani (HPP) gula. Keputusan...
Warga Tomang Sulap Tanaman Hias Jadi Obat Herbal‏
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Lomba Taman Herbal Bejo yang digelar PT Bintang Toedjoe bekerjasama dengan Tim...
MPR: Jadikan Pancasila Sebagai Pranata Hukum
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hingga kini Pancasila hanya menjadi simbol. Pancasila belum diaplikasikan...
Kementerian PUPR Targetkan Penyerapan Anggaran 94%
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyerapan...
Metland Gandeng Ascendas Kembangkan Proyek Mixed Use
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyedia solusi ruang usaha unggulan Asia, Ascendas Group (Ascendas),...
Triwulan I 2015, Layanan BRIfast Remittance Capai US$9,6 Milyar
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Di triwulan pertama tahun 2015, kinerja Fee Based Income (FBI) PT Bank Rakyat...
Pembangunan Infrastruktur Atasi Hambatan Daerah Tertinggal
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Berbagai potensi sumber daya, seperti bahari, pertanian maupun lainnya di...
Mendes PDTT Pembangunan Daerah Tertinggal Kurangi Ketimpangan
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT)...
Menkeu Pimpin Pemusnahan 5 juta Batang Rokok
Friday, 22 May 2015

Makassar, GATRANews - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memimpin pemusnahan barang bukti hasil...
Ahok Jamin Makanan Lenggang Jakarta Bebas Formalin dan Boraks
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meresmikan Lenggang Jakarta, pusat...

Suriah Pamer Kekuatan Militer Untuk Akhiri Krisis

Damaskus - Saat masyarakat internasional masih tak mampu mencapai konsensus untuk mewujudkan penyelesaian bagi sengketa di Suriah, pemerintah Suriah tampaknya telah "mempetieskan" semua saran dari luar dan memilih caranya sendiri.

Pemerintah di Damaskus memamerkan kekuatan militer guna mengakhiri krisis yang berlarut-larut. Sejak awal krisis 16-bulan lalu, pemerintah Suriah telah berulang-kali menjelaskan bahwa Damaskus ingin menyelesaikan secara cepat dan selamanya dari percekcokan dengan gerakan antipemerintah. Pertumpahan darah di Suriah itu berawal dari protes damai, yang berkembang jadi pemberontakan bersenjata.

Pemerintah Suriah menyatakan bahwa selama ini tak mengambil pilihan militer karena khawatir terhadap keselamatan warga sipil saat orang yang diduga bersenjata dilaporkan bersembunyi di antara warga sipil di daerah permukiman di kota bergolak di seluruh negeri tersebut.

Penguasa Suriah juga menyatakan bakal memberi kesempatan bagi penyelesaian politik. Namun, peningkatan aksi kekerasan telah menjadi tonggak sejarah dalam krisis Suriah.

Pamer kekuatan itu sudah dilancarkan sejak Jumat (8/6/2012), saat pertempuran paling sengit meletus antara militer Suriah dan gerilyawan di sebagian jalan di ibu kota Suriah, Damaskus, dan sekitarnya. Kantor berita Xinhua melaporkan, militer Suriah diduga memerangi para pemberontak dengan melancarkan serangan serentak terhadap beberapa pos pemeriksaan militer di Damaskus. Media lokal melaporkan, militer Suriah telah mengguncang sarang-sarang pemberontak hingga menimbulkan kematian puluhan gerilyawan.

Pamer kekuatan militer tersebut belakangan meluas ke beberapa bagian bergolak di Suriah utara, di tengah konfirmasi setiap hari bahwa daerah itu telah dibersihkan dari "teroris" satu demi satu, dan militer telah merebut kendali dari tangan gerilyawan. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?