GATRANEWS

Ahok Izinkan Kecamatan dan Kelurahan Gelar Nobar Film Nasional
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempersilakan taman dan ruang...
Kenaikan Tarif Angkutan Umum di Jakarta Menunggu Usulan Organda
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyesuaian tarif angkutan umum baru di Jakarta pasca kenaikan harga BBM belum...
Kementan: Waspada Masuknya Gula Mentah Impor
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan baru-baru ini menerbitkan izin impor raw sugar (gula...
Kementan: CPO ''Supporting Fund'' akan Rugikan Petani
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pertanian mengungkapkan bahwa para petani sawit keberatan dengan...
Meski Angka Konsumsi Turun, Target Produksi Beras Tak Berubah
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Berdasarkan perhitungan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), angka konsumsi...
Panitia Angket Temui Pimpinan Dewan, Ahok: APBD Jalan Terus
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta hari ini, Senin (30/3), bertemu dengan...
Demo Nama Anak Sapi, Massa Tampilkan Silat Betawi
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Anti Rasis berunjuk rasa mengecam pemberian nama calon anak sapi...
Didemo Anak Sapi, Ahok: Itu Politik Saja
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ada politisasi pemberian nama...
BI: Zakat dan Wakaf Dapat Hilangkan Kemiskinan di Indonesia
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebagai negara dengan jumlah penduduk umat muslim terbesar di...
Para Kepala Negara Arab Sepakat Bentuk Pasukan Bersama
Monday, 30 March 2015

Sharm el-Sheikh, GATRANews - Pemimpin negara Arab menyepakati pembentukan pasukan bersama untuk...
Ini Hari Keempat Serangan Saudi Arab cs ke Yaman
Sunday, 29 March 2015

Sanaa, GATRANews - Beberapa pesawat tempur pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi menyerang Ibu...
Kemenhub: Pelabuhan Cilamaya Tetap Dibangun oleh Swasta
Sunday, 29 March 2015

Jakarta, GATRANews - Meski masih ada pro dan kontra, Kementerian Perhubungan memastikan proyek...
Paramount Land Luncurkan 1.010 Unit Rumah di Serpong
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Paramount Land meluncurkan 1.010 unit rumah dengan konsep custom homes, di...
Sido Muncul Raup Laba Rp 415,19 Milyar
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk mencatat kenaikan laba bersih...
RS Siloam Catat Pendapatan Rp 3,34 Trilyun
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengelola rumah sakit dari grup Lippo, PT Siloam International Hospitals Tbk,...
Sinar Mas Siap Dukung Pemerintah Kembangkan Industri Biodiesel
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sinar Mas menyatakan siap mendukung program pemerintah untuk memenuhi...
DPR: Kebijakan Raskin Harus Dievaluasi
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengatakan, kebijakan beras rakyat...
Pemerintah Terus Dorong Industri Pupuk
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, pemerintah terus mendorong...
Agung Podomoro Raih Laba Rp 854,93 M pada 2014
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengembang properti PT Agung Podomoro Land Tbk mengalami pertumbuhan laba...
Potensi Perikanan Melimpah, Konsumsi Ikan Indonesia Masih Rendah
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) RI menilai, kesadaran masyarakat untuk...

Suriah Pamer Kekuatan Militer Untuk Akhiri Krisis

Damaskus - Saat masyarakat internasional masih tak mampu mencapai konsensus untuk mewujudkan penyelesaian bagi sengketa di Suriah, pemerintah Suriah tampaknya telah "mempetieskan" semua saran dari luar dan memilih caranya sendiri.

Pemerintah di Damaskus memamerkan kekuatan militer guna mengakhiri krisis yang berlarut-larut. Sejak awal krisis 16-bulan lalu, pemerintah Suriah telah berulang-kali menjelaskan bahwa Damaskus ingin menyelesaikan secara cepat dan selamanya dari percekcokan dengan gerakan antipemerintah. Pertumpahan darah di Suriah itu berawal dari protes damai, yang berkembang jadi pemberontakan bersenjata.

Pemerintah Suriah menyatakan bahwa selama ini tak mengambil pilihan militer karena khawatir terhadap keselamatan warga sipil saat orang yang diduga bersenjata dilaporkan bersembunyi di antara warga sipil di daerah permukiman di kota bergolak di seluruh negeri tersebut.

Penguasa Suriah juga menyatakan bakal memberi kesempatan bagi penyelesaian politik. Namun, peningkatan aksi kekerasan telah menjadi tonggak sejarah dalam krisis Suriah.

Pamer kekuatan itu sudah dilancarkan sejak Jumat (8/6/2012), saat pertempuran paling sengit meletus antara militer Suriah dan gerilyawan di sebagian jalan di ibu kota Suriah, Damaskus, dan sekitarnya. Kantor berita Xinhua melaporkan, militer Suriah diduga memerangi para pemberontak dengan melancarkan serangan serentak terhadap beberapa pos pemeriksaan militer di Damaskus. Media lokal melaporkan, militer Suriah telah mengguncang sarang-sarang pemberontak hingga menimbulkan kematian puluhan gerilyawan.

Pamer kekuatan militer tersebut belakangan meluas ke beberapa bagian bergolak di Suriah utara, di tengah konfirmasi setiap hari bahwa daerah itu telah dibersihkan dari "teroris" satu demi satu, dan militer telah merebut kendali dari tangan gerilyawan. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?