| Pengantar Berita |
Menyemai Karang di Lahan Kreatif Warga Pantai Sanur, Bali, bekerja sama dengan Departemen Kelautan berusaha menumbuhkan terumbu karang di luar habitatnya. Perusahaan wisata Sea Walker menyediakan Taman Coral Sanur di kedalaman sekitar tujuh meter di perairan Sanur, Bali, sebagai objek wisata. Tiket masuk ke Coral Sanur US$ 55-US$ 65 per orang. Jika ingin membantu bersih-bersih karang, malah harus tambah biaya US$ 5 per orang. Coral Sanur boleh dibilang sangat istimewa. Koloni terumbu karang itu dibiakkan dari lahan yang semula hanya hamparan pasir. "Jadi, terumbu karang ini ditumbuhkan di luar habitatnya. Ini memang teknik yang sedang kami kembangkan," kata Dr. Subandono Diposatono, Kepala Sub-Direktorat Mitigasi Bencana dan Pencemaran Lingkungan, Departemen Kelautan dan Perikanan. Ia berharap, teknik budi daya terumbu karang tersebut kelak bisa digunakan untuk memulihkan koloni karang yang rusak atau menumbuhkan habitat baru. Coral Sanur merupakan proyek pertama yang dirintis sejak 2005. Biayanya mencapai Rp 9,6 milyar.
[Lingkungan, Gatra Nomor 2 Beredar Kamis, 23 November 2006] |