GATRANEWS

Zainut Tauhid Sa'adi: NTT Contoh Kerukunan Umat Beragama
Friday, 22 May 2015

Kupang, GATRAnews - Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Zainut Tauhid Sa'adi menilai banyak daerah...
Harga Emas Naik Tipis ke 1.208 per Ounce
Thursday, 21 May 2015

Chicago, GATRANews - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada...
Kementan Berupaya Perbaiki Desain Produk Pertanian
Sunday, 17 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pertanian mengungkapkan, secara umum desain produk-produk...
OPEC Perkirakan Permintaan Minyak Global 2015 Naik Jadi 92,5 juta Barel per Hari
Wednesday, 13 May 2015

Wina, GATRANews - Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan dalam laporan bulanannya...
Sambut Ramadhan, Mandiri Targetkan Pertumbuhan Transaksi Kartu Kredit 15%‏
Monday, 11 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, perbankan pelat merah ini tetap optimistis...
Wanita Lebih Rentan Terkena Sembelit‏
Monday, 11 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Staf pengajar divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM...
Lenggang Jakarta Bikin Ahok Pusing
Monday, 11 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dibuat pusing dengan program...
Lambatnya Penetapan Gas di Papua Barat, Hambat Investasi
Friday, 08 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai, lambatnya penetapan alokasi...
Kemensos Dapat Tugas Kembangkan 100 Desa Tertinggal
Friday, 08 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Sosial menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan 14...
Perlu Adanya Pembiayaan Khusus Dukung UMKM
Thursday, 07 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa Setyo Budiantoro mengatakan, perlu ada...
Kadin: Idealnya Suku Bunga Kredit Industri 8,5%
Tuesday, 05 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perbankan...
Menperin: Lembaga Pembiayaan Tingkatkan Daya Saing Industri
Tuesday, 05 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Lembaga Pembiayaan Pembangunan...
Pemerintah Minta Produsen Tak Naikkan Harga Baja
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah meminta industri baja nasional tidak menaikkan harga seiring dengan...
OJK Amanatkan Tujuh Bank Ini Dorong Sektor Kredit Maritim‏
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan khususnya bank umum kegiatan...
BPS: Inflasi April Capai 0,36%‏
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi selama April 2015 sebesar...
Ikuti Nawacita Jokowi, Industri Jasa Keuangan Diminta Fokus ke Maritim‏
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ingin mewujudkan kedaulatan maritim sebagai...
Jokowi Didesak Selamatkan 37 TKI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak segera menyelematkan 37 buruh migran...
Tembus Rp 124,6 Triliun, Realisasi Investasi Indonesia Catatkan Angka Tertinggi
Tuesday, 28 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi...
Triwulan I-2015, BTN Raup Laba Rp 402 Milyar
Tuesday, 28 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membukukan laba bersih sebesar...
Tahun Ini Pemerintah Akan Bubarkan Petral‏!
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengisyaratkan bahwa...

Sering Kesemutan dan Pusing Pertanda Hb Tinggi

Jakarta - Apakah anda sering kesemutan, atau sering sakit di bagian kepala? Namun, ketika dicek ternyata tekanan darah dan kolesterol normal. Bisa jadi, anda mengalami gejala kadar Hb tinggi di dalam darah.

“Kesemutan dan kepala sering pusing dapat menjadi indikasi Hb darah yang tinggi, atau sering disebut dengan Polisitemia. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh kinerja hormon pada ginjal yang disebut erythropoetin yang terlalu tinggi. Namun, sebagian besar gangguan ini tidak diketahui penyebabnya,” jelas Badar T. Johan, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Internasional Bintaro, dalam acara seminar tentang sehat selama Ramadan, di Jakarta, Senin (6/8).

Ia menjelaskan, pada orang yang normal kadar Hb berkisar antara 12-16 g/dl. Ketika kadar Hb dalam darah sudah tinggi dan mencapai batas maksimal, maka otak akan mengirimkan sinyal kepada sum-sum tulang belakang untuk mengurangi produksi Hb. Namun, yang terjadi adalah loss connected, sehingga sum-sum tulnag belakang terus memproduksi.

“Semakin tinggi usia, maka darah semakin mengental, dan pembuluh darah semakin menyempit. Pada kasus yang sudah parah, dapat mengakitbatkan penyumbatan darah, stroke dan serangan jantung,” ujar Bahdar.  

Sebenarnya, Hb tinggi juga memiliki kelebihan, yaitu dapat meningkatkan pengikatan oksigen oleh darah. Sehingga orang dengan kadar Hb yang tinggi biasanya memiliki nafas yang panjang dan daya tahan aktifitas fisik yang baik. Bahkan beberapa atlit sengaja menaikkan kadar Hb-nya.  

“Tapi yang harus diperhatikan adalah atlit biasanya memiliki pola hidup yang teratur dengan kondisi fisik yang jauh lebih baik dari orang normal,” katanya.

Kadar Hb yang tinggi dapat menetap dalam tubuh seseorang. Karena itu, Bahdar menyarankan agar orang tersebut sering untuk mendonorkan darah, sehingga dapat mengurangi kekentalan dalam darah. Donor darah dapat dilakukan selama 3 bulan sekali agar terdapat sirkulasi dalam darah.

Selain itu, Bahdar menyarankan agar menghindari makanan yang mengandung daging dan sayuran hijau, karena memiliki kadar zat besi yng tinggi, yang justru meningkatkan kadar Hb dalam darah. Selain itu, perbanyak minum air putih dan olahraga untuk melancarkan perdaran darah.  

“Penggunaan obat sebaiknya dihindari, karena beberapa obat juga bertujuan untuk menekan leukosit dan trombosit. Karena itu, cukup buang saja, dan kedepannya seeing untuk mendonorkan darah,” tambahnya. [WS]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?