GATRANEWS

Pemerintah Tenderkan Tiga Jalan Tol Senilai Rp 19,38 T
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan proses...
Danamon Belum Berniat Turunkan Suku Bunga
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) belum berniat untuk menurunkan suku bunga...
CEO Unilever Temui Presiden Jokowi
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pimpinan raksasa perusahaan multinasional Unilever Paul Polman, Jumat (27/2)...
Taspen Raih Laba Rp 3,46 Trilyun pada 2014
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - BUMN asuransi dan tabungan pensiun PT Taspen (Persero) mencatatkan pertumbuhan...
Harga Emas Kembali Sedikit Terangkat diatas $1.200
Thursday, 26 February 2015

Chicago, GATRANews - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada...
Kemenperin Targetkan Pertumbuhan Industri di Luar Jawa
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan peningkatan pertumbuhan...
Ditinggal Investor Emas Terjerembab ke $1.197 per ounce
Wednesday, 25 February 2015

Chicago, GATRANews - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih...
Mampukah APBNP Jawab Nawacita Jokowi Membangun dari Pinggir?
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemerintahannya selama 2015-2019 memiliki...
JK: Perizinan Investasi Paling Lama Enam Bulan
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, izin investasi harus keluar paling...
Indonesia Targetkan Investasi Asing US$30 Juta
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementrian Perdagangan menargetkan investasi baru di Indonesia hingga US$30...
Indonesia Targetkan Investasi Asing US$30 Juta
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementrian Perdagangan menargetkan investasi baru di Indonesia hingga US$30...
Kemenperin: Tingkatkan Kontribusi Industri Non-Migas Terhadap PDB
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan kontribusi industri...
Kemenperin: Tingkatkan Kontribusi Industri Non-Migas Terhadap PDB
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan kontribusi industri...
Dolar Menguat, Emas Terjerembab ke US$ 1.200,8
Tuesday, 24 February 2015

Chicago, GATRANews - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih...
Targetkan Investasi Rp 3.500 Trilyun, BKPM Minta Pemda Lebih Aktif‏
Monday, 23 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menekankan...
Targetkan Investasi Rp 3.500 Trilyun, BKPM Minta Pemda Lebih Aktif‏
Monday, 23 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menekankan...
BKPM Targetkan Investasi di Luar Pulau Jawa Capai Rp 237 Trilyun
Monday, 23 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan investasi di luar Pulau...
Lima Investor Minati Investasi Sektor Maritim
Sunday, 22 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan terdapat lima investor yang...
Rencana Investasi Sapi Jakarta Dipertanyakan
Friday, 20 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berniat membuka sejumlah peternakan...
Capai Pertumbuhan Ekonomi 7%, Indonesia Butuh Rp 400 Triliun dari Investasi Swasta
Wednesday, 18 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia...

Sarapan = Investasi Jangka Panjang

Jakarta, GATRAnews – Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, psikolog anak dan remaja, dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia mengatakan, “Membiasakan  sarapan pada  anak-anak  merupakan investasi jangka panjang yang dapat menciptakan generasi dengan masa depan yang besar, karena anak terbiasa hidup disiplin dan terartur, memiliki kedekatan emosi yang baik dengan orang tua, karena selalu merasakan momen kebersamaan dalam keluarga.”  Selain itu, lanjut Vera, karena kebutuhan gizinya terpenuhi, anak akan mudah berkonsentrasi dalam belajar.

 

Demikian masalah yang mengemuka dalam keterangan pers yang diterima GATRAnews, Minggu (3/3). Masalah itu menjadi bahasan hangat dalam diskusi Jakarta Food Editor's Club (JFEC) dengan tajuk "Anak Tidak Sarapan, Hambat Masa Depan", yang diselenggarakan PT Unilever Indonesia. Hadir sebagai narasumber dalam diskusi, Kamis lalu itu, antara lain Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, (Ketua Umum PERGIZI PANGAN dan Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor) dan Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi.

 

Vera menambahkan, “Anak yang melewati sarapan dalam jangka waktu panjang, akan membentuk generasi yang baru ‘on’ pada siang hari, karena pagi harinya dia kurang konsentrasi.  Jika hal ini terus berlanjut, akan kalah bersaing dengan bangsa lain”.

 

Di perkotaan seperti Jakarta, dimana umumnya kedua orang tua bekerja, kadang merasa tidak mempunyai waktu yang cukup untuk menyiapkan sarapan, untuk itu Vera memberikan tips bagi ibu-ibu bekerja agar tetap dapat menyiapkan sarapan bagi putra-putrinya, yaitu dengan merancang menu sarapan di malam hari, sehingga pagi harinya semua sudah tinggal dilaksanakan.  Bisa juga para ibu melibatkan anak membuat daftar menu sarapan untuk satu minggu. Setangkup roti dengan olesan margarin ditambah telur dan sayuran, juga bisa menjadi pilihan sarapan praktis namun tetap bergizi.

 

Dalam kesempatan itu, Prof Hardinsyah menyebutkan betapa pentingnya sarapan untuk anak-anak usia sekolah. Ia memaparkan sejumlah dampak yang terjadi pada anak yang tidak sarapan berdasarkan review terhadap 102 penelitian yang dilakukan dalam periode 1982-2007. Hasilnya, dampak yang terjadi pada anak-anak yang jarang saparan antara lain: 

1. daya ingat dan konsentrasi lebih buruk

2. kemampuan membaca dan matematika lebih buruk

3. lebih sering sakit dan pusing

4. stamina dan kemampuan fisik lebih buruk

5. kurang disiplin

6. menggagalkan kebiasaan gizi seimbang

7. meningkatkan resiko kekurangan gizi

8. meningkatkan resiko kelebihan gizi

9. pemborosan investasi pendidikan dan kesehatan

10. menghambat peningkatan kualitas SDM

(Nhi)

 

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?