GATRANEWS

Investor Brasil Ingin Bangun Peternakan Sapi di Pulau Buru‏
Sunday, 26 April 2015

Pulau Buru, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menuturkan bahwa potensi usaha peternakan...
Pemerintah Berikan Keringanan Pajak ke Industri Hijau‏
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah menetapkan sepuluh bidang usaha kategori investasi hijau atau green...
Petani di Kafemenanu NTT Bisa Dapat Pensiun seperti PNS
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kini, manfaat pensiun tak hanya dirasakan oleh pegawai instansi, masyarakat...
Kunjungi Tiongkok, Djarot Promosi Kepulauan Seribu
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan mempromosikan wisata...
Pemerintah Harapkan Investasi Cina di Indonesia Meningkat‏
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan...
Kadin Ajak Pelaku Usaha Gali Peluang Bisnis Asia Afrika
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto...
Aberdeen Luncurkan Kembali Enam Reksa Dana Terbuka di Indonesia
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Aberdeen Asset Management mengumumkan peluncuran kembali enam produk Reksa...
BKPM Targetkan Investasi Hijau Tumbuh 20%
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan investasi hijau bisa...
Ekonomi Indonesia Diprediksi Membaik
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 diperkirakan mencapai kisaran...
BKPM: Asia-Afrika Kekuatan Ekonomi Baru Dunia‏
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Negara-negara Asia dan Afrika sangat perlu meningkatkan kerja sama dalam...
BKPM: Swiss Minta Komitmen Indonesia Perbaiki Birokrasi Investasi‏
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan...
Investor Malaysia Ingin Perbesar Tanaman Modal di Indonesia‏
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Malaysia berkomitmen untuk meningkatkan investasinya ke Indonesia. Hal...
Sofyan: Investor Nilai Indonesia Baik untuk Berinvestasi
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, para...
Sofyan: Investor Nilai Indonesia Baik untuk Berinvestasi
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, para...
Jokowi: Asia-Afrika Miliki Pertumbuhan Ekonomi di Atas Rata-rata
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Asian African Business Summit 2015, yang...
BKPM: Malaysia Komitmen Tingkatkan Investasi di Indonesia
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan...
Pemerintah Promosikan Indonesia dalam World Economic Forum‏
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan pemerintah...
Investasi World Economic Forum Digunakan untuk Program Prioritas Jokowi‏
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof A Chaniago...
Kadin Targetkan Volume Perdagangan ke Afrika Naik 80%
Monday, 20 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Digelarnya Konferensi Asia Afrika (KAA) menumbuhkan harapan bagi Kamar Dagang...
Dunia Usaha Ingin Keputusan KAA Ada Tindak Lanjut Konkret‏
Monday, 20 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta kepada pemerintah...

Sarapan = Investasi Jangka Panjang

Jakarta, GATRAnews – Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, psikolog anak dan remaja, dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia mengatakan, “Membiasakan  sarapan pada  anak-anak  merupakan investasi jangka panjang yang dapat menciptakan generasi dengan masa depan yang besar, karena anak terbiasa hidup disiplin dan terartur, memiliki kedekatan emosi yang baik dengan orang tua, karena selalu merasakan momen kebersamaan dalam keluarga.”  Selain itu, lanjut Vera, karena kebutuhan gizinya terpenuhi, anak akan mudah berkonsentrasi dalam belajar.

 

Demikian masalah yang mengemuka dalam keterangan pers yang diterima GATRAnews, Minggu (3/3). Masalah itu menjadi bahasan hangat dalam diskusi Jakarta Food Editor's Club (JFEC) dengan tajuk "Anak Tidak Sarapan, Hambat Masa Depan", yang diselenggarakan PT Unilever Indonesia. Hadir sebagai narasumber dalam diskusi, Kamis lalu itu, antara lain Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, (Ketua Umum PERGIZI PANGAN dan Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor) dan Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi.

 

Vera menambahkan, “Anak yang melewati sarapan dalam jangka waktu panjang, akan membentuk generasi yang baru ‘on’ pada siang hari, karena pagi harinya dia kurang konsentrasi.  Jika hal ini terus berlanjut, akan kalah bersaing dengan bangsa lain”.

 

Di perkotaan seperti Jakarta, dimana umumnya kedua orang tua bekerja, kadang merasa tidak mempunyai waktu yang cukup untuk menyiapkan sarapan, untuk itu Vera memberikan tips bagi ibu-ibu bekerja agar tetap dapat menyiapkan sarapan bagi putra-putrinya, yaitu dengan merancang menu sarapan di malam hari, sehingga pagi harinya semua sudah tinggal dilaksanakan.  Bisa juga para ibu melibatkan anak membuat daftar menu sarapan untuk satu minggu. Setangkup roti dengan olesan margarin ditambah telur dan sayuran, juga bisa menjadi pilihan sarapan praktis namun tetap bergizi.

 

Dalam kesempatan itu, Prof Hardinsyah menyebutkan betapa pentingnya sarapan untuk anak-anak usia sekolah. Ia memaparkan sejumlah dampak yang terjadi pada anak yang tidak sarapan berdasarkan review terhadap 102 penelitian yang dilakukan dalam periode 1982-2007. Hasilnya, dampak yang terjadi pada anak-anak yang jarang saparan antara lain: 

1. daya ingat dan konsentrasi lebih buruk

2. kemampuan membaca dan matematika lebih buruk

3. lebih sering sakit dan pusing

4. stamina dan kemampuan fisik lebih buruk

5. kurang disiplin

6. menggagalkan kebiasaan gizi seimbang

7. meningkatkan resiko kekurangan gizi

8. meningkatkan resiko kelebihan gizi

9. pemborosan investasi pendidikan dan kesehatan

10. menghambat peningkatan kualitas SDM

(Nhi)

 

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?