GATRANEWS

Kementerian PUPR Ajukan Pinjaman Luar Negeri Senilai US$23 Milyar
Thursday, 05 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono...
Ahok Pasang Nyawa untuk Anggaran Transparan
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggaran siluman di APBD DKI Jakarta tahun 2014 dan 2015 paling banyak...
Statement Haji Lulung Soal 12 T Suap Berubah-ubah
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana meralat ucapannya soal upaya...
Ahok Ancam Tarik Semua Fasilitas Mewah DPRD
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengancam akan mencabut semua...
Jokowi: Deflasi Berdampak Positif bagi Masyarakat
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kondisi deflasi yang terjadi selama...
BKPM Minta Tarif Khusus Listrik Diterapkan pada Industri Padat Karya‏
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong adanya kebijakan khusus...
Penjualan Isuzu Kuartal I Lesu‏
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen mobil Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memperkirakan terjadinya...
Perdagangan Bebas dengan Eropa dan Turki Dorong Ekspor Tekstil Hingga Rp 12 M‏ilyar
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meminta pemerintah untuk menjalin kerja...
Isuzu Buka Pabrik Baru Kapasitas 52.000 Unit Truk di Karawang‏
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) resmi mengoperasikan pabrik barunya di...
KKP Dorong Produktivitas Tambak Udang Dipasena
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tambak udang Bumi Dipasena merupakan salah satu sentra produksi udang terbesar...
DPR: Isu ''Dana Siluman'' DKI Lemahkan Rupiah
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Salah satu pemicu melemahnya rupiah terhadap dolar AS hingga hampir Rp13.000...
Menko Perekonomian: Pelemahan Rupiah Karena Faktor Eksternal
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan, pelemahan...
Ciputra Residence Terus Kembangkan Citra Raya Tangerang
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ciputra Group, melalui PT Ciputra Residence, terus mengembangkan CitraRaya...
Perhiasan Logam Indonesia Alami Pertumbuhan 70,12%
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kilau perhiasan logam Indonesia begitu memikat pasar global. Perhiasan yang...
PNM Tingkatkan Pengembangan UMKM Bersama BUMN dan BUMD
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan pembiayaan milik negara, PT Permodalan Nasional Madani (Persero)...
Bank Mega Gelar Nike Football Bazaar 2015
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Mega Tbk dan PT Altofit Berkat Abadi (retailer Nike Indonesia)...
Laba Bukit Asam pada 2014 Rp 2,016 Trilyun
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan tambang milik negara, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, membukukan...
APBD Dewan, Lurah Nilai Banyak Kegiatan Siluman
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggaran siluman dalam APBD 2015 sebesar Rp 73,08 trilyun terendus senilai Rp...
Kadin: Melemahnya Rupiah Bikin Makin Besar Pengeluaran Pengusaha
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, membuat kalangan...
Tahun Ini Pemerintah Akan Bangun 22 SPBG
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said mengatakan, tahun ini...

Ribuan Warga Lampung Selatan Kena Diare

Kalianda - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan menyatakan, penderita diare --yang dipicu kekeringan-- di daerah tersebut mencapai 5.148 orang, dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan, Kristi Endrawati, di Kalianda, Sabtu (10/9), mengatakan, semua penderita telah ditangani dan telah dilakukan pencegahan.

Menurutnya, jumlah tersebut tergolong tinggi dengan penderita tersebar di seluruh kecamatan terhitung sejak Juli hingga Agustus 2011.

Pemicunya, katanya, karena musim kemarau ini membuat sejumlah sumber air mengering sehingga banyak warga mengonsumsi air kurang higienis untuk keperluan sehari-hari.

Kemudian, pada musim kemarau ini banyak debu beterbangan terutama di jalan-jalan yang membawa penyakit di masayarakt yang tempat tinggalnya banyak debu.

Namun, katanya, faktor utama juga karena saat bulan puasa sampai Lebaran tingkat konsumsi masyarakat meningkat terutama makanan yang berasal dari pusat penjualan seperti pasar.

"Makanan tersebut masih diragukan kehigienisannya baik dalam pembuatan maupun lingkungan," katanya.

Ia menjelaskan, meskipun banyak jumlah penderita tersebut, bukan merupakan kejadian luar biasa karena semuanya tertangani dengan baik tanpa ada korban meninggal.

Untuk mengatasi ini, katanya, Dinkes telah mendistribusikan obat oralit dan kaporit agar dapat menekan jumlah penderita di seluruh kecamatan.

Kemudian, lanjut Kristi, pihaknya juga telah menyiagakan petugas untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat agar senantiasa menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Selain itu, warga diimbau agar mengonsumsi makanan dan minuman yang benar-benar higienis dan agar terhindar dari penyakit tersebut terutama anak-anak.

"Penderita diare khususnya anak-anak agar segera membawanya ke puskesmas terdekat untuk segera ditangani karena kekebalan tubuh anak kecil masih lemah," katanya. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?