GATRANEWS

Jembatan Tol Nusa Dua - Ngurah Rai - Benoa Sudah 98%

Bali, GATRAnews - Pembangunan Jembatan Tol yang membentang di atas laut sepanjang 12,7 menguhubungkan Nusa Dua- Ngurah Rai - Benoa provinsi Bali saat ini memasuki tahap akhir. “Saat ini progress fisiknya sudah mencapai 98 % tinggal penyelesaian akhir seperti gardu, pemasangan rambu-rambu, marka jalan “ kata Abdul Hadi Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/6).


Pembangunan jembatan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa dilatarbelakangi oleh parahnya kemacetan lalu-lintas saat ini terutama saat musim liburan. Masyarakat dari arah Denpasar, Kuta, atau Bandara Ngurah Rai yang akan menuju Nusa Dua hanya melalui jalan raya by pass Ngurah Rai.



Abdul mengatakan, sesuai survei yang telah dilakukan bahwa jumlah kendaraan yang melintas disana setiap harinya mencapai lebih dari 56 ribu. Orang yang melintas di jalan tersebut memerlukan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan dari Bandara Ngurah Rai ke Nusa Dua. Sementara itu, dari Nusa Dua ke Benoa mencapai dua jam.

 

"Namun apa bila jembatan ini selesai akan menyingkat jarak tempuh hanya 15-20 menit," ungkapnya.



Menurutnya, pembangunan jalan tol ini sebagai bukti atas karya mandiri anak bangsa. Hal ini karena jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa ini merupakan jalan tol pertama di Indonesia yang dibangun diatas laut. Dengan panjang 12,7 km, sekitar 10 km berada diatas laut, panjang tol Bali ini hampir sama dengan Penang brige di Malaysia yang panjangnya mencapai 13,5 km.



Desain dan konstruksinya kata Abdul, sepenuhnya dikerjakan oleh putra-putra terbaik bangsa, dan dapat membuktikan bahwa kita memiliki kemampuan dan teknologi yang memadai untuk pembangunan jalan dan jembatan di atas laut.

 

Pembangunan jembatan ini memerlukan waktu konstruksi selama 14 bulan dan pembuatan studi kelayakan serta amdal selama dua bulan. Sementara lahan yang dibebaskan relative sedikit mengingat jembatan diatas laut.



Biaya investasi jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa sekitar Rp 2,4 triliun sepenuhnya menggunakan dana internal perusahaan dan sumber-sumber pembiayaan dalam negeri dengan komposi 30% dana perusahaan, 70% dari pinjaman sindikasi perbankan dalam negeri.



Abdul menuturkan, pembangunan jalan tol ini sangat besar dalam memberikan dampak yang bagi perkonomian masyarakat Bali dan sekitarnya. "Pada saat pembangunan sekitar 3.000 pekerja terlibat langsung. Pembangunan tol ini akan memberikan multiplier effect yang luas bagi perekonomian masyarakat Bali dan sekitarnya," paparnya. (*/DKu)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?