GATRANEWS

Soal Tes Lelang Jabatan Fokus Pada Kompetensi Calon

Jakarta, GATRAnews - Salah satu tim penilai (assesor) tes lelang lurah dan camat DKI- Jakarta, AKBP Sri Suarni mengatakan, tingkat kesulitan soal yang dikerjakan para peserta lelang berbeda dengan tes yang biasa dilakukan pada calon-calon petinggi Polri. Tes lebih difokuskan pada pemetaan kompetensi para camat dan lurah.

 

"Di sini materinya tergantung yang dites. Yang dites untuk mereka adalah kapasitas kognitif dan preferensi, bukan soal benar salah juga CAT (melakukan pemetaan kapasitas kognitif dan preferensi personality), hasilnya bukan lulus tidak lulus," jelasnya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (7/5).

 

Hasil tes dari para peserta, sambung Sri nantinya akan dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Soal penempatan camat atau lurah sepenuhnya menjadi kewenangan dari BKD. "Sebab tugas tim assesor ini hanya memetakan," singkatnya. Kerjasama antara Polri dan Pemda DKI ini diharapkan mampu menjadi contoh oleh wilayah-wilayah lain di Indonesia. Sebab, menurut Sri, hal ini merupakan bentuk sinergisitas antar instansi.

 

Ditempat yang sama, salah satu peserta, Isnawa Hadi mengakui kalau dirinya tidak memiliki persiapan khusus saat mengikuti tes lelang jabatan tersebut. Sebanyak 20 pertanyaan per segmen tidak sempat dijawab karena waktu tiap butir soal ketat. "Tes lebih pada diri kita, seperti tes potensial akademik, psikis, dan diuji konsistensi kita menjawab," jelas pria yang masih menjabat sebagai camat Tambora, Jakarta Barat ini. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?