GATRANEWS

Pemprov Jakarta Masih Utang Jalan Layang Casablanca

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menunggak utang untuk konstruksi Jalan Layang Non-Tol Kp Melayu - Tanah Abang. Ini karena proses pembayaran masih menunggu penghitungan dari konsultan yang telah ditentukan sebelumnya.

 

 

"Lagi diproses pembayarannya, angkanya sedang dihitung konsultan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jakarta, Manggas Rudy Siahaan, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (10/7).

 

Manggas mengatakan, pembayaran tidak bisa segera dilakukan karena menunggu pekerjaan rampung baru dihitung. Jika ada kekurangan atau kelebihan pembayaran, nantinya sistem itu yang bisa memasukkannya.

 

Dicontohkan Manggas, pengerjaan fisik sudah rampung 11 persen, nantinya pemerintah daerah akan membayar sekitar 10 persen sesuai penghitungan ulang.

 

Saat ini, pembangunan jalan layang non-tol sepanjang 2,7 kilometer itu masih terhambat penyelesaian di kawasan KH Mas Mansyur.

 

Sebelumnya, Direktur Utama PT Istaka Karya Kasman Muhammad mengakui ada perubahan desain jembatan jalan di kawasan KH Mas Mansyur atau sekitar Hotel Le Meridien, dekat Jalan Sudirman. Desain yang berubah ini menyebabkan rentang jembatan menjadi begitu lebar sehingga dibutuhkan penyangga khusus.

 

Keterlambatan pengerjaan disebabkan oleh pemesanan penyangga yang harus khusus dibeli dari Taiwan. Diperkirakan penyangga ini baru sampai Juli ini sehingga pemasangan baru rampung pada awal Agustus 2013.

 

Setelah itu, Istaka membutuhkan waktu 1-2 bulan untuk penyelesaian akhir. Pembangunan seluruhnya jalan ini diperkirakan rampung akhir September 2013. (*/Zak

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?