GATRANEWS

Anggota DPRD Nduga, Papua Dibunuh, Perang Suku Kembali Pecah

Jakarta, GATRAnews - Serang menyerang antar suku di Wamena, Papua masih berlangsung hingga Kamis (30/5). Hal ini disebut-sebut sebagai buntut dari pembunuhan Kabag Umum Pemkab Nduga, Yustinus Gwijangge serta Anggota DPRD Nduga, Eka Tabuni.

 

"Dua orang meninggal dunia serta puluhan orang lainnya  menderita luka-luka," jelas Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Agus Rianto.

 

Konflik tersebut bermula dari aksi pembunuhan terhadap Yustinus yang ditemukan tewas pada Kamis (23/5) lalu. Eka, yang juga diduga sebagai salah satu pelaku pembunuhan,  kemudian ditemukan tewas pada  Rabu (29/5) pukul 15.00 WIT dipinggir Jalan Raya Hawai, Sentani, Jayapura, Papua. "Dia tewas dengan luka bacok dan tusuk di bagian kepala, leher serta kaki," singkat Agus.

 

Kematian Eka rupanya memicu kemarahan warga di kampungnya. Selang satu jam, para warga kemudian melakukan serangan balasan, alhasil terjadilah pertikaian antara suku Elekma Bawah dan Elekma Atas menggunakan anak panah. Sekitar pukul pukul 0 7.45 WIT keesokan harinya, perang kembali terjadi.

 

Polisi yang berusaha agar konflik tidak berlarut-larut lalu melakukan upaya penyekatan dan penjagaan antar kedua kampung. Warga, sambung Agus, dihimbau untuk tidak melanjutkan perang.

 

"Perang tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 22 orang luka-luka dari kelompok Elekma Bawah.  Sementara dari Elekma Atas, satu orang meninggal dunia dan 6 luka-luka," pungkasnya. (WFZ)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?