GATRANEWS

Usakti Gelar Kompetisi Film Pendek Bahaya Narkoba

Jakarta, GATRAnews - Guna mensosialisasikan bahanya Narkoba, Divisi Mahasiswa Anti Narkoba (DMAN) Universitas Trisakti (Usakti) Jakarta, menggelar kompetisi film pendek berdurasi 7-10 menit tentang bahaya Narkoba.

Ketua Panitia lomba, Caesar Budi Satria di Jakarta, Minggu, (14/4), menerangkan, ajang tersebut sengaja digelar agar kampanye pencegahan Narkoba bisa efektif karena disampaikan melalui media film.

''Kami ingin melakukan kampanye pencegahan penyalahgunaan Narkoba dengan cara yang menarik dan partisipatif,” ujar Caesar.

Caesar menuturkan, animo terhadap ajang yang didukung penuh Badan Narkotika Nasional (BNN) ini sangat luar biasa. Terbukti, 27 kampus se-Indonesia mengikuti ajang ini.

Sedangkan untuk dapat menentukan film terbaik, panitia DMAN Usakati telah mendapat berbagai masukan, mulai dari pihak BNN, praktisi perfilman, dan LSM anti Narkoba yang telah bekerja sama dengan DMAN, yaitu Gerakan Nurani Nusantara (GANN). Tujuannya, agar film pendek yang terpilih nanti benar-benar menyentuh dan dapat mencegah penontonnya dari bahaya Narkoba.

Kasubdit Masyarakat Direktorat Advokasi Deputi Pencegahan BNN, Siti Alfiasih menyebutkan, bahwa kegiatan yang diinisiasi DMAN Usakti itu merupakan hal yang luar biasa, sehingga BNN mendukung penuh.

“Itulah mengapa kami adakan FGD (Focus Group Discussion di BNN, Sabtu kemarin-Red.) dengan mengundang LSM anti Narkoba, yaitu GANN yang selama ini sudah menjadi mitra baik BNN maupun DMAN untuk memberi masukan,” ujar Siti.

Pada FGD itu, BNN juga mengundang beberapa juri, antara lain Andik Kuswoyo yang merupakan lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang penulis beberapa sinetron yang berating tinggi produksi Sinemart.

Menurutnya, Andik akan menyeleksi 5 film pendek yang akan masuk final dan akan dinilai pada acara puncak yang dihelat, 18 Maret mendatang di Usakti. Sedangkan pada acara puncak, sutrada terkenal, Hanung Bramantyo akan bertindak selaku Ketua Dewan Juri

Hal senada disampaikan Ketua Umum GANN M Fariza Y Irawady. Menurutnya, kampanye pencegahan anti Narkoba harus kreatif, sehingga BNN disarankan bersinergi dengan banyak televisi swasta agar mau menayangkan film-film pendek unggulan yang terpilh nanti.

 ''GANN juga siap mengajak DMAN dan BNN roadshow ke kampus-kampus dan sekolah sekolah mitra GANN, yang saat ini berjumlah lebih dari 100 kampus dan sekolah di Provinsi DKI Jakarta, Jabar, Banten, dan Sumsel,” kata Caca panggilan akbar Ketua Umum GANN itu.

Selain itu, Caca mengusulkan agar dalam road show di sejumlah kampus dan sekolah itu, film-film tersebut bisa diputar, sehingga peserta roadshow bisa menikmati dan menangkap pesan tayangan film pendek unggulan yang merupakan juara juara kompetisi DMAN Usakti tersebut.

"Dengan begitu, kampanye pencegahan bahaya Narkoba akan semakin menarik dan menyentuh," nilainya.

Sementara itu Ketua Tim Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (TP4GN) Usakti, Hein Wangania mengtakan, Rektor Usakti Thoby Muthis selalu memberikan kesempatan seluasnya bagi para mahasiswa yang tergabung dalam DMAN untuk berkarya dan berinovasi dalam melakukan upaya pencegahan Narkoba melalui seluruh potensi yang dimiliki.

Hein menegaskan, budaya anti narkoba sudah dapat diterapkan di Usakti karena selain kampanye pencegahan yang massif, juga sanksi yang sangat tegas bagi siapapun yang terbukti memakai Narkoba.

''Rektor Usakti sangat tegas dalam masalah ini, bukan hanya kepada para mahasiswa, tapi juga kepada karyawan dan pengajar Usakti,” tegas Hein. (IS)

 

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?