GATRANEWS

Saleh Husin: Elegan Jika Mendikbud Pilih Mundur

Presiden Panggil Mendikbud (ANTARA/Prasetyo Utomo)Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi V DPR RI daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT), Saleh Husin, menilai sangat elegan jika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh mengundurkan diri atas kegagalannya menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) SMA dan sederajat tahun 2013. "Menteri pendidikan lebih elegan, mengundurkan diri karena tidak dapat bekerja," nilai Saleh, di Jakarta, Rabu, (17/4).

Pendapat tersebut disampaikan Saleh karena amburadulnya penyelenggaraan UN tahun ini. Menurutnya, hal ini terjadi karena diselenggarakan tanpa perencanaan matang, meski ini merupakan rutinitas tahunan. "Inilah kalau sesuatu yang dibuat tanpa perencanaan matang. Sebenarnya, UN bukan hal baru," ujarnya.

Menurutnya, wajar dan masuk akal jika gagal UN hanya terjadi di satu kabupaten atau kota. Namun saat bermasalah di 11 provinsi, maka ini tidak bisa lagi ditolerir. "Bagaimana mau berharap mutu pendidikan kita dapat meningkat!" cetusnya.

Saleh memaparkan, 11 provinsi bukanlah jumlah yang kecil, terlebih di provinsi tersebut terdapat sejumlah pulau yang transportasinya memakan waktu tidak sebentar. Ironisnya, pendistribusian di daerah yang mengalami keterlambatan pun kian menambah kekacauan.

"Bisa dibayangkan, NTT yang terdiri dari pulau-pulau, sudah bahannya terlambat, eh begitu dikirim bahan susulannya, malah tambah berantakan. Dapat dibayangkan, bahan yang harus dikimkan ke kabupaten yang ada di pulau Flores malah dikirim ke Pulau Sumba, terus bahan yang harus dikirimkan ke Kabupaten di Pulau Sumba, malah dikirimkan ke Pulau Timor. Ini sangat acak-acakan," bebernya.

Masalah tak berhenti sampai sana. Soal yang sudah tiba di kabupaten, masih harus didistribusikan ke sejumlah sekolah di beberapa pula kecil dan sejumlah pelosok daerah. "Mau kapan nyampenya? Mereka ini sebenarnya tahu peta wilayah atau tidak, ya? Saya selaku wakil rakyat NTT sangat kecewa atas pelaksanaan UN kali ini. Bagaimana dengan psikologis anak-anak didik kita di daerah-daerah tersebut," paparnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?