GATRANEWS

MUI: Eyang Subur Menyimpang

Jakarta, GATRAnews - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa pemahaman dan pengamalan ajaran Eyang Subur telah menyimpang dari aqidah dan syariat ajaran Islam. Menikahi wanita lebih dari empat orang dalam waktu bersamaan, juga dianggap sebagai penyimpangan!

"Pemahaman dan pengamalan Eyang Subur menyimpang dari aqidah dan syariat ajaran Islam," tegas Ketua MUI KH Ma`ruf Amin, sambil membacakan hasil investigasi atas pemahaman dan pengamalan keagamaan Eyang Subur di kantor MUI, Jakarta, Senin (22/4).

Ma`ruf menjelaskan, Eyang Subur terbukti telah melakukan penyimpangan aqidah, karena MUI menemukan adanya praktek perdukunan dan peramalan yang dibuktikan melalui kesaksian banyak orang yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Ditemukan adanya praktek perdukunan dan peramalan oleh Saudara Subur. Penyimpangan tersebut didasarkan pada Fatwa MUI Nomor 2/Munas VII/MUI/2005 tentang Perdukunan dan Peramalan," jelas Ma`ruf.

Adapun penyimpangan syariah Islam yang dilanggar Eyang Subur, yakni menikahi wanita lebih dari empat orang dalam waktu bersamaan. Hal itu terbukti berdasarkan pengakuan Eyang Subur sendiri secara suka rela, serta pengakuan sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan.

"Penyimpangan tersebut didasarkan pada Fatwa MUI tentang Beristri Lebih dari Empat dalam Waktu Bersamaan," ujar Ma`ruf.

Menurutnya, kesimpulan tersebut dikeluarkan MUI setelah melakukan investigasi, pengkajian, dan klarifikasi atau tabayyun terhadap paham dan pengamalan keagamaan Eyang Subur secara cermat, teliti, dan hati-hati sejak 8 sampai dengan 20 April 2013, dan melaporkan hasilnya kepada Dewan Pimpinan MUI.

"Setelah Komisi Fatwa MUI melakukan Rapat Pleno Komisi Fatwa, 19 April 2013 untuk penetapn fatwa terkait, dengan bertawakal kepada Allah SWT," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?