GATRANEWS

Anggota DPR: Pejabat Pemukul Pramugari Keterlaluan!

Jakarta, GATRAnews - Aksi kekerasan yang dilakukan Zakaria Hadi, pejabat BKPMD Bangka Belitung, yang melakukan pemukulan terhadap Nur Februani, pramugari Sriwijaya Air, hanya karena diingatkan untuk tidak menggunakan hand phone selama penerbangan, dikecam keras seorang anggota Komisi V DPR RI.  

"Saya kira, tindakan si pejabat yang menganiaya pramugari karena menegur si pejabat Bangka Belitung yang menggunakan HP di dalam pesawat sudah sangat keterlaluan," kecam Saleh Husin, Anggota Komisi V DPR RI tersebut, di Jakarta, Jumat (7/6).

Menurut Saleh, pejabat seharusnya tahu akibat dari diaktifkannya HP dalam pesawat yang berpotensi mengganggu sistem navigasi pesawat. Ia menyatakan dukungannya dengan tindakan pelaporan tindakan kekerasan dan perbuatan tidak menyenangkan tersebut kepada pihak berwajib, agar kejadian tidak terpuji itu tidak terulang kembali, sekaligus memberikan efek jera.

Seperti diberitakan, setelah melakukan pemukulan menggunakan gulungan koran pada bagian telinga pramugari Sriwijaya Air rute Bangka Belitung-Jakarta, Zakaria Hadi telah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Bukan cuma itu. Febriani mendapat banyak dukungan di jejaring sosial, di antaranya melalui Twitter dengan hastag #dukungFebry. Para pendukung dan yang menyatakan kicauan di Twitter semuanya mengutuk kelakuan pejabat daerah yang dinilai sangat arogan dan membahayakan keselamatan penerbangan itu.

Sebagaimana dilaporkan Antara, insiden itu terjadi saat pesawat Sriwijaya Air akan mendarat di Bandar Udara Depati Amir, Bangka Belitung, Kamis (6/6). Febriani mengingatkan Zakaria yang menyalakan HP sebelum pesawat benar-benar mendarat dengan aman. Namun mendapat peringatan pramugari, Zakaria malah marah, memaki, dan menampar Febriani dengan gulungan koran yang sedang dibacanya. 

Menanggapi peristiwa pada Kamis itu, juru bicara Sriwijaya Air, Agus Sujono, menyatakan bahwa kasus pemukulan pramugari Sriwijaya, Febriani oleh Zakaria, sudah dilaporkan kepada polisi setempat. 

Febriani sendiri yang melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan di sana. Begitu mendapat pengaduan, Hadi langsung digelandang ke kantor polsek setempat. "Saat take-off sudah diingatkan, lalu pas landing terjadi kejadian serupa," kata Sujono.

Saat dimintai tanggapannya, Zakaria hanya mengatakan bahwa ia hanya "menempelkan" gulungan koran yang dia baca itu ke pipi sang pramugari. Dia cuma tidak ingin diberitahu secara kasar oleh Febriani. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?