GATRANEWS

Pengurangan 20% Kuota Calon Haji Bukan Hanya untuk Indonesia

Jakarta, GATRAnews - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa bin Ibrahim al Mubarak, menerangkan bahwa pengurangan kuota haji sebesar 20 persen, bukan hanya berlaku bagi jamaah haji asal Indonesia -yang merupakan negara muslim terbesar. Pengurangan tersebut, menurutnya, untuk seluruh negara di dunia.

"Pengurangan ini bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi negara lainnya, Irak, Mesir, Fakistan, dan seluruh negara, baik negara muslim terbesar dan kecil," kata Mustafa, di Kedutaan Besar Arab Saudi, di Jakarta, Kamis (27/6).

Menurutnya, pengurangan kuota tersebut terpaksa dilakukan, karena pemerintah Kerajaan Arab Saudi tengah memperluas Masjidil Haram, demi kenyamanan, kelancaran, dan keamanan jamaah, saat melakukan ibadah. Terlibih, setiap tahunnya terjadi lonjakan jumlah umat yang ingin menunaikan rukum Islam ke-5 tersebut.

"Benar, memang Indonesa berpenduduk mayoritas muslim, tentu banyak yang ingin haji. Jumlah yang besar itu memerlukan perluasan Masjidil Haram untuk kenyamanan dan keamanan haji," tandasnya.

Mustafa menampik pengurangan sebesar 20 persen kuota jemaah haji internasional tersebut, akan dipatok selama 3 tahun atau selama proyek perluasan Masjidil Haram itu dikerjakan.

"Kami tidak pernbah mengatakan 20 persen itu untuk 3 tahun, kalau proyek tersebut selesai, akan dihilangkan atau ke angka semula. Ini kapasitas Masjidil Haram tidak mecukupi, sehingga pengurangan 20 persen, tapi bukan untuk 3 tahun, hanya ini karena belum selesai proyek itu," paparnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?