GATRANEWS

Paramount Land Luncurkan 1.010 Unit Rumah di Serpong
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Paramount Land meluncurkan 1.010 unit rumah dengan konsep custom homes, di...
BBM Naik Rp 7.400, Listrik Juga Naik, Yusril: Oleh-oleh Jokowi
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai kenaikan Bahan Bakar...
Ahok Segera Tagih Hutang Australia Kepada Jakarta
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Basuki Tjahaja Purnama berencana menagih tunggakan (utang) surat...
Latinusa Incar Pangsa Pasar 80%
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) masih berhasrat untuk menguasai pasar...
BCA Masih di Puncak Kapitalisasi Pasar Terbesar di BEI
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, kapitalisasi pasar saham PT Bank...
AXA Perkenalkan Maestro Prosperity Plan
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - AXA memperkenalkan produk asuransi unit link, yaitu Maestro Prosperity Plan,...
Semen Indonesia Catat Laba Rp 5,56 Trilyun di 2014
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan laba yang dapat...
BTPN Tak Bagikan Dividen 2014
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) kembali tidak membagikan...
Saudi Serang Yaman, Harga Minyak Langsung Melonjak
Thursday, 26 March 2015

Singapura, GATRANews - Harga minyak mentah naik drastis pada perdagangan Kamis di Asia setelah...
Pasar Pelumas ASEAN Diprediksi Tumbuh Kuat
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pasar Pelumas di Asia Tenggara disiapkan untuk tumbuh 4,7% selama tahun...
Harga Emas naik Dekati $1.200 per Ounce
Thursday, 26 March 2015

Chicago, GATRANews - Setelah terpuruk beberapa pekan harga Emas mulai merangkak naik dan kian...
Ahok Sarankan Panitia Angket Panggil Psikiater
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi kembali mengeluhkan etika Gubernur...
SDM Modal Utama Hadapi MEA 2015
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kadin menyatakan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi modal utama untuk...
Pengembang Properti Siap Masuki Fase Baru Tahun Depan
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Property Watch (IPW) sebelumnya memprediksi bahwa siklus properti...
Investor Asing dan Lokal Harus Dapat Insentif Pajak yang Terbaik
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Kresna Graha Securindo Tbk mengungkapkan, pelaku pasar (investor) asing dan...
BTN Kembali Pangkas Suku Bunga KPR
Tuesday, 24 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Tabungan Negara (BTN) kembali memangkas suku bunga Kredit Perumahan...
Rupiah Menguat Jadi Rp 12.929/Dolar AS
Tuesday, 24 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang ditransaksikan...
OJK: Direksi BEI Harus Sesuai Kriteria Otoritas
Saturday, 21 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, uji kelayakan dan kepatutan calon...
OJK: Pasar Modal Sumber Pembiayaan Jangka Panjang
Saturday, 21 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, sumber dana perbankan tidak relevan...
Penjualan Keramik Tahun Ini Diprediksi Rp 36 Trilyun
Friday, 20 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Industri keramik di Indonesia dinilai punya keunggulan karena bahan baku...

Dua Belas Orang Digigit Anjing Rabies

Negara, GATRAnews - Anjing yang diduga mengidap rabies menggigit 12 orang pengunjung pasar Kelurahan Baler Bale Agung, Kabupaten Jembrana, Bali. Di provinsi ini, dan juga NTT, anjing rabies sudah menjadi masalah serius yang mendesak untuk ditangani.

"Ada 12 warga yang terkena gigitan anjing itu, termasuk saya," kata Nyoman Sumiarti kepada Antara. Ia baru saja digigit anjing hitam, saat berbelanja di pasar Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (12/11). Selain Nyoman, anjing yang sama menggigit Komang Arimbawa, bocah berusia enam tahun.

Kepala Dusun Baler Bale Agung, Ketut Sumadiasa, mengatakan, seluruh korban telah mendapatkan pertolongan medis dan mendapatkan suntikan vaksin antirabies.

"Anjing mengamuk di pasar. Lalu lari ke rumah-rumah warga dan mengggigit beberapa warga yang ditemuinya," katanya menuturkan.

Made Tirtawati, warga setempat juga mengaku digigit anjing itu saat sedang duduk santai di teras rumahnya.
"Saya sedang duduk di teras, tiba-tiba anjing itu datang. Saat saya mengusirnya, saya malah diserang," kata Tirtawati, yang menderita luka gigit pada kakinya.

Setelah menggigit 12 warga, anjing berhasil dilumpuhkan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana untuk diambil sampelnya guna memastikan, apakah anjing itu mengidap virus rabies.

Data di Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana menyebutkan, angka gigitan anjing di wilayah ini cukup tinggi. Pada Oktober 2012 telah terjadi 60 kasus, sedangkan September dan Agustus, masing-masing 98 kasus dan 107 kasus.

"Beberapa waktu belakangan ini kiriman vaksin untuk anjing dari pemerintah provinsi tersendat. Kami sudah kehabisan stok," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan, Pertanian Dan Kehutanan Jembrana, Ni Wayan Purniawati.

Penyebaran virus rabies pada anjing di Bali tidak lepas dari cara warga menyikapi dan memelihara anjing-anjing peliharaannya. Banyak sekali yang dibiarkan berkeliaran begitu saja sehingga mereka mencari makan sendiri, hingga ke tempat-tempat sampah.

Sangat jarang anjing kampung yang ditempatkan dalam kandang khusus, melainkan dibiarkan berlalu-lalang ke mana-mana. Bukan hal aneh jika dijumpai anjing kampung dengan kondisi tubuh mengenaskan dan penuh luka-luka. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?