GATRANEWS

Ahok Dilantik Tanpa Koalisi Merah Putih
Saturday, 01 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di DPRD DKI Jakarta bermanuver akan melantik...
Imam Nahrawi Jadi Khotib Sholat Jumat di Masjid Almuwahidin
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi hari Jumat (31/10) siang menjadi khotib sekaligus imam...
Cawagub Idola, Ahok Pertahankan Yani
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Bakal calon orang nomor dua di Jakarta, Sarwo Handayani bertahan di Balai Kota...
Ahok Obral Komisaris BUMD Bagi Pensiunan PNS Jakarta
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Usai ditinggal Joko Widodo, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki...
Benahi Inspektorat Berantakan, Ahok Rekrut eks Ketua BPKP
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Membenahi Inspektorat DKI Jakarta, Plt Gubernur Basuki Tjahaja Purnama...
Menpora Lihat Ujian CPNS dan Tinjau RS Khusus Olahraga
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Setelah melakukan blusukan ke latihan para atet beberapa cabang olahraga,...
Blusukan ke Latihan Atlet, Menpora Dapat Banyak Masukkan
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (30/10) pagi hingga siang mengunjungi ke...
Menpora Akan Urai Persoalan Olahraga Indonesia
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi akan mengurai persoalan-persoalan yang akan terjadi...
Selesai Sertijab Menpora Langsung Gelar Rapim
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hari Rabu (29/10) siang Menpora baru Imam Nahrawi dan mantan Menpora Roy Suryo...
Ahok Pecat Kepala Dinas Kesayangan Jokowi
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akhirnya...
Rencana 7.000 Sumur Resapan Tidak Realistis
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Rencana pembuatan 7.000 sumur resapan dalam kurun waktu kurang lebih satu...
Revitalisasi Drainase, PU Santai Hadapi Banjir
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 125 kelurahan di Jakarta dipastikan akan terendam banjir pada musim...
LSI: Publik Kecewa Jokowi Terlalu Berkompromi
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengumuman 34 nama menteri pembantu Presiden Joko Widodo pada Ahad (26/10)...
Dirawat Dua Pekan, Ibunda Wawali Surabaya Berpulang
Thursday, 30 October 2014

Surabaya, GATRAnews - Kabut duka menyelimuti keluarga Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana....
Penetapan KHL Jakarta Kembali Molor
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penetapan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) 2014 oleh Dewan Pengupahan DKI...
Bulan Madu Kabinet Kerja Hanya Enam Bulan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Publik menuntut Kabinet Kerja yang dipimpin Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak...
Publik Salahkan Jokowi Jika BBM Bersubsidi Naik
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dan Kabinet Kerja menghadapi...
Ahok Tolak Monorel dari Adhi Karya
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menolak...
Menpora : Jaga Semangat Persatuan Warisan Pemuda 86 Tahun Lalu
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Rakyat telah menentukan pilihannya dalam Pemilu dan Pilpres lalu secara...
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2014 Berlangsung Meriah
Thursday, 30 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews - Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 86 yang digelar di halaman Candi...

Kisah Prabu Siliwangi

Tulisan Kuno di Atas Kulit Singa dengan Getah Pohon (GATRA/Punto Likmiardi)Kisah Prabu Siliwangi sangat dikenal dalam sejarah Sunda sebagai Raja Pajajaran. Salah satu naskah kuno yang menjelaskan tentang perjalanan Prabu Siliwangi adalah kitab Suwasit. Kitab tersebut berisi 22 bab perjalanan Prabu Siliwangi dimulai dari ayahnya, Prabu Anggararang Raja Kerajaan Gajah. Setelah Prabu Anggararang merasa puteranya layak memangku jabatan raja, akhirnya kerajaan diserahkan kepada Pangeran Pamanah Rasa (sebelum bergelar Siliwangi).

 

Mengenai nama Siliwangi, dijelaskan bahwa nama tersebut adalah gelar setelah Pangeran Pamanah Rasa masuk Islam sebagai salah satu syarat mempersunting murid Syaikh Quro, yakni Nyi Ratu Subanglarang. Dari isteri ketiga ini, kemudian melahirkan Kian Santang yang bergelar Pangeran Cakrabuana di Cirebon dan Rara Santang, ibunda Sunan Gunung Jati.

Bersamaan dengan luasnya wilayah Gajah, kemudian Prabu Siliwangi menciptakan senjata Kujang, berbentuk melengkung dengan ukiran harimau di tangkainya. Senjata tersebut kemudian menjadi lambang Jawa Barat. Nama kerajaan Gajah pun diganti menjadi kerajaan Pajajaran, karena menjajarkan (menggabung) kerajaan Gajah dengan kerajaan Harimau Putih. Kisah dalam Kitab Suwasit diakhiri dengan mokhsa (menghilang) dan dipindahkannya kerajaan Pajajaran ke alam Gaib bersama Harimau Putih.

Pada kitab yang sudah diterbitkan oleh Jelajah Nusa, dikisahkan dalam bab keempat bahwa setelah menjadi kerajaan Gajah, Pangeran Pamanah Rasa melakukan pengembaraan hingga di sebuah hutan di wilayah Majalengka. Ketika hendak meminum air dari curug (air terjun), Pangeran Pamanah Rasa dihadang oleh siluman Harimau Putih sehingga terjadi pertarungan hebat hingga setengah hari. Namun berkat kesaktian Pangeran Pamanah Rasa, siluman Harimau itu bisa dikalahkan dan tunduk padanya.

Kitab yang diterbitkan dengan sambutan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kemudian mengisahkan bahwa Harimau Putih berubah wujud menjadi manusia untuk mendampingi pengembaraan Pangeran Pamanah Rasa hingga menaklukkan kerajaan Galuh dengan bantuan Harimauu Putih. Bahkan disebutkan, ketika terjadi penyerangan oleh kerajaan Mongol (mungkin masa Kubilai Khan), kerajaan Gajah dibantu pasukan Harimau Putih.

Tentunya, meskipun kental dengan unsur mitos, kitab tersebut merupakan sumber sejarah yang sangat penting. [AF]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?