GATRANEWS

Mentan Amran Minta Bulog Serap 4 Juta Ton Beras Tahun Ini
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menginstruksikan Perum Badan Urusan Logistik...
Mentan Amran Minta Bulog Serap 4 Juta Ton Beras Tahun Ini
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menginstruksikan Perum Badan Urusan Logistik...
Kader TB Care PKPU Nuryani Raih Penghargaan dari MenKes
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kader Tubercolusis Care PKPU, Nuryani yang bertugas di wilayah Makassar...
Dorong Produksi Udang Lewat Taman Bisnis Akuakultur
Friday, 27 March 2015

Tangerang, GATRAnews-Udang merupakan komoditas ekspor dengan nilai ekonomis tinggi sehingga menjadi...
Pemerintah Ingin Percepat Pengesahan RUU JPSK‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan pembahasan Rancangan...
APBN Tidak Cukup Atasi Ketersediaan Perumahan‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Dana yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)...
Empat Bank Berebut Jutaan Nasabah ''Ndeso'' Lewat ''Laku Pandai‏''
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat di daerah terpencil masih banyak yang tidak mendapatkan akses jasa...
Ini Persyaratan agar Warung Anda Bisa Jadi Agen ''Laku Pandai''
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menggulirkan program “Laku Pandai”...
Indonesia ''Scouts Challenge 2015-2016'' Siap Dimulai!
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pramuka punya potensi besar untuk menjadi pilihan kegiatan yang positif dan...
Lima Landmark Jakarta Ikut Gerakan Earth Hour
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penerangan di lima ikon (landmark) Jakarta akan dipadamkan karena...
OJK Sulap Warung Desa Jadi Kantor Cabang Bank‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam...
Berkata Kotor, Jokowi Harus Tegur Ahok
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing meminta Presiden Jokowi memberikan...
Ciputra Group Luncurkan Klaster Ketiga di Gowa
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ciputra Group bersama rekannya, Galesong Group, meluncurkan klaster ketiga di...
OJK Resmikan Program Laku Pandai
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan program Layanan Keuangan Tanpa Kantor...
BII Gandeng Maybank GMT Pasarkan Reksadana
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) menggandeng anak usaha Maybank Asset...
Likuidnya Saham Perbankan di BEI
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kapitalisasi pasar saham di lantai...
Latinusa Incar Pangsa Pasar 80%
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) masih berhasrat untuk menguasai pasar...
BCA Masih di Puncak Kapitalisasi Pasar Terbesar di BEI
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, kapitalisasi pasar saham PT Bank...
Latinusa: Bisnis Pelat Timah Masih Menjanjikan
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) menyatakan bahwa bisnis pembuatan...
Timah dan Adhi Karya Bangun PLTU di Sumsel
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Timah (Persero) Tbk berencana membangun PLTU Mulut Tambang di Sumatera...

Kisah Prabu Siliwangi

Tulisan Kuno di Atas Kulit Singa dengan Getah Pohon (GATRA/Punto Likmiardi)Kisah Prabu Siliwangi sangat dikenal dalam sejarah Sunda sebagai Raja Pajajaran. Salah satu naskah kuno yang menjelaskan tentang perjalanan Prabu Siliwangi adalah kitab Suwasit. Kitab tersebut berisi 22 bab perjalanan Prabu Siliwangi dimulai dari ayahnya, Prabu Anggararang Raja Kerajaan Gajah. Setelah Prabu Anggararang merasa puteranya layak memangku jabatan raja, akhirnya kerajaan diserahkan kepada Pangeran Pamanah Rasa (sebelum bergelar Siliwangi).

 

Mengenai nama Siliwangi, dijelaskan bahwa nama tersebut adalah gelar setelah Pangeran Pamanah Rasa masuk Islam sebagai salah satu syarat mempersunting murid Syaikh Quro, yakni Nyi Ratu Subanglarang. Dari isteri ketiga ini, kemudian melahirkan Kian Santang yang bergelar Pangeran Cakrabuana di Cirebon dan Rara Santang, ibunda Sunan Gunung Jati.

Bersamaan dengan luasnya wilayah Gajah, kemudian Prabu Siliwangi menciptakan senjata Kujang, berbentuk melengkung dengan ukiran harimau di tangkainya. Senjata tersebut kemudian menjadi lambang Jawa Barat. Nama kerajaan Gajah pun diganti menjadi kerajaan Pajajaran, karena menjajarkan (menggabung) kerajaan Gajah dengan kerajaan Harimau Putih. Kisah dalam Kitab Suwasit diakhiri dengan mokhsa (menghilang) dan dipindahkannya kerajaan Pajajaran ke alam Gaib bersama Harimau Putih.

Pada kitab yang sudah diterbitkan oleh Jelajah Nusa, dikisahkan dalam bab keempat bahwa setelah menjadi kerajaan Gajah, Pangeran Pamanah Rasa melakukan pengembaraan hingga di sebuah hutan di wilayah Majalengka. Ketika hendak meminum air dari curug (air terjun), Pangeran Pamanah Rasa dihadang oleh siluman Harimau Putih sehingga terjadi pertarungan hebat hingga setengah hari. Namun berkat kesaktian Pangeran Pamanah Rasa, siluman Harimau itu bisa dikalahkan dan tunduk padanya.

Kitab yang diterbitkan dengan sambutan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kemudian mengisahkan bahwa Harimau Putih berubah wujud menjadi manusia untuk mendampingi pengembaraan Pangeran Pamanah Rasa hingga menaklukkan kerajaan Galuh dengan bantuan Harimauu Putih. Bahkan disebutkan, ketika terjadi penyerangan oleh kerajaan Mongol (mungkin masa Kubilai Khan), kerajaan Gajah dibantu pasukan Harimau Putih.

Tentunya, meskipun kental dengan unsur mitos, kitab tersebut merupakan sumber sejarah yang sangat penting. [AF]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?