GATRANEWS

Jelang Rekapitulasi Suara, Masih Ada Penghitungan Suara Ulang di Jaksel‏
Sunday, 20 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Proses rekapitulasi hasil suara Pemilu legislatif (pileg) tingkat...
Jawa-Bali Terancam Defisit Listrik
Sunday, 20 April 2014

Batang, GATRAnews - Deputy Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT Perusahaan Listrik Negara...
Letusan Kecil Merapi Dipicu Gempa yang Lepaskan CO2
Sunday, 20 April 2014

Yogyakarta, GATRAnews - Letusan kecil (embusan) yang membawa abu vulkanik dari puncak Gunung Merapi...
Lahan Minim, Monorel Makin Sulit Terwujud
Sunday, 20 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pembangunan moda transportasi Monorel di Jakarta makin sulit terwujud....
Pelabuhan Merak Dipadati Mobil Menuju Sumatera
Sunday, 20 April 2014

Merak, GATRAnews - Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Banten, masih dipadati mobil pribadi yang...
Merapi Muntahkan Abu dan Pasir
Sunday, 20 April 2014

Magelang, GATRAnews - Desa-desa di kawasan lereng Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah,...
Jakarta Diguyur Hujan, Pohon Tumbang dan Genangan di Ruas Jalan
Saturday, 19 April 2014

Jakarta, GATRAnews – Hujan mengguyur Kota Jakarta dan sekitarnya sejak siang hingga sore hari....
Bus Transjakarta Mogok Tersangkut Pembatas
Saturday, 19 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Bus Transjakarta bernomor TJ00023 mogok di tengah hujan deras karena...
Libur Panjang, Bandung "Diserbu" Wisatawan
Saturday, 19 April 2014

Bandung, GATRAnews - Memasuki libur panjang tiga hari (liburan Paskah plus akhir pekan), arus...
Gempa Susulan Guncang Gunung Kidul DIY
Friday, 18 April 2014

Bandarlampung, GATRAnews - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya...
Ratusan Polisi dan Satpol PP berjaga-jaga di Katedral Jakarta
Friday, 18 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 123 petugas dari Kepolisian Sektor Sawah Besar dan Satuan Polisi...
Tol Jagorawi dan Cikampek masih Padat
Friday, 18 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Liburan panjang hari Paskah betul betul membuat warga Jakarta bepergian ke...
Jakpro Janjikan Rebalancing Kontrak Palyja
Friday, 18 April 2014

Jakarta, GATRAnews - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) segera me-rebalancing kontrak jika sukes...
APBD DKI Disusupi 18.000 Mata Anggaran Ganda‏!
Friday, 18 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 18.000 mata anggaran dalam Anggarran Pendapatan dan Belanja Daerah...
Takut Pinalti, PAM Jaya Tidak Ikut Campur Akusisi Palyja‏
Friday, 18 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah DKI Jakarta berupaya mengakusisi 100% saham PT Palyja yang dimiliki...
LBH Jakarta: Swastanisasi Air, DKI Rugi Rp 1,1 Triliun!
Friday, 18 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Akumulasi kerugian Pemprov DKI Jakarta akibat swastanisasi air di Jakarta...
KCJ Janji Perbaiki Stasiun Sudirman‏
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - PT Kereta Commuter Jakarta (KCJ) menjanjikan penataan Stasiun Sudirman,...
Pengamat Khawatirkan Ujian Nasional SD di Jakarta Telat‏
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat Pendidikan Dharmaningtyas mengkhawatirkan Ujian Sekolah Berstandar...
Naskah Telat Dicetak, Ujian Nasional SD di Jakarta Terancam Molor
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Daerah (USBD) tingkat Sekolah Dasar (SD)...
BPN Jaksel Luncurkan ''Pesat'' dan ''Night Service''
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan mulai Sabtu (26/4) pekan depan...

Kisah Prabu Siliwangi

Tulisan Kuno di Atas Kulit Singa dengan Getah Pohon (GATRA/Punto Likmiardi)Kisah Prabu Siliwangi sangat dikenal dalam sejarah Sunda sebagai Raja Pajajaran. Salah satu naskah kuno yang menjelaskan tentang perjalanan Prabu Siliwangi adalah kitab Suwasit. Kitab tersebut berisi 22 bab perjalanan Prabu Siliwangi dimulai dari ayahnya, Prabu Anggararang Raja Kerajaan Gajah. Setelah Prabu Anggararang merasa puteranya layak memangku jabatan raja, akhirnya kerajaan diserahkan kepada Pangeran Pamanah Rasa (sebelum bergelar Siliwangi).

 

Mengenai nama Siliwangi, dijelaskan bahwa nama tersebut adalah gelar setelah Pangeran Pamanah Rasa masuk Islam sebagai salah satu syarat mempersunting murid Syaikh Quro, yakni Nyi Ratu Subanglarang. Dari isteri ketiga ini, kemudian melahirkan Kian Santang yang bergelar Pangeran Cakrabuana di Cirebon dan Rara Santang, ibunda Sunan Gunung Jati.

Bersamaan dengan luasnya wilayah Gajah, kemudian Prabu Siliwangi menciptakan senjata Kujang, berbentuk melengkung dengan ukiran harimau di tangkainya. Senjata tersebut kemudian menjadi lambang Jawa Barat. Nama kerajaan Gajah pun diganti menjadi kerajaan Pajajaran, karena menjajarkan (menggabung) kerajaan Gajah dengan kerajaan Harimau Putih. Kisah dalam Kitab Suwasit diakhiri dengan mokhsa (menghilang) dan dipindahkannya kerajaan Pajajaran ke alam Gaib bersama Harimau Putih.

Pada kitab yang sudah diterbitkan oleh Jelajah Nusa, dikisahkan dalam bab keempat bahwa setelah menjadi kerajaan Gajah, Pangeran Pamanah Rasa melakukan pengembaraan hingga di sebuah hutan di wilayah Majalengka. Ketika hendak meminum air dari curug (air terjun), Pangeran Pamanah Rasa dihadang oleh siluman Harimau Putih sehingga terjadi pertarungan hebat hingga setengah hari. Namun berkat kesaktian Pangeran Pamanah Rasa, siluman Harimau itu bisa dikalahkan dan tunduk padanya.

Kitab yang diterbitkan dengan sambutan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kemudian mengisahkan bahwa Harimau Putih berubah wujud menjadi manusia untuk mendampingi pengembaraan Pangeran Pamanah Rasa hingga menaklukkan kerajaan Galuh dengan bantuan Harimauu Putih. Bahkan disebutkan, ketika terjadi penyerangan oleh kerajaan Mongol (mungkin masa Kubilai Khan), kerajaan Gajah dibantu pasukan Harimau Putih.

Tentunya, meskipun kental dengan unsur mitos, kitab tersebut merupakan sumber sejarah yang sangat penting. [AF]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?