GATRANEWS

Ahok: Mana Mau Sanusi Pakai Jam Palsu
Wednesday, 23 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku dirinya mempunyai jam merk Ricard...
Ahok Ingatkan Pengusaha Hiburam Malam Soal Narkoba
Wednesday, 23 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta kepada pengelola...
DKI Kesulitan Tertibkan Baliho
Wednesday, 23 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak bisa berbuat banyak menertibkan...
DKI Salahkan BKN Soal CPNS Nganggur
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah DKI Jakarta menyalahkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) atas nasib...
Nadya Hutagalung Luncurkan Film Dokumentar di Balik Gading Gajah
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Juri Asia's Next Top Model Nadya Hutagalung bergabung mempelopori kampanye Let...
Terorisme di Afrika Dibiayai Dari Perdagangan Gading Gajah
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Perburuan gajah untuk diambil gadingnya terus meningkat di Benua Hitam Afrika....
Gali Tanah untuk Bata, Jamaludin dkk Temukan Arca Kuno
Tuesday, 22 April 2014

Magelang, GATRAnews - Beberapa warga Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menemukan dua arca...
Pelawak Oni Dominan, Aceng Fikri ''Jeblok''
Tuesday, 22 April 2014

Bandung, GATRAnews - Komedian Oni Suwarman, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat,...
BMKG: Jakarta Masuk Pancaroba
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan wilayah...
Tiongkok Pasar Gading Gajah Terbesr di Dunia
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Jumlah populasi gajah di Benua Afrika setiap tahunnya semakin berkurang karena...
Pemilik Baru Palyja Harus Jamin Pasokan Air Bersih Ibukota
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Akusisi PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui PT...
Realisasi Pendapatan DKI 2013 Meleset Tipis
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Realisasi pendapatan daerah Pemerintah DKI Jakarta sepanjang tahun 2013 tidak...
Ahok Akui Gagal kontrol APBD 2014
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui pihaknya gagal...
Era Jokowi, Warga Miskin Ibukota Justru Bertambah
Tuesday, 22 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengakui dua 'kartu sakti' yang ia...
Ahok: Banyak Yang Tak Suka Saya Jadi Gubernur DKI
Monday, 21 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui banyak masyarakat...
Akui Tidak Efektif Atasi Banjir, DKI Tetap Bangun Waduk
Monday, 21 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah DKI Jakarta mengakui pembangunan sejumlah waduk baru di Ibukota...
Dokumen Bisnis Monorel Soal Properti Diserahkan Bulan Depan
Monday, 21 April 2014

Jakarta, GATRAnews - PT Jakarta Monorail (JM) dijadwalkan akan memberikan dokumen business plan...
Ahok Khawatir Sistem Pelayan Terpadu Satu Pintu Gagal
Monday, 21 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali beraktivitas di Balaikota Jakarta, Senin...
Telkom Kembali Raih Peringkat “idAAA” untuk Perusahaan dan Obligasi
Monday, 21 April 2014

  Jakarta, GATRAnews – 16 April 2014 – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali...
Jelang Rekapitulasi Suara, Masih Ada Penghitungan Suara Ulang di Jaksel‏
Sunday, 20 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Proses rekapitulasi hasil suara Pemilu legislatif (pileg) tingkat...

Kisah Prabu Siliwangi

Tulisan Kuno di Atas Kulit Singa dengan Getah Pohon (GATRA/Punto Likmiardi)Kisah Prabu Siliwangi sangat dikenal dalam sejarah Sunda sebagai Raja Pajajaran. Salah satu naskah kuno yang menjelaskan tentang perjalanan Prabu Siliwangi adalah kitab Suwasit. Kitab tersebut berisi 22 bab perjalanan Prabu Siliwangi dimulai dari ayahnya, Prabu Anggararang Raja Kerajaan Gajah. Setelah Prabu Anggararang merasa puteranya layak memangku jabatan raja, akhirnya kerajaan diserahkan kepada Pangeran Pamanah Rasa (sebelum bergelar Siliwangi).

 

Mengenai nama Siliwangi, dijelaskan bahwa nama tersebut adalah gelar setelah Pangeran Pamanah Rasa masuk Islam sebagai salah satu syarat mempersunting murid Syaikh Quro, yakni Nyi Ratu Subanglarang. Dari isteri ketiga ini, kemudian melahirkan Kian Santang yang bergelar Pangeran Cakrabuana di Cirebon dan Rara Santang, ibunda Sunan Gunung Jati.

Bersamaan dengan luasnya wilayah Gajah, kemudian Prabu Siliwangi menciptakan senjata Kujang, berbentuk melengkung dengan ukiran harimau di tangkainya. Senjata tersebut kemudian menjadi lambang Jawa Barat. Nama kerajaan Gajah pun diganti menjadi kerajaan Pajajaran, karena menjajarkan (menggabung) kerajaan Gajah dengan kerajaan Harimau Putih. Kisah dalam Kitab Suwasit diakhiri dengan mokhsa (menghilang) dan dipindahkannya kerajaan Pajajaran ke alam Gaib bersama Harimau Putih.

Pada kitab yang sudah diterbitkan oleh Jelajah Nusa, dikisahkan dalam bab keempat bahwa setelah menjadi kerajaan Gajah, Pangeran Pamanah Rasa melakukan pengembaraan hingga di sebuah hutan di wilayah Majalengka. Ketika hendak meminum air dari curug (air terjun), Pangeran Pamanah Rasa dihadang oleh siluman Harimau Putih sehingga terjadi pertarungan hebat hingga setengah hari. Namun berkat kesaktian Pangeran Pamanah Rasa, siluman Harimau itu bisa dikalahkan dan tunduk padanya.

Kitab yang diterbitkan dengan sambutan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kemudian mengisahkan bahwa Harimau Putih berubah wujud menjadi manusia untuk mendampingi pengembaraan Pangeran Pamanah Rasa hingga menaklukkan kerajaan Galuh dengan bantuan Harimauu Putih. Bahkan disebutkan, ketika terjadi penyerangan oleh kerajaan Mongol (mungkin masa Kubilai Khan), kerajaan Gajah dibantu pasukan Harimau Putih.

Tentunya, meskipun kental dengan unsur mitos, kitab tersebut merupakan sumber sejarah yang sangat penting. [AF]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?