Gatranews - Aceng: Ceraikan Fany Bukan Masalah Keperawanan

Aceng: Ceraikan Fany Bukan Masalah Keperawanan

Bandung, GATRAnews - Bupati Garut Aceng M Fikri, kepada wartawan menyatakan bahwa alasan menceraikan Fany Oktora, 18, perempuan yang baru dinikahi empat hari, karena faktor ketidakcocokan.

"Ya kan kalau nikah harus cocok, antara satu dengan lain. Satu hati dan rasa sehingga untuk keabadian. Kalau tidak cocok, takdir itu bukan tugas manusia. Kita harus sadar. Mau empat hari, sehari, tapi itu bukan menjustifikasi yang saya lakukan," kata Aceng, di Gedung Negara Pakuan Bandung, Senin malam (3/12).

Pernyataan alasan Bupati Garut menceraikan istrinya yang masih belia tersebut, diketahui usai dipanggil oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Gedung Negara Pakuan.

Aceng juga membantah bahwa alasan dirinya menceraikan Fany Oktora karena sudah tidak perawan lagi. "Saya tidak pernah sampaikan itu di media. Saya juga punya etika. Masa itu disampaikan di publik? Mungkin yang menyampaikan ialah yang bersangkutan ketika ditanya oleh media," kata mantan mitra aktor Diky Chandra, dalam memimpin Garut itu.

Menurutnya, sangat tidak etis jika dirinya harus menyampaikan alasan perceraiannya tersebut karena sang istri siri sudah tidak perawan lagi.

"Jika alasannya ini, kalau saya sampaikan di media saya dianggap yang tidak punya etika," kata dia, seperti dilaporkan Antara.

Pada kesempatan tersebut, Aceng menyampaikan permohonan maaf kepada warga Garut apabila merasa telah terlecehkan atas tindakannya tersebut.

"Bahwa saya tidak punya itikad melecehkan. Kepada publik saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan mudah-mudahan kejadian ini menjadi bahan pembelajaran dikemudian hari," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada mantan istri, keluarga manta istri dan lingkungan pesantren tempat Fany menimba ilmu.

"Saya menyatakan maaf untuk keluarga dan mantan istri, pesantren. Saya sampaikan permohonnan maaf sebesar-besarnya. Manusia tidak luput dari kekhilafan dan kesalahan," katanya. (TMA){jcomments on}

Share this article

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.