GATRANEWS

Helikopter Jatuh di Lanud A Yani Semarang, TNI: Itu Sengaja Dijatuhkan
Tuesday, 21 April 2015

Semarang, GATRANews - TNI menyatakan helikopter yang terjatuh hingga mengganggu penerbangan di...
PGN Tambah Hampir 1.000 km pipa dalam 8 tahun
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus fokus membangun jaringan infrastruktur...
Limbah Sido Muncul Tidak Mencemari Lingkungan
Sunday, 22 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sudah semestinya seluruh pemangku kepentingan menjaga agar dunia usaha tumbuh...
Punya Solusi Macet Jakarta? Yuk Ikut ''Jakarta Urban Challenge''
Friday, 20 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Meningkatnya laju urbanisasi Jakarta yang sangat cepat menimbulkan berbagai...
Korps Sukarela PMI UIN Semarang Sumbang 213 Kantong Darah‏
Thursday, 19 March 2015

Semarang, GATRAnews - Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang...
Jasa Marga Akan Operasikan 4 Ruas Tol Baru di Jatim
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) bakal mengoperasikan empat ruas tol baru di...
Pemerintah Berharap Atasi Kemiskinan Melalui Wirausaha
Thursday, 12 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Permasalahan ekonomi seperti pengangguran hingga kemiskinan tidak pernah...
Korban Tewas "Bus Maut" Bertambah Jadi 18 Orang
Saturday, 21 February 2015

Semarang, GATRAnews - Korban tewas dalam kecelakaan bus "Sang Engon", di Lingkar Jangli ruas tol...
Jasa Raharja: Seluruh Korban Bus Sang Engon Dapat Santunan
Saturday, 21 February 2015

Semarang, GATRAnews - PT Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan bus Sang Engon, yang...
Mantan Pejabat Boyolali Meninggal Saat Jalani Hukuman
Monday, 16 February 2015

Semarang, GATRAnews - Haryono Samsuatmojo, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan...
Ahok Minta Saham Goodwill Persija
Thursday, 05 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dipastikan akan membeli saham PT...
Akibat KA Jayabaya Anjok, Tiga Keberangkatan KA Tertunda‏
Wednesday, 04 February 2015

Semarang, GATRAnews - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops IV Semarang menyebutkan setidaknya ada...
PMI Bangun Unit Donor Darah di Komplek PMI Center
Sunday, 25 January 2015

Semarang, GATRAnews - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Musyawarah...
Dengan SVLK, Bisnis Kayu Indonesia Menggeliat
Wednesday, 21 January 2015

Semarang, GATRAnews - Pemerintah Indonesia telah menandatangani kerjasama dengan Uni Eropa terkait...
Wakapolsek Banyumanik Diduga Bunuh Diri di Rumah Dinas
Friday, 16 January 2015

Semarang GATRANews - Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Banyumanik, Semarang, Ajun...
PMI Terima CSR Sun Life Financial Indonesia‏
Monday, 12 January 2015

Semarang, GATRAnews - Sun Life Indonesia memberikan CSR (Corporate Social Responsibility) kepada...
Simpatisan ISIS Gelar Tabligh di Semarang, Polri Siap Bubarkan
Friday, 09 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kelompok simpatitan Islamic State in Iraq-Syiria (ISIS) di Indonesia akan...
Pertamax Turun Harga Jadi Rp 8.800/Liter
Friday, 02 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Harga Pertamax yang dijual Pertamina kembali mengalami penurunan harga,...
Truk Terguling, Jalur Pantura Semarang Macet Parah
Friday, 14 November 2014

Semarang, GATRAnews - Arus lalu lintas jalur Pantai Utara di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah,...
Bandung: Sunday is Gundul Day
Sunday, 09 November 2014

Jakarta, GATRAnews - 'Sunday is #Gundul Day', begitulah sekiranya tema Kota Bandung hari ini, Ahad...

Topeng Monyet Berkompetisi di Festival Rakyat 2012

Semarang, GATRAnews - Pertunjukan topeng monyet dikompetisikan pada pergelaran "Festival Rakyat 2012", di Desa Wisata Lembah Kalipancur, Semarang, Sabtu (29/12).

Para seniman topeng monyet tampil secara bergantian mempertunjukkan kemampuan monyetnya kepada para pengunjung, mulai dari aksi bermain sepeda, mencari ikan, pergi ke pasar, hingga mengenakan topeng layaknya Barongan.

Menurut Ketua Panitia Festival Rakyat 2012, Dony Sugeng Riyadi kepada Antara, kompetisi topeng monyet itu merupakan salah satu kegiatan menyambut Tahun Baru 2012, yang digelar Desa Wisata Lembah Kalipancur, Semarang, mulai 29-31 Desember 2012.

Ia menyebutkan, kompetisi topeng monyet yang dimaksudkan untuk melestarikan kesenian rakyat itu diikuti 10 peserta yang berasal dari sejumlah daerah di Jateng, mulai Kota Semarang, Salatiga, Demak, hingga Jepara.

"Atraksi topeng monyet selama ini dikenal sebagai kesenian rakyat yang kerap ditemui dalam berbagai kegiatan, Itulah salah satu alasan kami menggelar kompetisi topeng monyet untuk meramaikan Pesta Rakyat," katanya.

Kriteria penilaian dalam lomba topeng monyet, kata dia, didasarkan pada berbagai aspek, antara lain ketangkasan, keunikan atraksi, dan kostum pertunjukan yang dipakai, baik oleh pawang maupun monyetnya.

Namun, kata dia, cara memperlakukan binatang tetap menjadi penilaian yang sangat menentukan, mengingat selama ini ada anggapan topeng monyet sebagai eksploitasi binatang dan perlakuannya tak sesuai perikehewanan.

"Kami sudah mempertimbangkan hal-hal berkaitan dengan perikehewanan. Karena itu, cara memperlakukan monyetnya juga dinilai, di samping berbagai indikator penilaian yang meliputi `performance`," kata Dony.

Sementara itu, Sumiran, 48 tahun, seniman topeng monyet mengungkapkan binatang harus diperlakukan secara baik, termasuk melatih monyet agar pintar beratraksi dan mengikuti apa yang diperintahkan sang pemilik atau pawang.

"Saya sendiri selalu memperlakukan monyet secara baik. Jika sudah tahu, sebenarnya cukup dengan memegang kupingnya, monyet mau menurut. Tidak perlu dikasari, seperti dimarahi, dipukul. Kasihan monyetnya," katanya.

Ketua Paguyuban Topeng Monyet Semarang yang akrab disapa Pak Gendut itu mengatakan seluruh anggotanya tidak pernah memperlakukan monyet secara kasar, tetapi tidak tahu dengan seniman-seniman baru topeng monyet.

"Cara melatih monyet juga bergantung binatangnya sendiri. Namun, kalau dibiasakan melatih secara kasar, monyetnya justru akan galak dan membuat takut penonton, misalnya suka mengejar dan menggigit," katanya.

Selain kompetisi topeng monyet, berbagai kegiatan juga digelar di desa wisata seluas 7,5 hektare itu, seperti lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak, "stand up comedy", dan kompetisi "Gambangnam Style". (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?