GATRANEWS

Badan Ekonomi Kreatif Rancang Kota Kreatif Seperti Paris
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah bersama Badan Ekonomi Kreatif tengah merancang pembangunan kota...
Perhutani Rampungkan Pabrik Sagu di Papua Tahun Ini‏
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perum Perhutani, badan usaha milik negara yang bergerak di bidang penjualan...
Badan Ekonomi Kreatif Rancang Kota Kreatif
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Ekonomi Kreatif punya program jangka panjang; membangun kota kreatif...
Pengeboran Jalur MRT Dimulai Agustus 2015
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengeboran jalur mass rapid transit (MRT) dan stasiun bawah tanah akan dimulai...
Pemerintah Akan Bangun Satu Juta Rumah Dengan DP 1% dan KPR 5%
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah telah menyetujui program pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat...
Pemerintah Akan Bangun Satu Juta Rumah Dengan DP 1% dan KPR 5%
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah telah menyetujui program pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat...
Prioritas Land Groundbreaking Apartemen di Bekasi
Monday, 02 March 2015

Bekasi, GATRAnews - Pengembang properti, PT Prioritas Land Indonesia (PLI) melakukan peletakan batu...
Paramount Land Awali Bangun Virginia Village
Sunday, 01 March 2015

Tangerang, GATRAnews - PT Paramount Land, setelah meluncurkan Virginia Village di Gading Serpong,...
Pemerintah Tenderkan Tiga Jalan Tol Senilai Rp 19,38 T
Saturday, 28 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan proses...
Djarot Tuntut Finansial Antaredja Sebelum Bangun JIT
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambut baik tawaran...
Ahok Malu Balai Kota Tidak Memiliki Masjid
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama merasa malu karena Balai Kota DKI belum memiliki sebuah...
Usai Digoyang Hak Angket, Ahok Resmikan Masjid Jenderal Sudirman
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Satu hari pasca digoyang hak angket, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja...
KLH: Tekan Emisi Karbon Lewat Kebijakan dan Implementasi
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Emisi gas rumah kaca telah melewati ambang batas terburuk yang dapat dihindari...
KLH: Tekan Emisi Karbon Lewat Kebijakan dan Implementasi
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Emisi gas rumah kaca telah melewati ambang batas terburuk yang dapat dihindari...
PPP dan PKB Berbalik Dukung Hak Angket Ahok
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Sembilan fraksi di DPRD DKI Jakarta secara aklamasi menyetujui hak angket...
Paramount Land Hadirkan Rumah Custom
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengembang properti Paramount Land melakukan terobosan dalam menghadapi...
Kemenperin Targetkan Pertumbuhan Industri di Luar Jawa
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan peningkatan pertumbuhan...
Kisruh APBD, Bappeda Isyaratkan Pembangunan Sementara Terhenti
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Konflik APBD tahun anggaran 2015 antara DPRD DKI dan Gubernur Basuki 'Ahok'...
Mampukah APBNP Jawab Nawacita Jokowi Membangun dari Pinggir?
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemerintahannya selama 2015-2019 memiliki...
Ekonom: Kebijakan Pemprov DKI Jakarta Naikkan PBB Akibatkan Orang Miskin Tersingkir
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan pajak bumi bangunan (PBB)...

PATEN Janji Bangun Jalur KA Sukabumi-Bandung

Teten Masduki, Jokowi, & Rieke Diah Pitaloka (GATRAnews/Edward Luhukay)Bandung, GATRAnews - Jalur kereta api (KA) jurusan Sukabumi-Cianjur-Bandung akan dibangun jika Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki (PATEN) dipercaya memimpin Jawa Barat (Jabar), lewat dukungan masyarakat, pada Pemilukada Jabar, padaa 24 Februari mendatang.

"Sukabumi-Cianjur-Bandung, itu bisa dijawab dengan pembangunan rel kereta api. Kan kemacetan di Sukabumi itu parah sekali," kata Teten saat ditemui di Rest Area KM 125 Tol Cipularang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/2).

Rencana pembangunan jalur KA jurusan Sukabumi tersebut, merupakan salah satu bagian rencana mengaktifkan kembali sejumlah rute kereta api di Jabar.

Menurutnya, wacana menggulirkan KA sebagai moda transportasi utama Jabar, guna mengatasi kemacetan yang mulai tidak terkendali akibat sarana jalan sudah tidak memadai. Namun, pembangunan jalan dinilai tidak efektif. Pasalnya, hanya akan menimbulkan laju pertumbuhan kota yang tak terkendali alias semrawut.

"Kita berencana mengembangkan kereta api sebagai moda transportasi utama di Jabar, karena kita tahu, transportasi jalan raya itu berimplikasi pada kemacetan dan pertumbuhan kota yang tidak terkendali, karena sisi kanan dan kiri jalan akan dibangun toko, perumahan, dan sebaganya," papar Teten.

Selain itu, ongkos yang harus dibayar penumpang KA pun relatif lebih murah dibanding transportasi jalan. "Cuman, ini biaya pembangunannya mahal, yang akan kami prioritaskan itu dan mungkin tidak akan selesai dalam masa 5 tahun, tapi harus dimulai merevitalisasi jalur-jalur yang sudah ada yang sekarang terabaikan," bebernya.

Jalur-jalur lama kereta api yang dibangun masa penjajahan pemerintahan Belanda, sangat potensial untuk direvitalisasi, termasuk menambah rel di daerah yang berkembang menjadi mega politan.

Dijelaskan Teten, pada zaman penjajahan Belanda dulu, pembangun jalur kereta api di Indonesia, bertujuan untuk memudahkan distribusi berbagai hasil perkebunan, pertanian, dan logistik. "Ini sebenarnya, pembangunan rel kereta api ini sebagai bagian pembangunan ekonomi Jabar, sehingga kami tidak ragu, kalau kami terpilih untuk membangun itu. Saya kira harus ada mimpi besar," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?