GATRANEWS

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, JK Instruksikan Percepat Pembangunan Infrastruktur
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Presiden Jusuf Kalla menginstruksikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum...
Bangun Infrastruktur Nasional, Realisasi Anggaran Kementerian PUPR Capai 33,33%
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) realisasi belanja...
Kirana 2 Surya University Tampilkan Drone Karya Mahasiswa
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Surya University (SU), dalam merayakan HUT keduanya pada 3 September 2015,...
Jokowi Minta Cina dan Jepang Revisi Proposal Kereta Api Super Cepat
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan Jepang dan...
Ini Bisa Jadi Alasan Jokowi Harus Batalkan KA Super Cepat
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat akan mengumumkan keputusan pembangunan...
Ketua MPR Ungkap Dalamnya Makna Sila Keempat Pancasila
Thursday, 03 September 2015

Purwokerto, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengungkapkan pergeseran makna sila keempat...
DPD RI Tagih Janji Jokowi Bangun Kawasan Mandalika
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar rapat koordinasi...
Bos IMF: 350 Juta Orang Asia Hidup Miskin
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Managing Director International Monetary Fund (IMF), Christine Lagarde...
BI - IMF: Pembiayaan Infrastruktur Dapat Atasi Masalah Pembangunan
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo mengatakan, permasalahan...
Lokalisir Demo, Kapolda: Itu Masih Butuh Waktu
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menyambut baik gagasan melokalisir...
Gading Development Bangun Apartemen di Ciputat
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Gading Development Tbk mengembangkan 2.500 unit apartemen bernama The...
Bank Jatim Bantu Trimegah Securities Serap ORI 012
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menandatangani...
Ketua MPR: Pemda Harus Perbesar Serapan Anggaran
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Menghadapi ekonomi sulit yang ditandai dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi...
Ketua MPR Buka Sosialisasi 4 Pilar di KNPI Sumatera Barat
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR Zulkifli Hasan membuka sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila,...
Tiongkok Yakin Menangi Tender Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Tiongkok menyatakan yakin akan memenangi tender dalam menggarap...
Kemensos Bangun LPSK ABH di Nganjuk
Monday, 31 August 2015

Surabaya, GATRAnews - Banyaknya anak dibawah umur yang berurusan dengan hukum membuat pemerintah...
Wagub DKI Enggan Disebut Gagal Membangun Jakarta
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta enggan disebut gagal melakukan...
Taiwan Rencana Pindahkan Empat Industri ke Indonesia
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Delegasi perdagangan Taiwan menyatakan akan merelokasi empat bidang...
Menteri Basuki Klaim Ganti Rugi Waduk Jatigede Sudah 95%
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono...
Menteri Basuki Klaim Ganti Rugi Waduk Jatigede Sudah 95% (2)
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono...

PATEN Janji Bangun Jalur KA Sukabumi-Bandung

Teten Masduki, Jokowi, & Rieke Diah Pitaloka (GATRAnews/Edward Luhukay)Bandung, GATRAnews - Jalur kereta api (KA) jurusan Sukabumi-Cianjur-Bandung akan dibangun jika Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki (PATEN) dipercaya memimpin Jawa Barat (Jabar), lewat dukungan masyarakat, pada Pemilukada Jabar, padaa 24 Februari mendatang.

"Sukabumi-Cianjur-Bandung, itu bisa dijawab dengan pembangunan rel kereta api. Kan kemacetan di Sukabumi itu parah sekali," kata Teten saat ditemui di Rest Area KM 125 Tol Cipularang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/2).

Rencana pembangunan jalur KA jurusan Sukabumi tersebut, merupakan salah satu bagian rencana mengaktifkan kembali sejumlah rute kereta api di Jabar.

Menurutnya, wacana menggulirkan KA sebagai moda transportasi utama Jabar, guna mengatasi kemacetan yang mulai tidak terkendali akibat sarana jalan sudah tidak memadai. Namun, pembangunan jalan dinilai tidak efektif. Pasalnya, hanya akan menimbulkan laju pertumbuhan kota yang tak terkendali alias semrawut.

"Kita berencana mengembangkan kereta api sebagai moda transportasi utama di Jabar, karena kita tahu, transportasi jalan raya itu berimplikasi pada kemacetan dan pertumbuhan kota yang tidak terkendali, karena sisi kanan dan kiri jalan akan dibangun toko, perumahan, dan sebaganya," papar Teten.

Selain itu, ongkos yang harus dibayar penumpang KA pun relatif lebih murah dibanding transportasi jalan. "Cuman, ini biaya pembangunannya mahal, yang akan kami prioritaskan itu dan mungkin tidak akan selesai dalam masa 5 tahun, tapi harus dimulai merevitalisasi jalur-jalur yang sudah ada yang sekarang terabaikan," bebernya.

Jalur-jalur lama kereta api yang dibangun masa penjajahan pemerintahan Belanda, sangat potensial untuk direvitalisasi, termasuk menambah rel di daerah yang berkembang menjadi mega politan.

Dijelaskan Teten, pada zaman penjajahan Belanda dulu, pembangun jalur kereta api di Indonesia, bertujuan untuk memudahkan distribusi berbagai hasil perkebunan, pertanian, dan logistik. "Ini sebenarnya, pembangunan rel kereta api ini sebagai bagian pembangunan ekonomi Jabar, sehingga kami tidak ragu, kalau kami terpilih untuk membangun itu. Saya kira harus ada mimpi besar," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?