GATRANEWS

John Bantah Pernyataan Ahok Mundur dari Monorel
Thursday, 25 September 2014

Jakarta, GATRAnews - John Aryananda membantah dirinya mengundurkan diri sebagai Direktur Utama PT...
FITRA: Lelang Kemenpera Diduga Rugikan Negara 9,3 Milyar
Thursday, 25 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) melihat ada kejanggalan...
Ahok Pesimis APBD Tembus 100 Trilyun
Thursday, 25 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah DKI Jakarta pesimis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)...
DKI Tetap Bangun Stadion BMW untuk Asian Games
Tuesday, 23 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah DKI Jakarta tetap membangun Stadion Bersih Manusiawi dan Berwibawa...
Ahok: Tanggul California Lebih Masuk Akal
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall (GSW) di perairan utara...
Jakarta Janjikan Asian Games yang Berbeda
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Jakarta menjadi tuan rumah perhelatan olahraga benua Asia pada tahun 2018...
Ahok: Tanggul Raksasa Korea Tidak Cocok untuk Jakarta
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall (GSW) di perairan utara...
PNS Ibu Kota Tidak Mampu Beli Rumah di Jakarta
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pembangunan rumah susun (rusun)untuk pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta...
Menpora Bekali Peserta Program PSP3 Tahun 2014
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Roy Suryo hari Jumat (12/9) sore membuka Pembekalan dan Pelatihan...
IPA : Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Bahayakan Eksplorasi
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Vice President Indonesian Petroleum Association (IPA), Sammy Hamzah, menilai...
Haji Lulung Kecewa Penyerapan Anggaran Jakarta Rendah
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta kecewa dengan rendahnya penyerapan APBD tahun anggaran 2014...
Ahok Pelajari Giant Sea Wall Dari Korea Selatan
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah DKI Jakarta berharap megaproyek tanggul laut raksasa (Giant Sea...
Peringatan Haornas - Wapres Boediono: Olahraga Membentuk Karakter Bangsa
Friday, 12 September 2014

Solo, GATRAnews – Jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Jadikan olahraga sebagai...
Ahok vs Gerindra-DPRD, Pemerintahan Berjalan Normal
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Keluarnya Basuki Tjahaja Purnama dari Partai Gerindra tidak membawa dampak apa...
Sisa Pemerintahan, Ahok Janji Tambah 850 Armada Transjakarta
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Ditinggal Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama bakal tancap gas menyelesaikan...
Pasar Jaya Dapat Suntikan Modal 170 Milyar
Wednesday, 10 September 2014

Jakarta, GATRAnews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan penyertaan modal pemerintah...
Jalan Temanggung-Wonosobo Segera Dibangun‏
Tuesday, 09 September 2014

Temanggung, GATRAnews - Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mencanangkan dimulainya pembangunan...
Jatiluhur Tambah Pasokan Air Minum Baku untuk Jakarta
Friday, 05 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Waduk Jatiluhur, Jawa Barat kian vital bagi Jakarta dan sejumlah kota...
DKI Siap Danai Tol Akses Tanjung Priok
Thursday, 04 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah DKI Jakarta mendesak percepatan pembangunan jalan tol Akses Tanjung...
Dibahas, RPJMN 2015-2019 Bidang Pemuda dan Olahraga
Thursday, 04 September 2014

Jakarta, GATRAnews – Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kementerian Pemuda dan Olahraga...

PATEN Janji Bangun Jalur KA Sukabumi-Bandung

Teten Masduki, Jokowi, & Rieke Diah Pitaloka (GATRAnews/Edward Luhukay)Bandung, GATRAnews - Jalur kereta api (KA) jurusan Sukabumi-Cianjur-Bandung akan dibangun jika Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki (PATEN) dipercaya memimpin Jawa Barat (Jabar), lewat dukungan masyarakat, pada Pemilukada Jabar, padaa 24 Februari mendatang.

"Sukabumi-Cianjur-Bandung, itu bisa dijawab dengan pembangunan rel kereta api. Kan kemacetan di Sukabumi itu parah sekali," kata Teten saat ditemui di Rest Area KM 125 Tol Cipularang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/2).

Rencana pembangunan jalur KA jurusan Sukabumi tersebut, merupakan salah satu bagian rencana mengaktifkan kembali sejumlah rute kereta api di Jabar.

Menurutnya, wacana menggulirkan KA sebagai moda transportasi utama Jabar, guna mengatasi kemacetan yang mulai tidak terkendali akibat sarana jalan sudah tidak memadai. Namun, pembangunan jalan dinilai tidak efektif. Pasalnya, hanya akan menimbulkan laju pertumbuhan kota yang tak terkendali alias semrawut.

"Kita berencana mengembangkan kereta api sebagai moda transportasi utama di Jabar, karena kita tahu, transportasi jalan raya itu berimplikasi pada kemacetan dan pertumbuhan kota yang tidak terkendali, karena sisi kanan dan kiri jalan akan dibangun toko, perumahan, dan sebaganya," papar Teten.

Selain itu, ongkos yang harus dibayar penumpang KA pun relatif lebih murah dibanding transportasi jalan. "Cuman, ini biaya pembangunannya mahal, yang akan kami prioritaskan itu dan mungkin tidak akan selesai dalam masa 5 tahun, tapi harus dimulai merevitalisasi jalur-jalur yang sudah ada yang sekarang terabaikan," bebernya.

Jalur-jalur lama kereta api yang dibangun masa penjajahan pemerintahan Belanda, sangat potensial untuk direvitalisasi, termasuk menambah rel di daerah yang berkembang menjadi mega politan.

Dijelaskan Teten, pada zaman penjajahan Belanda dulu, pembangun jalur kereta api di Indonesia, bertujuan untuk memudahkan distribusi berbagai hasil perkebunan, pertanian, dan logistik. "Ini sebenarnya, pembangunan rel kereta api ini sebagai bagian pembangunan ekonomi Jabar, sehingga kami tidak ragu, kalau kami terpilih untuk membangun itu. Saya kira harus ada mimpi besar," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?