Alat Berat Dikerahkan Perbaiki Jembatan Sungai Klawing

Purbalingga, GATRAnews –  Alat berat mulai dikerahkan untuk memperbaiki jembatan sungai Klawing di Majapura Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah hari Minggu ini (19/3). Pasalnya, ambrolnya jembatan ini telah memutus jalur utama penghubung antara Kecamatan Bobotsari menuju Kecamatan Rembang, dan perlu segera ditangani.

Demikian dikatakan Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM, sesuai meninjau kondisi Jembatan Sungai Klawing, Sabtu malam (18/3).

“Penanganan akan dilakukan pada mulai Minggu dengan mendatangkan alat berat backhoe. Alat berat ini untuk melakukan normalisasi aliran air agar tidak menggerus jembatan,” tegas Tasdi.

Sementara, kata Tasdi, untuk oprit jembatan, akan dibuat bronjong dari kedua sisinya, dan bagian tengah diberi batu. “Mudah-mudahan upaya ini bisa cepat diatasi dan lalu lintas bisa kembali normal,” kata Bupati.

Bupati Tasdi mengaku prihatin atas musibah yang melanda sejumlah wilayah Purbalingga beberapa waktu belakangan ini. Bupati Tasdi berjanji akan segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan perbaikan atas oprit jembatan yang longsor.

Dia juga meminta masyarakat Purbalingga untuki mewaspadai kemungkinan bencana yang terjadi pada musim penghujan ini.

Diketahui, Jembatan Sungai Klawing di Desa Majapura ambrol pada bagian oprit, Sabtu sore (18/3) sekira pukul 15.00 WIB. Satu mobil dilaporkan hanyut terbawa arus setelah terjebak persis saat oprit ambrol.

Mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Bambang Rahayu (42 th) bernomor polisi nopol R 9426 MC tersebut sebelumnya akan melintas dari arah Bobotsari menuju Rembang sekira pukul 15.00 WIB. Namun, persis sebelum masuk ke badan jembatan, tiba-tiba oprit ambrol.

Akibatnya, mobilnya jatuh ke sungai yang saat itu tengah banjir besar. Beruntung, pengendara selamat. Namun, hingga Jumat malam mobil tersebut belum ditemukan karena banjir masih terjadi seiring hujan deras yang terus mengguyur Purbalingga.

 “Akses antara Kecamatan Bobotsari menuju Kecamatan Rembang juga putus total,” kata Humas Dinhubukominfo Purbalingga, Prayitno.

Selain kehilangan satu unit mobil avanza, korban juga melaporkan kehilangan STNK mobil Avanza ataas nama Soiman, STNK sepeda motor Vega atas nama Wijiningsih, STNK sepeda motor Vixion, ATM BRI an Subekti, Sim A, SIM C an Subekti, KTP an Bambang Rahayu, uang tunai Rp 700 ribu, dan bahan baku wig yang dibawa dalam mobil. Surat-surat kendaraan itu, sesuai pengakuan korban, hilang bersama dompet yang ditaruh di mobil.




Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Share this article